Artikel

240307Gr9WfnKH2TCtFXxgdBiASaw3qOV5cl1yYMeJDvumPLs74Rp0I8hEbjkoQZ6N.jpg

Pengecoran Beton Saat Hujan? Kenali Dampak Dan Tips Amannya

10 March 2024

Faktor cuaca menjadi salah satu momok saat melakukan pengecoran beton dalam dalam proyek-proyek konstruksi yang melibatkan struktur bangunan, jalan raya, jembatan, dan banyak lagi.

Walau beton dikenal sebagai bahan bangunan dengan kekuatan dan daya tahan yang tinggi, Namun, proses pengecoran bisa menjadi penghambat apalagi saat musim penghujan tiba. 

Namun jika memang bangunan harus diselesaikan saat musim hujan, Anda perlu melakukan beberapa tips aman berikut ini. 

 

Apa saja? Yuk kita bahas bersama. 

 

Pengecoran Beton saat Hujan 

istockphoto.com

Pengecoran beton yang dilakukan saat hujan memang akan menyusahkan dan menyulitkan pekerja dan hasil akhir beton nantinya. Namun, jika memang harus dilakukan, teknik pengecoran menjadi hal yang harus diperhatikan dengan seksama. 

Pengecoran beton akan mempengaruhi hasil akhir jika campuran beton belum terendap lebih dari 30 menit dan bisa membuat adonan hancur. Namun, sebaliknya, jika pengendapan lewat dari 40 menit, adonan cor bisa saja sudah aman jika terkena hujan. 

Akan tetapi, perhatikan lama waktu paparan air hujan pada permukaan beton. Lebih baik, jaga proses pengerasan selama 10 jam pertama dengan baik dan terhindar dari hujan, agar hasil akhir permukaan beton mulus dan tak berbekas. 

 

Dampak Hujan pada Beton

istockphoto.com

Hujan tentunya merupakan fenomena alam yang dapat berdampak signifikan pada beton. Saat beton terpapar air hujan, beberapa perubahan fisik dan kimia dapat terjadi. 

Ini beberapa dampaknya : 

 

Penyusutan

Hujan dapat membuat beton mengalami penyusutan karena penyerapan air. Jika dibiarkan akan menimbulkan keretakan pada permukaan beton. Selain itu, penyusutan dapat mengurangi kekuatan beton dalam jangka panjang.

Retak dan pengikisan 

Air hujan yang meresap dalam beton, akan membeku dan membuat pembengkokan dan retakan. Selain itu, Air hujan dengan intensitas tinggi bisa mengikis permukaan beton dan menghilangkan lapisan pelindungnya. 

Perubahan Properti Mekanik

Pengecoran pada beton saat hujan akan mempengaruhi terjadinya perubahan pada sifat mekaniknya. Hal tersebut dapat mempengaruhi kekuatan, kekerasan, dan ketahanan terhadap beban.

 

Tips Pengecoran Beton Saat Hujan

istockphoto.com

Ini beberapa panduan yang wajib diperhatikan sebelum melakukan pengecoran saat musim hujan : 

Rencanakan dengan Cermat

Sebelum memulai proyek pengecoran, penting untuk memperhitungkan perkiraan cuaca dan mempersiapkan rencana cadangan jika terjadi hujan. Jadi, Anda memiliki persiapan jika nantinya hujan terjadi saat proses pengecoran. 

Bahan Tahan Air

Memilih bahan beton anti air bisa jadi langkah penting untuk mengurangi adanya penyerapan air yang berlebihan. Tambahkan bahan aditif yang sesuai untuk menjaga kualitas cor an terhadap air yang berlebihan. 

Perlindungan Total 

Selama proses pengecoran, persiapkan perlindungan terhadap hujan seperti menggunakan tenda penutup yang aman dan tepat. Jadi, hujan tidak akan langsung kontak dengan permukaan beton yang sedang dikerjakan. 

Perawatan Permukaan

Setelah pengecoran selesai, penting untuk melakukan perawatan pada permukaan beton. Ini termasuk melindungi permukaan dari hujan selama proses pengerasan awal dengan memasang produk pelindung atau penutup sementara.

Pantau Cuaca

Selalu pantau perkembangan cuaca selama proses masih dilakukan. Jika hujan lebih intens dan angin kencang, Anda bisa menghentikan sementara pekerjaan sampai cuaca membaik.

Pengawasan Kualitas

Selalu jaga kualitas karena hal tersebut penting dilakukan untuk memastikan, bahwa beton dicor dengan benar dan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Penanganan Cetakan dan Perhatikan Peralatan 

Pastikan cetakan dan peralatan yang digunakan selama proses pengecoran terlindungi dari hujan. Tujuannya untuk mencegah hasil akhir beton yang tidak sesuai kebutuhan bangunan.

 

Kesimpulan

Hujan memang dapat berdampak buruk pada hasil cor beton, sehingga tidak bisa diaplikasikan untuk berbagai proyek konstruksi. Namun, dengan perencanaan yang cermat dan tindakan tepat, dampak hujan pada beton dapat diminimalkan. 

Dengan tips di atas, Anda dapat mencapai hasil yang maksimal walau dalam kondisi hujan. Sehingga, beton yang dicor akan tetap menjadi material kokoh dalam berbagai proyek konstruksi.

Butuh beton berkualitas? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. 

Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240307SpXm6Dq8IWtan0R1eifZTvCHzbGjg9orhMkyc4OFVLlUuwEBPJAQ7YdsxN2K.jpg

Lantai Beton Rumah Retak? Ini Penyebab Dan Tips Memperbaikinya

8 March 2024

Lantai beton terkenal memiliki kualitas yang tinggi, sehingga sangat populer sebagai pilihan jenis lantai untuk berbagai jenis bangunan. 

Kekuatan dan kestabilan lantai beton sangat perlu diperhatikan untuk menopang berat bangunan dan digunakan secara intensif setiap hari. Namun, lantai berbahan beton juga bisa mengalami keretakan dan rusak. 

Lalu, apa saja penyebab lantai beton rusak dan bagaimana cara memperbaikinya? Mari kita bahas selengkapnya di artikel ini. 

 

Penyebab Retaknya Lantai Beton

istockphoto.com

Pengeringan Cepat

Salah satu penyebab yang umum terjadi pada kerusakan lantai jenis ini adalah karena proses pengeringan yang terlalu cepat. Saat lantai mengering dengan cepat, akan muncul keretakan kecil. Ini bisa terjadi karena suhu panas yang berlebihan atau sinar matahari yang terlalu kuat saat proses pengerasan beton yang tidak sempurna. 

Beban Berlebih

Seperti yang disinggung sebelumnya, lantai beton dibuat untuk menahan beban yang ditempatkan di atasnya. Jika beban melebihi kapasitas, maka lantai akan mudah retak. Contoh kasus seperti pada area garasi atau area parkir.

Pergerakan atau Penyusutan Tanah

Keretakan juga bisa terjadi karena adanya pergerakan atau penyusutan tanah di bawah lantai. Saat tanah di bawah lantai mengembang atau menyusut, atau saat gempa bumi, akan mengakibatkan pergerakan yang merusak bentuk dan posisi lantai secara signifikan.

Pemeliharaan yang Kurang Maksimal 

Walau memiliki kekuatan tinggi, lantai jenis beton juga perlu perawatan yang baik demi menghindari terjadinya keretakan. Kekurangan perawatan seperti tidak adanya perawatan pengecatan atau pelapisan permukaan bisa memperburuk kondisi lantai.

Kualitas Campuran Beton yang Buruk

Ini menjadi penyebab kerusakan lantai yang sering terjadi. Saat campuran pembuatan beton tidak memenuhi standar kualitas yang tepat, lantai beton akan mudah retak. Campuran beton yang tidak cukup kuat atau mengandung terlalu banyak air akan mudah membuat struktur lantai rusak. 

 

Bahaya Lantai Beton Mengalami Keretakan 

istockphoto.com

Faktor Keamanan

Kerusakan pada lantai sangat bisa membahayakan keselamatan. Kecelakaan yang membahayakan penghuni bangunan, pejalan kaki atau pengendara kendaraan bermotor bisa saja terjadi. Selain itu, retakan juga menjadi celah yang dapat menyebabkan cedera pada kaki atau kendaraan di jalan raya. 

 

Faktor Kesehatan

Retakan pada lantai beton juga bisa menjadi tempat berkembangnya jamur, bakteri, dan kuman. Ini bisa mengancam kesehatan bagi penghuni bangunan, khususnya jika lantai retak berada di area yang sering terkena air, seperti kamar mandi atau dapur.

 

Kerusakan Struktural

Jika lantai yang retak tidak segera ditangani dengan baik, akan terjadi masalah struktural di dalamnya. Pondasi dan struktur bangunan akan mudah rusak bahkan roboh, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang mahal.

 

Tips Memperbaiki Lantai Beton Retak

istockphoto.com

Identifikasi Penyebab Kerusakan 

Langkah pertama adalah mengidentifikasi penyebab kerusakan terjadi. Jika alasannya adalah pengeringan cepat, Anda wajib melakukan perbaikan pada bahan beton yang digunakan atau melakukan menyemprotkan air atau menggunakan penutup plastik agar proses pengeringan beton yang akan digunakan lebih baik lagi. 

Jika penyebabnya yakni beban berlebih, Anda dapat mempertimbangkan pengurangan beban atau melakukan renovasi untuk memperkuat lantai.

Pembersihan dan Persiapan

Sebelum melakukan proses perbaikan, pastikan lantai beton dalam kondisi yang bersih. Bersihkan debu, kotoran, dan residu dari bagian perbaikan. 

Persiapkan juga peralatan yang dibutuhkan, seperti sikat kawat, vakum untuk membersihkan retakan, pahat dingin, sekop, serta peralatan tambahan yakni ember dan masker debu. 

Perhatikan Keretakan

Biasanya bagian yang retak akan diperbesar agar tampak bagian yang rusak dan mudah untuk melakukan perbaikan. Gunakan peralatan seperti gergaji dan pahat dingin. Jangan lupa menjaga diri, dengan memakai masker debu untuk menjaga diri agar tidak terpapar dari debu selama proses perbaikan. 

Gunakan Produk Perbaikan Beton

Ada banyak produk perbaikan beton di pasaran. Gunakan produk terbaik agar efektif untuk mengisi retakan dan mengembalikan kekuatan lantai. 

Pemantauan Retakan

Setelah perbaikan dilakukan, penting untuk terus memantau retakan. Beberapa retakan mungkin memerlukan perawatan lanjutan atau pemantauan rutin.

Beri Lapisan Pelindung 

Setelah dilakukan perbaikan, Anda dapat memasang lapisan pelindung pada permukaan lantai, agar terjaga dari kelembaban, serangan serangga, noda dan lainnya. 

 

Kesimpulan

Retak pada lantai beton sudah menjadi masalah umum, namun tak dapat disepelekan begitu saja. Penyebab retak bisa bervariasi, mulai dari pengeringan cepat sampai beban berlebih, jadi penting untuk mengetahui penyebabnya sehingga perbaikan yang tepat dapat dilakukan. 

Jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan ahli dan menggunakan material beton yang berkualitas tinggi, seperti pengeras beton berkualitas dari PT. Sobute Global Indonesia

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240306qjbuiHWf926vagctYDmAE7oQdeXZTpyLMV1wz4SOx0GsrPlhCNKBJFRU5Ink.jpg

Mengenal Pentingnya Finishing Lantai Beton Dan Jenisnya

6 March 2024

Finishing pada lantai beton merupakan sebuah tahapan dalam pengerjaan pembuatan lantai beton. Tahap finishing dilakukan untuk meningkatkan dan menyempurnakan hasil pekerjaan pada pembuatan lantai beton.


 

Tahap finishing tidak boleh disepelekan karena menyangkut kualitas dan ketahanan pada lantai beton itu sendiri. Dalam artikel ini, mari kita ulas pembahasan tentang pentingnya finishing lantai beton beserta jenis-jenis pekerjaanya. 


 

Dengan memahami pentingnya tahap finishing lantai beton dan jenis pekerjaanya, kita akan lebih memahami dengan baik, bagaimana menghasilkan lantai beton yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan proyek konstruksi kita. Oleh karena itu simak penjelasan berikut ini hingga tuntas ya!



 

Baca Juga: Floor Hardener, Pelapis Lantai Beton Anti Pecah


 

Pentingnya Finishing Lantai Beton

istockphoto.com


 

Finishing lantai beton merupakan sebuah tahapan pengerjaan memiliki dampak yang signifikan pada tampilan, keamanan, daya tahan, dan kualitas lantai tersebut. Tahap finishing dinilai krusial karena menjadi tahap yang akan menentukan hasil dan kualitas dari lantai beton yang dihasilkan.

 

Tahap finishing penting untuk dilakukan karena lantai beton harus dipastikan memiliki permukaan yang rata. Hal ini akan berdampak langsung pada penggunaan yang aman dan nyaman. 

 

Selain itu, tahap finishing berkontribusi pada peningkatan ketahanan lantai beton, melalui penerapan lapisan pelindung yang mampu menangkal keausan yang timbul akibat aktivitas pejalan kaki, peralatan berat, atau dampak lain yang sering terjadi di lingkungan industri. Dengan ketahanan yang baik, lantai beton akan memiliki umur pakai yang lebih panjang.

 

Tak hanya itu, tahap finishing juga membuat lantai beton tampak lebih halus dan cantik. Hal ini menambahkan nilai estetika tersendiri pada lantai beton dan berpotensi menimbulkan daya tarik.


 

Jenis-Jenis Finishing Lantai Beton

Terdapat beberapa jenis-jenis finishing lantai beton yang dapat mendukung kekuatan, keindahan, dan kebersihan pada lantai tersebut. Berikut adalah jenis-jenisnya.

 

Floor Hardener

Istockphoto.com



 

Floor hardener merupakan sebuah bahan yang digunakan dalam tahap finishing pada lantai beton dengan fungsi untuk meningkatkan kekuatan, dan kekerasan serta kepadatan pada lantai. Floor hardener terdiri dari bahan-bahan berupa pasir silika dan bahan pengikat seperti polimer atau semen.

 

Fungsi dari floor hardener sendiri yaitu sebagai pemerkuat dan pengikat struktur pada lantai beton. Dengan begitu, lantai dapat menahan beban yang berat dan lebih tahan lama. Floor hardener akan menutup pori-pori lantai beton, sehingga resiko retak pada lantai beton dapat diminimalisir akibat penyerapan dan penguapan.

 

Epoxy Lantai

Istockphoto.com



 

Epoxy Lantai memberikan ketahanan yang sangat baik terhadap abrasi dan berbagai jenis kerusakan fisik. Lapisan epoxy mampu melindungi lantai dari goresan, tahan terhadap tekanan dan dampak berat yang sering terjadi di lingkungan industri, seperti pergerakan alat berat atau lalu lintas pejalan kaki yang padat.

 

Epoxy lantai juga memberikan kesan estetik untuk lantai beton. Selain memberikan kesan estetik, epoxy juga dapat meminimalisir terjadinya resiko slip akibat licinnya permukaan.

 

Finish Trowel

Finish trowel merupakan jenis finishing yang pengerjaanya menggunakan alat atau mesin trowel. Penerapan jenis tahap finishing ini berguna untuk menghaluskan permukaan lantai beton dengan penggunaan biaya yang lebih terjangkau. 

 

Pengerjaan ini membutuhkan tenaga kerja yang ahli dan profesional guna menghasilkan lantai beton dengan kualitas yang sempurna.


 

Acid Staining


 

Pewarnaan asam, yang juga dikenal sebagai acid staining, merupakan teknik yang digunakan untuk memberikan warna dan menciptakan efek pada lapisan permukaan beton. Proses ini melibatkan pengaplikasian asam dan reaksi kimia dengan beton, menghasilkan pola dan warna yang unik serta menarik.

 

Pewarnaan Dyeing

Istockphoto.com


 

Pewarnaan Dyeing merupakan jenis tahapan finishing dengan memberikan warna pada permukaan lantai beton yang dapat disesuaikan dengan selera. Warna atau dye kemudian akan menyerap ke dalam permukaan beton dan mampu dikontrol dengan baik untuk hasil akhirnya.

 

Textured Finishing

Istockphoto.com


 

Untuk menghasilkan tekstur pada permukaan lantai, Anda dapat menerapkan textured finishing. Jenis tahap finishing ini menerapkan teknik-teknik yang dapat menciptakan tekstur pada permukaan lantai dengan pola khusus. Tujuan dari jenis finishing ini yaitu memberikan daya cengkram yang baik dan meminimalisir resiko terjadinya slip.


 

Kesimpulan


 

Tahap finishing menjadi tahap yang penting untuk menentukan hasil dari pengerjaan pembuatan lantai beton. Terdapat berbagai jeni-jenis finishing lantai beton yang dapat Anda terapkan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan. Setiap jenis memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing. 


 

***

 

Apabila Anda membutuhkan beton dengan mutu kualitas terbaik, Sobute hadir untuk membantu

 

PT. Sobute Global Indonesia, siap membantu dengan menyediakan dan menyuplai cairan pengeras beton berkualitas untuk hasil beton yang maksimal ke seluruh wilayah Indonesia.


Segera Hubungi Kami untuk info selengkapnya.

Baca selengkapnya...
240305bRgon8QBpfdzDG7LsjIO1FkxevSrThWAJc3Y2ZHM94maPXwVql0uNt6ECiUy.jpg

Mengenal Non Shrink Grout: Ini Pengertian, Fungsi, Dan Aplikasinya

4 March 2024

Apa itu Non shrink grout? Lalu apa fungsinya? Yuk kita bahas selengkapnya!

Non shrink grout merupakan bahan konstruksi khusus yang digunakan dalam berbagai aplikasi pembangunan dan infrastruktur. Grout mempunyai sifat unik sebagai bahan konstruksi yang tidak mudah menyusut saat mengering.

 

Pengertian Non Shrink Grout

istockphoto.com

Non shrink grout adalah bahan campuran khusus yang dirancang untuk mengisi celah dan retakan dalam konstruksi. Jenis ini digunakan untuk mengisi ruang antara elemen beton, baja, atau batu, seperti antara batang besi bertulang dan dinding beton, tiang pancang, atau elemen struktural lainnya.

Yang membedakannya dengan jenis konvensional adalah kemampuannya untuk tidak menyusut ketika proses mengering, dengan mempertahankan volume dan dimensinya setelah mengeras sepenuhnya.

Sifat ini sangat penting dalam kegiatan konstruksi, karena grout yang menyusut sangat bisa menyebabkan kerusakan struktural dan kinerja yang buruk. 

 

Fungsi Non Shrink Grout

istockphoto.com

Mengisi Ruang dan Celah

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, fungsi utama non shrink grout adalah mengisi ruang dan celah dalam struktur konstruksi. Hal ini dilakukan untuk menguatkan dan memperbaiki integritas struktural, serta menghindari kerusakan karena adanya retakan atau keausan. 

Transfer Beban

Material ini juga berfungsi sebagai transfer beban. Grout dapat menyalurkan beban dari satu elemen struktural ke elemen lainnya dengan baik. Hasilnya, beban akan didistribusikan secara merata dan mencegah kerusakan atau kegagalan pada struktur bangunan. 

Stabilitas Dimensi

Dengan kemampuannya berkontribusi akan membuat struktur lebih stabil dan meminimalkan perubahan volume, akan membuat grout menjaga dimensi asli bangunan tanpa terjadi perubahan, seperti penyusutan. Ini akan membantu menjadi kekuatan dan kinerja struktur yang lebih baik. 

Tahan Terhadap Beban Dinamis

Non shrink grout juga dipasang dalam kondisi di mana struktur dapat menerima beban dinamis dengan baik, seperti getaran atau gempa bumi. Kemampuannya tidak mudah menyusut, akan tetap membuat bangunan kokoh dalam kondisi lingkungan yang ekstrem. 

 

Aplikasi Non Shrink Grout di Konstruksi 

istockphoto.com

Pondasi dan Tiang Pancang

Material ini sering digunakan untuk mengisi ruang di antara pondasi dan tiang pancang, demi meningkatkan keamanan dan kekuatan pondasi dan menstabilkan tiang pancang.

Konstruksi Jembatan

Pada pembangunan infrastruktur seperti jembatan, grout non shrink dapat digunakan untuk mengisi celah di antara beberapa elemen struktural, seperti kolom dan balok, serta untuk memperbaiki komponen yang mengalami kerusakan.

Perbaikan Struktural Bangunan 

Material ini juga digunakan dalam proyek perbaikan struktur untuk memperbaiki struktur bangunan yang rusak sebelumnya, dengan mengisi retakan dan mengembalikan integritas struktural. Umumnya seperti pada dinding beton, kolom, dan lainnya.

Konstruksi Pabrik 

Pabrik merupakan bangunan yang mudah mengalami perubahan suhu ekstrem dan beban mekanis yang berat. Grout non shrink juga sangat efektif untuk mengisi ruang antara mesin dan alas beton yang mampu meningkatkan kekuatan bangunan karena perubahan suhu dan getaran berlebihan.

Anchoring dan Doweling

Non-shrink grout juga berguna untuk alat berat, karena dapat memberi transfer beban dan pengikatan yang efektif. Fungsinya untuk stabilitas jangka panjang. 

 

Kesimpulan

Non shrink grout tentunya jadi bahan konstruksi penting dalam pembangunan yang lebih baik dan kokoh. Dengan kemampuannya tersebut, material ini akan menghasilkan stabilitas dan keamanan struktural yang terjaga. 

Kekuatan mekanisnya yang tinggi, kemampuan transfer beban yang baik, dan tahan terhadap beban dinamis membuatnya menjadi pilihan yang unggul dalam industri konstruksi modern.

Butuh beton berkualitas? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. 

Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240301AzaWJZgvqpitEUHCXy5VekLsh9norYMQd7SfIlFN461wK3BOR28muxcTb0jG.jpg

Menentukan Standar Pondasi Rumah? Ini Syarat Yang Perlu Anda Ketahui

1 March 2024

Sedang berencana membangun rumah? Jika iya, artikel ini wajib Anda baca, karena kita akan membahas salah satu bagian penting dalam proses membangun rumah, yakni pondasi. 

Pondasi bisa dikatakan sebagai bagian terpenting dalam sebuah bangunan, termasuk rumah. Pondasi berperan dalam menyalurkan beban dari struktur bangunan ke dalam tanah. Itu sebabnya sangat penting untuk memahami standar pondasi rumah yang tepat agar dapat diaplikasikan dengan baik. 

Seperti apa? Yuk kita bahas selengkapnya! 

 

Mengenal Standar Pondasi Rumah 

istockphoto.com

Ukuran standar pada pondasi rumah sudah sewajarnya dipahami sebelum mendirikan bangunan, seperti rumah lantai satu, salah satu jenis bangunan paling umum dibangun. 

 

Pemilihan pondasi yang sesuai dengan bangunan, tentu akan membuat struktur bangunan lebih kokoh dan tahan terhadap potensi kerusakan, seperti terjadi karena gempa bumi dan lainnya. 

 

Berdasarkan SK SNI T-15-1991-03 mengenai Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan, standar pondasi rumah dapat diartikan sebagai komponen struktur bangunan yang berfungsi menopang beban tekan aksial vertikal dengan tinggi dan sekurang-kurangnya tiga kali lipat dimensi lateral terkecil.

 

Umumnya, material yang digunakan adalah beton dan tulang besi, yang dipercaya dapat menahan tekanan dan tegangan bangunan.

 

Fungsi Pondasi dalam Bangunan

istockphoto.com

Mendistribusikan Beban

 

Pondasi bertugas untuk mendistribusikan berat dan tekanan bangunan ke dalam tanah. Tanah sendiri mempunyai daya dukung yang berbeda-beda, dan pondasi yang tepat akan membantu mencegah penurunan dan kerusakan pada sistem dasar tanah selama pembangunan. 

 

Stabilitas

 

Selain itu, pondasi juga akan memberikan stabilitas pada bangunan. Tanpa pondasi yang kuat dan stabil, bangunan lebih rentan mengalami pergerakan tanah, gempa bumi, atau perubahan suhu yang merusak struktur bangunan.

 

Isolator

 

Sebagai isolator, pondasi yang tepat akan mampu mengurangi transmisi getaran dan suara dari lingkungan sekitar, sehingga menjaga keamanan dan kenyamanan penghuni rumah.

 

Prinsip Umum Menentukan Pondasi Rumah

istockphoto.com

Standar pada pondasi sebuah bangunan berdasarkan pada pedoman teknis yang harus diikuti ketika merencanakan, merancang, dan membangun pondasi rumah. Walau setiap standar pondasi akan berbeda di tiap wilayah, berikut beberapa hal yang diperhatikan sebelum menentukan ukuran pondasi bangunan : 

 

Beban Hidup

 

Standar pondasi harus memperhitungkan berat bangunan, beban hidup seperti furnitur dan orang-orang yang berada di dalamnya, juga beberapa faktor sekitar, misalnya cuaca ekstrem. 

 

Daya Dukung Tanah

 

Jenis tanah di lokasi pembangunan juga sangat berpengaruh pada jenis dan ukuran pondasi yang dibutuhkan. Tanah dengan daya dukung rendah pasti akan cocok dengan jenis pondasi yang lebih besar dan lebih dalam pemasangannya. 

 

Kode Bangunan

 

Standar pondasi juga dipengaruhi dengan adanya kode bangunan lokal. Kode tersebut meliputi persyaratan minimum, kedalaman, jenis bahan yang digunakan dalam pondasi dan lainnya. 


 

Menentukan Ukuran Standar Pondasi Rumah

 

Kedalaman Pondasi 

 

Kedalaman pada pondasi harus sampai pada lapisan tanah paling stabil, agar dapat menancapkan tiang pondasi. Namun, ini menyebabkan ada banyak jenis kaki dan ukuran yang semuanya tergantung pada kondisi tanah di lokasi bangunan.

 

Lebar Pondasi

 

Lebar pondasi juga bervariasi dan semuanya tergantung pada jenis tanah. Untuk jenis tanah yang kokoh, pondasi akan lebih sempit ukurannya, namun pada tanah yang lebih lunak dengan daya dukung rendah, pondasi tetap akan lebih lebar.

 

Dinding Pondasi

 

Dinding pada pondasi juga mempunyai ketebalan yang bervariasi, tergantung jenis pondasinya. Umumnya, dinding akan memiliki ketebalan dari 8 sampai 12 inci. Akan tetapi, ukuran ini bisa lebih tebal jika pondasinya lebih besar.

 

Ukuran Umum Pondasi Rumah 

 

Untuk pondasi rumah 1 lantai, umumnya memiliki ukuran berkisar lebar 0,6 sampai 1 meter, dengan tinggi 0,5 sampai 0,7 meter, serta tebal 0,15 sampai 0,2 meter. Ukuran ini ditentukan dari luas dasar bangunan dan tebal pondasi dihitung dari beban struktur bangunan. 

 

Namun, perhatikan juga kondisi tanah sebagai lokasi pondasi dipasang. Jenis tanah liat akan berbeda tindakan dengan jenis tanah keras dan rawan longsor. Jadi perhitungkan kekuatan dan ketebalan yang dibutuhkan. 


 

Jenis-Jenis Pondasi Rumah

 

Pondasi Balok yakni jenis yang digunakan untuk bangunan berukuran kecil. Pondasi ini termasuk jenis pondasi dangkal yang berupa balok beton yang dipasang di atas permukaan tanah yang sudah dikeruk.

Pondasi Plat yaitu pondasi yang lebih tebal daripada pondasi balok dan kerap digunakan untuk bangunan bertingkat karena menutupi seluruh area bangunan.

Pondasi Tiang Pancang yakni pondasi yang digunakan saat kondisi tanah di bawah bangunan memiliki daya dukung rendah. Tiang pancang ditanam dalam tanah sampai mencapai lapisan lebih stabil.

Pondasi Cakar Ayam yaitu jenis pondasi untuk tanah lunak dan berlumpur. Pondasi ini terdiri dari pilar-pilar beton dari bawah pondasi untuk mendukung beban bangunan.

Pondasi Basement diterapkan untuk pondasi bangunan di kawasan beriklim ekstrem. Bangunan dengan jenis pondasi ini, seperti basement yakni ruangan bawah tanah yang dapat berfungsi sebagai ruangan multifungsi. 

Pondasi Retaining Wall yakni jenis pondasi untuk bangunan yang dibangun di area tanah miring, misalnya lereng pegunungan. 

 

Kesimpulan

Tentunya penjelasan di atas menyimpulkan jika pondasi menjadi bagian kunci sebuah bangunan kokoh dan tahan lama. 

Dengan pemahaman yang benar, standar pondasi rumah Anda bisa ditentukan dengan tepat dan efektif, termasuk jenis pondasi yang dipasang. Dengan begitu, Anda dapat memastikan pondasi rumah lebih kuat dan tahan lama serta aman untuk seluruh penghuni.

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
2402297MbUhD89GfarTWlFXLV6imPEzBRy1SwH42C3v0qkOnKQYtogAZI5NspcxjJd.jpg

Apa Itu Aksesoris Bekisting? Ini Penjelasan Lengkapnya!

29 February 2024

Bekisting bisa dikatakan sebagai salah satu bagian penting dalam konstruksi bangunan. Fungsinya untuk membentuk cetakan temporary yang digunakan untuk mengatur dan mendukung beton cair hingga beton tersebut mengeras dan mencapai kekuatan yang cukup. 

Dalam penggunaanya, terdapat aksesoris bekisting yang menjadi komponen pendukung yang yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dan mempermudah proses pembentukan bekisting.

Berikut ulasan lengkap mengenai fungsi hingga jenis-jenis aksesoris bekisting. 

 

Fungsi Aksesoris Bekisting

istockphoto.com

Beberapa fungsi utama aksesoris bekisting antara lain:

Pemberian Dukungan

Komponen ini seperti penyangga, balok, dan penopang digunakan untuk memberikan dukungan struktural kepada bekisting dan mencegah runtuhnya bekisting selama pengecoran beton.

Pemantapan Bentuk

Aksesoris bekisting juga membantu dalam mempertahankan bentuk yang diinginkan dari struktur yang akan dicor dengan presisi. Sehingga struktur bangunan akan lebih mudah diatur dan membantu membuat elemen-elemen bekisting tetap stabil. 

Pengurangan Perambatan Air

Mirip dengan karet tahan air, digunakan untuk menghindari perambatan air ke dalam bekisting yang dapat merusak permukaan beton.

Pemisah pada Beton

Aksesoris bekisting juga memungkinkan memisahkan bekisting dan permukaan beton, hal ini akan membuat permukaan beton lebih halus dan sempurna. 

Jenis-Jenis Aksesoris Bekisting

istockphoto.com

Penyangga (Shoring)

Penyangga digunakan untuk mendukung beban secara vertikal antara bekisting dan beton dalam proses pengecoran. Biasanya terbuat dari bahan seperti baja dan digunakan sesuai kebutuhan.

Balok Bantu (Strongback)

Balok bantu digunakan untuk mengurangi getaran yang dapat terjadi selama pengecoran beton. Selain itu, akan lebih menjaga bekisting agar tetap sejajar dan stabil.

Penopang (Brace)

Penopang berfungsi untuk memberikan dukungan lateral pada tekanan dari beton. Sehingga dapat mencegah pergeseran bekisting selama proses pengecoran.

Penutup Bekisting (Formwork Cover)

Penutup bekisting juga dapat melindungi permukaan beton yang baru dicor dari cuaca dan kondisi lingkungan yang ekstrim.

Penyegel Beton (Concrete Sealer)

Penyegel beton juga melindungi permukaan pada beton dari kerusakan karena faktor-faktor eksternal seperti air, debu, dan korosi.

 

Bagian-bagian Utama Aksesoris Bekisting

istockphoto.com

Kepala Penyangga (Shoring Head)

Kepala penyangga merupakan bagian atas dari penyangga dan berfungsi sebagai penopang utama untuk beban bekisting.

Balok Bantu (Strongback Beam)

Balok bantu adalah komponen horisontal yang digunakan untuk mengurangi deformasi pada bekisting.

Penopang Lateral (Lateral Brace)

Penopang lateral adalah komponen yang memberikan dukungan lateral dan membantu menjaga kestabilan bekisting.

Pemasangan Cetakan (Formwork Fastening)

Meliputi baut, sekrup, dan lainnya yang digunakan untuk menghubungkan bagian-bagian bekisting dan memastikan terpasang dengan baik.

 

Kesimpulan 

Berbagai jenis aksesoris bekisting yang berbeda dan sesuai fungsi memiliki peran khusus dalam proses pembangunan. Memahami bagian-bagiannya adalah kunci untuk mencapai hasil yang baik dalam proyek konstruksi. Dengan penggunaan yang tepat, aksesoris bekisting dapat membantu memastikan keberhasilan dan kualitas konstruksi yang baik.

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240227XBC0M2Gfx3DmU4TZAu6rzPcNWILdweKhsoYgyvSbJHER98jFinakVplq5tO1.jpg

Atasi Kerusakan Pada Dinding Luar Rumah, Ini 9 Solusi Yang Tepat

27 February 2024

Rumah jadi tempat berlindung dan memberi kenyamanan bagi penghuninya. Untuk itu, perawatan perlu dilakukan baik di dalam maupun luar rumah. Salah satunya bagian dinding luar rumah. 

 

Dinding luar rumah merupakan bagian eksterior yang berguna untuk menjaga integritas struktural bangunan dan melindungi penghuni dari berbagai kondisi cuaca ekstrim, seperti panas, hujan, angin dan kondisi lingkungan lainnya. 

 

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, dinding luar pasti akan mengalami berbagai kerusakan yang perlu segera diatasi agar tidak mengalami kerusakan berkepanjangan. 

 

Apa saja kerusakannya? Yuk pahami penjelasan dan solusinya. 


kerusakan pada dinding luar

istockphoto.com

 

 

Retak pada Dinding

 

Salah satu masalah paling umum terjadi di dinding luar atau dalam adalah retak. Masalah ini dapat terjadi karena berbagai penyebab, seperti perubahan suhu, pergerakan tanah, atau suhu kelembaban yang berlebihan. Retakan kecil bisa saja tidak begitu tampak namun jika tidak segera diperbaiki, bisa saja meluas dan merusak struktur bangunan. 

 

 

Masalah Jamur dan Lumut 

 

Kelembaban yang berlebihan di bagian dinding luar rumah akan memicu pertumbuhan jamur dan lumut. Selain tampilan kurang baik, jamur dan lumut akan merusak permukaan dinding dan menciptakan masalah kesehatan bagi penghuni rumah.

 

kerusakan pada dinding luar 

istockphoto.com

 

 

Kebocoran dan Pengelupasan Cat

 

Dinding luar yang akan terkena serangan air hujan terus-menerus akan membuat mengalami masalah bocor, yang dapat merusak struktur bangunan dan menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jamur dan lumut. Selain itu, air hujan yang terus menerus dapat menyebabkan pengelupasan cat, merusak penampilan estetika rumah.

 

Korosi pada Dinding

 

Pada dinding yang biasanya berbahan logam atau baja, korosi menjadi masalah serius yang dapat menyebabkan penurunan kekuatan struktural dan keberlanjutan dinding.

 

Pelepasan Mortar

 

Pelepasan mortar atau plesteran di bagian dinding bisa jadi adanya adhesi antara dinding dan lapisan penutup yang harus diperbaiki. Masalah ini terjadi karena perubahan suhu dan kelembaban.


kerusakan pada dinding luar

istockphoto.com

 

 

Dinding mengalami Pengapuran

 

Jika bagian dinding mengalami pengapuran, umumnya karena pemilihan cat tembok yang tidak tepat. Hal ini akan membuat finishing cat yang tidak sempurna. 

 

Tips Memperbaiki Kerusakan Dinding Luar Rumah


kerusakan pada dinding luar

istockphoto.com

 

Cek Kondisi Dinding Secara Berkala

 

Lakukan pemeriksaan yang rutin pada bagian dinding dan segera perbaiki jika ada keretakan kecil untuk mencegah perluasan kerusakan. Penggunaan bahan perbaikan dinding yang sesuai juga penting untuk memastikan ketahanan jangka panjang.

 

Gunakan Plesteran Berkualitas Tinggi

 

Plesteran yang kuat dan tahan lama akan membantu mencegah retakan lebih lanjut pada dinding. Gunakan plesteran berkualitas tinggi yang tahan perubahan suhu dan cuaca ekstrem. 

 

Penanganan Suhu dan Kelembaban

 

Identifikasi dan atasi sumber kelembaban yang dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut. Lakukan pemeriksaan dan perbaikan di bagian atap yang mungkin bocor, sistem saluran air dan penyegelan celah atau retakan di dinding untuk mencegah terciptanya kelembaban.

 

Pembersihan dan Perlindungan

 

Anda bisa menggunakan pembersih khusus untuk menghilangkan jamur dan lumut yang sudah ada. Setelah itu, lapisi dinding dengan bahan anti-jamur untuk mencegah pertumbuhan kembali.

 

Pemasangan Sistem Drainase yang Baik

 

Pastikan sistem drainase di rumah berfungsi dengan baik untuk mengalirkan air hujan ke tempat pembuangan yang tepat. Anda bisa menambahkan saluran air pembuangan jika dibutuhkan. 

 

Cat Anti-Air

 

Penggunaan pelapis atau cat anti-air pada dinding luar juga efektif untuk mencegah masuknya air ke dalam struktur sehingga tidak akan mudah merusak cat dan dinding karena air hujan.

 

Perlindungan Anti-Korosi

 

Melapisi atau melindungi permukaan dinding dengan cat anti-korosi atau bahan pelindung khusus juga bisa Anda terapkan.

 

kerusakan pada dinding luar

istockphoto.com

Penggantian Mortar

Jika pelepasan mortar cukup parah, penggantian mortar atau plesteran pada dinding mungkin diperlukan. Pastikan untuk menggunakan bahan yang sesuai dengan jenis dinding dan iklim setempat.

Pemulihan Dinding Berkapur

Jika mendapati dinding berkapur karena cat, Anda bisa menggosok bagian dinding yang rusak untuk membersihkan sisa cat. Setelah dibersihkan dan kering sempurna, Anda dapat melapisi dinding dengan water sealer dan cat kembali. 

 

Kesimpulan

 

Merawat dinding luar rumah tak hanya untuk estetika semata, namun menjadi investasi jangka panjang untuk kesehatan struktural dan estetika bangunan. 

 

Perhatikan tanda-tanda kerusakan dan segera lakukan tindakan untuk mengatasi masalah tersebut. Pemeliharaan rutin dan penanganan dini akan mencegah kerusakan yang lebih besar di masa depan.

 

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. 

 

Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240223Xsjb1m3TN0SkHlayUKugILEMi4Qf82FenZwcrOqCYG5dzWJDPAvVo67xhpBt.jpg

Beton Transparan: Pengertian, Kelebihan, Dan Kekurangannya

25 February 2024

Salah satu inovasi yang sangat menarik dalam dunia konstruksi yaitu beton transparan. Penggunaan beton transparan merupakan sebuah inovasi yang menarik dalam dunia konstruksi yang menggabungkan antara kekuatan struktur beton dengan sifat material yang transparan.

 

Beton transparan memiliki pengertian sebagai jenis beton yang memungkinkan cahaya untuk melewati strukturnya, menciptakan tampilan visual yang unik dan fungsional. Pada umumnya, beton transparan digunakan karena memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri. 

 

Namun, dibalik kelebihannya, terdapat beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan apabila ingin mengaplikasikan jenis beton ini. Oleh karena itu, pembahasan mengenai pengertian, kelebihan, dan kekurangan beton transparan menjadi penting untuk memahami potensi serta batasan penggunaannya dalam industri konstruksi modern.

 

Simak penjelasan lebih lengkapnya hingga tuntas ya!

 

 

Apa Itu Beton Transparan

 

Beton Transparan

archiblogbe.blogspot.de


 

Dalam dunia konstruksi modern, beton transparan merupakan jenis beton yang mampu menyalurkan cahaya. Cahaya tersebut mampu tersalurkan melewati struktur dari beton itu sendiri.

 

Secara umum, beton transparan mirip dengan beton biasa karena keduanya memiliki kekuatan yang serupa. Namun, biaya untuk membuat beton transparan terbilang lebih tinggi dibandingkan dengan beton biasa. 

 

Material dari beton transparan dapat digunakan dalam konstruksi bangunan untuk menciptakan elemen desain yang unik, meningkatkan pencahayaan alami, dan mencapai efisiensi energi dengan memanfaatkan cahaya matahari. 

 

Pada umumnya, beton transparan terdiri dari dua elemen kunci, yakni beton dan fiber optik nano. Fiber optik berfungsi untuk menggantikan posisi agregat lainnya dan sebagai saluran untuk pencahayaan, baik itu cahaya alami maupun buatan.

 

Beton transparan dibuat dari campuran yang berupa bahan dasar air dan agregat. Lalu, semen portland ditambahkan sebagai zat pengikat yang mengeras dan membentuk struktur. Pada umumnya, beton transparan tidak menggunakan agregat kasar seperti kerikil.

 

Hal ini dikarenakan agregat tersebut berpotensi merusak fiber optik dan menghambat pencahayaan matahari yang masuk. Oleh karena itu, pasir digunakan untuk menggantikan peran kerikil sebagai agregat karena memiliki karakter yang berpotensi untuk mengisi ruang-ruang kosong pada struktur beton, sehingga resiko porositas dapat dihindari.



 

Baca Juga: Dinding Beton Ekspos: Fungsi, Kelebihan, dan, Kekurangannya


 

Kelebihan dari Beton Transparan


Beton Transparan

Pinterest.com
 

Bukan tanpa alasan, penggunaan beton transparan memiliki kelebihan tersendiri dibanding beton konvensional.  Berikut adalah beberapa kelebihan dari beton transparan.
 

Tampilan yang Estetik

 

Beton transparan mendukung penciptaan struktur bangunan dengan tampilan yang unik dan lebih modern. Desain arsitektur yang memanfaatkan beton transparan dapat memberikan kesan estetis yang menarik. 

 

Selain itu, beton transparan dinilai dapat memberikan tampilan bangunan yang lebih bersih dan minimalis. Sehingga jenis beton ini dapat dijadikan sebagai referensi dan pilihan khususnya pada konsep bangunan yang paling digemari yaitu kontemporer.

 

Penyaluran Cahaya

 

Salah satu kelebihan utama dari beton transparan yaitu karakter strukturnya yang mampu menyalurkan cahaya secara alami. Hal ini dapat meningkatkan pencahayaan dalam ruangan, dan menciptakan lingkungan yang terang dan nyaman. 

 

Secara fungsional, beton transparan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada lampu buatan atau sistem penerangan lainnya. Ini dapat menghasilkan penghematan energi dan mengurangi biaya operasional terkait dengan penerangan. 

 

Dalam hal estetika, cahaya alami yang masuk melalui beton transparan dapat memberikan efek tampilan yang lebih menarik dan merata ke dalam ruangan. Hal inilah yang menjadi elemen estetis yang diinginkan dalam desain interior, menciptakan suasana yang lebih alami dan terbuka.

 

Struktur yang Kuat

 

Meskipun jenis beton ini memiliki tampilan yang transparan, perlu diingat bahwa struktur dari beton transparan sama kuatnya dengan struktur pada beton konvensional. 

 

Beton transparan dirancang dengan campuran yang dipastikan kekuatannya tidak berkurang. Hal ini dikarenakan mekanisnya tidak dikorbankan akibat penambahan bahan transparan. Singkatnya, beton transparan tetap dapat memikul beban struktural seperti beton konvensional pada umumnya.


 

Kekurangan dari Beton Transparan


Beton Transparan

Pinterest.com

 

Meskipun kelebihan-kelebihan dari jenis beton ini terbilang menarik untuk dipertimbangkan, namun juga ada kekurangan-kekurangan dari beton transparan yang juga perlu untuk ditimbang. Berikut adalah kekurangan dari beton transparan.

 

Biaya yang Mahal

 

Meskipun jenis beton ini terbilang menarik dan menawan, namun untuk menghasilkan beton jenis ini membutuhkan biaya yang mahal. Mahalnya biaya tersebut disebabkan oleh adanya penggunaan campuran yang melibatkan fiber optic, yang dapat mencapai beberapa ribu euro per meter persegi.

 

Pembuatan yang Cenderung Sulit

 

Proses produksi beton transparan seringkali lebih kompleks daripada beton konvensional. Dalam membuat jenis beton ini, memastikan distribusi serat atau bahan transparan secara merata dalam seluruh struktur dapat menjadi tantangan dan memerlukan metode produksi yang lebih canggih serta harus dilakukan oleh tenaga-tenaga yang terlatih dan berkompeten.

 

Privasi yang Berkurang

 

Beton Transparandezeen.com

 

Seperti namanya, beton transparan akan memberikan efek yang tembus pandang pada bangunan. Meskipun tidak begitu jelas, namun beton transparan dapat mengurangi tingkat privasi dalam beberapa konteks penggunaan. 

 

Pemilik bangunan perlu mempertimbangkan kebutuhan akan privasi dan kesesuaian penggunaan serta pengaturan cahaya dalam pemilihan material ini.


 

Kesimpulan

 

Beton transparan merupakan jenis beton yang dapat mendukung tampilan yang lebih menarik dan estetis pada bangunan Anda. Kemampuannya yang mampu menyalurkan cahaya secara alami menjadi kelebihan utama yang sangat menarik untuk diaplikasikan pada suatu bangunan.

 

Akan tetapi, biaya yang mahal, pembuatannya yang sulit, serta privasi yang berkurang menjadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk menggunakan jenis beton ini.


 

***

 

Untuk menghasilkan beton yang estetis dan menawan, aspek kekuatan juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. 

 

Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, bersama tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman, PT. Sobute Global Indonesia siap melayani Anda dalam menyuplai produk pengeras beton berkualitas, untuk semua kebutuhan konsumen di seluruh Indonesia.

 

Untuk informasi lengkapnya, Hubungi kami disini.

Baca selengkapnya...
2402238F20orUkGmz1TBMIQ5VxtigR3DSNqhajd7uLJnY6lAcvWCPwX4eEpOy9Hbfs.jpg

Mengenal Beton Siklop: Menggabungkan Kekuatan Dan Estetika Dalam Konstruksi

23 February 2024

Beton siklop menjadi salah satu jenis beton yang menjadi pilihan dalam industri konstruksi modern. Campuran beton ini biasanya mengikuti mutu beton K-175 dengan campuran batu mangga. 

 

Istilah "siklop" sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti "bulat" atau "lingkaran". Beton siklop memiliki karakteristik yang unik

dan berbeda dari beton konvensional. 

 

Yuk kita bahas apa beton siklop selengkapnya dalam artikel ini. 

 

 

Apa Itu Beton Siklop?

 

 beton siklop 

istockphoto.com

 

Beton siklop bisa dikatakan sebagai jenis beton yang dibuat dengan mencampurkan bahan-bahan agregat kasar dengan tambahan batu mangga. Walau mirip dengan beton konvensional, perbedaannya berada dalam komposisi agregat yang diaplikasikan. 

 

Agregat yang dipakai dalam proses pembuatan jenis beton ini, cenderung memiliki ukuran yang lebih besar, hingga mencapai 20 cm. Biasanya beton ini digunakan untuk pondasi dalam, yang bergantung dalam proses durabilitas dan proses pengerasan. 

 

 

Fungsi Beton Siklop


beton siklop

istockphoto.com

 

Kekuatan Struktural Tinggi

Fungsi dari beton siklop adalah memberikan kekuatan struktural pada bangunan. Komposisinya yang lebih besar dari beton biasanya memberikan kekuatan tambahan pada beton, membuatnya lebih tahan terhadap tekanan dan beban struktural.

 

Daya Tahan yang Efektif 

Beton siklop juga akan membuat bangunan dan konstruksi lebih daya tahan terhadap efek cuaca dan kondisi lingkungan ekstrem, termasuk tekanan dan tarikan. Tidak berlebihan jika beton ini menjadi pilihan baik untuk proyek-proyek konstruksi di daerah beriklim ekstrim dan butuh dtruktur bangunan yang kuat. 

 

Pondasi yang Kokoh 

Beton siklop kerap diaplikasikan sebagai pondasi untuk jenis pembangunan sumur dengan dimensi diameter sekitar 60 cm sampai 80 cm dan kedalamannya 1 sampai 2 meter, karena kemampuannya dalam melindungi kekuatan struktural dan penahan tanah di lapisan bawah tanah. 


 

Karakteristik Beton Siklop


beton siklop

istockphoto.com

 

Karakteristik yang paling mencolok dari beton siklop adalah tekstur kasar pada permukaannya, karena bahan pembuat dengan ukuran yang lebih besar sehingga menghasilkan kualitas sesuai durabilitas, workability, dan waktu proses pengerasan sampai memperoleh karakter beton yang dibutuhkan. 

 

Selain itu, beton dengan kombinasi konvensional dan agregat berukuran besar akan membuat material ini cocok untuk struktur-struktur yang membutuhkan daya dukung yang kuat. Proporsi yang tepat antara beton dan batu-batu tersebut harus dijaga agar menghasilkan beton siklop dengan kualitas yang optimal.

 

 

Kesimpulan

 

Beton siklop bukan hanya sekadar bahan konstruksi, tetapi juga merupakan perwujudan seni dan keindahan dalam dunia konstruksi. Dengan kombinasi kekuatan struktural tinggi dan tampilan estetika yang menarik, beton siklop menjadi pilihan yang populer dalam proyek-proyek konstruksi modern. Keberhasilan beton siklop tidak hanya terletak pada fungsinya sebagai bahan konstruksi, tetapi juga pada kemampuannya untuk menciptakan bangunan-bangunan yang kokoh dan indah secara bersamaan.

 

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. 

 

Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240221eFXi8VZsMGcB0ubEOnktLI6HQ52fD1q4vPzxJdNl3pgUoyTjCRmWaY9AwKh7.jpg

Bangun Kekuatan Pondasi : Ini Cara Membuat Campuran Beton Yang Pas

21 February 2024

Keberhasilan proyek konstruksi tentunya ditentukan oleh kualitas beton yang digunakan. Itu sebabnya, sangat penting untuk memahami dengan baik cara membuat campuran beton yang tepat. 

 

Namun, perlu diketahui jika cara membuat campuran beton tidak hanya tentang mencampur pasir, semen, dan air, namun juga memahami proporsi yang benar dan metode pengadukan yang tepat. 

 

Yuk kita bahas selengkapnya di artikel berikut ini. 

 

 

Pengertian Campuran Beton


cara membuat campuran beton

istockphoto.com 

 

Campuran beton umumnya terdiri dari tiga komponen utama, yakni semen, air, dan agregat (pasir, kerikil, atau batu pecah). 

 

Semen berfungsi sebagai bahan perekat, sementara agregat memberikan kekuatan dan kepadatan struktural. Air sendiri memberi kelembaban dan mengaktifkan reaksi kimia yang membuat beton mengeras. Proporsi ideal yang tepat dari tiap bahan akan menghasilkan campuran beton yang kokoh dan tahan lama.

 

 

Komponen Utama Campuran Pembuatan Beton


cara membuat campuran beton

istockphoto.com

 

Semen

 

Semen Portland umumnya diaplikasikan sebagai campuran untuk membuat beton. Jenis semen ini sudah terbukti memiliki kekuatan dan daya tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Jumlah semen yang pas akan mempengaruhi kekuatan akhir beton.

 

Air

 

Air sebagai pendukung reaksi pengerasan pada beton. Jumlah air juga perlu diperhatikan, karena jika berlebihan, semua partikel semen tidak dapat bercampur dengan baik dan melemahkan kekuatan beton.

 

Agregat

 

Agregat dibagi jadi dua jenis, yakni agregat halus (pasir) dan agregat kasar (kerikil atau batu pecah). Kedua jenis ini memberikan kepadatan dan kekuatan pada beton.

 

Proporsi yang tepat antara agregat halus dan kasar juga akan mempengaruhi dan menghasilkan sifat-sifat beton, seperti kekuatan tekan dan kekuatan tarik.

 

 

Fungsi Campuran Beton yang Tepat


cara membuat campuran beton

istockphoto.com

 

Kekuatan pada Struktural

 

Hasil campuran beton yang tepat, akan menghasilkan struktur yang berkualitas tinggi. Kekuatan tekan dan tarik beton akan menopang beban struktural dengan baik.

 

Ketahanan Cuaca dan Kondisi Lingkungan

 

Beton yang baik akan tahan terhadap perubahan suhu, hujan, dan kondisi lingkungan lainnya. Kualitas tinggi pada material ini tidak akan mudah rusak karena paparan kondisi lingkungan dan alam.

 

Daya Tahan Terhadap Retakan

 

Dengan campuran tepat dan akurat pada beton, bangunan akan berdiri kokoh. Penambahan serat atau bahan tambahan tertentu akan semakin meningkatkan daya tahan terhadap retakan.

 

 

Tahap Pembuatan Campuran Beton yang Tepat


cara membuat campuran beton

istockphoto.com

 

Pemilihan Bahan

 

Pilih jenis semen, air dan agregat serta bahan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Pastikan semua bahan sudah memenuhi standar kualitas.

 

Penentuan Campuran Proporsi

 

Campurkan perbandingan semen, air, dan agregat dengan ukuran yang tepat dan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan adonan beton dan dituang sebelum dicetak. 

 

Pencampuran Bahan

 

Gunakan mesin pencampur beton atau mixer untuk memastikan pencampuran yang merata. Pastikan semua bahan tercampur dengan baik sehingga tidak ada bagian yang kering atau terlalu basah.

 

Secara sederhana, cara mencampur material yang baik dengan takaran manual, yakni pasir dimasukkan dalam tempat yang ditentukan, berbentuk gundukan besar. Kemudian, campur dengan batu kecil atau kerikil dan diaduk dengan sekop atau alat pengaduk sampai merata. 

 

Beri lubang pada bagian atas gundukan dan campur dengan semen dan diaduk sampai menyatu dengan bahan lainnya. Lakukan terus menerus sampai semua material menyatu. Tambahkan air sesuai takaran agar tidak terlalu encer atau keras. 

 

Pengadukan dan Pengaturan Konsistensi

 

Perhatikan konsistensi beton selama pengadukan dan saat dalam cetakan. Penting untuk membuat adonan padat dengan benar tanpa adanya rongga udara. Selain itu, jika terlalu kering, tambahkan air secukupnya. Sebaliknya, jika terlalu basah, tambahkan sedikit semen atau agregat.

 

Pengecoran dan Pengerasan

 

Setelah pencampuran, segera dilakukan pengecoran untuk mencegah kehilangan konsistensi. Pastikan untuk memberikan waktu yang cukup agar beton dapat mengeras secara optimal.

 

Perawatan 

 

Setelah itu, perawatan yang baik dapat dilakukan, seperti perlindungan dari cuaca yang ekstrim dan kelembaban yang cukup untuk mendukung proses pengerasan yang sempurna.

 

 

Kesimpulan 

 

Dengan memahami penjelasan mengenai pembuatan campuran beton yang tepat, Anda dapat meningkatkan kualitas proyek konstruksi. Penting untuk selalu mengikuti standar dan pedoman yang berlaku untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan struktur yang dibangun menggunakan beton.

 

Butuh beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya. 

 

Menyediakan produk pengeras beton berkualitas, untuk kebutuhan pondasi dan bangunan Anda. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240219TsSlftNPwrCgQ4eOpVB7FjXiY1UHM8u2AyIbcvm09Jk5GzEZnRdL3DKxq6ho.jpg

Penting Atau Tidak? Kenali Fungsi Waterproofing Pada Beton!

19 February 2024

Beton adalah campuran bahan konstruksi yang umum digunakan dalam pembangunan seperti rumah, gedung, jalan raya, maupun jembatan. Beton umum digunakan karena memiliki bahan dasar material yang kuat dan tahan lama. 

 

Meskipun beton memiliki sifat tahan terhadap tekanan dan beban, namun masih rentan terhadap penetrasi air. Oleh karena itu, waterproofing atau perlindungan terhadap air sangat diperlukan untuk beton.

 

Pengaplikasi waterproofing, dinilai sangat penting untuk memperpanjang umur dan mempertahankan integritas struktural beton, serta menjaga keamanan dan kekokohan proyek konstruksi secara keseluruhan.

 

Melalui pembahasan ini, kita akan mengulas apa itu waterproofing pada beton, dan apa fungsinya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini hingga tuntas ya!


 

Apa Itu Waterproofing?


Waterproofing BetonIstockphoto.com



 

Waterproofing beton merupakan sebuah tahap yang harus dilakukan sebagai pemenuhan pada persyaratan konstruksi yang mendasar. Waterproofing dilakukan untuk mencegah masuknya air ke dalam struktur beton. Hal Ini dilakukan dengan menerapkan lapisan perlindungan atau menggunakan bahan tambahan khusus pada campuran beton.

 

Singkatnya, Dengan melindungi beton dari penetrasi air, waterproofing tidak hanya memperpanjang umur beton tetapi juga menjaga kekuatan dan kestabilan strukturalnya.

 

Pentingnya Waterproofing pada Beton

 

Waterproofing Beton

Istockphoto.com
 

Waterproofing pada beton sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan kekuatan beton pada suatu bangunan. Selain itu, penggunaan waterproofing ini juga penting karena mengingat Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi serta memiliki musim panas dengan suhu yang terbilang tinggi. 

 

Oleh karena itu, struktur pada beton harus terlindungi dengan baik agar tidak terjadi penurunan kualitas dan pengeroposan akibat cuaca ekstrim yang terjadi. Penggunaan waterproofing juga penting terutama pada dampak kedepannya. 

 

Waterproofing dapat menekan dan menghindari resiko kerubuhan pada rumah akibat struktur beton yang sudah rapuh. Daripada kita harus membangun dari awal, lebih baik waterproofing diaplikasikan untuk menjaga kekuatan dan ketahanan pada struktur beton yang mudah terkikis terutama pada bagian wire mesh dari karat. 

 

 

Jenis Waterproofing Beton

 

Terdapat beberapa jenis waterproofing beton yang umum diaplikasikan. Berikut adalah jenis-jenisnya.

 

Waterproofing Berjenis Membran


 

Waterproofing membran merupakan sebuah jenis pelindung yang berupa lapisan membran sebagai perlindungan beton terhadap air. Membran ini adalah suatu bahan lembaran yang biasanya terbuat dari material seperti bitumen, plastik, karet, atau bahan polimer lainnya.

 

Membran waterproofing umum digunakan untuk berbagai kebutuhan proyek konstruksi, seperti bangunan bawah tanah, terowongan, dan struktur lainnya di mana risiko kelembaban tinggi atau paparan langsung terhadap air sangat tinggi. 

 

Namun perlu digaris bawahi bahwa, harga waterproofing membran yang terbuat dari polyester cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan produk sejenis berbahan serat, namun, sebanding dengan harganya, kualitasnya juga lebih unggul.

 

Waterproofing Berjenis Crystallising

 

Waterproofing berjenis crystallising merupakan jenis pelindung yang dicampurkan dalam campuran beton berperan untuk mengisi pori-pori dengan bentuk yang menyerupai kristal. Keunggulan dari waterproofing berjenis crystallising termasuk kemampuannya untuk bekerja secara efektif dalam jangka waktu yang panjang, karena kristal yang terbentuk dapat terus memperkuat struktur beton seiring waktu.

 

Waterproofing Berjenis Coating

 

Waterproofing sistem coating adalah metode perlindungan terhadap air yang diterapkan mirip dengan proses pengecatan menggunakan kuas atau rol. Sistem ini menggunakan material yang mirip dengan cat namun memiliki konsistensi yang lebih tebal. 

 

Jenis waterproofing ini umumnya digunakan untuk melindungi berbagai struktur seperti tangki air, talang beton, atap beton, kamar mandi, balkon, dan area lainnya. Waterproofing coating dapat terbuat dari berbagai bahan dasar, termasuk waterproofing berbasis semen, waterproofing berbasis akrilik, dan waterproofing berbasis pelarut


 

Fungsi Penggunaan Waterproofing pada Beton

 

Waterproofing BetonIstockphotoo.com


 

Penggunaan waterproofing pada beton dilakukan bukan karena tanpa alasan. Terdapat beberapa fungsi dari pengaplikasian  waterproofing pada beton. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari penggunaan waterproofing pada beton.

 

Menjaga Ketahanan dan Keutuhan

 

Penggunaan waterproofing pada beton dapat menjaga ketahanan dan keutuhan pada strukturnya. Dengan tujuannya yang berguna untuk melapisi dan menutup pori-pori bangunan dari air.

 

Selain itu waterproofing akan melindungi struktur bangunan beton dari kelembaban yang dapat menyebabkan lapuk, mencegah korosi pada kerangka besi wire mesh, menghindari resiko kebocoran, dan mencegah adanya pertumbuhan jamur yang dapat merusak struktur beton dan berpotensi membahayakan penghuni bangunan di sekitarnya. 


 

Mencegah Terjadinya Kebocoran 

 

Fungsi utama dari pengaplikasian waterproofing pada beton yaitu melindungi bangunan dari resiko kebocoran. Dengan adanya waterproofing, tak perlu ada kekhawatiran terhadap turunya hujan yang ekstrim.

 

Menghemat Biaya Renovasi

 

Dengan menggunakan waterproofing, kualitas beton akan tetap terjaga dan terhindar dari resiko kerusakan. Hal ini akan berdampak pada pengeluaran biaya ketika renovasi rumah nanti dilakukan. Pengeluaran biaya akan menjadi lebih hemat karena beton yang digunakan masih memiliki struktur yang kuat dan tidak terindikasi rapuh bahkan rubuh.

 

 

Kesimpulan

 

Waterproofing menjadi persyaratan pembangunan yang sangat penting untuk menjaga kekuatan dan ketahanan pada struktur beton. Beberapa jenis waterproofing menjadi umum digunakan karena memiliki fungsi-fungsi yang diharapkan.

 

***
 

Apabila Anda membutuhkan beton dengan mutu kualitas terbaik, Sobute hadir untuk membantu

 

PT. Sobute Global Indonesia, siap membantu dengan menyediakan dan menyuplai cairan pengeras beton berkualitas untuk hasil beton yang maksimal ke seluruh wilayah Indonesia.


Segera Hubungi Kami untuk info selengkapnya.

Baca selengkapnya...
240216fbDBTA12jGJxsq54tSE0XQaWy7wzgchKNdRin9Vmlov8H6IMUepZ3FCYuOLr.jpg

Kuat & Kokoh: Temukan Cara Membuat Bekisting Tangga Yang Benar!

17 February 2024

Tangga dibutuhkan dan difungsikan manusia untuk membantu mereka mencapai suatu tempat dengan tingkat elevasi yang lebih tinggi pada bangunan. Tak jarang, tangga yang digunakan berjenis tangga beton. Tangga beton umum dipilih karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis tangga lainnya, seperti tangga kayu atau logam.

 

Namun untuk menghasilkan tangga beton yang kuat dan kokoh, pembuatan bekisting pada tangga jenis ini harus dilakukan dengan benar. Hal ini dikarenakan bekisting merupakan salah satu aspek terpenting untuk mendukung proses pengecoran serta mencapai kekuatan yang dinilai cukup untuk berdiri dan menahan beban.

 

Oleh karena itu, pembuatan bekisting menjadi proses yang sangat penting untuk diperhatikan. Artikel ini akan mengulas cara membuat bekisting tangga beton yang baik dan benar. Simak penjelasan lengkapnya hingga tuntas ya!


 

Fungsi Bekisting pada Tangga Beton

 

Cara Membuat Bekisting Tangga

Istockphoto.com


 

Pada dasarnya, bekisting merupakan komponen dalam pembuatan struktur beton yang berperan dalam berbagai fungsi yang krusial. Fungsi bekisting dalam pembuatan tangga beton yaitu memberikan kerangka sementara yang akan menggantikan bentuk akhir tangga beton. 

 

Tak hanya itu, bekisting juga berperan dalam memberikan penyangga dan dukungan sementara untuk beton yang sedang dicor. Hal ini dikarenakan bekisting mampu membantu tangga beton untuk berdiri dalam kondisi masih cair hingga pada akhirnya tangga beton mampu untuk berdiri sendiri.

 

Bekisting juga memiliki peranan penting untuk memastikan bahwa beton memiliki bentuk yang benar saat proses pengecoran. Hasilnya, tangga beton yang dihasilkan akan memiliki permukaan yang rata dan halus. 


 

Baca Juga: Mau Bikin Tangga Beton? Pahami Hal-Hal Penting Berikut Ini!

 

 

Tahapan Membuat Bekisting Tangga Beton

 

Cara Membuat Bekisting Tangga

Istockphoto.com


 

Proses pembuatan bekisting pada tangga beton meliputi beberapa langkah. Berikut ini langkah-langkahnya.

 

Tahap Persiapan

 

Pada tahap persiapan, Anda perlu untuk memastikan perencanaan yang matang dalam pembuatan bekisting pada tangga beton. Hal ini diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan selama proses pembuatan serta menciptakan tangga beton dengan kualitas yang kuat dan kokoh. 

 

Pada proses perencanaan, Anda perlu menentukan desain dan ukuran yang akan diaplikasikan. Untuk proses ini, Anda juga dapat berkonsultasi dengan ahli teknik sipil serta penggunaan perangkat lunak demi memastikan desain yang layak dan sesuai dengan standar keamanan.

 

Jika proses perencanaan sudah selesai, maka Anda juga harus melakukan pengukuran dan perhitungan untuk area yang akan dijadikan tempat untuk tangga beton dibangun. Perhitungan ini juga mencakup kepastian jumlah langkah dan dimensi yang diperlukan telah dihitung dengan cermat dan akurat.

 

Selain proses perencanaan dan pengukuran serta perhitungan, pada tahap persiapan ini Anda juga perlu menyiapkan bahan dan alat yang akan digunakan. Alat yang diperlukan diantaranya yaitu meteran, penggaris, gergaji, obeng, dan palu. Sedangkan bahan yang digunakan meliputi sekrup, paku, kayu, pengikat, dan papan bekisting.

 

Tahap Pembuatan

 

Setelah tahap persiapan sudah dilakukan, kemudian Anda dapat memulai tahap pembuatan bekisting untuk tangga beton. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat bekistingnya.


 

  1. Menyiapkan Rangka Bekisting

 

Dalam membuat rangka bekisting, Anda dapat menggunakan kayu sebagai rangkanya. Rangka bekisting harus dibuat dan disusun mengikuti desain yang sudah ditentukan. Anda juga perlu memasang penopang yang bertujuan untuk meningkatkan kestabilan serta keseimbangan pada bagian bawah rangka.

 

  1. Memotong dan Memasang Papan Bekisting

 

Pemotongan pada papan bekisting harus sesuai dengan ukuran dan dimensi yang dibutuhkan. Pada sepanjang rangka bekisting, Anda dapat memasang papan-papan yang sudah diukur dan dipotong. 

 

Papan-papan tersebut harus terpasang dengan rapi dan rapat. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebocoran pada beton akibat adanya celah yang terbuka.

 

  1. Mempertimbangkan Desain Secara Rinci

 

Jika ada landing di tengah tangga, pastikan untuk menghasilkan bekisting yang cocok dengan strukturnya. Selain itu, jika terdapat sudut atau tikungan pada tangga, pastikan bekisting dapat mengikuti kontur dengan presisi.

 

  1. Pengecekan Kembali Kekokohan 

 

Setelah bekisting sudah selesai dipasang, Anda perlu mengecek kembali secara menyeluruh untuk memastikan kekokohan sebelum proses pengecoran dilakukan. Anda dapat mengeceknya dengan menekan atau menggoyangkan bekisting. 


 

Tahap Pengecoran Hingga Penyelesaian

 

Cara Membuat Bekisting Tangga

istockphoto.com


 

Jika bekisting sudah terpasang sempurna, tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan yaitu tahap pengecoran hingga tahap penyelesaian pada tangga beton. Berikut adalah langkah-langkahnya.

 

  1. Persiapan Bahan Beton

 

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu mempersiapkan bahan beton yang akan digunakan. Anda perlu mencampur bahan-bahan beton dengan konsistensi yang tepat dan sesuai dengan petunjuk dan rekomendasi dari produsen.

 

  1. Proses Pengecoran

 

Jika campuran bahan beton sudah selesai, maka langkah selanjutnya yaitu proses pengecoran. Tuangkan beton dengan hati-hati ke dalam bekisting, Anda dapat memulainya dari bagian bawah tangga. 

 

Beton harus dipastikan tersebar merata dan mengisi seluruh bekisting. Manfaatkan peralatan penggetar beton untuk mengeliminasi gelembung udara yang terperangkap di dalamnya.

 

  1. Penyelesaian

 

Jika campuran beton yang dituangkan sudah mulai mengeras, Anda dapat meratakan permukaan beton dengan alat smoothing atau float. Segera haluskan permukaan dan ratakan apabila terdapat permukaan yang memiliki perbedaan ketinggian.

 

  1. Pengerasan dan Penyembuhan Beton

 

Selama beton mengeras, Anda perlu menjaganya dengan menyirami beton dengan air sesekali. Proses pengerasan ini harus sesuai dengan petunjuk dari produsen.


 

Tahap Pelepasan Bekisting

 

Jika beton sudah mengeras dengan sempurna, Anda dapat melepas bekisting serta menyelesaikan beberapa hal-hal detail terakhir. Papan-papan bekisting harus dilepas dengan hati-hati agar tidak membuat beton mengalami kerusakan. 

 

Setelah bekisting berhasil dilepas, segera periksa kembali untuk memastikan tidak ada  tanda-tanda cacat pada beton. Jika diperlukan, Anda dapat menambahkan lapisan pelindung beton untuk mendukung keawetan pada tangga.


 

Kesimpulan

 

Bekisting harus dibuat dengan baik untuk menghasilkan kekuatan serta umur yang panjang pada tangga beton. Setiap tahapan dalam pembuatan bekisting harus dikerjakan dengan cermat. Hal ini dikarenakan bekisting merupakan salah satu aspek terpenting untuk mendukung proses pengecoran serta mencapai kekuatan yang dinilai cukup untuk berdiri dan menahan beban. 


 

***

 

Jika Anda membutuhkan material beton dengan mutu kualitas terbaik? Percayakan pada PT. Sobute Global Indonesia

 

Sobute siap melayani dengan menyediakan suplai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Hubungi Kami segera untuk info selengkapnya!

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..