Artikel

240807IpcksLvgiWJyXqeGH35fhFoE9UbRz1nm0Ql6DOTjwdS2ZNBKrPxCuAaVt7Y8.jpg

Jembatan Komposit: Ini Definisi & Jenis-Jenisnya

5 August 2024

Salah satu struktur bangunan yang dibangun untuk mendukung infrastruktur suatu negara atau wilayah yaitu jembatan. Jembatan umumnya dibangun dengan tujuan untuk membantu manusia untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya dengan melewati beberapa rintangan seperti sungai, lembah, ataupun rintangan lainnya.

Bermacam-macam jenis jembatan dibangun berdasarkan bahan konstruksinya. Salah satu jenis jembatan yang memiliki kekokohan yang sangat baik yaitu jembatan komposit. Lalu apa itu jembatan komposit? Yuk kita bahas lebih lengkapnya pada artikel ini.


 

Baca Juga: Memahami Jenis dan Fungsi Penting Struktur Beton pada Bangunan

 

 

Apa Itu Jembatan Komposit?

 

Jembatan Komposit

 

Jembatan komposit merupakan salah satu jenis jembatan yang dibangun dengan menggabungkan dua material atau lebih yang berbeda-beda. Penggabungan material-material ini bertujuan untuk menghasilkan satu kesatuan material pondasi dengan kekokohan terbaik.

Kombinasi material dari jembatan komposit diantaranya dapat berupa bahan konstruksi beton bertulang. Konstruksi ini tercipta dari kombinasi deck baja dan beton bertulang yang berfungsi sebagai plat lantai jembatan. Kombinasi diantara keduanya akan bekerja sama untuk menghasilkan satu kesatuan balok yang mendukung beban.


 

Jenis-Jenis Jembatan Komposit

 

Dalam dunia konstruksi, terdapat jenis-jenis jembatan komposit yang umum dibangun. Secara umum, terdapat dua jenis jembatan komposit yakni multi gridder bridge dan ladder deck bridge. Simak ulasan lebih lanjutnya berikut ini.

 

Multi Girder Bridge

 

Jembatan Komposit

 

Multi girder bridge merupakan salah satu jenis jembatan komposit yang didesain dengan platform berbentuk tangga yang berfungsi sebagai struktur utama penopang lalu lintas. Multi girder bridge didesain menggunakan material utama baja gridder.

Jenis dan ukuran baja yang digunakan sebagai material utama jenis jembatan komposit ini haruslah sama. Hal ini dikarenakan baja gridder yang nanti digunakan akan dipasang di sepanjang jembatan dengan posisi jarak yang sama dan lebar.

Hal ini menjadi penting untuk memastikan kestabilan dan kinerja optimal jembatan, memungkinkan untuk penyebaran beban lalu lintas dengan merata dan efisien.

 

Ladder Deck Bridge

 

Jembatan Komposit

 

Jembatan komposit berjenis ladder deck bridge merupakan suatu wujud modifikasi lanjutan dari jenis jembatan komposit multi girder bridge. Pada jenis ini, platform tangga atau "ladder" yang menghubungkan dua poin di atas jembatan membentuk kerangka dasar dari struktur tersebut. 

Material utama yang digunakan ladder deck bridge hanya menggunakan dua buah girder saja. Perlu Anda ketahui bahwa jenis jembatan komposit ini dirancang khusus untuk jembatan dengan bentang yang relatif pendek. 

Jenis jembatan komposit ini memiliki kelebihan yang dapat dibangun dengan efisien tanpa mengorbankan kestabilan dan kekuatan strukturalnya, sehingga menjadi pilihan jenis jembatan komposit yang tepat untuk pembangunan jembatan dengan jarak tertentu yang relatif pendek.


 

Kelebihan & Kekurangan Jembatan Komposit

 

Penggunaan jembatan komposit telah menjadi pilihan populer dalam pembangunan infrastruktur yang modern dan kokoh. Hal ini dikarenakan kelebihan yang dihasilkan membuatnya sangat layak untuk dipilih guna menghasilkan jembatan yang berkualitas. Namun disisi lain, jembatan komposit juga memiliki beberapa kekurangan.

Simak ulasan lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan dari jembatan komposit berikut ini.

 

Kelebihan Jembatan Komposit

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dihasilkan dari jembatan komposit.

  1. Bobotnya yang ringan

  2. Ketinggian jembatan yang bisa diminimalisir

  3. Lebih hemat dalam penggunaan baja

  4. Memiliki kekuatan yang sama rata

 

Kekurangan Jembatan Komposit

Meskipun jembatan komposit memberikan sejumlah kelebihan yang menguntungkan, namun kenyataannya, jembatan komposit juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Memiliki tingkat pembangunan yang cenderung sulit

  2. Struktur yang cenderung tidak stabil


 

Kesimpulan

 

Jembatan komposit merupakan suatu wujud inovasi yang dibuat dengan mengkombinasikan dua material utama atau lebih guna menghasilkan suatu satu kesatuan struktur dengan sifat kekuatan yang lebih baik.

Jembatan komposit memiliki sejumlah kelebihan yang menguntungkan dan membuatnya sangat layak untuk dipertimbangkan dan dipilih sebagai struktur yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Namun perlu dicatat bahwa jembatan komposit juga memiliki beberapa kekurangan yang juga penting untuk dipertimbangkan.

***

Jika Anda membutuhkan material beton dengan mutu kualitas terbaik, Sobute hadir untuk membantu.  PT Sobute Global Indonesia, siap membantu dengan menyediakan dan menyuplai cairan pengeras beton berkualitas untuk hasil beton yang kokoh maksimal ke seluruh wilayah Indonesia.

Segera hubungi kami untuk info selengkapnya.

 

Baca selengkapnya...
240807GkpTHrK9nWBdFL4QRzlIgq5Do3Zm8EcaPf7v1wX20jyCiONtVusSx6UeAbMh.jpg

Tingkatkan Efisiensi Konstruksi Dengan Lining. Ini Ulasannya

2 August 2024

Membuat bendungan sebagai irigasi air perlu persiapan dan teknik yang tepat. Salah satu elemen yang sangat penting namun tidak begitu diperhatikan adalah penggunaan kanal lining. 

Apa sebenarnya kanal lining? Mari kita bahas selengkapnya dari fungsi, jenis-jenisnya hingga keterbatasannya. 

 

Baca Juga: Apa Itu Sumur Resapan? Ini Fungsi dan Penjelasannya

 

 

Mengenal Kanal Lining


Lining

 

Lining atau Kanal lining adalah lapisan pelindung yang kedap seperti jenis batu CC bricks atau geomembran, dipasang pada permukaan dalam saluran air atau saluran terowongan. Umumnya, pemasangan dengan ketebalan sekitar 2,5 sampai 15 cm. 

Tujuan utamanya untuk memperkuat dan melindungi struktur saluran drainese dari erosi, kebocoran, dan kerusakan lainnya yang terjadi karena tekanan aliran air atau tanah.

 

 

Fungsi-fungsi Kanal Lining

 

Lining

 

Perlindungan dari Erosi

Penggunaan lining berfungsi untuk melindungi dinding saluran dari erosi yang terjadi karena aliran air yang kuat. Tanpa lapisan pelindung, tanah atau material lainnya akan mudah terkikis oleh aliran air, dan lama-lama menyebabkan terjadinya penurunan stabilitas struktur, bahkan kebocoran.

 

Mencegah Genangan Air 

Kanal ini juga berfungsi dalam mencegah adanya genangan air yang timbul karena adanya resapan air, dan bisa mempengaruhi keselamatan kerja. 

 

Kebocoran dan Rembesan 

Selain itu, kebocoran air dari saluran juga bisa terjadi jika tidak ada lapisan penahan. Dengan lapisan tahan air di dalam saluran, kehilangan air karena rembesan dapat diminimalkan, sehingga pengelolaan sumber daya air lebih efektif.

 

Menjaga Umur Pakai Struktur 

Melindungi dinding saluran dari kerusakan dan erosi, kanal lining dapat melindungi struktur saluran tersebut. Hal ini dapat membantu Anda dalam menghemat biaya pemeliharaan jangka panjang dan meningkatkan efisiensi infrastruktur.

 

Meningkatkan Aliran Irigasi 

Penggunaan kanal lining sangat bisa dirancang untuk menambah area dan aliran air dalam saluran. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi sistem irigasi atau saluran drainase.

 

Mengurangi Pencemaran

Tanpa adanya kebocoran, kanal lining dapat membantu mengurangi risiko terjadinya pencemaran lingkungan karena limbah yang bocor dalam tanah atau sumber air.

 

Keamanan Terjaga 

Bendungan dengan lapisan lining tak hanya melindungi area dari kebocoran, namun menjaga dari retakan dan bendungan yang jebol sehingga potensi terjadinya banjir tidak akan terjadi. 

 

 

Jenis-jenis Kanal Lining

 

Lining

 

Beton

Jenis lining yang paling umum digunakan adalah bahan beton. Material ini biasanya digunakan pada saluran air besar atau terowongan, karena memiliki kekuatan dan ketahanannya terhadap tekanan air dan abrasi. Material ini juga dapat dibentuk sesuai kebutuhan desain dan kekuatan struktur. 

 

Geomembrane

Geomembrane bisa disebut sebagai lapisan plastik berkualitas tinggi terhadap penetrasi air dan bahan kimia. Bahan ini efektif mencegah kebocoran dan sering digunakan untuk instalasi limbah cair atau tangki penyimpanan.

 

Aspal

Aspal juga menjadi lapisan pelindung yang dapat menjadi pilihan untuk berbagai kondisi pada saluran air atau terowongan dengan kondisi tanah atau air korosif. Lapisan aspal diaplikasikan dengan ketebalan 3 sampai 6 mm, dengan suhu hingga 150 derajat Celcius. 

 

Kayu

Bahan kayu juga kerap digunakan sebagai lapisan lining, khususnya untuk saluran air kecil. Walau begitu, daya tahannya tidak begitu kuat dan tahan lama. Sehingga tidak tahan untuk penggunaan jangka panjang.

 

Lining Ferrocement

Bahan ferrocement juga termasuk jenis dinding beton bertulang yang terbuat dari bahan mortar semen hidrolis. Ukurannya tidak begitu besar, namun dengan tambahan bahan tulangan kawat anyam, logam atau jenis material lain. 

 

Sodium carbonate lining

Jenis yang satu ini merupakan campuran tanah dan natrium karbonat yang diolah sesuai perbandingan yang tepat. Namun, penggunaan lapisan ini membutuhkan biaya perawatan yang tinggi.

 

 

Kesimpulan

 

Kanal lining sangat perlu untuk konstruksi infrastruktur air dan terowongan. Dengan pemilihan bahan yang sesuai, Anda dapat merancang dan membangun struktur irigasi yang tahan lama dan efisien.

***

Butuh beton berkualitas tinggi? PT Sobute Global Indonesia jawabannya. Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

Butuh info lengkap? Hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
240807AdmHsfZjWpPCIiJl9eaXvgBO3E40ztR72L5ncYVM6UwqTrFQKyhoSNDuxk1b.jpg

Beton Site Mix Vs Batching Plant, Unggul Mana?

31 July 2024

Beton banyak digunakan sebagai material berbagai jenis bangunan dan infrastruktur, dari perumahan, jembatan, waduk, jalan, dan lainnya. Untuk memproduksi beton yang berkualitas tinggi, ada dua metode utama yang digunakan, yakni Beton Site Mix dan Batching Plant. 

Walau dua sistem ini bertujuan yang sama yakni menghasilkan beton, tapi ada beberapa perbedaan signifikan dari proses produksinya.

 

Baca Juga: Admixture Beton, Pengertian, Fungsi & Jenis-jenisnya

 

Apa itu Beton Site Mix dan Batching Plant? Ini dia penjelasan lengkapnya! 

 

 

Memahami Pengertian Beton Site Mix & Batching Plant


Beton Site Mix vs Batching Plant

 

Beton Site Mix

Dapat diartikan sebagai proses pembuatan beton langsung di lokasi pembangunan secara langsung. Adonan yang sudah berisi komposisi sesuai ukuran untuk pembuatan beton dituangkan langsung pada pembuatan pondasi dan penggunaan untuk struktur bangunan lainnya. 

 

Batching Plant

Sementara itu, batching plant mengacu pada lokasi proses pengolahan ready mix concrete di tempat terpisah, dengan semua bahan dan peralatan lengkap dalam pembuatan beton berkualitas. Kemudian, adonan di mixing dengan formulasi tinggi dan dimasukkan dalam truk mixer. Selanjutnya dibawa ke lokasi pembangunan. 

 

 

Beton Site Mix vs Batching Plant


Beton Site Mix vs Batching Plant

 

a. Proses Produksi

Dari proses produksi, keduanya berbeda dimana jenis Site Mix diproduksi di lokasi proyek yang melibatkan pencampuran bahan baku yakni semen, air, agregat kasar, dan halus, langsung di lokasi konstruksi. Campuran tersebut diolah dengan mesin portabel atau mixer truk beton.

Sementara Batching Plant mengacu pada fasilitas produksi beton yang dilakukan di lokasi khusus dengan peralatan lengkap, bahan baku yang dicampur otomatis sesuai ukuran yang dibutuhkan. Kemudian, diangkut ke truk pengangkut dan dikirim ke lokasi proyek.

 

b. Kontrol Kualitas

Dalam hal kualitas, kedua jenis ini cukup berbeda. Faktor proporsi campuran, bahan baku, dan campuran bahan menjadi pengaruhnya, termasuk di luar lokasi seperti cuaca, kelembaban udara, dan lainnya. 

Batching Plant jelas lebih teruji kualitasnya daripada site mix karena dilakukan pencampuran di lokasi terpisah yang sudah terjamin secara ketat. Selain itu, dilengkapi dengan peralatan lebih lengkap dan canggih.

 

c. Kecepatan Produksi

 

Beton Site Mix vs Batching Plant

 

Proses produksi pada site mix lebih lama daripada batching plant karena dilakukan di lokasi proyek. Jadi dibutuhkan waktu lebih untuk persiapan bahan, pencampuran, pembersihan peralatan, dan pengolahan hingga jadi. 

Sementara untuk batching plant dengan beton ready mix sudah dengan proses produksi terpusat dan otomatis, serta menghasilkan beton dalam jumlah besar dengan cepat dan efisien. 

 

d. Efisiensi dan Biaya

Beton Site Mix lebih fleksibel dalam penyesuaian campuran beton sesuai kebutuhan pembangunan. Akan tetapi, proses produksi manual dan tergantung pada kondisi bisa mengeluarkan biaya lebih tinggi daripada batching plant. Akan tetapi, batching akan lebih mahal di awal namun memberikan keuntungan sebagai investasi jangka panjang. 

 

 

Kesimpulan

 

Beton Site Mix dan Batching Plant menjadi dua metode produksi beton yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi, pemilihan metode produksi yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan, skala proyek, dan anggaran. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

***

Jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan ahli dan menggunakan material beton yang berkualitas tinggi, seperti pengeras beton berkualitas dari PT. Sobute Global Indonesia.

 

 

Baca selengkapnya...
240730F6KxZMTo8gOpq9jiyaUDWlJvs4CcwfnGEdNBAuXt3Y2Lke5QbRh0rPSVIm7H.jpg

Mengenal Waffle Slab Dan Fungsinya Dalam Konstruksi

29 July 2024

 

Inovasi dalam industri konstruksi sangat diperlukan guna meningkatkan efisiensi kerja dan struktur bangunan terbaik. Seperti munculnya sistem penggunaan waffle slab. 

Apa itu waffle slab? Mari kita bahas bersama-sama. 

 

Baca Juga: Admixture Beton, Ini Pengertian, Fungsi & Jenis-jenisnya

 

 

Pengertian Waffle Slab


Waffle Slab

 

Waffle slab merupakan salah satu jenis sistem plat lantai beton bertulang yang memiliki penampilan seperti wafel atau grid. 

Struktur ini memiliki kolom-kolom dan balok-balok yang saling bersilangan, dengan bentuk grid atau balok dua arah dan saling tegak lurus yang disebut juga konstruksi balok jois. Sistem ini menggantikan bagian beton di antara kolom dan balok konvensional. 

Pemasangan waffle slab terdapat pada rusuk dua arah yang bertujuan untuk mengurangi ruang antara lantai dan material lainnya. Konfigurasi ini memberikan kekuatan yang lebih besar daripada plat beton biasa, tentunya dengan jumlah material yang lebih sedikit.

 

 

Penentuan Jarak pada Waffle Slab


Waffle Slab

 

Berdasarkan SNI 2847:2013, balok jois ini terdiri dari kombinasi monolit rusuk dengan jarak sesuai ukuran dan slab di atasnya yang disusun membentang satu arah atau dua arah ortogonal. 

Berikut ketentuan menentukan jarak rusuk dan dimensi rusuk pemasangan sistem plat lantai ini. 

1. Lebar rusuk tidak boleh kurang dari 100 mm

2. Tinggi rusuk sekitar 3½ kali lebar minimum badannya

3. Spasi bersih antar rusuk sekitar 750 mm atau kurang

4. Balok jois yang tidak memenuhi batasan dan ukuran di poin sebelumnya, harus dipasang sebagai slab dan balok

 

 

Fungsi Waffle Slab


Waffle Slab

 

pinterest.com

 

Tingkatkan Kekuatan Struktural

Sistem plat lantai yang satu ini memang dirancang untuk dapat mempermudah distribusi beban secara merata di seluruh permukaan dengan konfigurasi berongga. Sehingga beban yang ditanggung akan lebih besar daripada plat beton biasa walau dengan ukuran dan ketebalan yang sama.

 

Menurunkan Berat Struktur

Struktur berongga pada sistem plat ini dapat mengurangi penggunaan jumlah beton. Bangunan jauh lebih ringan secara keseluruhan, serta lebih aman dari tekanan berlebih pada pondasi. 

 

Ruang Terbuka yang Lebih Besar

Struktur berongga pada waffle slab memungkinkan untuk mengintegrasikan sistem utilitas, seperti pada bagian kabel listrik dan pipa air, di dalam ruang berongga, karena semakin kecil lendutan pada balok akan menjadikan jarak kolom pada portal lebih besar daripada penggunaan konvensional. Hal ini menghasilkan ruang yang lebih besar dan lebih fleksibel pada bangunan.

 

Untuk Bangunan Besar 

Sistem plat ini umumnya berfungsi untuk pemasangan pada penggunaan kolom pada bangunan berat, seperti auditorium, stadium, dan ruangan besar lainnya. Dimana waffle slab balok dapat menerima kontribusi beban paling besar dari keseluruhan bangunan yang diterima pelat. 

 

 

Keuntungan Penggunaan Waffle Slab


Waffle Slab

 

Ada beberapa keuntungan pada pemasangan sistem plat ini, diantaranya penggunaan jumlah material lebih sedikit walau dengan struktur bangunan yang sama kuatnya, sehingga mengurangi pemborosan material dan biaya konstruksi. 

Selain itu, bangunan akan memiliki kekakuan besar dan tebal pelat tipis sehingga aman dan kokoh. Jadi, jika dibandingkan dengan plat beton biasa, waffle memberikan kekuatan yang lebih tinggi dan kemampuan redistribusi beban lebih baik. 

Keuntungan lainnya adalah perihal fleksibilitas pada desain bangunan, karena strukturnya yang lebih kuat dan lebih ringan serta peningkatan kenyamanan termal dan mampu mengurangi kebisingan dalam bangunan.

 

 

Kesimpulan 

 

Itulah beberapa penjelasan waffle slab pada peningkatan kekuatan struktural. Jadi, penggunaan sistem plat lantai ini wajib dipertimbangkan sebagai pilihan dalam proyek konstruksi yang butuh kinerja struktural yang unggul.

Butuh bahan pembuat beton berkualitas tinggi? 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli dan menggunakan material beton yang berkualitas tinggi, seperti admixture beton berkualitas dari PT. Sobute Global Indonesia. 

 

Baca selengkapnya...
240730HT7QBGxhU93XLwbJn4Zf6d85oqIclYPyrFA2V0evjpi1NSCEkzMmKWDgtasR.jpg

Ingin Punya Teras Rooftop Rumah Kecil? Coba Tips Ini!

26 July 2024

Punya rumah kecil namun ingin punya teras rooftop? Sangat bisa. Membuat teras rooftop rumah kecil menjadi cara yang tepat untuk untuk memaksimalkan penggunaan ruang dan tetap memiliki nilai estetika serta fungsional dalam hunian Anda. 

Sedikit kreativitas dan perencanaan yang tepat, Anda bisa memiliki ruang outdoor yang nyaman di atap rumah Anda. Tertarik? Simak tips dan penjelasannya dalam artikel berikut ini!

 

Baca Juga: Mau Buat Rumah di Tanah Menurun? Ini Tipsnya

 

 

Apa Itu Rooftop?

 

Teras Rooftop Rumah Kecil

 

Rooftop adalah bagian ruang teratas dan terbuka pada suatu bangunan. Biasanya dimanfaatkan sebagai area tambahan untuk menjemur pakaian, taman, atau teras untuk tempat istirahat. 

Berbeda dengan balkon, rooftop menjadi area terbuka yang tidak terhubung dengan ruang dalam, dan membantu Anda leluasa untuk mendesain sesuai kebutuhan dan estetika rumah Anda. 

 

 

Tips Merancang Teras Rooftop


Teras Rooftop Rumah Kecil

 

Evaluasi Struktur Rooftop

Pastikan dulu jika struktur atap rumah Anda kuat dan mampu menahan beban untuk dijadikan teras. Periksa kondisi atap secara menyeluruh jadi aman untuk para penghuni. 

 

Perizinan Resmi 

Pastikan sebelum memulai proyek untuk mendapatkan perizinan sesuai wilayah bangunan Anda. Pasalnya, ada beberapa daerah yang mungkin memiliki persyaratan khusus atau perizinan yang dibutuhkan. 

 

Desain yang Pas 

Ukuran dan bentuk teras rooftop adalah bagian yang sudah ditentukan sejak awal, karena ini berkaitan dengan ruang dan kebutuhan serta bentuk bangunan. Pertimbangkan juga faktor seperti akses, privasi, dan pemandangan di area rooftop. 

 

Penggunaan Material

Gunakan material yang kokoh dan tahan cuaca ekstrim. Seperti kayu yang umum digunakan untuk lantai teras, bisa juga baja atau aluminium yang pas untuk pagar dan railing serta beton untuk bagian dinding dan lantai teras untuk desain bangunan industrial. 

 

Sistem Drainase

Teras dengan sistem drainase yang baik adalah hal yang wajib, agar tidak ada genangan air dan kerusakan pada struktural. Penempatan saluran air atau pemasangan pipa dengan lapisan kedap air di bawah lantai teras.

 

Furnitur dan Dekorasi

Furnitur dan dekorasi sesuai ukuran teras dan kebutuhan Anda. Bisa pilih furnitur minimalis atau modular demi mengoptimalkan ruang. Bisa ditambahkan tanaman hias demi sensasi hijau yang menyegarkan.

 

 

Inspirasi Desain Teras Rooftop Rumah Kecil


Teras Rooftop Rumah Kecil

 

Teras Minimalis

Desain minimalis selalu identik dengan nuansa bersih dan minim furnitur sebagai pilihan bagus untuk hunian kecil. Hindari penataan berlebihan yang merusak tampilan teras. Desain sederhana dengan tampilan lantai kayu, pagar baja hitam, dan meja lipat bisa untuk menghemat ruang.

 

Vertical Gardening

Pemanfaatan bagian dinding dan pagar teras dengan taman vertikal berisi tanaman hias sebagai solusi cerdas dalam menghemat ruang namun tetap indah dan menciptakan suasana yang hijau dan menyegarkan. 

 

Pencahayaan Efisien

Gunakan pencahayaan yang efisien, seperti lampu LED atau solar demi suasana teduh di malam hari, dengan tetap hemat energi. 

 

Teras Romantis dengan Pergola

Dengan menambahkan pergola atau tenda bisa menjadikan teras sebagai tempat santai yang menyenangkan dan meningkatkan privasi. Pasang sesuai desain demi sentuhan visual yang menarik. Bisa ditambahkan lampu lampion demi suasana hangat di malam hari.

 

Maksimalkan Tampilan Teras

 

Teras Rooftop Rumah Kecil

 

Beruntunglah Anda jika berada di lokasi dengan pemandangan yang indah. Maksimalkan dengan pemasangan railing transparan atau kaca atau furnitur yang memaksimalkan tampilan pemandangan sekitar. 

 

 

Kesimpulan 

 

Dengan langkah-langkah dan memilih desain yang sesuai, Anda dapat menciptakan teras rooftop yang indah dengan tetap fungsional bagi rumah kecil keluarga Anda. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan perencanaan struktur bangunan demi keamanan dan kenyamanan penghuni. 

Selamat merancang!

***

Butuh beton berkualitas tinggi? PT Sobute Global Indonesia jawabannya. Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Baca selengkapnya...
240730UuJ5I9rs7xMXEKRhAgabPHQmVz40FwqLlfNdn8iSCG1YvBkDoOeZ63WtpTj2.jpg

Admixture Beton: Pengertian, Fungsi, Dan Jenis-Jenisnya

23 July 2024

Kehadiran beton dalam konstruksi bangunan memiliki peran yang sangat penting dan tidak dapat dipungkiri penggunaan beton menjadi hal yang sangat umum. 

Lebih lanjut, beton merupakan salah satu bahan bangunan yang paling umum digunakan di dunia, dan ini tidak lepas dari sejumlah alasan yang menjadikannya begitu sangat berperan dalam pembangunan bangunan yang kokoh.

 

Baca Juga: Pengeras Beton, Cara Efektif Meningkatkan Kekuatan Beton

 

Mereka yang sering membuat campuran bahan suatu beton, umumnya tidak asing dengan admixture. Lalu apa itu admixture beton? Yuk kita bahas lebih pada ulasan berikut ini.


 

Apa Itu Admixture Beton?

 

Admixture Beton

 

Admixture beton merupakan sebuah bahan tambahan yang diaplikasikan pada suatu bahan mentah pembuatan beton dengan tujuh jenis yang berbeda-beda. Admixture beton ciptakan dengan menggunakan bahan dasar kimia yang dapat mendukung peningkatan pada kualitas beton yang dibuat.

Pada proses pembuatan suatu beton, admixture beton menjadi bahan tambahan yang paling terakhir dituangkan pada adukan bahan mentah beton tersebut. Bahan admixture dituang setelah air, semen, dan kerikil dimasukan ataupun dapat dimasukan selama proses pencampuran berlangsung.

 

 

Apa Tujuan Penggunaan Admixture Beton?

 

Admixture Beton
 

Penggunaan admixture beton, tentu memiliki sejumlah tujuan dan manfaat tersendiri. Secara sekilas, penggunaan admixture beton bertujuan untuk memodifikasi dan meningkatkan kualitas ketahanan dan kekokohan suatu beton yang dihasilkan sesuai dengan perencanaan pembangunan.

Berikut ini adalah ulasan lebih lanjut mengenai beberapa tujuan dari penggunaan admixture beton. Apa saja? Yuk simak lengkapnya!

 

Mengurangi Penggunaan Semen Pada Campuran Beton

Salah satu tujuan utama penggunaan admixture dalam campuran beton adalah untuk mengurangi penggunaan semen. Seperti yang disebutkan sebelumnya, admixture merupakan bahan tambahan yang ditambahkan ke dalam campuran beton untuk memodifikasi dan mengubah sifat-sifatnya, seperti waktu pengerasan, kekuatan, dan kemampuan mengalir.

Dengan menggunakan admixture yang tepat, kontraktor atau insinyur dapat mengoptimalkan kinerja beton tanpa harus menambahkan jumlah semen yang berlebihan.

 

Mendukung Kekedapan Beton Terhadap Air

Beberapa jenis admixture tertentu, seperti water-reducing admixture dan permeability-reducing admixture, digunakan untuk mengontrol penyerapan air dan menurunkan permeabilitas beton. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa struktur beton memiliki ketahanan terhadap penetrasi air yang cukup, 

 

Mencegah Terjadinya Segregasi

Segregasi merupakan suatu keadaan di mana komponen-komponen yang ada pada campuran beton, seperti agregat kasar, agregat halus, semen, dan air, terpisah secara tidak merata selama proses pengadukan, pemadatan atau pengecoran.

 

Memodifikasi Waktu Pengikatan Awal Campuran Beton

 

Admixture Beton
 

Penggunaan admixture beton juga bertujuan untuk memodifikasi seperti memperlambat atau mempercepat waktu pengikatan awal pada campuran beton. 

Dengan begitu, mengontrol waktu pengikatan campuran beton, dapat mendukung proses konstruksi yang lebih baik, dan juga dapat meningkatkan efisiensi serta keandalan pada beton yang dihasilkan

 

 

Jenis-jenis Admixture Beton

 

Adapun beberapa jenis admixture beton yang tersedia di pasaran dan dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan proyek. Berikut adalah jenis-jenisnya.


 

Tipe A : Water Reducing Admixture

Water reducing admixture merupakan salah satu jenis admixture beton yang digunakan untuk mengurangi air campuran yang ada pada suatu adukan beton demi menghasilkan suatu plastik beton yang memiliki konsistensi tertentu.

Selain itu, admixture jenis ini juga digunakan untuk menghasilkan kadar slump yang lebih tinggi pada suatu beton. Dengan penambahan water reducing admixture beton segar akan dapat dengan mudah diaduk, dipadatkan, maupun dituangkan.

Perlu Anda ketahui juga, jenis admixture ini tidak mengurangi kadar penggunaan air dan semen, sehingga workability beton dapat meningkat dan lebih kokoh.

 

Tipe B: Retarding Admixture

Retarding admixture, merupakan jenis admixture yang berperan penting dalam mengontrol waktu pengikatan campuran beton. Fungsinya adalah untuk menunda proses pengikatan beton, terutama berguna saat menghadapi kondisi cuaca yang panas atau untuk memberikan lebih banyak waktu dalam proses pemadatan. 

Lebih lanjut, penggunaan retarding admixture memungkinkan para kontraktor untuk menghindari masalah seperti cold joints serta dampak penurunan yang tidak diinginkan pada beton segar selama proses pengecoran.


 

Tipe C: Accelerating Admixture

Pada beberapa kasus pembuatan sebuah beton, umumnya membutuhkan waktu pengikatan yang lebih cepat. Oleh karena itu, accelerating admixture menjadi jenis admixture yang paling umum digunakan.

Penggunaan jenis admixture ini, bertujuan untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk pengeringan atau hidrasi beton, sehingga mempercepat pencapaian kekuatan awal. 

Dengan dosis maksimum yang direkomendasikan tidak melebihi 2% dari berat semen yang digunakan, penggunaan accelerating admixture dapat memberikan keuntungan tambahan tersendiri dalam suatu proses proyek konstruksi.

 

Tipe D: Water Reducing & Retarding Admixture

Adapun jenis admixture yang memiliki fungsi ganda. Jenis admixture tersebut yaitu water reducing & retarding admixture. 

Water Reducing & Retarding Admixtures adalah jenis bahan tambahan yang memiliki dua fungsi utama. Pertama, mereka mengurangi jumlah air yang dibutuhkan dalam campuran beton untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Kedua, mereka juga memperlambat proses pengikatan awal beton. 

 

Tipe E: Water Reducing and Accelerating Admixtures

Selain Water Reducing & Retarding Admixture, jenis admixture lain dengan fungsi ganda yang dapat ditemukan di pasaran yaitu Water Reducing & Accelerating Admixtures.

Water Reducing and Accelerating Admixtures merupakan jenis bahan admixture yang memiliki fungsi ganda yang tak kalah penting. Pertama, mereka mengurangi jumlah air yang dibutuhkan dalam campuran beton untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Kedua, mereka juga mempercepat proses pengikatan awal beton.

Penggunaan bahan tambahan ini tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan pada jumlah air dalam campuran beton, tetapi juga memungkinkan percepatan dalam pembentukan ikatan awal, yang dapat meningkatkan efisiensi dalam proses konstruksi. 

 

Tipe F: Water Reducing, High Range Admixtures

Water Reducing, High Range Admixtures adalah jenis bahan admixture yang memiliki fungsi utama dalam mengurangi jumlah air yang dibutuhkan dalam campuran beton untuk mencapai konsistensi yang diinginkan.

Admixtures ini dikenal dengan kemampuannya untuk mengurangi jumlah air hingga 12% atau bahkan lebih dari jumlah yang biasanya dibutuhkan. Dengan kata lain, mereka memungkinkan untuk mencapai konsistensi yang diinginkan dalam beton dengan menggunakan lebih sedikit air daripada metode tradisional.

 

Tipe G: Water Reducing, High Range Retarding Admixtures

Water Reducing, High Range Retarding Admixtures merupakan jenis admixture untuk mengurangi kebutuhan akan air dalam pencampuran beton, menguranginya hingga 12% atau bahkan lebih, sambil juga menghambat proses pengikatan dan pengerasan beton.

Bahan Ini merupakan jenis admixture yang dibuat dari kombinasi superplasticizer, yang membantu meningkatkan aliran dan keterampilan cetak beton, serta memiliki kemampuan untuk memperlambat waktu pengikatan beton.


 

Kesimpulan

 

Admixture beton menjadi bahan tambahan kimia yang sangat berguna untuk mendukung kualitas beton sesuai dengan perencanaan yang sudah ditentukan. Dengan begitu, beton yang dihasilkan akan memiliki kekuatan dan kekokohan yang lebih baik.

***

Temukan beberapa produk admixture berkualitas dari Sobute. Sobute siap menyuplai berbagai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.

Butuh Informasi lebih lanjut? Segera hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
240722HcJRTSgDNxO4pLrZnjew87zCb2iYPQKq1kWmMsXov9ayuI6FdEtV50GBhAlU.jpg

Fungsi Accelerating Admixture Dalam Konstruksi Bangunan

22 July 2024

 

Dalam proses konstruksi, tahapan yang bisa mempercepat proses pengerjaan akan jadi perhatian penting. Perkembangan teknologi saat ini sudah memberikan kontribusi besar dalam mempercepat waktu konstruksi, salah satunya adalah penggunaan Accelerating admixture. 

Apa sebenarnya Accelerating admixture dan fungsinya dalam proyek konstruksi? Simak penjelasannya dalam artikel ini!

 

 

Memahami Admixture pada Beton 

 

Accelerating Admixture

 

Admixture atau bahan tambahan adalah bahan berbentuk bubuk dan cairan yang ditambahkan dalam adukan beton yang digunakan untuk pengadukan. Tujuannya untuk menciptakan atau memodifikasi sifat dan karakteristik pada beton.  

 

Baca Juga: Mengenal Jenis Cairan Pengeras Beton dan Fungsinya

 

Salah satu jenis admixture adalah accelerating yang merupakan bahan tambahan yang dicampurkan ke dalam beton untuk mempercepat waktu pengerasan dan pembentukan kekuatan. 

 

 

Apa Itu Accelerating Admixture?


Accelerating Admixture

 

Accelerating admixture dapat diartikan sebagai bahan kimia tambahan yang dimasukkan dalam campuran adukan beton untuk meningkatkan kecepatan pengerasan beton. 

Umumnya, bahan ini digunakan untuk mempersingkat waktu proses konstruksi dengan memperpendek pengikatan semen, namun tetap mempercepat meningkatkan kekuatan beton. 

 

 

Bahan Pembuat Accelerating Admixture

 

Komposisi kimia pada pembuatan bahan tambahan ini terdapat beberapa senyawa anorganik seperti nitrat, klorida larut, karbonat, silikat, fluosilicate, dan beberapa senyawa organik seperti trietanolamin.

Kalsium klorida dapat mempercepat waktu pengerasan dan meningkatkan kekuatan. Namun, di kawasan beriklim dingin, kalsium klorida dapat mempercepat adanya karat pada penulangan beton. 

Untuk campuran bahan pada beton bertulang, dapat digunakan natrium tiosianat dan garam tiosianat lainnya, triethanolamine dan alkanolamine lainnya, serta produk sulfat dan nitrat. 

 

 

Fungsi Accelerating Admixture


Accelerating Admixture

 

Mempercepat Pengerasan

Fungsi penggunaan bahan accelerating yang pertama adalah mempercepat waktu pengerasan beton. Hal ini akan membantu memaksimalkan waktu pembangunan, namun tetap mencapai kekuatan yang tinggi. 

 

Mengatasi Suhu Rendah

Pada kondisi suhu rendah, pengerasan beton cenderung melambat. Penggunaan accelerating akan membantu mempercepat reaksi hidrasi dalam beton, sehingga proses konstruksi tetap berjalan lancar dalam kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. 

 

Meningkatkan Kekuatan Awal

Selain mempercepat waktu pengerasan, accelerating admixture berfungsi juga untuk menambah kekuatan awal pada beton. 

 

 

Penutup 

 

Dalam keseluruhannya, penggunaan bahan kimia tambahan ini akan mempermudah kinerja dalam proses industri konstruksi modern. Selain mempercepat waktu pengerasan, accelerating menjadi bahan tambahan yang dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi beton dalam berbagai kondisi konstruksi.

Butuh beton berkualitas tinggi? PT Sobute Global Indonesia jawabannya. Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Baca selengkapnya...
240722uOKH2TJF6LUfqY3QWPm7oNebz1vtEGaSZdXcjVApsM9BinwD854ryRglxkh0.jpg

Membuat Desain Rumah Di Tanah Menurun? Ini Tipsnya

20 July 2024

 

Sedang ingin mendirikan rumah di tanah menurun atau mencari desain yang sesuai? Yuk mari simak artikel ini sampai selesai. 

Mendirikan rumah di tanah menurun bisa jadi pembangunan yang menantang dan butuh perencanaan dan persiapan yang cermat. Jenis tanah yang menurun pasti memiliki karakteristik yang berbeda dari tanah datar, dan mempengaruhi berbagai aspek dalam desain dan konstruksi rumah. 

 

Baca Juga: Keren! Ini Tips & Desain Rumah Minimalis dengan Beton

 

 

Persiapan Sebelum Membangun Rumah di Tanah Menurun

 

Desain Rumah di Tanah Menurun

 

Survei Tanah

Langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan pembangunan adalah survei dan mengecek tanah secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk memahami topografi tanah, seperti ukuran kemiringan, drainase, dan kondisi lainnya. Dengan begitu, Anda bisa lebih tahu desain dan konstruksi yang cocok. 

 

Desain Adaptif

Desain bangunan pada jenis tanah menurun memungkinkan Anda untuk mengikuti desain rumah mengikuti kemiringan tanah. Perencanaan ruang dan struktur harus sesuai dengan ukuran tanah demi keamanan dan kestabilan bangunan. 

 

Drainase yang Efektif

Drainase yang baik tentu dibutuhkan di tiap bangunan, untuk dapat mengelola air hujan dan menghindari erosi yang mengancam bangunan. Sistem drainase yang efektif wajib diperhitungkan di pembangunan awal, agar saluran dan pembuangan air berfungsi dengan baik. 

 

Pondasi Kokoh

Pondasi kokoh pada bangunan di tanah menurun berbeda dari bangunan di tanah datar. Pondasi pada bangunan jenis ini memiliki tekanan tambahan demi menjaga stabilitas struktural rumah. Pemilihan jenis pondasi harus diperhitungkan dengan hati-hati. 

 

Akses dan Penggunaan Lahan

Topografi pada tanah menurun bisa mempengaruhi akses ke rumah dan penggunaan lahan di sekitarnya. Perencanaan untuk membuat akses masuk ke bangunan yang baik, demi meningkatkan fungsionalitas dan nilai properti. Tapi tentu dengan memaksimalkan potensi tanah.

 

Jangan Ragu untuk Berkonsultasi 

Membangun rumah di tanah menurun perlu pemahaman mendalam dari struktur dan bagian-bagiannya. Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli, seperti arsitek, insinyur sipil, dan profesional lainnya. 

 

Faktor Lingkungan

Perhatikan juga dampak pembangunan pada lingkungan. Perlindungan pada pengendalian erosi, penjagaan vegetasi, dan penggunaan bahan bangunan harus jadi pertimbangan. 

 

 

Desain Rumah di Tanah Menurun 

 

Rumah Tingkat Dua

 

Desain Rumah di Tanah Menurun

 

Rumah Tangga di Bagian Depan dan Samping

 

Desain Rumah di Tanah Menurun 

 

Rumah Panggung

 

Desain Rumah di Tanah Menurun

 

Rumah Desain Industrial

 

Desain Rumah di Tanah Menurun

 

 

Kesimpulan

 

Mendirikan rumah di tanah menurun butuh perencanaan dan persiapan yang cermat untuk mengatasi hambatan pada lingkungan dan struktur tanah. Perhatikan berbagai faktor dan persiapan di atas, Anda dapat memastikan bahwa rumah Anda berdiri kokoh dan nyaman di tanah menurun.

Butuh beton berkualitas tinggi? PT Sobute Global Indonesia jawabannya. 

Menyediakan produk admixture beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Baca selengkapnya...
240722z60TQckfWI8KMGOmAN4jwEJSFCVigq5shYn7DoueRPBxd3Zl19X2HvapbryU.jpg

Apa Itu Retarder Beton? Kenali Fungsi Dan Cara Kerjanya

18 July 2024

 

Dalam industri konstruksi, ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas dan kekuatan bangunannya, termasuk penggunaan material beton yang berkualitas. 

Untuk mencapai kualitas terbaik, waktu pengerasan beton menjadi penentu. Dalam hal ini, retarder beton sangat diperlukan. Mari kita bahas selengkapnya, apa itu retarder beton dan cara kerjanya. 

 

Baca Juga: Bangun Kekuatan Pondasi, Ini Cara Membuat Campuran Beton yang Pas

 

 

Pengertian Retarder Beton

 

Retarder Beton

 

Retarder sendiri adalah bahan tambahan yang digunakan untuk mengontrol waktu pada pengerasan atau pengikatan pada material yang akan digunakan. 

Retarder beton merupakan bahan tambahan dalam campuran beton untuk menghambat atau memperlambat waktu pengerasan pada beton. Biasanya, retarder berbahan kimia yang dicampurkan dengan beton dalam jumlah tertentu, sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

 

 

Jenis-jenis Retarder 

 

Beberapa jenis retarder berdasarkan ASTM dan standar pedoman beton tahun 1989 SKBI, yakni :

- Jenis A yang menjadi bahan water reducer

- Type B bahan yang bisa memperlambat proses pengikatan

- Type C menjadi bahan untuk mempercepat proses pengikatan

- Jenis F adalah bahan superplasticizer 

- jenis G adalah bahan water reducer, atau pengikat dan high range.

 

 

Fungsi Retarder Beton

 

Retarder Beton

 

Kontrol Waktu Pengerasan

Fungsi utama retarder pada material ini adalah mengontrol waktu pada pengerasan beton. Dengan pengaturan waktu pada proses pengerasan, hasil produksi beton akan lebih baik dengan jaminan mutu. 

 

Mengurangi Retakan

Penggunaan retarder juga bisa mengurangi risiko keretakan pada permukaan beton. Dengan waktu yang tepat dalam aplikasikan pada permukaan, retakan yang biasanya terjadi karena kecepatan pengerasan bisa dikurangi. 

 

Peningkatan Kualitas Bangunan

Fungsi lainnya juga dapat meningkatkan kualitas pada penggunaan beton di konstruksi, dengan proses finishing yang lebih baik. Permukaan beton lebih halus dan rata karena waktu pengerasan dikontrol dengan baik.

 

Komposisi Bahan Retarder 

Bahan pembuat retarder terdiri dari gula, tartaric acid, citric acid glucose, sodium gluconate, dan jenis bahan kimia yang dibutuhkan. Sebenarnya, komposisi pembuatan retarder pada beton memiliki beberapa jenis, karena disesuaikan dengan jenis konstruksi yang sedang dikerjakan. 

 

 

Manfaat Penggunaan Retarder Beton 

 

Beberapa manfaat dalam penggunaan retarder pada beton, yakni : 

- Mencegah adanya penurunan atau perubahan pada volume beton

- Mengatur waktu yang tepat pada pengikatan awal campuran beton

- Mengurangi menurunnya nilai slump

- Meningkatkan sifat pada proses pembuatannya, tanpa adanya tambahan kandungan air

 

 

Cara Kerja Retarder Beton

 

Retarder Beton

 

Retarder pada material ini bekerja dengan cara menghambat reaksi kimia yang dapat membuat pengerasan beton terjadi dengan cepat atau waktu yang tidak seharusnya. Bahan dalam kandungannya akan menghambat reaksi hidrasi yang mengganggu proses pengerasan pada beton. 

 

 

Kesimpulan

 

Retarder beton jadi komponen penting untuk konstruksi modern belakangan ini. Dengan penggunaan yang tepat, proses pengerasan beton dapat berjalan dengan hasil akhir yang lebih berkualitas dan mengurangi risiko retakan. 

Walau begitu, penggunaan retarder pada beton dalam konstruksi butuh perencanaan yang cermat dan perhatian yang teliti untuk memastikan hasil yang optimal.

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. Menyediakan produk pengeras beton terbaik, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

Butuh info lengkap? Hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
240717kgQCI0sXJNeoMpjOHUbBaElW39nAdP4thcuZL2RSr5m7Fz1xYTfqDKywiGv8.jpg

Tiang Teras Kotak: Definisi, Fungsi & Contoh Modelnya

16 July 2024

Teras menjadi area rumah yang terbuka dan umum dijadikan tempat untuk bersantai. Seringkali setiap teras rumah ditemui beberapa tiang kotak yang berdiri di setiap ujung sudut-sudutnya. Lalu apa fungsinya?

Dalam bahasan kali ini kita akan mengulas mengenai apa itu tiang teras kotak beserta fungsinya. Selain itu, juga akan ada beberapa paparan mengenai contoh-contoh model tiang teras kotak yang mungkin dapat menjadi inspirasi bagi Anda apabila ingin menyelamatkannya pada teras rumah kesayangan.
 

Baca Juga: Ini Referensi Relief Tiang Rumah Mewah yang Menarik

 

 

Apa Itu Tiang Teras Kotak?

 

tiang teras kotak adalah tiang vertikal yang memiliki bentuk persegi atau persegi panjang, dan berfungsi sebagai penyangga struktur atap teras. Tiang teras kotak juga dapat disebut juga sebagai pilar teras. 

Selain berfungsi sebagai elemen struktural, tiang teras kotak atau pilar teras juga memiliki peran yang penting dalam mendukung estetika pada tampilan sebuah rumah. Oleh karena itu,  menentukan model pilar teras yang sesuai dengan gaya atau tema arsitektur rumah Anda menjadi satu hal yang sangat penting.

Pada umumnya, ukuran dari pilar atau tiang teras kotak terbilang kecil dan sederhana. Akan tetapi, banyak pemilik rumah menyematkan beberapa elemen-elemen pendukung guna menghasilkan tiang teras kotak yang indah dan sedap untuk dipandang.


 

Keuntungan Menerapkan Tiang Teras Kotak

 

Adapun beberapa keuntungan dalam menerapkan atau menyematkan tiang teras kotak pada teras rumah Anda. Keuntungan-keuntungan ini menjadi alasan mengapa tiang teras kotak umum ditemui pada beberapa rumah. Berikut adalah keuntungan-keuntungannya.

 

Desain Yang Bermacam-Macam

Tiang teras kotak umumnya dapat didesain dan dibangun sedemikian rupa dengan beberapa elemen tambahan yang menawan. Dengan begitu, tiang teras kotak dapat dibuat sesuai mungkin dengan konsep suatu rumah dan selera dari pemilik rumah tersebut.

 

Mudah Untuk Dirawat

Tiang teras kotak umumnya dibangun dengan material-material yang kokoh. Oleh karena itu, tiang teras kokoh sebenarnya tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Anda sebagai pemilik rumah hanya perlu membersihkan tiang teras kotak agar tetap tampil bersih dan indah.

 

Mendukung Nilai Estetika Dan Modern

Dengan desain yang bersih, dan sederhana, tiang teras kotak mampu menciptakan tampilan yang kontemporer dan menarik secara visual. 

Bentuk persegi atau persegi panjang yang konsisten dan simetris memberikan kesan kestabilan dan ketegasan pada eksterior rumah, sekaligus memberikan kesan minimalis yang sangat dihargai dalam desain modern.


 

Contoh Model-Model Tiang Teras Kotak

 

Setelah memahami pengertian, fungsi, dan keuntungan menyematkan tiang teras kotak pada rumah, pada poin ini kita akan mengulas beberapa contoh model tiang teras kotak yang mungkin sesuai dan dapat menjadi inspirasi bagi Anda. Berikut adalah contoh model-modelnya.
 

 

Tiang Teras Kotak Batuan Alam

 

Tiang Teras Kotak

 

Tiang teras kotak batuan alam adalah pilihan yang menarik untuk menambahkan unsur alam dan keindahan alami pada eksterior rumah. 

Tiang-tiang teras yang terbuat dari batuan alam memberikan tampilan yang kokoh dan organik. Model tiang teras kotak ini menciptakan tampilan yang menarik dan sesuai untuk konsep rumah modern. 

Selain itu, dengan menambahkan beberapa elemen tumbuhan pot di sekitar tiang teras, seperti pot-pot tanaman hias yang beragam jenisnya, menciptakan suasana yang lebih hidup dan menyatu dengan alam. 

Dengan begitu, rumah akan terlihat nyaman, damai, dan harmonis serta lebih ideal untuk bersantai

 

Tiang Teras Kotak Kombinasi Keramik Dan Lampu

 

Tiang Teras Kotak

 

Bagi Anda yang menginginkan rumah dengan tampilan yang elegan mungkin tiang teras kotak kombinasi keramik dan lampu dapat disematkan pada rumah kesayangan Anda. 

Keindahan keramik dengan pola dan warna yang seragam dapat menciptakan tampilan yang menawan pada teras bangunan. Tiang-tiang teras yang terbuat dari keramik juga memiliki keunggulan dalam hal daya tahan dan kemudahan perawatan. Hal ini membuat model tiang teras kotak ini menjadi pilihan yang praktis dan fungsional.

 

Tiang Teras Kotak Kombinasi Kayu

 

Tiang Teras Kotak
 

Tiang teras kotak kombinasi kayu menjadi salah satu model tiang teras kotak yang cocok untuk diterapkan di Indonesia. Elemen kayu pada tiang teras kotak ini mewakili desain tropis yang sangat indah. Tak hanya itu, kesan mewah yang dihasilkan juga mendukung tampilan rumah yang lebih menawan.

Disarankan bagi Anda untuk menambahkan lampu dengan warna yang hangat agar tiang teras kotak ini dapat terlihat lebih hidup dan menguggah.

 

Tiang Teras Kotak Marmer

 

Tiang Teras Kotak

 

Bila Anda memiliki rumah dengan mengusung konsep mewah, tiang teras kotak marmer adalah model tiang teras kotak yang paling sesuai untuk diterapkan. Keindahan alami dan kemewahan marmer dengan tekstur yang unik dan pola yang khas menciptakan tampilan yang memikat dan terlihat eksotis.

Tiang-tiang teras yang terbuat dari marmer memberikan kesan kokoh dan eksklusif, menambahkan nilai estetika yang tinggi pada desain keseluruhan bangunan. 

Selain itu, elemen marmer juga dikenal memiliki daya tahan yang luar biasa, sehingga tiang-tiang teras ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai struktur yang kuat dan tahan lama.

 

Tiang Teras Kotak Minimalis

 

Tiang Teras Kotak

 

Untuk rumah dengan konsep yang sederhana dan simpel, tiang teras kotak minimalis menjadi model tiang teras kotak yang paling sesuai untuk disematkan. 

Tiang-tiang teras dengan bentuk persegi atau persegi panjang yang sederhana dan garis yang bersih menciptakan tampilan yang elegan namun tidak mengintimidasi. Terlebih lagi, model tiang teras kotak ini juga dapat diterapkan pada teras rumah yang tidak terlalu besar.

Desain tiang teras kotak minimalis ini sering kali dipilih untuk menghasilkan nilai estetika yang lebih menyatu dan fungsional, sesuai dengan tren arsitektur modern yang mengutamakan kesederhanaan dan biaya yang hemat.


 

Kesimpulan

 

Tiang teras kotak menjadi elemen fasad rumah yang sangat mempengaruhi tampilan eksterior rumah secara keseluruhan. Tak hanya mendukung penampilan rumah yang lebih menawan, tiang teras kotak juga menjadi elemen pendukung struktural pada rumah tersebut.

***

Untuk menghasilkan pondasi beton dengan kualitas yang baik, Anda dapat menggunakan obat pengeras beton berkualitas dari PT Sobute Global Indonesia.

Sobute siap menyuplai berbagai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Baca selengkapnya...
2407158diHzPRhvsrBwu7A2c34J5amk10EpyITQGKx9jSbYWgXDN6VqUtonZMfFOlC.jpg

Plastic Cone Bekisting: Solusi Efisien Konstruksi Bangunan

14 July 2024

Penggunaan bekisting adalah hal yang lumrah dalam proses pekerjaan konstruksi, demi menciptakan struktur bangunan yang kokoh dan presisi. 

Salah satu jenis bekisting yang kini banyak digunakan adalah plastic cone bekisting. Berbahan plastik yang ringan namun kuat, jenis bekisting ini terdiri dari berbagai kelebihan yang menguntungkan dalam proses pembangunan. 

 

Baca Juga: Mengenal Teknik Cor Plat Beton di sini!

 

Yuk pahami secara jelas fungsi plastic cone bekisting pada konstruksi bangunan.

 

 

Mengenal Plastic Cone Bekisting

 

Plastic Cone Bekisting

 

Plastic cone bekisting menjadi salah satu jenis bekisting berbahan plastik, ditambah dengan lapisan galvanize zinc yellow sehingga semakin kuat sebagai alat pengikat bekisting yang presisi, tidak mudah roboh dan tidak mekar saat terjadi pengecoran. 

Pemasangan plastic cone diletakkan pada sisi dalam bekisting,  dengan form tie, washer plate dan tienut. 

 

 

Fungsi Plastic Cone Bekisting

 

Plastic Cone Bekisting

 

Membentuk Struktur Bangunan

Plastic cone berfungsi untuk membentuk beragam elemen struktural di bangunan, seperti kolom, balok, dan dinding. Berdesain fleksibel, bekisting ini akan disesuaikan dengan berbagai bentuk dan ukuran sesuai kebutuhan proyek konstruksi.

 

Menjaga Lebih Kokoh 

Bekisting jenis ini juga berperan sebagai pengikat dalam proses pengecoran, sehingga lebih mudah dilakukan dan menjaga kualitas hasil beton yang dicor.

 

Meningkatkan Produktivitas

Karena mudah dibongkar pasang, sehingga akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses konstruksi. Apalagi bahannya dari plastik, lebih memudahkan dalam proses persiapan dan pemindahan, dibandingkan berbahan kayu atau logam. 

 

 

Kelebihan Plastic Cone Bekisting

 

Plastic Cone Bekisting

 

Kekuatan dan Ketahanan

Walau berbahan plastik, material ini tetap kuat dalam menahan tekanan beton selama proses pengecoran. Material plastik yang digunakan juga disesuaikan dengan kriteria yang cocok sesuai tekanan dan iklim lingkungan sekitar pembangunan.

 

Pemasangan yang Mudah 

Kemudahan pemasangan dan penggunaan plastic cone jadi kelebihan yang membuatnya sering digunakan. Desain yang ringan akan memudahkan para pekerja dalam memasang sesuai bentuk yang diinginkan.

 

Kualitas Permukaan 

Bekisting ini juga memberikan hasil akhir yang lebih halus dan presisi di permukaan beton yang dicor. 

 

Kehandalan Struktural

Bekisting yang baik adalah yang bisa menjaga bentuk dan struktur bangunan selama proses pengecoran dan pengerasan beton. Dengan begitu, akan memberikan kestabilan yang dibutuhkan untuk menciptakan bangunan yang kokoh.

 

Bisa Daur Ulang

Kesadaran yang akan menjaga kondisi lingkungan, penggunaan bekisting dapat didaur ulang sangat penting. Plastic cone dari bahan plastik bisa didaur ulang setelah digunakan, sehingga dapat mengurangi limbah konstruksi dan dampak negatif pada lingkungan.

 

 

Kesimpulan

 

Plastic cone bekisting sudah jadi pilihan yang populer dalam industri konstruksi karena sejumlah keunggulan yang ditawarkannya. 

Dengan berbagai fungsi dan kelebihannya, penggunaan plastic cone dapat jadi solusi efisien dan berkelanjutan untuk kebutuhan bekisting dalam proyek konstruksi modern.

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Baca selengkapnya...
240715nKysoLPE9Gd58z1Hur2wpgXk4IDYvSi7NOBfqatVFlxjTQCZMh0WR3cembAJ.jpg

Kenali Lebih Jauh! Ini Dia Jenis Shoring Dalam Konstruksi

12 July 2024

Shoring menjadi teknik konstruksi yang diaplikasikan untuk meningkatkan kekuatan pada struktur bangunan, baik yang sudah didirikan atau yang akan dibangun. 

Jadi, apa sebenarnya shoring dan fungsinya? 

 

 

Pengertian Shoring

 

Jenis Shoring dalam Konstruksi

 

Dalam industri konstruksi, shoring atau penyangga adalah salah satu teknik sementara yang dilakukan untuk menjaga stabilitas struktur bangunan yang sedang dalam proses konstruksi, sampai bangunan kuat dan aman ditempati. 

 

 

Baca Juga: Apa Itu Teknik Pondasi? Ini Penjelasan Lengkapnya

 

Sistem ini kerap digunakan untuk bangunan di kawasan rawan gempa dan bencana alam lainnya. 

 

 

Jenis-Jenis Shoring

 

Jenis Shoring dalam Konstruksi

 

a. Berdasarkan Material 

 

Shoring Kayu

Shoring kayu menjadi jenis paling umum dan sederhana diterapkan pada pembangunan. Terbuat dari balok-balok kayu yang dipasang secara vertikal atau horizontal yang dipasang untuk memberikan penyangga sementara pada struktur yang sedang dikerjakan.

 

Shoring Baja

Jenis dengan material baja atau logam berkualitas tinggi juga digunakan untuk mendukung struktur bangunan. Biasanya digunakan untuk berbagai proyek besar dengan beban sangat berat.

 

Shoring Beton

Shoring beton diproses dalam cetakan atau rangka dari beton untuk memberikan dukungan pada struktur yang dibangun. Jenis beton ini diaplikasikan pada bangunan bertingkat tinggi atau proyek-proyek dengan bentuk yang khusus.

 

b. Berdasarkan Bentuk

Shoring Vertikal

Shoring vertikal atau raking shoring merupakan penyangga atau penopang pada struktur ditempatkan tegak lurus dari permukaan tanah untuk memikul berbagai komponen struktural. Penyangga model ini dipercaya dapat mendistribusikan beban dengan aman secara vertikal, sehingga fondasi lebih stabil dan mencegah ancaman bangunan runtuh.

 

Shoring Miring

Shoring miring atau shoring terbang adalah penyangga diagonal yang dipasang pada bidang horizontal dan vertikal demi tambahan dukungan pada struktur bangunan. Penopang shoring miring sangat diperlukan untuk menguatkan dan memberi kestabilan pada sudut bangunan. Selain itu, penopang diagonal juga digunakan untuk mendukung penyangga jenis vertikal sebagai penguat tambahan.

 

 

Kelebihan & Kekurangan Penggunaan Shoring

 

Jenis Shoring dalam Konstruksi

 

a. Kelebihan

 

- Memiliki berbagai jenis yang fleksibel yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi.

- Mudah diinstalasi oleh pekerja. 

- Kuat dalam menopang beban yang cukup berat.

- Dapat membentuk struktur kompleks dengan daya tahan yang tinggi.

- Cocok untuk berbagai ukuran dan kapasitas proyek konstruksi besar.

 

b. Kekurangan 

- Biaya awal yang sangat tinggi untuk pembelian maupun untuk instalasi.

- Diperlukan ketrampilan dari profesional dan peralatan khusus untuk proses pemasangan.

- Tidak selalu praktis untuk proyek-proyek kecil atau dengan anggaran terbatas.

- Butuh perencanaan tepat dan waktu yang lebih lama untuk pemasangan, demi faktor keamanan pekerja maupun penghuni. 

 

 

Penutup

 

Dalam memilih jenis shoring yang tepat untuk proyek konstruksi, penting sekali untuk mempertimbangkan kebutuhan pengguna. Dengan memahami jenis, kelebihan, maupun kelemahannya, Anda bisa membuat keputusan demi menjaga keamanan dan stabilitas selama proses konstruksi.

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. Menyediakan produk admixture beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

Butuh info lengkap? Hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..