Artikel

240216Hs3AD1gnuyeSJ5hL6R8PUtx4GElTbkpNQWYIZvVoqMFzcCd2KOjwmXafi9r7.jpg

Lengkap! Kenali Teknik Yang Tepat Untuk Permukaan Beton

15 February 2024

Kali ini kita akan membahas beberapa teknik dalam menyempurnakan permukaan beton. 

 

Permukaan beton merupakan bagian penting untuk berbagai kegiatan pembangunan, baik rumah, atau jembatan, dan lainnya. Menghadirkan permukaan yang berkualitas pada beton, tak hanya meningkatkan daya tahan bangunan, namun juga menambah sisi estetika. 

 

Tak boleh sembarangan, pemilihan teknik dalam perataan permukaan beton yang tepat sangat penting dilakukan. Lalu, apa saja teknik dalam mencapai hasil permukaan beton yang optimal? 

 

 

a. Polishing Beton

 

permukaan beton

istockphoto.com

 

Penyikatan Beton

 

Penyikatan beton bisa dikatakan sebagai salah satu teknik penyelesaian paling awal dalam proses pembuatan permukaan pada beton. Biasanya metode ini menggunakan alat seperti papan penyikat dan pelat pemadat dalam meratakan dan merapikan permukaan beton segar setelah dituang. 

 

Tujuan dari penyikatan beton adalah untuk menghilangkan ketidakrataan, mengurangi gelembung udara, hingga lantai lebih halus. 

 

Penghalusan Permukaan

 

Penghalusan permukaan juga menjadi metode penyelesaian yang dilakukan untuk mencapai tingkat kehalusan dan ketebalan pada permukaan, dengan penggunaan alat seperti mesin penggiling beton dan alat poles beton untuk menghilangkan cacat, noda, dan beton yang tidak merata. Penghalusan permukaan ini juga dilakukan untuk meningkatkan pengkilapan pada permukaan sehingga lebih estetik. 

 

permukaan beton

istockphoto.com

 

 

b. Pola dan Tekstur 

 

Teknik ini digunakan untuk menciptakan pola dan tekstur pada permukaan beton. Ini mencakup penggunaan cetakan, stempel, atau alat khusus lainnya dalam memberikan tampilan yang berbeda pada permukaan setelah beton dituang. 

 

Metode ini kering digunakan dalam untuk pembuatan teras atau lantai gedung untuk memberikan estetika yang lebih menarik. Pola dan tekstur juga membantu mencegah permukaan beton menjadi licin saat basah.

 

 

c. Aplikasi Bahan Pelindung

 

Penggunaan bahan pelindung pada permukaan beton merupakan metode yang digunakan untuk meningkatkan ketahanan dan daya tahan pada permukaan dari air, uap, kotoran, hingga bahan kimia. 

 

Bahan pelindung seperti segel penetrasi, epoksi, atau poliuretan dapat digunakan untuk melindungi permukaan beton dari kerusakan dan korosi. 

 

 

d. Pengukiran Beton 

 

Pengukiran beton juga menjadi teknik yang digunakan untuk memperhalus dan menciptakan pola atau desain pada permukaan beton. Ini menjadi teknik yang sering digunakan dalam proyek seni beton, seperti patung atau dekorasi seni lainnya. Biasanya cara ini menggunakan alat-alat khusus. 

 

e. Staining Permukaan

 

permukaan beton

istockphoto.com

 

Pencetakan Warna

 

Pencetakan warna adalah metode penghalusan permukaan dengan penggunaan pewarna atau pigmen untuk menambah estetis pada beton. Pewarna ini dapat dicampur dengan beton segar atau permukaan yang sudah ada. Pencetakan warna dapat digunakan untuk menciptakan tampilan yang menarik, menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, atau untuk memberikan petunjuk arah.

 

Pemadatan Permukaan 

 

Pemadatan permukaan disebut sebagai metode untuk menciptakan permukaan pada beton yang tidak hanya halus dan mengkilap namun juga sebagai proses perlindungan pada beton. Ini melibatkan penggunaan berbagai tahap penggilingan dan pelapisan permukaan beton dengan alat khusus. 

 

 

Kesimpulan 

 

Dalam keseluruhan proses pemolesan permukaan beton, pemilihan teknik yang tepat sangat berpengaruh. Setiap teknik memiliki fungsi yang berbeda, dan pemahaman yang mendalam menjadi kunci untuk mencapai kualitas permukaan beton yang optimal.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
2402126oPk8OD2eAuqscbvXnUgZBQWIrKVwCJ3ElySY0jaN9imzFdp5TtMfL4GhRH1.jpg

Segregasi Pada Beton Cor : Ini Jenis, Penyebab, Dan Solusinya

13 February 2024

Beton dibuat dengan berbagai campuran material, seperti semen, kerikil, agregat halus dan kasar dengan tambahan air dan dicor. Akan tetapi, seringkali dalam proses pengecorannya, material mengalami masalah seperti segregasi.

 

Segregasi dapat diartikan sebagai kondisi di mana komponen-komponen campuran beton terpisah, seperti pasir, batu dan kerikil yang digunakan tidak dapat tercampur dengan baik. Hal ini membuat ketidakseragaman dalam struktur beton yang dicor. 

 

 

Penyebab Segregasi pada Beton Cor

 

Segregasi pada beton cor

istockphoto.com

 

Kurangnya Pemadatan yang Tepat

 

Salah satu penyebab paling umum dari segregasi adalah pemadatan yang tidak memadai selama proses pengecoran. Jika beton tidak padat dan kering sempurna, butiran-butiran agregat akan mudah terpisah dan membuat masalah ini terjadi.

 

 

Penggunaan Air dalam Takaran yang Salah

 

Terlalu banyak atau sedikit dalam menggunakan air pada campuran beton dapat membuatnya adonan tidak berhasil dan meningkatkan risiko segregasi. Air yang berlebihan akan memisahkan komponen-komponen beton dalam proses pengecoran. 

 

 

Penggunaan Alat dan Bahan Agregat Tidak Tepat

 

Pemakaian bahan campuran yang tidak sesuai komposisi juga pastinya akan menyebabkan segregasi. Jadi, Anda harus memastikan dengan baik jumlah bahan agregat, termasuk alat yang sesuai dengan tipe campuran beton.

 

 

Over-Vibration

 

Terlalu banyak getaran atau pemadatan yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada beton ini. Hal ini akan menjadikan partikel-partikel halus bergerak ke atas sementara partikel kasar tenggelam.

 

 

Kondisi Cuaca

 

Suhu dan kelembaban ekstrim dapat mempengaruhi proses pengeringan beton. Pada kondisi ini, segregasi bisa terjadi dengan lebih mudah.

 

 

Cara Mencegah Segregasi pada Beton Cor

 

Segregasi pada beton cor

istockphoto.com

 

Campuran Bahan yang Tepat

 

Campuran beton harus diukur sesuai jenis-jenis agregat yang digunakan, rasio air-semen yang diperlukan, dan bahan tambahan yang mungkin dibutuhkan untuk mencegah masalah pada pengecoran beton. 

 

Gunakan Bahan Terbaik

 

Anda juga harus menggunakan bahan-bahan berkualitas untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mungkin akan lebih mahal, namun demi penggunaan jangka panjang, lebih baik mengeluarkan uang lebih. 

 

Pemadatan yang Tepat

 

Pemadatan bahan beton yang baik adalah kunci untuk mencegah segregasi. Pastikan penggunaan alat pemadatan sesuai, dan merata di seluruh area cetakan, seperti mixer beton yang dapat mencampur pembuat beton lebih merata. 

 

Kontrol Kualitas Air

 

Pastikan juga air yang digunakan dalam campuran beton selama pengecoran tepat. Air yang kotor atau mengandung bahan kontaminan malah merusak dan menyebabkan segregasi.

 

Pantau Suhu dan Kelembaban

 

Selama proses pengecoran, Anda wajib memantau suhu dan kelembaban udara. Jika dalam cuaca ekstrim, lakukan perlindungan tambahan, seperti penutup area pengecoran. 

 

Penggunaan Cetakan yang Tepat

 

Pastikan permukaan cetakan atau bekisting tidak memiliki kemiringan. Perawatan cetakan sangat penting dalam mencegah kebocoran air yang bisa mempengaruhi kualitas campuran pada material ini. 

 

Segregasi pada beton cor

istockphoto.com

 

 

Kesimpulan

 

Segregasi pada beton cor dapat menjadi masalah yang menghambat kegiatan konstruksi, karena kerusakan pada struktur beton yang menyebabkan berkurangnya kekuatannya. 

 

Untuk itu, pahami penyebab dan ambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai. Dengan perencanaan yang baik, segregasi pada beton cor dapat dihindari, dan memastikan struktur bangunan aman dan tahan lama.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240207gxHNC8E4vZ3YBMoJpcwjs5OXt9ehnDQiqmyr6lFTLu2kdASW07KPG1aRUbfV.jpg

Rangkak Beton: Ini Definisi Dan Faktor Penyebabnya!

11 February 2024

Pernahkah Anda mendengar istilah rangkak pada beton? Rangkak beton juga dapat disebut sebagai “creep” pada beton, yaitu merupakan sebuah kondisi alami yang dialami beton. Kondisi tersebut berhubungan langsung dengan beban yang diterima beton. Dalam dunia konstruksi, "creep" pada beton adalah fenomena yang mungkin belum begitu dikenal oleh banyak orang, namun memiliki dampak signifikan terhadap integritas dan daya tahan struktur beton. 

 

Dalam pembahasan ini, kita akan menjelaskan secara komprehensif apa yang dimaksud dengan rangkak pada beton, mencakup definisi, faktor penyebabnya, serta dampaknya pada struktur. Simak penjelasan lengkapnya pada ulasan artikel berikut ini.


 

Apa Itu Rangkak Beton

istockphoto.com

 

Rangkak beton merupakan istilah yang mengacu pada kondisi deformasi pada struktur yang menyebabkan bertambahnya regangan pada beton akibat adanya beban tekan yang berlangsung secara konstan dan bertahan dengan waktu yang lama. 

 

Kondisi rangkak berdampak pada integritas struktur, ketahanan, dan keselamatan struktur. Rangkak tidak selalu menjadi alasan mengapa beton bisa mengalami keretakan bahkan kerusakan. Rangkak dapat terjadi apabila beban mati terjadi secara terus menerus pada struktur beton normal.

 

Pada umumnya, rangkak pada  beton dapat terjadi dalam 3 tahapan. Diantaranya yaitu rangkak primer, rangkak sekunder, dan rangkak tersier. Rangkak primer umumnya mulai terjadi dengan sangat cepat, namun seiring berjalannya waktu kecepatan dari rangkak pada beton perlahan menurun. 

 

Tahapan selanjutnya adalah rangkak sekunder. Rangkak tahapan sekunder merupakan rangkak yang terjadi dengan laju yang cenderung konstan. Dan tahapan yang terakhir yaitu rangkak tahapan tersier. Tahapan ini merujuk pada rangkak beton terjadi dengan cepat yang pada akhirnya akan merusak anggota struktural pada beton.



 

Faktor Penyebab Rangkak Beton

Istockphoto.com

 

Pada umumnya, terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya rangkak pada beton. Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya rangkak pada beton. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.


 

Riwayat Beban yang Diterima

Salah satu faktor utama yang sangat berdampak pada terjadinya rangkak beton, yaitu riwayat beban yang diterima oleh beton. 

 

Rangkak beton merupakan sebuah kondisi deformasi pada struktur beton akibat adanya beban yang diterima secara terus menerus. Jika beban yang diterima beton semakin besar, maka rangkak pada beton juga akan semakin besar.

 

Jenis Semen yang Digunakan

 

istockphoto.com

 

Pada umumnya, terdapat jenis semen yang dapat mempengaruhi rangkak pada beton. Jika semen yang digunakan dapat menghasilkan beton berkekuatan tinggi, maka beton tersebut akan lebih tahan terhadap resiko mulur. 


 

Sebaliknya, jika semen yang digunakan memiliki kekuatan yang rendah maka beton yang dihasilkan pun akan lebih rentan terhadap resiko mulur.

 

Tipe Agregat yang Digunakan

Jenis agregat yang digunakan pada bahan dasar beton pun juga sangat berpengaruh terhadap ketahanan beton terhadap resiko mulur. Untuk mendapatkan beton yang lebih tahan terhadap mulur, tipe agregat yang digunakan umumnya dapat berupa pasir dan kerikil. 

 

Sedangkan penggunaan agregat bertipe tanah liat atau lanau, akan menghasilkan struktur beton yang rentan terhadap resiko mulur potensi terjadinya rangkak pada beton menjadi lebih tinggi.

 

Umur Pakai

Faktor lain dari berkembangnya rangkak pada beton, yaitu umur dari beton itu sendiri. Semakin bertambahnya umur pada beton, maka rangkak pada beton juga akan semakin meningkat. 


 

Temperatur Suhu

Paparan suhu yang diterima oleh beton juga dapat mendukung potensi terjadinya rangkak pada beton. Suhu yang tinggi bisa mengakibatkan percepatan dalam tingkat perubahan bentuk material. Ini disebabkan oleh sifat beton yang mengalami ekspansi ketika terkena panas, yang kemudian dapat mengakibatkan peningkatan dalam deformasi. 

 

Kesimpulan

Rangkak beton merupakan kondisi terjadinya mulur pada struktur beton dan berpotensi menyebabkan kegagalan pada beton itu sendiri. Terdapat beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan rangkak pada beton.

 

Semoga artikel ini dapat menambah insight Anda ya!


 

***

 

Untuk mendapatkan beton dengan kualitas yang baik, Anda dapat menggunakan obat pengeras beton berkualitas dari PT. Sobute Global Indonesia.

 

Sobute siap menyuplai berbagai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Butuh Informasi lebih lanjut? Segera Hubungi Kami.

Baca selengkapnya...
240207nPOxXRz2kiQEcuBLVWmSa48dCetDrJMlZ6HbA3KhgsFTNYv90G5oUjypIwq1.jpg

Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Antara Carport Dan Garasi

8 February 2024

Setiap rumah umumnya perlu menyiapkan lahan untuk dibangun sebuah tempat yang difungsikan sebagai area parkir kendaraan bermotor. Tempat tersebut umumnya disebut carport dan garasi. Meskipun secara fungsi keduanya mirip, namun garasi dan carport merupakan istilah yang berbeda. 

 

Agar lebih jelas, artikel ini akan mengulas perbedaan antara carport dan garasi mulai dari definisi hingga beberapa aspek-aspeknya. Oleh karena itu, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!


 

Apa Itu Carport


 

Carport adalah area atau tempat parkir terbuka di depan atau di sekitar sebuah bangunan. Carport umumnya berada di halaman rumah, dan tidak memiliki dinding atau atap permanen. Fungsi carport hanya diperuntukan untuk satu kendaraan mobil saja karena dibuat dengan ukuran yang relatif kecil.


 

Apa Itu Garasi


 

Garasi merupakan sebuah tempat atau struktur bangunan yang dirancang khusus untuk melindungi kendaraan bermotor, seperti mobil, sepeda motor, ataupun kendaraan lain dari cuaca eksternal dan bahaya lainnya. 

 

Garasi umumnya dibangun dengan penyertaan dinding, atap, dan pintu yang dapat dibuka dan ditutup. Tujuan utama dari sebuah garasi adalah untuk menjaga kendaraan agar aman dari hujan, salju, panas berlebih, debu, pencurian, dan kerusakan lainnya.

 

Perbedaan Carport dan Garasi

Carport dan garasi memiliki perbedaan yang membuat banyak orang salah menilai keduanya. Jika dilihat dari aspek bentuk, keduanya memiliki perbedaan yang cukup terlihat. Carport memiliki bentuk yang cenderung lebih terbuka dan sederhana. Pada umumnya, carport hanya terdiri dari tiang atau penyangga vertikal yang mendukung atap, namun tidak memiliki dinding samping atau pintu.

 

Berbeda dengan carport, garasi memiliki bentuk yang lebih tertutup. Garasi dilengkapi dengan dinding, atap, serta pintu yang dapat melindungi kendaraan secara lebih aman dari resiko cuaca ataupun gangguan eksternal lainnya.


 

Hal Penting dalam Pembuatan Carport

 


 

Konstruksi

 

Konstruksi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam pembuatan carport pada rumah Anda. Konstruksi carport menjadi penting karena carport akan menahan beban kendaraan yang terbilang berat. 

 

Dalam membuat carport, konstruksi pada lantainya harus menggunakan tulangan besi beton. Tulangan besi beton dapat dirancang menyerupai pondasi cakar ayam serta lantak dak beton. 

 

Susunan batangan besi setidaknya diberi jarak antara 5 hingga 10 sentimeter, dan tiap batang besi diikat dengan kawat untuk memperkuat rangkaian. Proses pengikatan juga memiliki manfaat dalam menghasilkan interkoneksi yang kuat antara batangan besi, sehingga saling menopang dan merapatkan satu sama lain. 


 

Desain Carport

Gaya desain carport perlu disesuaikan dengan konsep yang disematkan pada hunian. Hal ini dikarenakan tampilan carport juga sangat mempengaruhi tampilan hunian dan harus mampu meningkatkan kesan yang nyaman. 

 

Jika rumah Anda mengusung konsep minimalis, maka carport dapat dibuat dengan bahan kaca dengan pola grid yang lebih simpel. Namun, jika hunian Anda mengusung konsep tradisional, Anda dapat mendesain carport dengan konstruksi kayu atap beserta gentingnya. 

 

Untuk menambah kesan mewah dan elegan, Anda juga dapat menggunakan batu alam sebagai material pendukung. Namun perlu diingat bahwa, kekuatan konstruksi atap dan struktur menjadi hal yang utama dalam pembuatan carport.

 

Drainase

Carport perlu memiliki sistem drainase yang baik. Hal ini diperlukan apabila hujan turun, air dapat mengalir turun dengan baik. Untuk atap carport yang berbentuk datar, tidak membutuhkan talang air. Anda hanya perlu merancang atap carport dengan sudut kemiringan yang cukup untuk membuat air meluncur ke bawah.


 

Tahap Finishing

 

Tahap finishing juga menjadi hal yang penting. Apabila tahap finishing dilakukan dengan baik, maka akan menghasilkan carport dengan lantai yang indah. Carport yang menggunakan cor semen ekspos, perlu dilapisi dengan floorhardener sebagai penguat permukaan lantai beton. Dengan menggunakan floorhardener, permukaan lantai beton menjadi lebih terikat dan tentunya lebih kuat. 

 

Floorhardener dapat Anda aplikasikan dengan menaburkan bubuk-bubuk tersebut keatas cor semen pada saat setengah basah. Setelah itu, Anda juga perlu mengoleskan hingga rata menggunakan sendok semen serta dipadatkan menggunakan alat bantu seperti mesin trowel beton. 

 

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan keramik apabila dibutuhkan. Akan tetapi, keramik yang dipasangkan tidak boleh sembarangan. Untuk memberikan tampilan yang lebih estetis pada carport, Anda bisa eksperimen dengan motif-motif kreatif, seperti garis diagonal atau zigzag.


 

Kesimpulan

Carport dan garasi memiliki beberapa perbedaan yang terkadang membuat banyak orang salah kaprah. Carport umumnya hanya berukuran kecil serta dibuat tanpa menggunakan tembok atau pintu sebagai penutupnya, sedangkan garasi merupakan tempat yang lebih tertutup untuk menyimpan serta melindungi kendaraan penghuni.

 

Untuk pembuatan carport, terdapat beberapa aspek yang perlu Anda. Hal ini bertujuan untuk menciptakan carport yang kokoh dan indah untuk hunian Anda.
 

***

 

Jika Anda membutuhkan beton dengan kualitas teruji, Anda dapat mempercayakannya pada Sobute.

 

PT. Sobute Global Indonesia siap menyuplai obat pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Segera Hubungi kami untuk Info selengkapnya.

Baca selengkapnya...
240207jow8DxHCBNflESQ1AeKXTV2nU734dZqbPF9OWvcYhyI5LMt6Gagk0umrizpR.jpg

Memahami Penyusutan Beton Dan Faktor Penyebabnya

7 February 2024

Penyusutan beton bisa disebut sebagai salah satu bagian yang umum pada penggunaan material ini. Hal ini terjadi karena beton mengalami perubahan seiring waktu pemakaiannya. 

Mari kita bahas seperti apa penyusutan beton dan apa saja jenis dan faktor-faktor penyebabnya? 

 

Apa Itu Penyusutan Beton?

istockphoto.com

Penyusutan beton adalah fenomena di mana beton mengalami perubahan atau kehilangan kelembaban karena penguapan pada campuran beton. Proses ini bisa terjadi secara alami karena respons material terhadap berbagai faktor lingkungan. 

Penyusutan beton biasa disebut juga dengan shrinkage dan bisa berdampak signifikan pada kekuatan dan stabilitas struktur bangunan yang dibangun dengan material ini.

 

Faktor Penyebab Penyusutan Beton

istockphoto.com

Kandungan Air di Beton 

Proses pengeringan beton biasanya melibatkan reaksi kimia dan bahan pembuat beton yang membutuhkan air. Seiring berjalannya waktu, air akan menguap, yang bisa menyebabkan penyusutan pada beton. 

Perubahan Suhu

Suhu eksternal bisa mempengaruhi terjadinya perubahan pada pengeringan beton. Pemanasan dan pendinginan akan menyebabkan ekspansi dan kontraksi. Perubahan suhu yang ekstrim akan merusak kekuatan struktur beton.

Tingkat Beban Struktur Bangunan 

Beban pada struktur beton juga bisa menyebabkan penyusutan beton, baik pada beban bangunan atau beban hidup, seperti tambahan beban dari pengguna bangunan.  

Jenis Agregat 

Penyusutan dapat terjadi dengan cepat karena pengaruh peningkatan ukuran dan jenis agregat. Kekuatan dan ketahanan beton yang terbuat dari pasir akan berbeda hasil dengan beton yang dibuat dengan campuran jenis batu kapur. 

 

Jenis-Jenis Penyusutan Beton 

istockphoto.com

Plastic Shrinkage

Plastik Shrinkage menjadi salah satu jenis penyusutan atau retak di beton yang terjadi setelah campuran beton masuk dalam cetakan. Campuran adukan beton akan mengalami penguapan dan mengubah volume beton. 

Drying Shrinkage

Jenis yang satu ini biasanya terjadi di awal penggunaan beton dan mengalami perubahan seiring waktu. Hal ini terjadi karena tingkat air yang menurun selama pengerasan campuran beton berlangsung dan berpotensi menyebabkan keretakan pada permukaan beton.

Penyusutan Karbon 

Penyusutan ini terjadi karena faktor reaksi karbondioksida dan mineral semen pada pengerasan beton. Karbon akan menembus bagian permukaan luar beton dan penyusutan terjadi. 

 

Penanganan Penyusutan pada Beton

istockphoto.com

Penyiraman

Selama tahap pengecoran dan pencetakan, Anda bisa melakukan penyiraman pada beton sesuai kebutuhannya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelembaban beton yang diperlukan untuk pengerasan yang baik.

Joint Ekspansi dan Kontraksi

Merancang joint ekspansi dan kontraksi yang tepat dalam struktur beton dapat membantu menyerap perubahan dimensi akibat perubahan suhu dan penyusutan. Joint ini membantu mencegah terjadinya keretakan yang merusak.

Pemilihan Campuran Beton yang Tepat

Pemilihan bahan campuran beton yang sesuai dengan kebutuhan akan sangat mempengaruhi terjadinya penyusutan pada beton. 

Kontrol Suhu Lingkungan

Upaya menjaga suhu lingkungan untuk memaksimalkan pengaplikasian beton akan membantu menghasilkan material yang baik walau perubahan dimensi terjadi karena perubahan suhu.

 

Kesimpulan

Penyusutan beton menjadi fenomena alami yang akan terjadi pada struktur beton. Dengan memahami jenis-jenis dan faktor penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk memastikan struktur beton tetap berkualitas tinggi.

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
24020707iTZD5UNny83RVj4xOYILCfAsX9zoHE6bwMgGmFuteSaQc21dPlKkqvphBr.jpg

Kenali 5 Sifat Beton : Aman Dan Fleksibel Dalam Konstruksi

5 February 2024

Beton dikenal dengan daya tahan, kekuatannya yang luar biasa, serta fleksibilitasnya. Tak berlebihan jika beton disebut-sebut sebagai tulang punggung berbagai proyek konstruksi besar dan kecil di seluruh dunia. 

 

Beton sendiri adalah bahan bangunan yang terdiri dari berbagai agregat yang dicampur dan menghasilkan material pengikat untuk kebutuhan konstruksi dan lainnya. Dalam proses tersebut memunculkan sifat-sifat beton. 

 

Mari kita bahas apa saja sifat-sifat beton, kelebihannya, hingga berbagai jenis beton yang ada.

 

 

Sifat-Sifat Beton

 

sifat beton

istockphoto.com

 

Ada dua hal yang wajib dalam sifat beton yakni sifat dalam jangka panjang oleh beton yang mengeras seperti kekuatan, daya tahan, kemampuan thermal dan akustik dan kestabilan volume. 

 

Yang kedua, adalah sifat yang harus dipenuhi dalam jangka pendek saat beton dalam kondisi plastis (workability) atau tanpa adanya bleeding dan segregation. Walau sifat tersebut tidak selalu bisa diterapkan untuk semua jenis material ini, karena dipengaruhi faktor lingkungan dan cuaca 

 

Namun, secara umum, ada beberapa sifat-sifat pada beton yang harus, yaitu: 

 

Kemudahan Pengerjaan

 

Bahan-bahan beton setelah diaduk dan menghasilkan bahan bersifat mudah dituang dan dicetak serta dipadatkan tanpa adanya perubahan yang menyebabkan penurunan mutu beton. Sifat tersebut berasal dari cara pengadukan dan dipengaruhi jumlah air, kohesi, gradasi campuran pasir dan kerikil, pemakaian butir agregat hingga pemadatan beton dan alat yang digunakan. 

 

Konsistensi 

 

Konsistensi pada beton menjadi ukuran kemudahan pengerjaan adukan beton yang diaduk, diangkut hingga dituang dan dicetak. Konsistensi dipengaruhi oleh jumlah pasta semen, bentuk butiran agregat, jumlah air yang digunakan dan penggunaan bahan tambahan. 

 

Bleeding 

 

Bagian ini adalah kecenderungan air campuran bahan beton yang naik ke permukaan beton yang baru dipadatkan. 

 

Setting 

 

Adalah sifat beton yang dilakukan untuk pemisahan antara agregat yang satu dengan yang lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh suhu dan temperatur, jenis semen yang digunakan serta bahan kimia dalam adonan. 

 

Shrinkage dan Cracking 

 

Shrinkage adalah sifat beton untuk menyusut ketika dilakukan pengikatan, dan cracking adalah sifat beton yang mengalami pengendapan dengan adanya retak-retak rambut. 

 

 

Jenis-Jenis Beton

sifat beton

istockphoto.com

 

Beton Biasa

 

Beton biasa adalah campuran beton yang terdiri dari semen, pasir, kerikil, dan air. Ini adalah jenis beton paling umum yang digunakan dalam konstruksi ringan, seperti lantai, trotoar, dan pondasi.

 

Beton Bertulang

 

Beton bertulang adalah beton yang diperkuat dengan batang-batang baja. Biasanya digunakan dalam struktur-struktur bangunan yang butuh kekuatan ekstra, seperti jembatan, gedung bertingkat, pelat lantai dan pondasi bangunan tinggi.

 

Beton Pracetak

 

Beton pracetak adalah beton yang dicetak di pabrik dan kemudian diangkut ke lokasi konstruksi. Jenis ini akan membantu menghemat waktu dan tempat serta tenaga kerja dalam pengerjaan proyek konstruksi besar.

 

Beton Ringan

 

Beton ringan adalah campuran beton yang memiliki berat jenis lebih rendah daripada beton biasa. Ini sering digunakan dalam konstruksi atap dan dinding, mengurangi beban struktural secara keseluruhan.

 

Beton Serat 

 

Beton serta dibuat dengan serat tambahan pada saat diaduk. Jenis serat tersebut, seperti plastik, kawat dan bahan pengisi lainnya. Bahan diaduk dicampur dan diaduk dengan baik untuk menghasilkan kekuatan pada beton agar tidak mudah retak. Biasanya digunakan untuk renovasi rumah. 

 

Beton Mortar

 

Beton ini berasal dari campuran mortar, dari semen, kapur atau lumpur yang dirancang khusus dengan pemasangan tulangan baja, sehingga memiliki kekuatan ekstra dan tarik yang maksimal. 

 

sifat beton

istockphoto.com

 

 

Kesimpulan

 

Sifat-sifat beton dengan jenis dan kelebihannya, tentu menarik perhatian para pekerja bangunan hingga arsitek untuk mengaplikasikannya dalam berbagai jenis proyek konstruksi. 

 

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. 

 

Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami

Baca selengkapnya...
2402020OvdMR4JGs8gToFV796IK3YqbUzABiDwSupcCQtjax1kmWXh5elEZf2LNynP.jpg

Yuk! Kenali Definisi Dan Fungsi Tie Rod Dalam Dunia Konstruksi

3 February 2024

Dalam dunia konstruksi bangunan, setiap tahap pembangunan pasti perlu melalui proses penting dalam tahapan konstruksi. Terlebih lagi pada proses pembuatan beton yang harus menghasilkan pondasi yang kuat dan kokoh. 

 

Pada umumnya, proses pembuatan beton dapat menggunakan komponen-komponen pendukung. Salah satu komponen yang umum dipakai untuk memperkuat bekisting beton adalah tie rod.

 

Lalu apa itu tie rod? Apa fungsinya? Artikel ini akan mengulas pembahasan seputar definisi dan fungsi dari tie rod dalam dunia konstruksi. Simak penjelasan lengkap berikut ini hingga tuntas ya!


 

Definisi Tie Rod

 

Tie Rod

Istockphoto.com

 

Tie Rod merupakan sebuah komponen atau alat  yang digunakan dalam dunia konstruksi sebagai pengikat atau mempererat dan mengunci bekisting beton agar tetap rapat. 

 

Tie rod umumnya terbuat dari bahan-bahan yang kuat seperti logam, baja, serta didukung oleh beberapa komponen utama yang berupa mur, pelindung plastik, baut penutup, dan batang utama.

 

Tierod memiliki kekuatan yang tinggi dan pemasangannya dinilai sangat sederhana, sehingga sangat bermanfaat dalam proyek-proyek konstruksi. Tierod dapat digunakan untuk berbagai jenis proyek, termasuk gedung, jembatan, dan bangunan industri. Selain itu, tierod juga memiliki daya tahan yang luar biasa serta resiko kerusakan pada komponen ini jarang sekali terjadi.


 

Fungsi Tie Rod

 

Tie Rod

Istockphoto.com

 

Tie rod memiliki fungsi utama yaitu sebagai alat atau komponen yang digunakan untuk memperkuat dan mengunci bekisting beton agar tidak jadi pergerakan dan pergeseran selama pengecoran beton dilakukan. 

 

Tie rod dapat mendukung proses pengerjaan beton dengan hasil permukaan yang lebih halus, kuat, dan rata. 

 

Tie rod pada beton juga dapat meminimalisir terjadinya kebocoran yang berpotensi menyebabkan keretakan atau cacat pada struktur beton. Dengan menggunakan tie rod, kelancaran dan kesesuaian proses pembangunan dengan perencanaan menjadi lebih terjamin.


 

Jenis-Jenis Tie Rod

 

Tie Rod

istockphoto.com

 

Terdapat beberapa jenis-jenis dari tie rod yang umum digunakan tergantung dari kebutuhan dan perencanaan pembangunan yang sudah ditentukan. Berikut adalah jenis-jenis dari tie rod.

 

Tie Rod Permanen

Tie rod permanen direkayasa untuk tetap terpasang dalam struktur beton setelah proses pengecoran selesai. Hal ini terutama berguna dalam proyek-proyek di mana tidak diperlukan pelepasan bekisting setelah beton mengeras.

 

Pemilihan jenis tie rod yang cocok sangat tergantung pada persyaratan khusus proyek, faktor lingkungan, dan tingkat kekuatan yang diperlukan. Alangkah baiknya, mendiskusikan dan menentukan pilihan tie rod yang paling sesuai untuk proyek konstruksi Anda harus dengan tenaga ahli insinyur struktural dengan jam terbang tinggi atau profesional konstruksi.

 

Tie Rod Berkualitas Tinggi

Tie rod berkualitas tinggi umum dan cocok digunakan pada proses pembangunan jembatan, atau bangunan-bangunan bertingkat seperti gedung atau apartemen. Tie rod jenis ini mampu memberikan kekuatan ekstra karena dibuat dari bahan dasar baja berkualitas tinggi.

 

Tie Rod Galvanis

Tie rod galvanis memiliki kelebihan yang membuatnya umum dipilih dalam proses pembangunan. Kelebihan dari tie rod galvanis yaitu adanya lapisan seng yang mampu melindungi tie rod dari resiko korosi. Tie rod galvanis cocok digunakan untuk konstruksi yang berlokasi di daerah perairan.

 

Tie Rod Biasa

Tie rod jenis biasa merupakan jenis tie rod yang dibuat dengan bahan dasar baja polos dan diaplikasikan pada konstruksi yang umum. Biasanya, tie rod ini dirancang untuk digunakan dalam proyek-proyek konstruksi standar, dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan dan stabilitas struktur secara keseluruhan.

 

 

Langkah-Langkah Memasang Tie Rod

 

Tie Rod

istockphoto.com

 

Tie rod perlu dipasang dengan baik dan benar agar dapat memaksimalkan hasil dari proses pembuatan beton. Berikut ini adalah beberapa langkah-langkah yang perlu Anda lakukan dalam memasang tie rod.

 

Menyusun Bekisting

Pada proses ini, Anda perlu menyusun bekisting dengan desain dan ukuran yang sudah direncanakan. Bekisting harus terpasang dengan rata dan kuat.

 

Memasang Tie Rod

Tie rod perlu dipasang dan ditempatkan dengan melewati bekisting. Tie rod dapat melewati lubang-lubang pada bekisting yang sebelumnya sudah disiapkan.

 

Memasang Baut Penutup

Ujung tie rod yang keluar dari bekisting perlu ditutup dengan baut penutup beserta mur untuk memastikan tie rod sudah terkunci pada posisinya.

 

Merapatkan Bekisting

Bekisting harus dipastikan benar-benar sudah terkunci dengan menggunakan mur pengencang. Hal ini bertujuan untuk mencegah resiko terjadinya pergerakan selama pengecoran.

 

Melakukan Proses Pengecoran

Jika tie rod sudah benar- benar terkunci dan bekisting beton sudah dipastikan rapat, maka Anda dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu memulai proses pengecoran beton. Proses ini harus dilakukan berdasarkan kesesuaian dengan rencana yang sudah ditentukan.

 

Memindahkan Bekisting

Jika beton sudah mulai mengeras, Anda dapat melepas bekisting. Proses ini harus Anda lakukan dengan sangat hati-hati. Anda juga dapat mulai mengurangi tie rod sesuai dengan kebutuhan.

 

 

Kesimpulan

Tie rod adalah komponen yang digunakan untuk mengunci dan memperkuat bekisting beton. Ini terbuat dari bahan yang kuat seperti logam atau baja dan memiliki berbagai jenis tergantung pada kebutuhan proyek. 

 

Tie rod difungsikan untuk mencegah pergerakan dan pergeseran bekisting selama pengecoran beton, menghasilkan hasil beton yang lebih halus, kuat, dan rata.

 

Proses pemasangan tie rod, harus dilakukan dengan benar agar dapat menghasilkan pondasi beton yang kuat dan kokoh. Namun tentu saja, untuk menghasilkan pondasi yang kokoh. Anda perlu menggunakan beton dengan kualitas terbaik.


 

***

 

Untuk mendapatkan beton berkualitas tinggi, Anda dapat menggunakan produk pengeras beton dari PT. Sobute Global Indonesia

 

Dengan dibantu tangan-tangan ahli, Sobute siap menyuplai kebutuhan pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.


 

Silakan Hubungi kami, untuk informasi selengkapnya.

Baca selengkapnya...
240201NQrbcMqTn3BUPpj7aHe1k5dfyoLtvVsIwDmz0EXFu6CKhAxRSlGiJgZ2Y84W.jpg

Ini 5 Cara Mudah Perlindungan Beton Dengan Maksimal

1 February 2024

Sebagai bahan bangunan yang banyak digunakan untuk berbagai proyek konstruksi, misalnya gedung, jembatan, jalan, dan banyak lagi, material ini dikenal karena kekuatannya yang luar biasa, namun tidak berarti beton bebas dari kerusakan. 

 

Beton dapat mengalami pelepasan, retak, dan kerusakan lainnya jika tidak dilindungi dengan baik. Karena paparan lingkungan, tentunya dibutuhkan sistem perlindungan tinggi. 

 

Mari kita bahas lebih lengkap, penyebab dan solusi untuk perlindungan beton yang mudah untuk memastikan daya tahannya.

 

 

Penyebab Kerusakan Beton

 

perlindungan beton

istockphoto.com

 

Pengaruh Cuaca

 

Salah satu penyebab utama kerusakan beton adalah cuaca ekstrim. Hujan deras, dan paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan pada beton, seperti pelepasan permukaan dan retakan.

 

Beberapa Siklus Beban

Beban yang berulang pada struktur beton, seperti lalu lintas berat pada jembatan atau beban dinamis pada lantai pabrik, desain yang tidak memadai hingga efek gempa sangat dapat menyebabkan ketegangan dan retakan struktur beton. 

 

Korosi Logam 

Baja tulangan yang digunakan dalam beton dapat mengalami korosi jika tidak terlindungi dengan baik. Korosi logam bisa merusak beton dan mengurangi kekuatan struktur. 

 

Penggunaan Bahan Kimia 

Paparan bahan kimia berbahaya, seperti pada bangunan pabrik, pengolahan air lembah, atau bahan kimia industri, yang dapat merusak beton.

 

Kualitas Rendah Beton

Ketidakmampuan dalam mencampur, mengikat, atau mengisi rongga-rongga dalam beton, juga dapat menyebabkan beton lebih rentan terhadap kerusakan.

 

Suhu dan Temperatur

Biasanya bangunan dan jembatan akan terpapar suhu panas dan dingin. Dengan peningkatan suhu tersebut, akan menyebabkan tegangan termal dan gerakan pada struktur bisa membuat beton retak. 

 

 

Fungsi Perlindungan Beton

 

perlindungan beton

istockphoto.com

 

Perlindungan beton menjadi langkah penting untuk memperpanjang umur dan menjaga keandalan struktur beton. 

 

Berikut beberapa fungsi dilakukan perlindungan pada beton, diantaranya : 

 

Mencegah Retakan

Perlindungan beton sangat membantu dalam mengurangi retakan yang mungkin muncul karena beban fisik dan termal.

 

Mengurangi Korosi Logam

Perlindungan beton juga akan melindungi baja tulangan dari potensi korosi, yang tentunya bisa merusak beton dan mengurangi daya dukung struktur.

 

Mempertahankan Kekuatan

Perlindungan pada material ini membantu menjaga kekuatan dan integritas struktural beton. Tanpa perlindungan yang berkualitas, beton akan melemah dan mengalami kerusakan struktural.

 

Mencegah Kerusakan Kimia

Perlindungan beton juga membantu melindungi beton dari kerusakan yang diakibatkan oleh bahan kimia berbahaya.

 

Mengurangi Perawatan dan Biaya Perbaikan

Perlindungan beton yang baik dapat mengurangi biaya untuk perawatan dan perbaikan jangka panjang, jadi Anda lebih hemat dari sisi dana dan waktu. 

 

 

Cara Mudah Melindungi Beton

 

perlindungan beton

istockphoto.com

 

Pelapisan Permukaan

Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan menutupi atau melapisi permukaannya. Ini dapat dilakukan dengan cat beton, plesteran, pelapis epoksi atau penutup beton khusus. Bisa juga dengan menggunakan material tambahan, seperti serat karbon. Penutupan ini bisa melindungi beton dari paparan langsung cuaca dan bahan kimia.

 

Penggunaan Penetrasi Sealers

Penetrasi sealers merupakan bahan yang menyerap ke dalam beton dan membentuk lapisan perlindungan. Bahan ini bisa membantu melindungi beton dari kerusakan karena air, minyak, dan bahan kimia.

 

Coating dan Overlay

Selain itu, dapat juga digunakan Coating dan overlay yang merupakan lapisan pelindung tambahan pada bagian permukaan struktur beton. 

 

Perawatan Rutin

Perawatan rutin jadi bagian penting yang harus dilakukan, seperti membersihkan permukaan beton, menghilangkan noda, dan memperbaiki jika adanya retakan kecil, karena ini jadi langkah-langkah vital untuk menjaga kondisi beton dengan baik.

 

Drainase yang Baik

Memastikan sistem drainase yang baik di sekitar beton sangat penting. Air yang menggenang di sekitar bangunan akan menyebabkan kerusakan karena terjadi pembekuan dan pencairan yang berulang.

 

 

Kesimpulan 

 

Perlindungan beton jadi langkah penting dalam memastikan bahwa investasi Anda dalam struktur beton bertahan lama. Dengan memahami penyebab dan cara-cara melindungi beton, Anda dapat memastikan bahwa beton tetap kuat dan tahan lama. 

 

Jangan abaikan perlindungan beton Anda, demi lebih nyaman dan menghindari biaya perbaikan yang mahal di masa depan.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240130SG2jqonByC7tgDOkP1dQaZMXbp5rWfvuIK0ViUzF6xl8Jm93cAYRNTh4LesH.jpg

Mengenal Waterstop Beton: Ini Penjelasan Lengkapnya

31 January 2024

Menjadi komponen penting dalam proses konstruksi bangunan, waterstop beton dipasang untuk mencegah kebocoran air atau cairan lainnya dari retakan atau sambungan pada struktur beton. 

 

Namun, tahukah Anda apa itu Waterstop beton? Lalu apa kegunaannya dalam konstruksi bangunan? Yuk kita bahas selengkapnya dalam artikel ini. 

 

 

Pengertian Waterstop Beton

 

Waterstop Beton

engineeringdiscoveries.com

 

Waterstop beton adalah material atau komponen konstruksi yang dirancang khusus untuk struktur beton, yang mencegah infiltrasi air atau bahan cair yang ada dalam retakan, sambungan, atau persendian pada sambungan beton. 

 

Material ini biasanya terbuat dari bahan yang tahan terhadap air dan memiliki elastisitas yang cukup untuk menahan tekanan air.

 

 

Fungsi Waterstop Beton

 

Mencegah Infiltrasi Air

 

Fungsi vital dari waterstop adalah mencegah masuknya air atau rembesan dalam struktur beton. Ini penting untuk mencegah kerusakan struktural akibat erosi, korosi, atau penurunan kekuatan beton akibat kontaminasi air.

 

Mengatasi Kebocoran

 

Material ini juga berfungsi mencegah kebocoran air dari retakan atau sambungan pada beton. Biasanya masalah ini terjadi pada bangunan atau konstruksi bawah tanah seperti terowongan, kolam renang, atau tangki penyimpanan air.

 

Beton lebih Tahan Lama 

 

Selain itu, dengan memasang waterstop akan membuat bangunan dengan material beton lebih awet, karena terjaga dari rembesan, korosi dan kerusakan karena keretakan bangunan. 

 

Sebagai Jalan Air.

 

Penggunaan material ini juga untuk menahan jalannya air yang datang dari berbagai arah di dalam bangunan, agar tidak merembet kemana-mana dan menyebabkan rembesan 

 

 

Kelebihan Waterstop Beton

 

Waterstop Beton

maxfrank.com 

 

Kekuatan dan Ketahanan

 

Waterstop beton memiliki kekuatan dan ketahanan yang baik terhadap tekanan air dan kimia. Jadi aman dan dapat digunakan untuk berbagai kondisi lingkungan.

 

Elastisitas

 

Waterstop juga mempunyai sifat elastis yang memungkinkannya untuk menahan pergerakan dan getaran struktur tanpa kerusakan. Hal ini penting untuk menghindari kebocoran akibat perubahan struktural.

 

Kemudahan Pemasangan

 

Pemasangan material ini relatif mudah dilakukan, baik pada saat pembangunan awal atau sebagai perbaikan, namun disarankan menggunakan pekerja profesional agar tidak sesuai ukuran dan kebutuhan bangunan. 

 

Jika tidak sesuai ukuran dan standar, malah bisa menyebabkan beton tidak tersambung dengan baik dan muncul crack bahkan kerusakan fatal, dan meningkatkan kebocoran. 

 

Bebas Bakteri dan Mikroba

 

Beberapa jenis waterstop dibuat dari bahan yang tahan terhadap serangan bakteri dan mikroba, menjaga kebersihan air tanah atau air dalam struktur.

 

 

Jenis-Jenis Waterstop Beton

 

Waterstop Beton

pinterest.com

 

Waterstop Strip

 

Waterstop strip merupakan jenis elastis yang biasanya terbuat dari PVC atau bahan karet sintetis. Biasanya digunakan pada sambungan beton dan diletakkan di antara dua bagian beton yang bersambung. Ini adalah jenis waterstop paling sering dipakai. 

 

Waterstop Bentuk (Preformed)

 

Waterstop preformed atau Sheet memiliki bentuk yang lebih tebal dan sudah dibentuk dari pabrik, sesuai dengan profil tertentu dan bentuk sambungan beton. Penggunaan jenis ini lebih menghemat waktu proses pengerjaan dan cocok untuk digunakan untuk bangunan yang membutuhkan perlindungan ekstra pada penetrasi air. 

 

Injection Waterstop

 

Jenis yang satu ini terdiri bahan pengisi khusus yang dimasukkan ke dalam sambungan beton dan diisi dengan sealant khusus sampai jadi material padat, untuk mencegah kebocoran air.

 

Hydrophilic Waterstop

 

Waterstop ini memiliki kemampuan untuk mengembang ketika terkena air, sehingga memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko kebocoran air pada sambungan pengecoran.

 

 

Cara Pemasangan Waterstop Beton

 

Waterstop Beton

pinterest.com 

 

Berikut langkah-langkah umum untuk pemasangan waterstop:

 

Persiapan Permukaan

 

Tahap pertama dalam pemasangan Waterstop adalah persiapan permukaan sambungan atau retakan beton. Anda harus membersihkan area pemasangan lebih dulu dari debu, kotoran, dan bekas cat. Pastikan permukaan kering sebelum pemasangan.

 

Pemasangan Waterstop

 

Lakukan pemasangan waterstop sesuai dengan jenis yang dipakai. Pastikan material ini dipasang dengan tepat dan rapat yang mengikuti bentuk profil sambungan beton.

 

Perekatan

 

Untuk waterstop strip, aplikasikan lem khusus atau perekat beton berkualitas. Pastikan perekatan kuat dan tahan lama.

 

Pengeleman Sambungan

 

Jika perlu, sambungan beton dapat diberi lapisan ekstra dari bahan pengelem khusus untuk menjaga kedepannya.

 

Perawatan dan Pengawasan

 

Setelah pemasangan dilakukan, lanjutkan dengan perawatan dan pengawasan rutin untuk memastikan bahwa waterstop berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan.

 

 

Kesimpulan 

 

Penggunaan waterstop beton dalam konstruksi berbagai bangunan begitu penting untuk mencegah kebocoran air dan menjaga kekuatan serta ketahanan struktur beton. 

 

Dengan pemahaman yang baik tentang material ini dan jenis-jenisnya, Anda bisa melakukan pemasangan waterstop dengan baik sesuai kebutuhan struktur beton bangunan dalam jangka panjang.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240129Vc0tRnPlTw5ag6YJdDhiMO1zqCxvN7IubKHXG9Zo2rWFQ83keSLmAjyf4EBU.jpg

Apa Itu Ring Lock? Yuk, Pahami Pengertian, Jenis, Dan Manfaatnya!

29 January 2024

Dalam industri konstruksi, kontraktor pasti menginginkan struktur dan pondasi yang kuat dan stabil pada bangunan. Oleh karena itu, tidak jarang beberapa kontraktor menggunakan ring lock pada proses pembangunan struktur sebuah bangunan.


 

Ringlock, atau yang dikenal juga sebagai sistem scaffolding Ringlock, adalah inovasi terkini dalam dunia konstruksi yang telah mengubah cara kita melihat dan menggunakan perancah atau scaffolding. Sistem ini menawarkan fleksibilitas, keamanan, dan efisiensi dalam membangun struktur konstruksi. 


 

Dalam pembahasan ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang pengertian, jenis, dan fungsi dari Ring lock di dunia konstruksi modern.  Simak pembahasan lengkapnya berikut ini hingga tuntas ya!.



 

Baca Juga: Lengkap! Ini Fungsi, Jenis & Keunggulan Besi Tulangan Beton


 

Apa Itu Ring Lock

 

Ring Lock

istockphoto.com


 

Ringlock adalah sistem perancah atau scaffolding yang digunakan dalam konstruksi untuk mendukung pekerja dan material di tempat tinggi. 


 

Ringlock terdiri dari tiang vertikal dengan cincin yang dipasangkan pada jarak yang ditentukan. Sistem ringlock memungkinkan proses pemasangan dan penyesuaian menjadi lebih cepat. T


 

ak hanya itu struktur yang dihasilkan juga lebih kuat dan lebih stabil. Ring lock menjadi sistem yang dapat diandalkan untuk mendukung beban berat. Sistem ini juga memungkinkan akses yang aman ke berbagai tingkat konstruksi dan memastikan keamanan pekerja sembari memungkinkan pekerjaan yang efisien.


 

Jenis-Jenis Ring Lock

 

Ring Lock

istockphoto.com

 

Terdapat beberapa jenis-jenis pada ring lock berdasarkan dari komponen utamannya. Komponen-komponen ini difungsikan sebagai pemenuhan kebutuhan pada konstruksi yang dikerjakan. Berikut ini adalah jenis-jenis dari komponen ring lock.


 

Ring Lock Standar


 

Ring Lock berjenis standar merupakan batang vertikal dengan cincin yang dipasang dengan interval tertentu. Tiang vertikal dan lapisan horizontal yang terhubung dengan cincin pengunci. Ringlock Standar sering digunakan untuk mendukung berbagai jenis konstruksi. Cincin ini memungkinkan penguncian lapisan horizontal ke dalam posisi yang tepat.


 

Ring lock standar dirancang untuk mendukung proses pemasangan yang lebih cepat dan mudah. Tiang vertikal dan lapisan horizontal dapat dihubungkan dengan cepat melalui cincin yang sudah ada, menghemat waktu dalam persiapan dan penyelesaian proyek.


 

Ring Lock Ledger


 

Ring lock ledger merupakan jenis ring lock dengan balok berposisi datar yang menghubungkan standar ring scaffolding untuk membentuk struktur kerangka. Scaffolding ini mengisi jarak di antara standar dan memberikan tambahan sokongan. Panjang ledger dapat disesuaikan sesuai dengan lebar yang diperlukan. 


 

Ledger berfungsi untuk membentuk kerangka struktural yang kuat dan stabil, mendukung lapisan horizontal lainnya, seperti papan kerja (board), dan memberikan dukungan tambahan pada konstruksi.


 

Transoms


 

Transforms merupakan sebuah balok horizontal yang difungsikan sebagai pendukung tambahan dalam meningkatkan kekuatan pada seluruh sistem ring. Transforms juga digunakan untuk membuat rangka kerja tambahan pada konstruksi.


 

Rosettes


 

Rosettes merupakan salah satu komponen yang dinilai penting dalam sistem Ringlock yang memungkinkan penguncian lapisan horizontal ke tiang vertikal. Mereka biasanya memiliki desain yang kuat dan tahan lama untuk memastikan keamanan dan kestabilan.


 

Manfaat Ring Lock

 

Ring Lock

istockphoto.com

 

Terdapat beberapa fungsi dari ring lock yang membuatnya umum digunakan pada pekerjaan konstruksi bangunan. Berikut adalah fungsi-fungsinya.


 

Keamanan pada Akses yang Lebih Tinggi


 

Dengan menggunakan ring lock, para pekerja dapat mengakses area yang tinggi dengan lebih aman. Hal ini dikarenakan ring lock mampu memberikan keamanan dan kestabilan untuk pekerja. Sistem ring lock dapat digunakan untuk proses proses pengecoran beton, pemasangan dinding, maupun instalasi struktur baja.


 

Menahan Beban yang Lebih Berat


 

Ring lock dapat menahan beban yang lebih berat termasuk berat pekerja, peralatan kerja, maupun material konstruksi. Ring lock dapat menahan beban berat karena ring lock mampu mendistribusikan beban dengan lebih merata ke permukaan kerja yang lebih luas, menjaga stabilitas sistem.


 

Lebih Fleksibel


 

Ring lock dapat dirancang dan disesuaikan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Artinya ring lock dinilai lebih fleksibel dengan menggabungkan komponen-komponen jenis lain, serta dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan.



 

Kesimpulan

 

Ring lock menjadi sistem scaffolding modular yang dapat difungsikan untuk mendukung proyek konstruksi yang efisien serta mendukung keamanan pekerja dalam mengerjakan konstruksi pembangunan. 



 

Ring lock menawarkan keamanan, fleksibilitas, serta kestabilan yang mendukung kemudahan proses pembangunan. Ring lock juga dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan proyek ataupun bentuk bangunan.


 

***


 

Untuk mendukung kekuatan pada struktur serta pondasi pada bangunan, Anda membutuhkan beton dengan kualitas terbaik. 


 

PT. Global Sobute Indonesia, siap menyuplai produk pengeras beton dengan mutu kualitas terpercaya ke seluruh wilayah Indonesia. 


 

Segera Hubungi Kami untuk info selengkapnya.

Baca selengkapnya...
240129riPUpWucTAd5BYCJNboDZf34eXMmwjyaKnvs7LIVSGOF2E6q0hgzH8RQ1x9k.jpg

Lantai Beton Kusam? Ini Tips Merawat Lantai Beton Agar Kembali Kinclong

27 January 2024

Lantai beton bisa jadi pilihan yang populer untuk bangunan jenis apa saja. Tak hanya soal estetika saja, namun juga karena kekuatan dan daya tahan penggunaan lantai berbahan beton. 

Namun, bagaimana jika lantai rumah Anda sudah mulai kusam? Dan apa yang dapat dilakukan untuk merawat lantai beton Anda? Yuk simak tips berikut ini. 

 

Jenis Lantai Beton

istockphoto.com

Sebelum membahas tips perawatan, penting memahami jenis-jenis lantai berbahan beton yang ada, yakni : 

 

Lantai Beton Polos

Lantai beton polos menjadi jenis yang paling umum dibuat. Jenis ini terdiri dari campuran beton biasa yang dipoles dan diratakan. Lantai ini diaplikasikan di berbagai ruang, seperti i garasi, gudang, dan ruang bawah tanah. 

 

Lantai Beton Dicetak

Lantai beton dicetak merupakan pilihan yang sangat populer digunakan untuk lantai. Jenis ini menciptakan tampilan yang mirip dengan batu alam, kayu, ubin, granit dan marmer, namun dengan kekuatan dan ketahanan beton. Lantai ini dibuat dengan mencetak cetakan beton dalam berbagai bentuk dan pola yang diinginkan.

 

Lantai Beton Berwarna

Untuk lantai beton berwarna menjadi opsi untuk keperluan estetis. Pewarna ditambahkan ke dalam campuran beton sebelum digunakan, menghasilkan warna yang kaya dan tahan lama. Sehingga menciptakan lantai dengan tampilan yang unik.

 

Lantai Beton Terpolished

Lantai beton terpolished adalah jenis lantai berbahan beton dengan tampilan mengkilap. Kilauan tersebut dilakukan dengan proses penggilingan dan pengeboran permukaan beton. Lantai ini sangat tahan lama dan mudah dibersihkan.

 

Penyebab Lantai Beton Kusam

Walau memiliki ketahanan yang kuat dan tampilan menarik, kelemahan dari jenis lantai ini adalah kondisi dan tekstur yang bisa berubah. Bisa jadi penyebabnya adalah noda, kotoran, debu dan cuaca ekstrim. 

Jika tidak dibersihkan, hal ini akan menimbulkan jamur dan keropos. Sehingga, membersihkan dan merawat lantai beton wajib dilakukan. 

 

Tips Merawat Lantai Beton

istockphoto.com

Pemeliharaan Rutin

Lantai jenis ini butuh perawatan rutin untuk tetap terlihat bagus. Ini termasuk menyapu dan mengepel secara teratur untuk menghilangkan debu dan kotoran yang dapat menggores permukaan beton.

 

Gunakan Karpet atau Keset

Anda juga bisa menjaganya dari goresan dan kerusakan yang disebabkan oleh kerikil atau pasir dari luar, dengan menempatkan karpet atau keset di pintu masuk. Ini akan mengurangi terjadinya abrasi pada lantai. 

 

Menggunakan Bahan Alami 

Anda bisa menggunakan ampas kelapa yang memiliki kandungan desinfektan untuk membunuh kuman dan menjadikan lantai lebih mengkilap. Anda juga bisa menggunakan campuran tepung dan hidrogen peroksida. 

Letakkan dua bahan ini ke bagian lantai yang kotor dan biarkan beberapa jam atau seharian, lalu lap setelahnya. 

Banyak Pencahayaan

Lantai bahan beton yang terpolished dan berkilau akan terlihat paling baik dengan pencahayaan yang cukup. Pastikan ada cukup cahaya alami atau pencahayaan buatan untuk menjaga lantai tetap terlihat indah dan jauh dari jamur. 

 

Hindari Goresan dari Benda Tumpul

Goresan pada lantai dapat terjadi jika benda-benda tumpul ditarik di atasnya. Hindari menggeser atau menarik furnitur atau benda-benda berat di atas lantai beton. Gunakan pelindung kaki pada furnitur untuk mengurangi risiko goresan.

 

Hindari Pembersih Berbahan Asam

Jangan gunakan bahan pembersih yang mengandung asam, seperti cuka karena bisa merusak struktur lantai. 

 

Reseal Lantai Secara Berkala

Lantai beton yang dicetak atau berwarna perlu dipoles secara berkala, untuk membantu melindungi permukaan beton dari noda dan kerusakan. Frekuensi pemolesan kembali tergantung seberapa sering lantai digunakan. 

 

Beri Tambahan Pelindung

Jika perlu, Anda bisa menambah lapisan pelindung seperti sealant untuk menjaga kondisi lantai dari kerusakan atau kotor akibat noda. 

 

Perbaikan Secara Berkala

Jika ada kerusakan atau retak kecil pada lantai, segera lakukan perbaikan. Retakan kecil dapat diperbaiki dengan sealer beton atau produk perbaikan beton yang sesuai. Untuk kerusakan yang lebih serius, seperti pecah atau pergeseran struktural, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan seorang profesional.

istockphoto.com

Penutup 

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat menjaga lantai beton Anda dalam kondisi terbaik, menjaga keindahan dan kekuatannya selama bertahun-tahun. 

Perawatan yang baik akan membuat lantai beton Anda tetap awet dan menambah daya tarik estetis ruangan Anda. Jadi, luangkan waktu untuk merawat lantai beton Anda demi penggunaan dalam jangka panjang.

Butuh material beton terbaik? Serahkan pada ahlinya. Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, Anda dapat menghubungi PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman, kami siap melayani suplai produk pengeras beton berkualitas, untuk semua kebutuhan konsumen di Indonesia.

Untuk info lengkapnya, jangan ragu Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240125I7LKTpw0UgXnDPjOBE61zVxRNsClW2cmfbi8MJ5GqveYhay9kZQS3dA4rFHo.jpg

Penting! Ini Perihal Yang Perlu Diperhatikan Pada Konstruksi Kolam Renang

25 January 2024

Kolam renang adalah salah satu fasilitas rekreasi yang paling populer di seluruh dunia. Kolam renang tidak hanya memberikan kesegaran dan hiburan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.


 

Kolam renang yang baik pasti memiliki konstruksi yang baik juga. Konstruksi pada kolam renang menjadi salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan pada proses pembuatannya. Konstruksi kolam renang sangat penting karena berperan dalam menciptakan fasilitas yang aman, fungsional, dan estetis. 


 

Terdapat beberapa standar pada konstruksi kolam renang yang perlu Anda pahami. Dengan memahaminya, kolam renang yang Anda buat akan menjadi sebuah fasilitas yang memiliki tingkat keamanan yang baik serta tetap cantik dan menawan.


 

Lalu apa saja standar yang perlu diperhatikan pada konstruksi kolam renang? Yuk kita mulai saja pembahasannya.



 

Baca Juga: Ingin Punya Bangku Beton? Ini Kelebihan dan Cara Buatannya!


 

Standar Konstruksi Kolam Renang

 

Istockphoto.com

 

Standar konstruksi kolam renang meliputi beberapa hal. Diantaranya adalah luas lahan kolam renang, pondasi kolam renang, pasokan air, sirkulasi kolam renang, penggunaan listrik, sistem filtrasi kolam renang, dan perawatan.


 

Luas Lahan


 

Luas lahan kolam renang setidaknya berukuran minimal 3 x 7 meter. Luas dari lahan kolam renang tentunya juga menyesuaikan dengan kenyamanan gerak ketika Anda berenang. Tak hanya itu, penentuan ukuran kolam renang juga dipertimbangkan berdasarkan perencanaan desain kolam.


 

Pondasi Kolam


 

Istockphoto.com


 

Selain luas lahan, pondasi kolam renang juga merupakan perihal yang sangat penting untuk diperhatikan. Proses pembangunan pondasi kolam renang harus menggunakan material-material yang berkualitas. Keberhasilan konstruksi kolam renang sangat bergantung pada pondasi dasarnya. Ini adalah bagian kunci dalam pembangunan kolam renang yang wajib diperhatikan.


 

Pondasi yang kuat mampu menahan beban yang signifikan. Sebagai contoh, pada kolam renang dengan ukuran 3 x 10 meter dan kedalaman 1,5 meter, volume airnya mencapai sekitar 45 meter kubik atau sekitar 5000 liter air. 


 

Jika dihitung dalam kilogram, itu setara dengan sekitar 43 ton. Namun, ini hanya berat air dalam kolam dan belum termasuk berat bahan seperti besi, beton, dan keramik. Maka dari itu, pemahaman yang baik tentang pondasi dasar kolam renang sangat penting sebelum memulai proses pembangunan kolam renang.


 

Pasokan Air pada Kolam


 

Pasokan air pada kolam juga menjadi perihal yang perlu diperhatikan. Air yang dapat digunakan umumnya dapat berasal dari air gunung, air tanah, ataupun air dari PAM. Hal yang perlu diperhatikan yaitu kadar klorin, kadar pH, dan kebersihan airnya juga perlu dijaga.


 

Sirkulasi pada Kolam Renang

 

Istockphoto.com


 

Perlu Anda ketahui, bahwa terdapat dua jenis sirkulasi pada kolam renang. Diantaranya yaitu skimmer pool dan overflow pool. Berikut adalah penjelasanya.


 

  1. Skimmer Pool

Skimmer pool merupakan sebuah alat untuk membersihkan air dari kotoran dan debu yang berasal dari permukaan kolam. Skimmer pool akan terus membersihkan air dan akan dikembalikan melalui filter.


 

  1. Overflow Pool

Sistem sirkulasi dalam kolam renang mampu mengarahkan permukaan air sehingga menciptakan pola sirkulasi dengan satu sisi yang berlebihan. Pola sirkulasi ini melibatkan aliran penuh sebanyak 100% melalui inlet, sedangkan aliran filtrasi melalui maindrain adalah 10%, dan 90% sisanya melalui gutter.


 

Sistem Filtrasi


 

Sistem filtrasi dalam kolam renang adalah komponen penting untuk menjaga kualitas air kolam agar tetap bersih, jernih, dan aman untuk digunakan. 



 

Terdapat beberapa unsur yang menjadi pendukung filtrasi kolam renang. Diantaranya adalah filter, pompa sirkulasi, sistem resirkulasi, balance tank, fitting, fitting, serta sistem perpipaan yang mendukung.


 

Kesimpulan

 

Standar pada konstruksi kolam renang harus diperhatikan untuk menghasilkan kolam renang yang aman, fungsional, dan tetap cantik serta menawan. Terdapat beberapa standar konstruksi kolam renang yang perlu dipahami. 


 

Selain itu, konstruksi pada kolam renang juga harus menggunakan material-material yang berkualitas. Dengan begitu, faktor keamanan pada kolam renang dapat terjaga serta memiliki umur yang panjang.


 

***


 

Butuh beton berkualitas untuk kebutuhan pembangunan Anda? PT. Sobute Global Indonesia siap untuk membantu.


 

Dengan dibantu oleh tangan-tangan ahli, Sobute siap menyediakan suplai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilalyah Indonesia.


 

Butuh Informasi lebih lanjut? Silakan Hubungi kami.

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..