Artikel

241025UnLC697AhmVgq1eZ2sNFScGB8df3iMQoj5EaIkJuwxrbKY4XTDWORPpvHyl0.jpg

Atap Dak Beton Vs Atap Genteng: Mana Yang Bagus?

17 October 2024

Beberapa dari Anda mungkin masih mempertimbangkan kira-kira desain atap apa yang sesuai untuk rumah yang sedang dibangun atau direnovasi. Umumnya, saat ini jenis atap yang sedang diminati yakni atap genteng dan atap dak beton. Tentu keduanya memiliki karakter masing-masing baik pada kelebihan maupun kekurangannya.

Selain itu, pemilihan kedua jenis atap tersebut juga didasari oleh kebutuhan dari pemilik rumah. Bagi Anda yang masih bingung untuk pilih jenis atap rumah, coba ikuti ulasan artikel ini agar dapat membantu Anda menentukan pilihan atap yang paling tepat!

 

Baca Juga: Kelebihan Genteng dari Beton, Apa Saja?

 

Yuk kita mulai pembahasannya!

 

 

Mengenal Atap Genteng

 

Atap Dak Beton vs Atap Genteng

 

Atap genteng merupakan jenis atap yang dibuat untuk melapisi bagian atas rumah dan dibuat dengan cara saling bertindih atau tumpuk menumpuk. Atap genteng umum dipilih dengan cara pemasangan yang bervariasi, namun bentuk atap genteng yang paling umum dipilih yakni berbentuk segi empat.

Atap genteng umumnya dapat dibuat dari beberapa bahan dasar. Diantaranya seperti kayu, serat, aspal, tanah liat, asbes, dan lainnya.

 

Kelebihan Atap Genteng

Ada beberapa alasan mengapa atap genteng masih sering dipilih oleh banyak pemilik rumah ataupun kontraktor. Berikut ini adalah beberapa alasan kelebihan dari atap genteng.

  1. Sesuai dengan macam-macam jenis rumah

Atap genteng merupakan jenis atap yang dinilai mudah disesuaikan untuk macam-macam jenis rumah. Rumah yang menggunakan jenis atap ini tidak harus selalu dibangun dengan pondasi atap yang kuat. Dengan begitu, rumah dengan rangka atap berbahan kayu sekalipun juga bisa mengaplikasikan atap genteng ini.

  1. Memiliki Pori-Pori Udara

Atap genteng juga memiliki kelebihan yaitu memiliki pori-pori untuk udara masuk kedalam rumah. Udara yang masuk melalui pori-pori atap tersebut dapat mencegah ruangan terasa lembab dan pengap.

  1. Harganya Yang Terjangkau

Kelebihan lain yang menjadi alasan utama banyak pemilik rumah memilih jenis atap genteng karena harga pemasangannya yang murah. 

  1. Tahan Cuaca Ekstrem

Selain harga pemasangannya yang terjangkau, ada kelebihan lain yang dimiliki jenis atap genteng yang membuatnya sering menjadi pilihan utama bagi banyak pemilik rumah. Kelebihan tersebut adalah daya tahan dan kekuatannya yang dapat bertahan dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem. 

 

Kekurangan Atap Genteng

Meskipun memiliki kelebihan yang membuatnya umum digemari, atap genteng juga memiliki nilai kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Diantaranya yakni sebagai berikut.

  1. Warnanya Yang Mudah Pudar

Kelemahan yang pertama ada pada atap genteng yakni warnanya yang mudah pudar. Jika warnanya sudah mulai memudar, akan mempengaruhi tampilan fasad rumah secara keseluruhan. 

  1. Mudah Rusak & Geser

Terkadang, atap genteng mudah rusak akibat adanya tekanan atau dorongan berlebih yang diterima. Misalnya angin badai ataupun adanya objek berat yang bergerak seperti kucing ataupun benda jatuh yang berat.

  1. Cenderung rumit Untuk Dibongkar 

Terkadang, pemilik rumah juga ingin meninggikan atap rumah mereka agar udara rumah menjadi lebih sejuk. Namun, atap genteng mereka tentunya harus dibongkar terlebih dahulu. Proses pembongkaran inilah yang dinilai rumit.

 

 

Atap Dak Beton

 

Atap Dak Beton vs Atap Genteng

 

Atap dak beton merupakan jenis atap yang dibangun dengan struktur dak beton. Atap dak beton umum ditemukan pada rumah-rumah bergaya modern. Atap dak beton tidak hanya digunakan untuk melindungi bagian dalam rumah dari air hujan atau sinar matahari, namun juga bisa digunakan sebagai suatu ruangan ekstra pada rumah.

Atap dak beton memiliki Tampilan yang simpel dan membuat membuat jenis atap ini diterapkan untuk atap rumah modern dan minimalis.

 

Kekurangan Atap Dak Beton


Atap Dak Beton vs Atap Genteng

 

Adapun kekurangan dari atap dak beton yang menjadi pertimbangan oleh para pemilik rumah ketika akan memilih atap dak beton. Diantaranya yakni sebagai berikut.

  1. Pengerjaanya Yang Cenderung Rumit

Atap dak beton merupakan jenis atap yang terbilang cenderung rumit untuk dikerjakan dan membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Para pekerja harus dengan teliti ketika mengerjakan jenis atap dak beton ini agar tidak ada cacat sedikitpun.

  1. Harganya Yang Mahal

Karena pengerjaanya yang cenderung rumit, harganya pun juga relatif lebih mahal. Hal ini juga dikarenakan bahan-bahan yang dibutuhkan juga tidak murah. 

  1. Rawan Terdapat Genangan Air Diatas Atap

Atap dak beton akan rawan terdapat genangan air apabila ada penyumbatan sistem pipa pembuangan air. Genangan air pada atap dak beton juga dapat terjadi apabila pembuatannya tidak dikerjakan dengan benar. Jika sampai terjadi genangan air pada atap dak beton, atap tersebut akan menjadi mudah retak dan bocor.

 

 

Atap Genteng Vs Atap Dak Beton

 

Jika Anda sedang mempertimbangkan jenis atap apa yang sesuai dengan rumah Anda, mungkin Anda bisa menemukan jawabannya sendiri. Melihat dari sisi kelebihannya, jika Anda menginginkan atap yang terjangkau dan mudah untuk diaplikasikan pada jenis rumah Anda, atap genteng bisa menjadi jawabannya.

Namun jika Anda menginginkan atap yang kuat dan kokoh serta memiliki bentuk yang minimalis, Anda bisa pilih atap dak beton. Atap dak beton juga memberikan nilai plus bagi Anda yang menginginkan ruangan ekstra pada rumah.

 

 

Kesimpulan

 

Atap genteng dan atap dak beton keduanya merupakan jenis atap yang sama-sama berkualitas. Namun, dalam memilih jenis atap yang sesuai, Anda harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis atap tersebut.

***

Jika Anda membutuhkan beton dengan kualitas tinggi, Sobute hadir untuk membantu. PT Sobute Global Indonesia siap membantu Anda dengan menyuplai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.


Butuh info lebih lanjut? Segera hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
241025tOF7HaBVdl8jrIqmxn32UZ1GJ6CRPQyKSk9s5ivhwfuXec4MTWLNAogDpbYE.jpg

9 Bahan Atap Rumah Adem Di Kawasan Tropis

15 October 2024

Ada beberapa jenis bahan atap rumah yang umum digunakan di kawasan Indonesia dengan karakteristik yang berbeda-beda juga. Tentunya, memilih jenis atap butuh ketelitian agar tidak salah dan membuat Anda rugi. 

Perlu dipahami keunggulan dan kekurangannya, agar atap rumah Anda mampu melindungi bagian atas dan luar bangunan dari berbagai kondisi, baik dari berbagai perubahan cuaca hingga kondisi lainnya. 

Apa saja bahan atap rumah yang adem untuk bangunan di Indonesia? 

 

 

Beberapa Bahan Atap untuk Rumah

 

Bahan Atap Rumah

 

Berikut beberapa bahan atap rumah yang populer dan dinilai cocok digunakan pada wilayah tropis seperti Indonesia:

 

Seng Galvalum

Atap ini berbahan besi dengan lapisan aluminium dan seng dengan bobot lebih ringan dan kuat.

 

Kelebihan

- Tahan terhadap karat

- Ringan dan mudah dalam pemasangan 

- Harga relatif terjangkau

- Memiliki ketahanan pada cuaca ekstrem 

 

Kekurangan

- Sifat peredam suara sangat minim

- Butuh perawatan ekstra agar tetap kokoh

- Rentan terkena goresan dan penyok

 

Baca Juga: Kenali Prinsip Dasar dan Kelebihan Struktur Atap Dak Beton

 

Genteng Keramik

Jenis yang satu ini berbahan sesuai namanya, yakni keramik yang dibentuk dari tanah liat, dengan lapisan warna lebih mengkilap karena adanya penambahan glatzur. 

 

Kelebihan

- Tahan lama dan tidak mudah rusak

- Memiliki berbagai warna dan desain

- Tahan terhadap api 

 

Kekurangan

- Memiliki bobot yang berat sehingga lebih cocok untuk struktur atap yang kuat

- Harga lebih mahal dibanding jenis atap lainnya

- Butuh biaya perawatan lebih lanjut untuk menjaga tampilannya 

 

Genteng Tanah Liat

Genteng jenis ini paling sering digunakan untuk bangunan di Indonesia. Berbahan dari tanah liat, namun bedanya dengan jenis keramik, genteng tanah liat tidak memiliki warna yang mengkilap dan bobot yang berat. 

 

Kelebihan

- Tahan lama

- Pemasangan lebih mudah

- Mudah didapatkan dari berbagai toko bangunan

- Mampu meredam suhu panas dan dingin dalam ruangan 

 

Kekurangan 

- Mudah terkena serangan lumut

- Rawan retak dan bocor

- Pemasangan membutuhkan waktu lama

 

Atap Asbes

 

Bahan Atap Rumah

 

Jenis ini mirip dengan atap seng karena memiliki kandungan silikat mineral dan serat. Jenis atap ini juga banyak ditemui di berbagai bangunan berdesain minimalis hingga modern di tanah air. 

 

Kelebihan

- Tahan terhadap panas dan sinar UV

- Tahan lama 

- Harga relatif murah

- Ringan dan mudah pemasangan

- Tahan terhadap api

 

Kekurangan

- Kandungan serat berbahaya yang berisiko pada kesehatan 

- Rentan retak dan pecah jika ada benturan

- Butuh perlindungan ekstra 

- Terbatas pada pilihan Desain 

 

Atap Seng 

Mirip dengan asbes, seng juga dipasang dengan lembaran berukuran besar sesuai kebutuhan atap bangunan.  

 

Kelebihan

- Bobot lebih ringan 

- Mudah dalam pemasangan

- Tahan korosi 

- Tahan panas

- Harga lebih murah

 

Kekurangan

- Desain tidak banyak variasi 

- Bobot ringan sehingga rentan diterpa angin

 

Atap Metal Berpasir 

Bahan utama pada jenis atap ini adalah campuran serbuk batuan dengan tambahan Coraltex, Zinc Phosphate dna Zincalume. Dicetak dengan ketebalan sekitar 0,2 hingga 0,4 mm. 

 

Kelebihan

- Tahan lama dan tahan korosi

- Ringan dan mudah dipasang

- Mampu meredam suhu panas

- Meredam suara bising 

- Tahan terhadap cuaca ekstrem

 

Kekurangan

- Sifat peredam suara kurang baik

- Harga relatif mahal

- Butuh perlindungan tambahan untuk cegah kerusakan

 

Atap Sirap Kayu

Butuh suasana rumah lebih alami dan sejuk, gunakan jenis sirap kayu. Biasanya jenis atap ini berbahan kayu berkualitas tinggi, seperti kayu ulin.  

 

Kelebihan

- Tampilan alami dan bergaya tradisional

- Tahan panas dan hujan

- Bahan ramah lingkungan

- Kuat dan awet 

 

Kekurangan

- Rentan serangan hama dan jamur 

- Butuh perawatan rutin untuk mencegah pembusukan dan kerusakan 

- Harganya lebih mahal 

- Pemasangan lebih kompleks

 

Atap Beton 

Selain untuk bangunan dan pondasi, bahan ini juga dibuat untuk dak dan atap rumah. 

 

Kelebihan 

- Tahan cuaca ekstrem 

- Tidak mudah retak 

- Kuat dan tahan lama 

 

Kekurangan

- Harga cukup tinggi

- Butuh perawatan khusus

 

Genteng Kaca

Di kawasan tropis, Anda bisa memanfaatkan pencahayaan maksimal dalam ruangan rumah atau bangunan. Salah satu caranya adalah membuat skylight atau atap dengan bahan kaca yang transparan. Tak perlu sepenuhnya bahan kaca, Anda bisa menambahkan plastik dan akrilik.  

 

Kelebihan 

- Menambah nilai eksterior dan interior bangunan

- Kuat dan awet

- Pencahayaan maksimal 

 

Kekurangan 

- Harga lebih mahal

- Pemasangan lebih kompleks

 

 

 

Kesimpulan

 

Memilih bahan atap yang tepat untuk rumah Anda memang perlu sesuai kebutuhan bangunan, preferensi pribadi, biaya dan lingkungan tempat tinggal. Pastikan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis bahan atap sebelum memilih menggunakan yang mana.

***

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
241025TUbZxrpGn7gI69XYwPAEulNHdy13mFDQ4ckvBhRMeS0OijoKzVa2WJfsqt5L.jpg

Lean Concrete: Lapisan Beton Skala Rendah Demi Fondasi Kuat

13 October 2024

Lean concrete atau rabat beton sangat dibutuhkan dalam kegiatan konstruksi. Walau sering disebut lapisan beton dengan kualitas rendah, namun ada banyak kegunaan dari campuran beton ini. 

Apa saja? Yuk simak artikel ini sampai habis!

 

 

Apa Itu Lean Concrete?

 

Lean Concrete adalah campuran beton yang terdiri dari komposisi bahan campuran lebih rendah dari pembuatan beton biasa, seperti semen, air, dan agregat kasar, tanpa tambahan agregat halus dengan perbandingan 1:3:5. Ini yang membuat jenis campuran ini disebut lapisan beton berkualitas rendah. 

Rabat beton memang diperuntukkan sebagai lapisan tambahan untuk memadatkan tanah. Lapisan beton yang disebut juga beton kurus ini hanya memiliki ketebalan sekitar 10 cm.

 

Baca Juga: Ini Perbedaan Beton ready Mix vs Beton Biasa

 

Walau dengan bahan campuran sama dengan beton biasa, namun rabat beton bukan termasuk jenis lapisan struktur karena tidak memiliki tulangan dalam proses pengecoran. 

 

 

Kenapa Menggunakan Lean Concrete?

 

Lean Concrete

 

Penggunaan lean concrete difungsikan sebagai pemisah atau pemberi jarak agar lapisan terbawa di tanah tidak rembes pada air di dalamnya, sehingga menjaga kelembaban pada lapisan tanah dasar. Selain itu, lapisan dasar menciptakan pondasi yang lebih kokoh dan stabil untuk konstruksi atau bangunan di atasnya. 

Landasan beton kurus ini juga dapat dijadikan landasan bekisting cor beton yang menambah kemudahan pada pekerja dalam mengerjakan konstruksi tanpa takut pengaruh suhu dan kelembaban tinggi di area pembangunan. 

 

 

Kelebihan Pemakaian Lean Concrete 

 

Lean Concrete

 

Biaya yang lebih rendah

Lean concrete menggunakan komposisi yang lebih sederhana, sehingga biaya pembuatannya lebih murah dibandingkan dengan beton biasa.

 

Pembuatan yang cepat

Proses pembuatan lean concrete relatif cepat karena komposisinya yang sederhana dan tidak memerlukan penambahan bahan tambahan yang rumit.

 

Kekuatan yang memadai

Meskipun memiliki komposisi yang lebih rendah, lean concrete masih memiliki kekuatan yang memadai untuk mendukung beban struktural yang diperlukan.

 

Stabilitas yang baik

Lean concrete memberikan dasar yang stabil untuk konstruksi di atasnya, sehingga mengurangi risiko pergeseran atau retakan pada struktur yang didukungnya.

 

 

Langkah-langkah Pembuatan Lean Concrete 

 

Lean Concrete

 

Pemilihan Lokasi dan Bahan 

Persiapkan lokasi dan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan bahan campuran beton jenis ini. 

 

Pengukuran bahan

Tentukan proporsi dan ukuran yang tepat antara semen, air, dan agregat kasar sesuai kebutuhan dalam pembangunan proyek tertentu.

 

Pencampuran Bahan 

Selanjutnya adalah proses pencampuran bahan-bahan pembuat rabat beton dengan mixer beton atau alat pencampur lainnya. Lakukan dan perhatikan campuran bahan mencapai konsistensi yang homogen dan dibutuhkan. 

 

Pengadukan

Campuran bahan yang sudah diaduk dan dicampur dengan merata Pastikan campuran beton dicampur secara menyeluruh untuk memastikan distribusi yang merata dari semua bahan.

 

Pengangkatan dan penyebaran

Kemudian campuran beton yang sudah jadi dan siap digunakan akan segera disebarkan pada area konstruksi yang sudah ditentukan.

 

Pemadatan 

Gunakan alat pemadat seperti vibrator yang membantu memadatkan campuran beton pada tanah di lapisan terbawah, sehingga mampu menghilangkan ruang kosong penyimpan udara yang berlebihan dan menghasilkan lapisan yang kokoh dan stabil.

 

Curing 

Setelah pemasangan, lapisan beton ini harus disemprot dengan air agar terjaga suhu dan kelembabannya selama proses pengerasan. Penting untuk memperhatikan proses ini agar menciptakan kekuatan maksimal pada pondasi. 

 

Pengeringan dan pengerasan

Pada tahap ini, biarkan bahan lapisan beton mulai mengering dan mengeras dalam beberapa waktu sebelum digunakan atau konstruksi dilanjutkan. 

 

Pemeriksaan kualitas

Jangan lupa lakukan pemeriksaan kualitas demi memastikan jika lean concrete sudah sesuai standar dan aman digunakan pada konstruksi.

 

 

 

Kesimpulan

 

Dengan pengenalan, kelebihan dan langkah-langkah pembuatannya, Anda tidak perlu ragu lagi menerapkan lean concrete yang kokoh dan stabil untuk berbagai proyek konstruksi. Pastikan mengikuti prosedur dengan baik dan menggunakan bahan berkualitas tinggi. 

***

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT Sobute Global Indonesia. 

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

 

Baca selengkapnya...
24102565rp0QTxEtPRvSWjaKoYbgcGFn2Lkq9J8iymzwZIAMXVuO1he7f34NdHCDUs.jpg

Mengenal Pasir Beton: Mulai Dari Jenis Dan Keunggulannya

11 October 2024

Pasir tentu saja dibutuhkan dalam proses pembangunan, Ada banyak jenis pasir yang digunakan untuk konstruksi bangunan. Salah satunya pasir beton. 

Pasir beton sudah sangat umum digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, dari pembangunan rumah, jembatan, gedung, jalan raya dan lainnya. 

Mari kita bahas apa itu pasir beton, jenisnya hingga fungsi dan keunggulannya! 

 

 

Pengertian Pasir Beton

 

Pasir Beton

 

Pasir beton adalah jenis pasir kasar yang menjadi salah satu bahan campuran dalam pembuatan beton dan mortar. 

Pasir jenis ini terdiri dari butiran lebih kasar daripada pasir biasa, dengan ukuran sekitar  0,075 hingga 5 mm. Hal ini digunakan dalam memberikan kekuatan dan stabilitas hasil beton nantinya. 

Pasir beton berasal dari proses penambangan atau dihasilkan dari pengolahan batu-batu yang kemudian disaring dan diproses sesuai kebutuhan dan standar penggunaannya. 

 

Baca Juga: Kenali 9 Jenis Pasir Berkualitas dalam Pembuatan Beton

 

 

Jenis-Jenis Pasir Beton

 

Pasir Beton

 

Pasir Sungai

Pasir sungai berasal dari endapan sungai. Pasir ini terdiri dari butiran yang halus hingga agak kasar. Selain itu, terdiri dari berbagai jenis warna sesuai dengan sumber sungai dan lingkungannya. 

 

Pasir Gunung

Sesuai namanya, pasir gunung berasa dari hasil pengolahan batuan gunung atau lereng gunung. Butirannya lebih kasar daripada jenis pasir sungai dengan warna lebih abu-abu dan lebih sering digunakan untuk pekerjaan pembangunan yang berat.

 

Pasir Kerikil 

Pasir yang satu ini berbentuk lebih kasar dengan kerikil yang menyertainya. Jenis pasir yang satu ini sering digunakan dalam proyek-proyek khusus yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan tertentu. 

 

Pasir Laut

Pasir laut tentunya diperoleh dari bagian dasar laut atau kawasan pesisir dan pulau-pulau. Pasir laut memiliki butiran lebih halus dan digunakan untuk pembangunan konstruksi di wilayah pesisir, namun kandungan garam dan mineral terkadang membuat kualitas beton tidak begitu baik, jadi cukup jarak digunakan

 

 

Fungsi Pasir Beton

 

Pasir Beton

 

- Pasir beton digunakan untuk mengisi ruang antara butiran agregat kasar dalam campuran beton sehingga meningkatkan kekuatan dan kepadatan beton.

- Pasir ini juga digunakan untuk membuat precast, khususnya pembangunan khusus yang membutuhkan bahan berkualitas dan kekuatan tingkat tinggi. 

- Fungsi lainnya adalah berperan sebagai pengikat antara butiran agregat halus dan agregat kasar, sehingga hasil beton terdiri dari kekuatan optimal.

- Membantu menyesuaikan sufat beton, seperti kekentalan dan kekuatannya. Menggunakan jenis pasir yang tepat, kinerja dan sifat beton akan lebih optimal sesuai dengan kebutuhan proyek konstruksi.

 

 

Keunggulan Pasir Beton

 

Keunggulan Pasir Beton

 

- Pasir jenis beton dalam campuran beton terbukti dapat meningkatkan kekuatan struktural dari beton tersebut, karena lebih tahan terhadap tekanan dan beban yang diberikan.

- Pasir ini juga dapat bekerja dan menyatu dengan jenis agregat lainnya dalam pembuatan beton sehingga tercipta struktur kokoh dan stabil dan mengurangi risiko keretakan. 

- Selain itu, pengolahan pasir mudah dilakukan dalam membentuk campuran beton yang homogen. Sehingga lebih hemat waktu dan tentunya biaya. 

- Pasir jenis ini mudah ditemukan, baik di perkotaan atau kawasan daerah. Jadi lebih ekonomis dan praktis untuk proyek konstruksi.

- Cocok diaplikasikan untuk semua jenis konstruksi, mulai dari pembuatan plesteran dinding, campuran pembuatan pondasi rumah dan lainnya. 

 

 

 

Kesimpulan

 

Kesimpulannya, pasir beton jelas jadi salah satu komponen penting dalam proses pembuatan beton demi menghasilkan kekuatan, daya tahan, kepadatan, dan lainnya. 

Dengan pemilihan jenis pasir yang tepat dan penggunaan yang tepat, Anda dapat memiliki beton yang kuat, tahan lama, dan sesuai dengan standar konstruksi yang berlaku.

***

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT Sobute Global Indonesia. 

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

 

Baca selengkapnya...
241025nbJtXPp82qFjMmyDTvCxcRkBau6rlGL5AW7gN3f9KeOSiz0YU4dQVwhHEIos.jpg

Saluran Batu Kali Vs Saluran Beton, Apa Bedanya?

9 October 2024

Antara saluran batu kali vs saluran beton, mana yang lebih baik? 

Saluran air jadi infrastruktur vital untuk sistem drainase perumahan, bangunan lainnya hingga persawahan yang berfungsi untuk menjaga aliran air mengalir pada tempatnya dan mengurangi risiko banjir. 

Selain untuk mengalirkan air dan irigasi, saluran air juga berguna untuk membuang kotoran dan limbah rumah tangga hingga bangunan industri. 

 

Baca Juga: Saluran Air dengan U-Ditch Beton, Ini Definisi, Fungsi & Kelebihannya

 

Dengan fungsi pentingnya, tentunya pembuatan saluran air tidak boleh sembarangan. Harus dengan material yang terjamin. Dua bahan yang umum digunakan adalah batu kali dan beton. 

Lalu, apa perbedaaan dua jenis saluran ini? 

 

 

Saluran Batu Kali vs Saluran Beton

 

Saluran Batu Kali vs Saluran Beton

 

Bahan Baku

Material pembuatan batu kali tentunya terdiri dari bebatuan alam yang terbentuk alami. Sementara untuk beton, diolah dengan berbagai bahan campuran seperti dari semen, pasir, kerikil, atau agregat halus dan kasar, air dan bahan khusus tambahan lainnya. 

 

Biaya

Dari segi biaya, pembuatan saluran batu kali cenderung lebih mudah dan terjangkau, karena ketersediaan batu kali yang dinilai lebih mudah didapat daripada jenis beton. Namun, dari segi proses pembentukan dan pemasangannya, batu kali bisa lebih membutuhkan waktu lebih banyak daripada beton.

 

Area Pembangunan 

Umumnya, saluran dari batu kali dibangun pada area yang lebih luas daripada jenis beton yang lebih fleksibel. Ukuran ketebalan saluran air batu kali minimali 30 cm, sementara untuk beton memiliki minimal ketebalan sampai 15 cm. 

 

Saluran Batu Kali vs Saluran Beton

 

Tampilan

Banyak yang setuju jika saluran batu kali lebih tampil alami dan menarik dari segi tampilan. Ditambah dengan tekstur dan warna yang beragam. Sementara untuk saluran jenis beton lebih seragam dari warna dan tekstur. 

 

Kekuatan

Kedua jenis saluran ini sama-sama kuat dan tahan lama. Namun untuk tekanan lebih besar dan saluran di lingkungan yang keras, jenis beton akan lebih kuat daripada batu kali. 

 

Proses Instalasi

Dibanding saluran beton, saluran batu kali lebih membutuhkan banyak waktu dalam pengerjaan, karena dikerjakan secara manual dan bahan bebatuan yang harus dipilih dengan seksama. Sementara untuk pengerjaan berbahan beton lebih mudah dilakukan karena bisa menggunakan yang sudah diproduksi dan siap pasang. 

 

 

Kelebihan dan Kelemahan Saluran Batu Kali

 

Saluran Batu Kali vs Saluran Beton

 

Kelebihan

Saluran batu kali memiliki nilai estetika yang lebih baik karena lebih alami. Selain itu, bahan batu kali memungkinkan air lebih mudah meresap dalam tanah lebih baik daripada beton. 

Kelebihan lainnya adalah terletak pada struktur permukaan yang tidak rata membantu menahan aliran air sehingga mencegah terjadinya erosi tanah dan sedimentasi.

 

Kelemahan

Di sisi lain, kelemahan penggunaan material ini adalah rentan terhadap kerusakan apalagi jika terkena tekanan air dan beban berlebih. 

Untuk biaya dan waktu pembuatan juga lebih lama, sehingga lebih banyak menghabiskan dana dan tenaga. Hal ini juga termasuk pada perawatannya yang butuh perawatan ekstra untuk tetap menjaga struktur tetap kokoh dan tidak mudah rusak. 

 

 

Kelebihan dan Kelemahan Saluran Beton

 

Saluran Batu Kali vs Saluran Beton

 

Kelebihan

Bahan beton sudah teruji memiliki kekuatan yang tinggi dan tahan lama, apalagi mampu menahan tekanan air dan beban berat dalam waktu yang lama. 

Selain itu, biaya pembuatan saluran beton lebih terjangkau dan hemat waktu. Perawatan saluran juga lebih simpel. 

 

Kelemahan

Sementara untuk kelemahannya, pilihan saluran jenis beton tidak banyak, jadi jika Anda mengutamakan visual, lebih baik menggunakan bahan lain. 

Tingkat permeabilitas cenderung rendah, sehingga dapat menyebabkan terjadinya risiko banjir di sekitar lingkungannya. Selain itu, bahan pembuat beton juga bisa mempengaruhi kelestarian lingkungan. 

 

 

 

Kesimpulan

 

Jadi, apakah Anda masih bingung? Dalam menentukan pilihan baik batu kali dan beton, perhitungkan juga faktor-faktor seperti biaya, waktu dan keberlanjutan lingkungan. 

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

 

Baca selengkapnya...
241025Zto3Pdyumhi1wI4509BWFHNGcVzUSeJOxK8YagXkRLjCE7DvArspMT6Qlbn2.jpg

Poin-Poin Penting Dalam Memilih Plafon Ruang Tamu Minimalis

7 October 2024

Dalam menentukan desain plafon ruang tamu, tak sedikit dari mereka yang memilih desain plafon yang minimalis. Hal ini demikian karena bukan tanpa alasan. Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa plafon ruang tamu minimalis sering dipilih dan disematkan pada suatu rumah.

Lebih lanjut, dalam memilih and menerapkan plafon ruang tamu minimalis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan guna menghasilkan hunian yang indah dan nyaman. Simak ulasan lengkap mengenai poin-poin penting dalam memilih plafon ruang tamu minimalis serta contoh jenis desainnya pada ulasan artikel ini!

 

 

Kelebihan Plafon Ruang Tamu Minimalis

 

Plafon Ruang Tamu Minimalis

 

Kenyataannya, banyak pemilik rumah yang memilih plafon ruang tamu bergaya desain minimalis untuk hunian mereka. Hal ini dikarenakan plafon dengan gaya desain minimalis memiliki nilai kelebihan tersendiri dibanding plafon bergaya desain lainnya. Berikut adalah kelebihan-kelebihannya.

 

Tampil Lebih Sederhana

Hal pertama yang menjadi kelebihan dari plafon dengan desain minimalis yakni plafon tersebut lebih mengutamakan tampilan yang lebih sederhana. Tampilan sederhana dari suatu plafon akan menghasilkan kesan ruangan yang lebih luas pada ruang tamu.

Hal ini tak jarang dicari oleh banyak pemilik rumah guna menghasilkan ruang tamu yang lebih simpel dan nyaman. Selain itu, plafon ruang tamu minimalis juga memberikan kesan ruangan yang bersih.

 

Menekankan Nilai Fungsi

Selain tampil lebih sederhana, plafon ruang tamu minimalis umum dipilih karena kebanyakan pemilik rumah ingin menekankan nilai fungsi yang maksimal. Umumnya, mereka ingin memaksimalkan nilai fungsi tanpa harus memberikan aksen-aksen atau elemen yang tidak diperlukan.

Dengan begitu, plafon ruang tamu akan tetap memiliki nilai fungsi yang baik dan mudah untuk dirawat serta dipelihara.

 

Baca Juga: Keren! Ini Tips dan Desain Rumah Minimalis dengan Beton

 

 

Mampu Memancarkan Cahaya yang Maksimal

Pada umumnya, plafon ruang tamu yang mengusung gaya minimalis, dibuat dengan pola atau tekstur tertentu yang membuatnya mampu memancarkan cahaya dengan maksimal. Dengan begitu, ruang tamu akan lebih nyaman dan memiliki pencahayaan yang maksimal.


 

Poin-poin Penting Memilih Plafon Ruang Tamu Minimalis

 

Plafon Ruang Tamu Minimalis

 

Bagi Anda yang ingin memilih plafon ruang tamu minimalis untuk hunian kesayangan, ada beberapa poin penting yang perlu Anda perhatikan guna menghasilkan ruang tamu yang indah dan nyaman. Simak penjelasan lebih lanjutnya berikut ini.

 

Pemilihan Material Plafon

Poin penting pertama yang harus diperhatikan ketika memilih plafon ruang tamu minimalis yakni jenis material atau bahannya. Umumnya, plafon dibuat dengan berbagai jenis bahan-bahannya. Ada yang terbuat dari triplek, PVC, Gypsum, Kaca, dan kayu.

Setiap jenis plafon semua bisa dibuat dengan desain yang minimalis, namun tergantung dari konsep rumah yang diusung, selera, dan kebutuhan Anda. Jika Anda menginginkan plafon ruang tamu minimalis dengan harga yang terjangkau, disarankan untuk memilih plafon berbahan PVC.

Namun jika Anda ingin plafon ruang tamu minimalis yang tampak lebih mewah, Anda dapat memilih plafon dengan bahan dasar kaca atau kayu.

 

Pemilihan Jenis Model Plafon Ruang Tamu Minimalis

Plafon ruang tamu umumnya terbagi menjadi dua jenis model. Model pertama yakni model exposed ceiling. Model yang kedua yakni model suspended ceiling. 

Exposed ceiling merupakan jenis model plafon yang dibuat menyatu dengan struktur atap, Plafon ini akan terlihat tidak menutupi struktur atap sehingga menghasilkan ilusi mata yang melihat ruang tamu tidak memiliki plafon.

Sedangkan suspended ceiling atau plafon gantung, merupakan jenis model plafon ruang tamu yang dibuat menggantung dan menutupi struktur atap pada rumah. Jenis model plafon ruang tamu ini yang paling umum dipilih.

Dua jenis model plafon ruang tamu ini, keduanya dapat dibuat bergaya minimalis dan masing-masing memiliki nilai keindahan tersendiri. Oleh karena itu, ini menjadi poin penting bagi pemilik rumah untuk menyesuaikan jenis model yang sesuai dengan selera mereka.

 

Level Ketinggian Plafon Ruang Tamu

Dalam memilih dan memasang plafon ruang tamu, mempertimbangkan level ketinggian posisi plafon adalah poin penting yang perlu dipertimbangkan. Ketinggian plafon ruang tamu menjadi penting untuk dipertimbangkan guna menghasilkan hunian ruang tamu yang nyaman, sejuk, dan memiliki kesesuaian proporsi ruang yang baik.

Secara umum, level ketinggian plafon ruang tamu minimalis sebaiknya dipasang di ketinggian sekitar 2,8 meter hingga 3,5 meter. Meskipun tidak ada aturan bakunya, namun ukuran ketinggian ini dapat disesuaikan dengan ketinggian pada tanah rumah. 

Semakin tinggi dataran rumah maka semakin rendah level ketinggian plafon ruang tamunya. Begitupun sebaliknya. Semakin rendah dataran rumah maka semakin tinggi level ketinggian plafon ruang tamunya.

 

 

Penutup

 

Plafon ruang tamu minimalis memiliki nilai kelebihan tersendiri yang membuatnya umum dipilih dan digemari oleh banyak pemilik rumah. Namun, pemilik rumah harus memahami poin penting dalam memilih plafon ruang tamu minimalis. 

Mulai dari pemilihan jenis material, pemilihan jenis model, hingga level ketinggian plafon ruang tamu minimalis guna menghasilkan hunian ruang tamu yang nyaman, indah, dan menawan. Akan tetapi, sebelum memilih plafon yang indah, Anda juga perlu untuk memastikan bahwa struktur atap sudah dibangun dengan kokoh.

***

Jika Anda membutuhkan material beton dengan mutu kualitas terbaik, Sobute hadir untuk membantu

PT. Sobute Global Indonesia, siap membantu dengan menyediakan dan menyuplai cairan pengeras beton berkualitas untuk hasil beton yang kokoh maksimal ke seluruh wilayah Indonesia.

Segera hubungi kami untuk info selengkapnya.

 

Baca selengkapnya...
241025oquijVgH05TfUQBI3lCmAt49nhpZSXROEyJarG6ePKbcNkz87Y1dxMsw2vLW.jpg

Mau Buat Pagar Roster Minimalis? Ini Material & Desainnya

5 October 2024

Ingin membuat pagar tapi bingung dalam pemilihannya? Pagar roster minimalis bisa jadi salah satu pilihan menarik untuk bangunan Anda. 

Jenis pagar yang populer ini umumnya digunakan dalam desain eksterior rumah atau bangunan lainnya. Berbahan ringan namun kuat, seperti besi, aluminium bahkan beton, pagar roster berdesain simpel dan elegan. 

 

Baca Juga: Kenali Kelebihan & Manfaat Pagar Panel Beton untuk Bangunan 

 

Apa saja pilihan desainnya? Mari kita bahas selengkapnya! 

 

 

Apa Itu Pagar Roster Minimalis? 

 

Pagar roster merupakan elemen pelindung area luar rumah dari ancaman pencuri, hewan liar dan lainnya, dengan material bangunan yang umumnya digunakan sebagai ventilasi udara. 

 

 

Jenis Material Pagar Roster Minimalis

 

Pagar Roster Minimalis

 

Pagar Roster Batako 

Material batako kini banyak digunakan untuk berbagai konsep rumah, termasuk minimalis. Pagar roster batako biasanya di desain dengan warna abu-abu yang memberikan kesan unfinished. 

Selain unik pada bagian eksterior bangunan, bahan batako juga banyak terbukti terjangkau dan kokoh. 

 

Pagar Roster Batu Bata 

Tampilan material batu bata menjadikan rumah tampak lebih natural. Penataan yang teratur antara batu bata, akan lebih serasi, dengan penambahan banyak tanaman hijau pada area taman atau pekarangan Anda. 

 

Pagar Roster Kayu

Ingin tampilan minimalis namun tetap elegan? Material kayu dapat jadi pilihan. Walau bukan material yang umum digunakan sebagai pagar roster, kayu bisa menjadi pilihan untuk tampilan yang lebih alami dan hangat. 

Namun, perlu diketahui jika bahan kayu untuk pagar perlu perawatan khusus agar tetap kuat dari serangan hama dan cuaca, dan terjaga keindahannya. Selain itu, pembuatannya juga cukup kompleks sehingga memerlukan dana yang cukup tinggi. 

 

Pagar Roster Beton

 

Pagar Roster Minimalis

 

Bahan beton tak hanya cocok untuk interior bangunan, namun juga untuk eksterior. Pagar dari beton tak hanya fungsional dari kekuatan dan daya tahannya, namun juga mampu menambah estetika bangunan. Selain itu, untuk motif dan bentuknya yang beragam, memudahkan Anda mengaplikasikannya sesuai konsep hunian. 

 

Pagar Roster Keramik 

Dengan permukaan halus dan mengkilap, penggunaan roster keramik juga cocok untuk desain bangunan minimalis. Roster jenis ini juga punya banyak pilihan motif dan warna. 

Walau begitu, pembuatan roster bahan keramik biasanya mahal dan perlu perawatan ekstra agar tidak mudah retak dan pecah. 

 

Pagar Roster Tanah Liat 

Bahan ini sebenarnya sudah lama digunakan sebagai bahan roster, khususnya untuk pagar. Bentuknya mirip dengan batu bata. Uniknya, roster ini bisa dipasang dengan kombinasi material lainnya, seperti beton minimalis. Anda juga mengecatnya dengan pilihan warna sendiri. 

 

 

Desain Pola Pagar Roster Minimalis

 

Pagar Roster Minimalis

 

Persegi Panjang 

Motif persegi panjang bisa jadi pilihan pagar roster yang memiliki karakteristik unik dengan garis lurus memanjang. Desainnya terlihat sederhana, namun mampu meningkatkan estetika modern dalam bangunan.

 

Lingkaran 

Salah satu rekomendasi pola roaster lainnya adalah bentuk lingkaran. Anda bisa menambahkan lingkaran dengan beberapa ukuran yang semakin menambah keunikan pagar Anda. 

Desain dengan lingkaran kecil dan besar memungkinkan cahaya dan udara lebih banyak masuk dalam area hunian dan menciptakan suasana terang namun tetap ada ruang privasi.

 

Labirin

 

Pola labirin

 

Pola labirin akan memberikan kesan hunian tak biasa. Desain dibuat dengan susunan roster panjang namun tidak simetris, seperti labirin. 

 

 

 

Kesimpulan

 

Pagar roster minimalis menjadi pilihan yang bisa Anda pilih guna meningkatkan desain eksterior rumah. Menawarkan kombinasi estetika modern, keamanan, dan fungsionalitas yang tinggi. 

Dengan berbagai pilihan material dan desain, pagar roster minimalis bisa mendukung preferensi dan konsep rumah Anda.

***

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

 

Baca selengkapnya...
25012005FLsHlWM81JSNfCKQqmyn7YkRi3A2Bo9cvdIXePUgEVGaDbuT6OwZxhrtzj.jpg

Tangguh! Ini 3 Alat Angkut Beton Di Dunia Konstruksi

3 October 2024

Di dunia konstruksi, beton merupakan suatu bahan dasar yang paling sering digunakan guna menghasilkan suatu pondasi bangunan yang kuat dan kokoh. Kebutuhan akan beton saat ini terus meningkat dan sudah semakin jauh perkembangannya. Salah satu bentuk inovasi yang diminati yakni beton ready mix. Ini merupakan jenis beton yang berbentuk cair dan lebih efisien.

Namun, umumnya para kontraktor akan memerlukan beton ready mix dalam jumlah banyak, dan sulit untuk diangkut manusia dengan tangan kosong. Oleh karena itu, pengangkutan beton ready mix ini membutuhkan peran alat-alat pengangkut guna mendukung proses kerja yang lebih efisien.

 

Baca Juga: Mengenal 5 Jenis Beton di Dunia Konstruksi

 

Apa saja alat-alat angkut beton di dunia konstruksi? Ikuti ulasannya berikut ini!

 

 

Pentingnya Kehadiran Alat Angkut Beton

 

Alat Angkut Beton

 

Alat angkut beton sangat penting kehadirannya guna mendukung proses kerja suatu konstruksi yang lebih efisien dan praktis. Alat angkut beton sangat berperan dalam menjadi alat transportasi dalam mendukung mobilitas beton ready mix dari pabrik menuju lokasi konstruksi.

Selain itu, kehadiran alat angkut beton juga sangat dibutuhkan untuk mendukung konsisten mutu pada beton ready mix yang diangkut. Kualitas yang terjaga dengan baik, akan menghasilkan pondasi beton yang juga kokoh.

Dengan begitu, kehadiran alat angkut beton menjadi sangat dibutuhkan karena perannya yang vital serta sangat berperan dalam mendukung keberhasilan suatu proyek pembangunan yang sedang dijalani.

 

 

Macam-Macam Alat Angkut Beton

 

Alat Angkut Beton

 

Di dunia konstruksi, ada macam-macam alat angkut beton yang kerap digunakan guna mendukung proses kerja pembangunan yang lebih cepat, aman, dan efisien. Berikut adalah macam-macam alatnya.

 

Truk Mixer 

Cement Mixer Truck (truk mixer) atau umum yang disebut sebagai truk molen, merupakan jenis alat angkut beton yang berupa kendaraan truk besar dengan alat pengaduk semen yang berputar di bagian belakangnya. Truk mixer digunakan untuk mengangkut beton ready mix dari pabrik pembuatan menuju lokasi konstruksi.

Selain mengantarkan bahan beton ready mix, truk mixer juga berfungsi untuk membuat campuran beton di lokasi konstruksi.

Truk ini mengangkut concrete mixer yang berbentuk seperti tangki dan difungsikan sebagai alat pengaduk beton sebelum beton dituangkan. Di dalam mixer, terdapat sebuah bilah pisau atau blade yang menjadi alat pengaduk. Dengan bantuan mixer, beton yang dihasilkan akan terjaga homogenitasnya serta mutu kualitasnya tetap terjamin.

 

Truk Concrete Pump (Alat Pompa Beton)

Concrete pump merupakan suatu alat angkut beton yang berupa truk untuk membantu proses pengecoran dan pengaliran beton yang sudah selesai proses pencampuran pada alat mixer atau truk mixer. Truk concrete pump bekerja dengan menghisap cairan beton yang sudah jadi dari truk mixer, kemudian meyalurkannya ke titik pengecoran yang sudah ditentukan.

Adapun beberapa jenis dari truk concrete pump diantaranya yaitu sebagai berikut.

 

1. Concrete Pump Standar

Alat concrete pump standar merupakan alat truk angkut beton yang memiliki ukuran standar. Meskipun ukurannya standar, namun truk yang digunakan untuk mengangkut alat pompa betonnya termasuk pada kategori truk besar.

Concrete pump standard memiliki daya tekanan sekitar 4 mpa (40 bar) hingga 7 mpa (70 bar) dan memiliki panjang 28 meter. Jenis alat concrete pump ini sangat cocok digunakan untuk proyek konstruksi bangunan bertingkat yang memiliki tinggi kurang dari 20 meter.

 

2. Concrete Pump Mini

Alat concrete pump mini merupakan alat truk angkut beton yang memiliki ukuran lebih kecil dibanding concrete pump standar. Hal ini dikarenakan concrete pump mini diangkut menggunakan truk yang ukurannya lebih kecil pula.

Concrete pump mini sangat efisien digunakan untuk pembangunan yang berlokasi di tempat-tempat yang cenderung sempit dan hanya diakses menggunakan truk berukuran kecil.

 

3. Concrete Pump Long Boom

Concrete pump long boom merupakan suatu alat pemompa beton yang memiliki lengan yang panjang dan digunakan untuk melakukan tugas pengaliran semen cair atau ready mix ke titik yang sulit untuk dijangkau. 

Alat angkut beton ini sangat cocok digunakan untuk pekerjaan pembangunan bangunan tinggi seperti gedung, jembatan, dan proyek bangunan tinggi lainnya.

 

Portable Concrete Pump

Portable concrete pump merupakan alat angkut beton yang memiliki ukuran paling kecil. Kelebihan dari alat angkut beton ini yakni memiliki jangkauan yang paling luas. Alat angkut beton ini sangat umum digunakan di lokasi konstruksi pembangunan outdoor.

Umumnya, alat angkut beton ini digunakan untuk pembangunan pelabuhan, menara telekomunikasi, waduk, bendungan, dan lainnya.

 

 

Kesimpulan

 

Dalam mengerjakan proyek konstruksi pembangunan, peran alat angkut beton sangatlah dibutuhkan guna mendukung proses pengerjaan yang lebih cepat, efisien, dan konsisten. Hal ini juga akan berpengaruh pada hasil akhir pengerjaan beton pada suatu proyek pembangunan.

***

Beton berkualitas tinggi yang tahan lama dan terjamin mutunya, hanya Sobute yang bisa mewujudannya!

PT. Sobute Global Indonesia adalah perusahaan admixture terbaik yang berpengalaman dalam produksi serta suplai berbagai proyek yang ada di Indonesia. Sobute siap mewujudkan proyek impian Anda! 

Klik hubungi kami untuk info selengkapnya.

 

Baca selengkapnya...
240927EzV1M2NaFpLWfvq05HjQClwrTYyBXeGunbmK6i8dUthPJsx3kSDRA4Zcg79O.jpg

Mudah! Ini Cara-Cara Plesteran Lantai Beton Ekspos & Perawatannya

29 September 2024

Plesteran lantai beton ekspos adalah lantai yang dibuat dengan proses adukan dari campuran semen, air, pasir dan bahan lainnya yang kemudian diukur sesuai standar yang ditentukan sehingga menjadi lantai plesteran. 

Penggunaan lantai plesteran beton ekspos memang selalu berhasil memberikan tampilan modern dan elegan dalam bangunan. 

Namun, bagaimana cara membuat plesteran lantai beton ekspos? 

 

Tahap-Tahap Plesteran Lantai Beton Ekspos

Untuk memberikan kekuatan besar dalam menopang beban di atasnya, dibutuhkan proses perencanaan yang matang dan cermat agar hasilnya memuaskan. 

Sebelum proses pembuatan, siapkan peralatan yang akan dibutuhkan, diantaranya : 

 

Bahan adukan plester

Coating

Meteran

Ember

Kertas Semen

Waterpass

Benang 

 

Tahap Plesteran Lantai Beton Ekspos

 

- Sebelum memulai proses plesteran, siapkan permukaan tanah yang akan dilapisi adukan beton. Bersihkan dari debu, kotoran, dan jenis lainnya. 

 

- Pilih bahan plester sesuai kebutuhan dan kondisi permukaan tanah dan lantai beton. Setelah itu, bentangkan tali untuk membentuk bidang tanah dengan ukuran meter persegi demi mempermudah proses plesteran.

- Setelah itu, siapkan adukan plester dengan bahan-bahannya dan lakukan perbandingan yang tepat. Aduk bahan plester merata dan konsisten demi menghasilkan campuran yang homogen dan mudah untuk dikerjakan.

- Kemudian aplikasi plester secara merata ke permukaan tanah atau lantai dengan alat yang disiapkan. Pastikan lapisan plester memiliki ketebalan yang sama di seluruh area.

- Setelah lantai mulai mengering, lakukan proses pengacian dengan mengoleskan semen yang diencerkan ke permukaan lantai dan haluskan dengan rata menggunakan kertas sak semen. 

- Memasuki proses finishing, perhatikan hasil lantai dengan seksama. Perhatikan proses pengeringan dengan alami selama beberapa hari dan jaga dari potensi kerusakan dengan rajin mengelap bagian yang berair agar tetap kering maksimal. 

 

Perawatan Lantai Beton Ekspos

1. Pembersihan Rutin

Pembersihan rutin dapat dilakukan dengan menyapu atau mengepel permukaan lantai beton ekspos agar debu dan kotoran hilang. Bisa dengan bantuan deterjen ringan jika ada noda yang sulit dihilangkan.

2. Penyegelan Permukaan

Lakukan penyegelan permukaan dengan tepat untuk melindungi kekuatan dan daya tahan lantai. Dapat dengan aplikasi sealant atau pelapis khusus agar permukaan lantai tidak mudah rusak karena noda, air atau gesekan.

3. Hindari Pemakaian yang Berlebihan

Jangan gunakan bahan kimia keras dalam kandungan bahan pembersih yang bisa merusak permukaan lanta. Selalu gunakan alat dan bahan pembersih berbahan alami demi keindahan dan kekuatan lantai.

 

5. Hindari Beban Berat

Batasi beban berat yang berlebihan di bagian lantai beton ekspos. Jangan sering terjadi geseran atau benda berat yang jatuh langsung pada permukaan lantai agar terhindar dari kerusakan struktural.

 

 

*** 

 

Plesteran lantai beton ekspos membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang teliti untuk menghasilkan hasil akhir yang memuaskan. Dengan mengikuti tahap plesteran yang tepat dan melakukan perawatan secara rutin, Anda dapat memastikan bahwa lantai beton ekspos tetap kokoh, tahan lama, dan indah selama bertahun-tahun mendatang.

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
240927EZrkUfhDLgl0SN2G8OzbPi5JeMBtxps9HyIqRcuK7oVm6XCnWFwYdja4TQ1A.jpg

Bagaimana Cara Suntik Kolom Beton? Perhatikan Hal Ini!

27 September 2024

Kualitas bahan bangunan menjadi nomor satu dalam proyek pembangunan atau renovasi. Salah satunya bahan beton. Jika sampai salah pilih beton, kerusakan dan kerapuhan beton bisa terjadi, bahkan mengancam keselamatan. 

Namun, jika sampai Anda terlanjur menggunakan beton yang mudah rapuh atau kualitas yang biasa saja, ada cara yang bisa dilakukan untuk menjadikan beton layak digunakan. Dengan suntik kolom beton. 

Tentunya, cara suntik kolom beton tidak boleh asal-asalan dilakukan. Perlu teknik yang tepat agar berfungsi dengan baik. 

Bagaimana caranya? Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan : 

 

 

Persiapan dan Perencanaan

 

 

Pastikan Anda sudah mempersiapkan semua peralatan dan bahan yang dibutuhkan dalam proses menyuntik kolom beton. Periksa struktur konstruksi untuk tahu spesifikasi kolom beton dan jenis bahan yang akan digunakan untuk menyuntik.

 

Proses Hacking 

Proses ini sama dengan persiapan permukaan beton. Ini menjadi hal pertama yang dilakukan sebelum memulai penyuntikan. Bersihkan permukaan kolom beton dari kotoran dan kontaminan lainnya, seperti mengikis beton yang sudah keropos demi memudahkan proses penyuntikan. Bersihkan dengan sikat kawat atau alat khusus. 

 

Pembersihan Total 

Setelah proses hacking, lakukan pembersihan secara menyeluruh pada permukaan beton. Hal ini untuk memastikan agar tidak ada benda asing yang masing menempel pada bagian beton yang akan disuntik. Pasalnya, jika bagian yang akan disuntik tidak bersih total, diperkirakan hasil pengisian beton tidak maksimal dilakukan. 

 

Pemasangan Port Injeksi

Tentukan juga lokasi dan jumlah port injeksi yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan rencana konstruksi. Pasang port injeksi dengan tepat dan pas pada permukaan kolom beton, agar tidak bocor.

 

Campuran Bahan Injeksi

Bahan injeksi beton biasanya kedap air dengan polyurethane. Campurkan bahan injeksi sesuai kebutuhan dan petunjuk. Pastikan perbandingan campuran tepat demi menciptakan kekuatan bahan injeksi optimal.

 

Baca Juga: Mengenal Teknik Cor Plat Beton: Ini Fungsi & Manfaatnya

 

Proses Penyuntikan

 

 

Mulailah memasukkan bahan injeksi dalam port secara bertahap. Gunakan alat penyuntik untuk memasukkan bahan dalam kolom beton dengan tekanan yang tepat. Distribusi semua bahan merata dalam kolom beton sambil jaga tekanan penyuntikan agar tidak melebihi batas yang ditentukan. 

Setelah proses penyuntikan dilakukan, biarkan bahan mengeras sesuai waktu yang ditentukan. Selalu periksa hasil penyuntikan agar tidak ada kebocoran atau masalah lainnya. 

 

Hal Penting selama proses penyuntikan kolom beton

 

- Konsistensi campuran bahan injeksi.

- Tekanan penyuntikan yang tepat agar distribusi bahan injeksi merata.

- Memastikan bahwa port-port injeksi terpasang dengan rapat dan tidak bocor.

- Menjaga kebersihan permukaan kolom beton sebelum penyuntikan.

- Mematuhi semua peraturan keselamatan kerja yang berlaku.

 

*** 

 

Pastikan untuk mengikuti panduan produsen dan spesifikasi teknis yang sesuai dengan proyek konstruksi Anda. Semoga panduan ini membantu!

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
240926USvpOJ4cCWygTxBKntANzdiGreE8fDjPYVMRm6l7F053XHbQ9wIo1ZkLu2sh.jpg

Bangun Fondasi Kuat, Lihat Cara Tepat Membuat Kusen Beton

26 September 2024

Pernah dengan tentang kusen? Seberapa penting kusen untuk pembangunan atau renovasi rumah? dan bagaimana cara pembuatannya? 

Mari kita bahas selengkapnya di sini!

 

Apa Itu Kusen Beton?

 

Saat mempertimbangkan membangun atau merenovasi rumah, pemakaian kusen jadi hal yang patut diperhatikan. Kusen yang kuat dan berkualitas tinggi jadi dasar yang kokoh untuk pembuatan konstruksi bangunan. Salah satu jenisnya adalah kusen beton. 

Kusen beton adalah struktur pembatas berbahan beton antara dinding dengan jendela atau pintu dalam bangunan. Kusen jenis ini menjadi pilihan yang lebih kuat daripada jenis kayu. Kusen beton tak hanya kokoh, namun punya ketahanan tinggi untuk menahan beban struktural dengan baik. 

Pastinya membuat kusen beton membutuhkan perencanaan yang matang dan pemahaman yang baik tentang proses konstruksi beton.

 

Langkah-langkah Membuat Kusen Beton

1. Perencanaan dan Persiapan

Tahap pertama yang dapat dilakukan adalah perencanaan yang matang. Dari ukuran dan dimensi kusen yang dibutuhkan sesuai desain bangunan. Selain itu, persiapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan, seperti cetakan kusen, semen, pasir, kerikil, air, dan lainnya. 

2. Pembuatan Cetakan Kusen

Siapkan cetakan dari bahan kayu atau bahan lainnya yang pasti kuat dan tahan air. Cetakan ini berguna untuk membentuk kusen sesuai ukuran dan desain bangunan. Cetakan kemudian diikat dengan kawat atau paku dengan perhitungan yang tepat. 

3. Pasang Besi Tulangan 

Selanjutnya adalah memasang besi tulangan yang berfungsi untuk menahan gaya tarik kusen ke bagian dinding. Besi tulangan harus sesuai dengan kekuatan pada beton yang digunakan, agar proses cetakan tidak banyak perubahan. Lalu, pasang pada bagian bangunan yang butuh kekuatan, kemudian pasang engsel dan tambahkan serbuk kayu demi memudahkan pemasangan kusen. 

4. Persiapan Campuran Beton

Campurkan bahan-bahan dalam pembuatan beton sesuai ukuran yang dibutuhkan, dengan takaran misalnya 3:2:1. Campuran umumnya terdiri dari semen, pasir, kerikil, dan air. Pastikan mengaduk bahan semuanya dengan tercampur sempurna, tunggu sampai kering. 

Selanjutnya, buka cetakan beton dan dapatkan hasil yang rata pada permukaan cetakan. 

4. Pengecoran Beton

Setelah campuran beton sudah siap, tuangkan beton dalam cetakan kusen secara merata di seluruh cetakan. Hilangkan gelembung udara dengan alat khusus agar beton terisi dengan rata dan padat pada cetakan. 

5. Penyatuan dan Pengeringan

Setelah beton dalam cetakan kusen, lakukan finishing. Biarkan beton mengering dan mengeras selama beberapa hari sebelum nanti melepas cetakan kusen.

6. Pemasangan Kusen Beton

Setelah beton kering dan keras, lepaskan cetakan dengan hati-hati. Lalu, pasang kusen beton dalam bagian yang ingin dipasang dan sesuaikan dengan desain yang sudah ditentukan. 

 

Tips Tambahan

 

 

Pastikan menggunakan beton berkualitas tinggi dan ikuti prosedur pembuatan dan pencetakan dengan tepat demi mendapatkan hasil yang terbaik.

Perhatikan juga kondisi cuaca ketika melakukan proses pengecoran. Hindari ketika melakukan kegiatan ini di musim hujan atau dengan suhu yang tidak stabil. Pastikan cetakan kusen dalam kondisi bersih dan kering sebelum digunakan untuk pengecoran beton.


 

*** 

 

Membuat kusen beton jadi langkah penting dalam konstruksi. Dengan tips yang tepat dan menggunakan bahan berkualitas tinggi, Anda dapat menghasilkan kusen beton yang kokoh dan tahan lama. 

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
2409257qsKxBEw6bCDUeN3GHILYXlFyOJrRPjvpShVQz4921ntZWguf8okT0mcdaMA.jpg

Menjaga Kebersihan Dan Lantai Beton Tetap Mengkilap, Ini Panduannya!

25 September 2024

Lantai beton sudah jadi pilihan populer untuk berbagai bangunan, baik hunian, perkantoran, pabrik, dan lainnya. Namun, di balik kekuatan dan daya tahannya, perlu dilakukan perawatan tepat. 

Bingung caranya? Ini beberapa cara membersihkan lantai beton dengan benar dan tips merawatnya. 

 

 

Cara Membersihkan Lantai Beton

 

Cara Membersihkan Lantai Beton

 

Persiapan Peralatan 

Sebelum memulai proses pembersihan, Anda harus mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti sapu, pel, sikat bulu khusus, produk pembersih dan peralatan lainnya. 

Kemudian, kosongkan ruangan dari furnitur dan mulai sapu lantai beton agar terhindar dari debu dan kotoran. Hal ini akan membantu adanya bagian lantai yang tergores saat akan dibersihkan. 

 

Pembersihan Awal 

Anda dapat mulai membersihkan dengan menggunakan sapu atau penyedot debu agar segala kotoran atau debu kasar dari permukaan lantai hilang. Pembersihan harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi goresan ketika dilap atau dibersihkan karena masih ada pasir yang menempel. 

 

Pembersihan Basah

Setelah debu dan pasir dibersihkan, siapkan campuran air dan produk pembersih lantai untuk membersihkan permukaan lantai. Bisa menggunakan sikat atau sapu lantai lembut untuk menggosok permukaan sesuai kebutuhan. Pastikan juga melap dengan kain lap bersih dan basah untuk mengangkat kotoran dan pembersih lantai agar lebih bersih. 

 

Pembersihan Noda Khusus

Untuk noda yang lebih sulit seperti minyak atau noda tumpahan, gunakan larutan pembersih khusus yang dirancang untuk lantai beton. Oleskan larutan tersebut pada noda dan biarkan meresap selama beberapa menit sebelum membersihkannya dengan sikat atau kain lap.

 

Bilas dan Keringkan

Setelah proses pembersihan dilakukan, bilas permukaan lantai beton dengan air bersih agar sisa sabun atau larutan pembersih. Kemudian, keringkan lantai dengan kain lap agar tidak licin atau adanya bercak air.

 

 

Tips Merawat Lantai Beton 

 

 

 

Tips Merawat Lantai Beton

 

Demi menjaga merawat lantai bahan beton agar tetap mengkilap dan tahan lama, Anda bisa mencoba beberapa tips ini, yakni: 

 

Penutup Pelindung

Gunakan penutup pelindung seperti karpet atau alas kaki di area yang sering dilalui untuk mencegah goresan dan aus yang disebabkan oleh gesekan dengan benda-benda keras.

 

Coating Pelindung

Jangan ragu untuk meaplikasikan lapisan pelindung pada lantai beton, seperti jenis sealant atau epoxy. Sealant bisa jadi bahan perekat pada celah dan pelapis, yang berfungsinya untuk menjaga permukaan lantai dari kerusakan karena air, minyak, dan bahan kimia lainnya. Selain itu, pemberian lapisan akan menjaga kilau lantai beton. 

 

Gunakan Wax

Anda juga bisa menggunakan wax atau bahan pelapis dengan bahan lilin untuk menjaga lantai mudah kotor dari noda dan abrasi demi kondisi lantai tahan lama. 

 

Lakukan Pengecekan 

Selalu ingat untuk melakukan perawatan secara berkala agar terhindar dari noda atau retak yang sulit diatasi, serta ganti penggantian lapisan pelindung sesuai umur penggunaan lapisan agar tetap berfungsi untuk melindungi lantai beton.

 

Hindari Bahan Kimia Berbahaya

Hindari menggunakan bahan pembersih atau bahan kimia yang keras karena dapat merusak permukaan lantai. Pakai produk pembersih berbahan alami atau yang khusus untuk lantai beton

 

Jaga Kelembapan Lantai

Jika kondisi lingkungan memiliki kelembaban yang tinggi, jaga kondisi lantai dengan menggunakan dehumidifier agar kondisi lantai selalu kering dan tidak menjadi tempat pertumbuhan jamur. 

 

*** 

 

Membersihkan dan merawat lantai beton dengan benar tak hanya menjaga kekuatannya namun penampilan. Semoga cara membersihkan lantai beton di atas dapat bermanfaat bagi Anda ya! 

Gunakan produk perawatan dan bahan beton yang berkualitas. Dengan perawatan yang tepat, lantai beton Anda akan tetap indah dan kuat selama bertahun-tahun.

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda. 

 

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..