Artikel

240123fBv32tkIsAYK4ubUS9oyCcg8TirW75amjJpdZQNVP6X0hqFexlHnEzL1MDwO.jpg

Mau Buat Basement Parkir? Perhatikan Standar Dan Tips Jitunya

23 January 2024

Apa Anda berencana membanguan basement buat parkir? Berikut penjelasan dan tips yang wajib diperhatikan. 

 

Basement atau ruang bawah tanah, merupakan salah satu elemen bangunan tersembunyi, tapi memiliki fungsi yang menarik. Ruangan ini tak hanya digunakan untuk penyimpanan, namun juga memiliki berbagai fungsi yang bisa diaplikasikan sesuai beragam jenis dan kebutuhan, salah satunya tempat parkir.  

 

Artikel ini akan membahas apa itu basement, fungsi-fungsinya, serta standar basement parkir yang baik.

 

Apa Itu Basement?

 

Basement parkir

istockphoto.com

 

Basement adalah area yang terletak di bawah lantai utama atau ground floor yang digunakan sebagai ruang tambahan dalam sebuah bangunan. Biasanya dibangun di perumahan, gedung perkantoran, dan bangunan umum lainnya. Basement dapat memiliki akses melalui tangga, lift, atau eskalator, tergantung pada jenis bangunan dan tujuannya.

 

Fungsi-Fungsi Basement

 

Penyimpanan

 

Salah satu fungsi dari basement adalah sebagai ruang penyimpanan. Banyak pemilik rumah yang menjadikan basement untuk menyimpan barang-barang yang jarang digunakan, perabotan tua, atau arsip penting.

 

Ruangan Tambahan

 

Basement juga bisa dijadikan ruang tambahan dalam rumah. Beberapa desain rumah mengubah ruang bawah tanah ini sebagai ruang keluarga tambahan, ruang hiburan, atau tempat kerja, bahkan ruang tidur. 

 

Parkir

 

Ini menjadi fungsi paling umum dari sebuah ruang bawah tanah, seperti di gedung perkantoran dan hunian. Pemanfaatannya sebagai lahan parkir dapat membantu mengurangi kepadatan parkir di area permukaan tanah atau bagian atas. 

 

Ruang Utilitas Bangunan 

 

Basement juga bisa menjadi lokasi peralatan teknis disimpan, seperti pemanas, pendingin udara, bahkan sistem listrik dan air. 

 

Untuk Konstruksi Bangunan

 

Selain itu, adanya basement ternyata dapat dimanfaatkan untuk memperkuat struktur konstruksi bangunan. Basement akan memperdalam dasar pondasi bangunan dan mampu meningkatkan stabilitas konstruksi terhadap gaya geser. 

 

 

Jenis-Jenis Basement

 

Walkout Basement

 

Jenis ini ditemukan di perumahan dengan kondisi tanah yang miring, seperti di perumahan lereng bukit. Jenis basement ini memiliki akses langsung ke luar melalui pintu geser atau pintu terbuka, tanpa adanya tangga masuk dan keluar yang leluasa. 

 

Walk Up Basement

 

Basement yang satu ini juga memiliki akses langsung ke luar dengan pintu, namun disertai tangga di depannya, jadi tidak perlu masuk ke dalam rumah dulu. Akan tetapi, Anda harus memperhatikan faktor keamanan dan material bangunan yang digunakan untuk bagian tangga dan pintu penutup, karena akan langsung terpapar udara atau cuaca ekstrim di luar. 

 

Look Out Basement

 

Look Out Basement merupakan jenis basement yang memungkinkan penghuni masuk ke dalamnya saat berada di dalam rumah. Anda bisa melihat ke bagian luar karena bangunannya dibangun dengan setengah bagian atas basement tampak di bagian permukaan tanah dan umumnya ditambah dengan jendela. Sehingga cahaya dan sirkulasi dari luar bisa masuk ke dalam basement. 


 

Standar Pembangunan Basement Parkir yang Baik

 

Basement parkir

istockphoto.com

 

Jika Anda merencanakan untuk menggunakan basement sebagai area parkir, ada beberapa standar yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan kualitas dan keamanan yang baik, yakni : 

 

Standar minimum basement

 

Tinggi minimum untuk tempat parkir adalah sekitar 2,25 meter. Lantai parkir ini pastinya harus muat seukuran mobil yang akan parkir di dalamnya.  

 

Untuk lebar, ukuran ruang bawah tanah untuk satu arah sekitar minimum 3,00 m dan untuk dua arah minimum selebar 0,50 m sehingga lebar minimum totalnya berukuran 6,5 m.

 

Bagian struktural konstruksi lantai parkir juga harus diperhatikan, demi menjaga keamanan dan keselamatan pengguna. Sesuai standar bagian lantai adalah pelat beton 4000 PSI 6", dengan beban 80 LBS/SF dan ramp tanjakan sekitar 5,5 %. 

 

Basement parkir

istockphoto.com

 

Struktur & material

 

Anda juga harus memperhatikan pemilihan material seperti beton berkualitas dan sistem yang digunakan untuk menjaga kualitas dan penggunaan basement jangka panjang demi mencegah pengeluaran yang tidak perlu. 

 

Perhatikan juga untuk proses pengerasan struktur bangunan, yakni dari penggalian lahan, penambahan plat lantai, pembuatan dinding basement dan partisi yang dibutuhkan. 

 

Aksesibilitas

 

Setiap area parkir harus memiliki aksesibilitas dengan mudah dan terpisah. Hal ini akan memudahkan penggunaan lokasi parkir. 

 

Ventilasi yang Baik

 

Basement parkir perlu memiliki sistem ventilasi yang baik untuk menghindari konsentrasi gas berbahaya, seperti karbon monoksida. Ini juga membantu menghindari reaktif zat kimia yang dapat merusak kendaraan.

 

Pencahayaan yang Cukup

 

Pencahayaan yang memadai pastinya penting dalam ruangan tertutup. Penerangan yang baik akan membuat pengguna nyaman saat masuk dan meninggalkan area parkir, dan meningkatkan keamanan. 

 

Sistem Perlindungan Kebakaran

 

Basement parkir wajib memiliki sistem perlindungan akan risiko terjadinya kebakaran, seperti detektor asap dan sistem pemadaman otomatis.

 

Sistem Keamanan 

Keamanan untuk basement parkir juga perlu diterapkan. Anda bisa memasang sistem pengawasan CCTV, akses terbatas dengan kartu, dan penerangan di area jalan kaki.

 

Drainase yang Baik

 

Basement parkir harus memiliki sistem drainase yang efisien untuk menghindari banjir dan kerusakan akibat kelembaban berlebihan.

 

Ruang Parkir yang Luas

 

Pastikan bahwa setiap ruang parkir cukup besar dan mudah diakses. Ini akan mengurangi risiko kerusakan kendaraan dan mempermudah penggunaan parkir.

 

 

Kesimpulan

 

Masih bingung saat ingin membangun basement pada bangunan? Untuk basement parkir yang baik, perlu mematuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi. 

 

Dengan memahami berbagai jenis basement dan fungsi-fungsinya, Anda dapat mengoptimalkan ruang bawah tanah dalam bangunan Anda sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240123m9dgrkbOenAzWGViu8Z07qUtjHfPM5cxSX3pohIFlB2JCaDvR6yTwsEL1NYK.jpg

Kenali Bedanya Mortar Instan Vs Mortar Konvensional

21 January 2024

 

Tahukah Anda apa itu mortar? Yuk kita bahas apa sebenarnya mortar dan apa perbedaan Mortar Instan dan Mortar Konvensional. 

 

Mortar adalah campuran dari semen, pasir, dan air, yang merupakan bahan bangunan yang penting saat sedang membangun atau merenovasi rumah. Material ini dapat digunakan sebagai bahan perekat atau plester, serta difungsikan untuk meratakan permukaan dinding yang tidak merata. 

 

 

Baca Juga: Mengenal Form Tie pada Konstruksi Beton

 

 

Ada dua jenis mortar yang umum digunakan dalam proyek konstruksi, yakni mortar instan dan mortar konvensional. Kedua jenis mortar ini memiliki karakteristik, fungsi, dan kelebihan yang berbeda. 

 

 

Pengertian Mortar Instan dan Mortar Konvensional

 

Mortar Instan vs Mortar Konvensional

 

a. Mortar Instan 

Jenis instan adalah pencampuran semen, pasir, zat aditif dan filler atau bahan kimia khusus secara konsisten dan sudah ditentukan ukuran dan komposisinya. 

 

Fungsi 

Mortar instan umumnya dijual dalam bentuk bubuk atau butiran. Fungsi jenis instan ini adalah untuk mempermudah pekerjaan konstruksi dengan menyediakan mortar siap pakai. 

 

Biasanya, mortar instan diaplikasikan pada interior bangunan, seperti pengecatan dinding, mengisi retakan, pemasangan keramik, atau merekatkan bata ringan. Kecepatan dan kenyamanan penggunaannya menjadi salah satu kelebihannya. 

 

Kelebihan

 

1. Kemudahan Penggunaan

Pengggunaan mortar instan sangat praktis, Anda hanya perlu mencampurkannya dengan air sesuai petunjuk, dan siap digunakan. Hemat waktu dan usaha bukan? 

 

2. Kualitas yang Konsisten

Produk ini dihasilkan secara konsisten dan diolah di pabrik dengan penjagaan ketat, sehingga kualitas campurannya seragam. Ini membuat pekerjaan konstruksi akan menghasilkan kekuatan dan daya tahan yang terjamin.

 

3. Proses Pengeringan yang Cepat

Jenis instan tentunya tidak hanya mudah digunakan karena sudah dicampur dalam satu kemasan, namun cenderung mengering lebih cepat daripada jenis konvensional, yang memungkinkan pekerjaan lanjutan dilakukan lebih awal.

 

b. Mortar Konvensional

 

Mortar Instan vs Mortar Konvensional

 

Jenis yang satu ini merupakan jenis pencampuran semen dan pasir yang diproses secara manual dan dibuat di lokasi konstruksi, dengan proses yang cukup memakan waktu karena pengerjaan dan pencampuran tiap bahan dilakukan secara terpisah.  

 

Fungsi 

Mortar konvensional digunakan untuk berbagai aplikasi konstruksi, termasuk pemasangan bata, pengecatan dinding, dan konstruksi pondasi. Fungsinya adalah untuk memberikan struktur dan daya tahan yang kuat pada berbagai elemen konstruksi.

 

Kelebihan 

1. Kontrol Lebih Besar

Saat sedang mencampur mortar secara manual, Anda punya kendali terhadap komposisi dan kekuatannya. Anda dapat menyesuaikan campuran sesuai kebutuhan dan persyaratan proyek tertentu.

 

2. Daya Tahan yang Tinggi

Jenis ini juga dipercaya memiliki daya tahan yang lebih tinggi daripada mortar instan. Jadi, masih banyak yang memilih jenis ini untuk bangunan karena dinilai mempunyai daya tahan ekstra.

 

3. Lebih Ekonomis

Jika dilihat secara ekonomis, jenis konvensional seringkali lebih murah daripada mortar instan, khususnya untuk proyek besar.

 

4. Kustomisasi

Anda dapat dengan mudah menyesuaikan mortar konvensional dengan menambahkan aditif atau bahan tambahan lainnya untuk memenuhi kebutuhan spesifik proyek.

 

 

Mortar Instan vs Mortar Konvensional

 

Mortar Instan vs Mortar Konvensional

 

Kualitas dan Kekuatan

Jenis instan seringkali memiliki kualitas yang seragam dan terjamin karena diproduksi secara massal. Akan tetapi, jenis konvensional dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek, sehingga lebih menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi jika diinginkan.

 

Waktu dan Kecepatan

Mortar instan sangat cepat dalam hal persiapan dan penggunaannya. Mortar konvensional memerlukan waktu lebih lama untuk mencampur dan mengatur.

 

Kemudahan Penggunaan

Untuk jenis instan tentunya lebih mudah digunakan. Mortar konvensional sendiri memerlukan keterampilan dalam pencampuran dan penggunaan yang konsisten.

 

Soal Biaya 

Perbedaan kedua jenis mortar ini dari segi biaya juga bisa jadi pertimbangan. Instan cenderung lebih mahal daripada konvensional dalam penggunaan volume besar. Akan tetapi, untuk proyek kecil, mortar instan lebih ekonomis karena mengurangi pemborosan.

 

Daya Tahan

Mortar konvensional umumnya memiliki daya tahan yang lebih tinggi daripada mortar instan, membuatnya cocok untuk aplikasi yang memerlukan ketahanan terhadap tekanan atau cuaca ekstrem.

 

Akan tetapi, pemakaian jenis ini rentan terkena keretakan jika campurannya kurang sesuai. Berbeda dengan jenis instan yang tidak mudah retak karena campurannya sudah merata dengan bahan berkualitas. 

 

 

Kesimpulan

 

Baik jenis mortar instan dan mortar konvensional memiliki plus minus dalam penggunaannya. Pilihan keduanya tergantung kebutuhan proyek, waktu, serta anggaran Anda. 

 

Penting untuk memahami perbedaan keduanya dan mempertimbangkan dengan cermat sebelum memilih jenis mortar yang akan digunakan. Semoga bermanfaat ya!

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami.

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
240123NEum760jX9pRcA18oDFCIVTrL3WOwBYavP4ZGesJzfQKHgy52kqntlihxdUM.jpg

Mau Punya Rumah Panggung Modern Beton? Ini Tips Desainnya

19 January 2024

 

Memiliki rumah panggung modern beton bisa jadi opsi terbaik dalam beberapa tahun ini, apalagi jika Anda tinggal di kawasan dengan curah hujan yang tinggi. 

 

Desain rumah yang satu ini menghadirkan gaya arsitektur dengan daya tarik yang kuat karena keindahan estetika yang modern dan fitur fungsionalnya yang melindungi dari banjir. 

 

 

Baca Juga: Mau Pasang Lisplang Beton? Ini Dia Keuntungannya

 

 

Ingin punya rumah panggung? Berikut beberapa tips dan inspirasi desain untuk rumah panggung modern beton yang bisa Anda coba. 

 

 

Keindahan Desain Rumah Panggung Modern Beton

 

Rumah Panggung Modern Beton

 

Rumah panggung bergaya modern material beton mengusung berbagai unsur desain kontemporer dengan kekuatan dan daya tahan beton. Ini menciptakan rumah yang tidak hanya cantik tetapi juga tahan lama. 

 

Sejatinya, desain rumah panggung sudah ada sejak dulu, seperti dalam konsep rumah adat beberapa wilayah di Indonesia, seperti Bangka Belitung, Kalimantan, Jakarta hingga Sumatera Barat, yang bertujuan untuk menjaga bangunan dari serangan hewan buas, mistis dan cuaca ekstrim. 

 

Namun kini, rumah panggung dihadirkan dengan konsep yang unik dan indah, seperti bernuansa tropis, kawasan pantai hingga pegunungan yang asri. 

 

 

Inspirasi Desain Rumah Panggung Modern Beton 

 

Rumah Panggung Modern Beton

 

a. Arsitektur Minimalis

 

Arsitektur minimalis bisa jadi pilihan populer dalam desain rumah panggung. Dinding luar yang bersih, garis-garis sederhana, dan penekanan pada bahan alami menciptakan tampilan yang elegan. Warna netral, seperti abu-abu dan putih sering digunakan untuk menciptakan kesan minimalis yang indah. Gunakan juga perabotan dan aksesoris rumah secukupnya agar menghadirkan suasana rapi dan nyaman.

 

b. Kombinasi Beton dan Material Lain

 

Rumah panggung modern juga bisa Anda hadirkan dengan menambahkan material lainnya, seperti kayu, kaca, atau logam. Anda bisa mengaplikasikan kayu pada dinding beton di eksterior atau lantai kayu di dalam rumah yang menghadirkan sentuhan hangat. Bisa juga menambah kaca pada bagian jendela atau balkon yang menarik perhatian. 

 

c. Desain Terbuka

 

Desain terbuka bisa ditambahkan pada desain rumah panggung. Tak hanya indah, namun fungsional karena dapat menciptakan aliran udara yang baik dan memberikan pemandangan yang menawan. Pintu geser kaca besar atau jendela besar dapat menghadirkan alam ke dalam rumah Anda.

 

d. Kreatifitas dalam Bentuk

 

Anda bisa juga menampilkan desain rumah panggung modern dengan bentuk yang unik. Rumah memang tak selalu harus tampil berbentuk kotak. Anda dapat merancang desain rumah panggung dengan atap yang melengkung atau sudut yang tidak konvensional. Tampilan lebih unik dan menarik kan. 

 

 

Tips Desain Rumah Panggung Modern Beton Anti Banjir

 

Rumah Panggung Modern Beton

 

a. Tinggi Panggung yang Cukup

Salah satu fitur utama rumah panggung adalah soal tinggi panggung yang cukup dari permukaan tanah. Hal ini difungsikan untuk melindungi rumah dari banjir. Jadi, pastikan ukuran panggung cukup tinggi sehingga air banjir tidak akan masuk dalam rumah.

 

b. Sistem Drainase yang Baik

Pastikan juga sistem drainase rumah berfungsi dengan baik. Saluran air hujan wajib dirancang agar air genangan dapat dialirkan dari area rumah Anda. Ini untuk mencegah potensi air merusak pondasi.

 

c. Penggunaan Perabotan Berkualitas

Penting untuk menggunakan perabotan yang fungsional dengan bahan yang berkualitas. Pilih sesuai ukuran dan desain rumah agar tidak terkesan berantakan atau warna yang bertabrakan dengan nuansa interior rumah. 

 

d. Material Anti Banjir

Selanjutnya, pertimbangkan material anti banjir, seperti bagian lantai, dinding hingga jendela yang dirancang khusus untuk melindungi rumah saat banjir.

 

e. Material Beton Tahan Lama

Desain rumah panggung dengan material beton tentunya harus bahan yang tahan lama. Beton berkualitas tinggi akan memberikan perlindungan ekstra dari banjir dan menjamin kekuatan struktural rumah.

 

 

Kesimpulan

 

Dalam kesimpulannya, rumah panggung modern beton bisa jadi pilihan desain yang menarik dan fungsional, terutama dalam menghadapi risiko banjir. 

 

Dengan tips desain di atas, Anda dapat menciptakan rumah yang aman dan indah. Pilihlah inspirasi desain yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan Anda, dan pastikan untuk berinvestasi dalam material dan perencanaan yang tepat untuk memastikan keamanan dan keindahan rumah Anda. 

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
240123hdx5UHMG8yVWKt6qDLiAPcIalp0ef2BgoskCSu1Q73wOn9mTRrbXEJvZz4jN.jpg

Lebih Lengkap! Ini Dia Jenis Pondasi Bangunan Dan Manfaatnya

17 January 2024

 

Pondasi adalah bagian dasar dan paling kritis dalam konstruksi bangunan. Tanpa pondasi yang kokoh, sebuah bangunan akan mudah rusak atau roboh. 

 

Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam terkait pengertian pondasi dan apa saja jenis pondasi yang digunakan untuk konstruksi. Selamat membaca dan semoga jadi inspirasi Anda dalam merencanakan dan membangun struktur yang aman dan tahan lama.

 

 

Apa Pengertian Pondasi? 

 

jenis pondasi bangunan

 

Pondasi memiliki beragam pengertian dari beberapa ahli. Diantaranya : 

 

Sardjono (1988) mengungkapkan bahwa pondasi adalah salah satu dari konstruksi bangunan yang berada di bagian bawah, pondasi berperan penting terhadap sebuah bangunan, di mana pondasi menanggung semua beban bangunan di atas ke lapisan tanah terbawah. 

 

 

Baca Juga: Pentingnya Grouting Beton, Ini Fungsi & Tahap Pembuatannya

 

 

Hardiyatmo (2002) mengartikan jika pondasi adalah komponen struktur terendah dari bangunan yang meneruskan beban bangunan ke tanah atau batuan yang berada di bawahnya. 

 

Secara umum, Pondasi dapat diartikan sebagai bagian dari struktur bangunan terbawah yang berfungsi sebagai penopang utama, mentransfer beban bangunan ke lapisan tanah di bawahnya. 

 

Fungsi utamanya yakni mendistribusikan berat bangunan dengan merata dan mencegah terjadinya pergeseran dan penurunan yang membuat bangunan atau struktur konstruksi tidak retak, runtuh, atau pergeseran.

 

Pondasi memang harus dirancang dan dibangun dengan hati-hati dan seksama, sesuai karakteristik geologi dan beban bangunan. Apalagi di Indonesia yang rentan terkena bencana alam, seperti gempa bumi. 

 

Untuk itu, perhatikan beberapa faktor dalam perencanaan dan konstruksi pondasi, seperti jenis tanah, bobot bangunan, dan kondisi lingkungan sekitarnya. 

 

 

Jenis-Jenis Pondasi

 

jenis pondasi bangunan

 

a. Pondasi Dangkal (Shallow Foundation)

Pondasi dangkal adalah tipe pondasi yang umumnya digunakan untuk bangunan ringan atau ketika tanah di bawahnya cukup kuat untuk menopang beban bangunan. Bisa dikatakan jika pondasi ini jenis yang mendukung beban langsung pada bangunan. 

 

Jenis tanah pada pondasi ini memiliki lapisan dasar tanah yang jauh dari permukaan tanah pada bangunan lemah. 

 

Berikut beberapa jenis pondasi dangkal 

 

Pondasi Batu Berbentuk Pelat 

Merupakan pondasi paling sederhana yang menyebar ke bawah bangunan dan mendistribusikan beban secara merata ke tanah di bawahnya.

 

Pondasi Lajur Batu Kali

Untuk pondasi ini, dibuat dengan pasangan batu kali yang berkualitas. Ditambah dengan semen dan pasir sesuai perbandingan yang dibutuhkan pada bangunan. 

 

Pondasi Rakit

Jenis yang satu ini adalah pondasi plat beton yang dibuat seluas bangunan atasnya atau bisa disebut pondasi plat setempat. Pondasi ini diperlukan untuk mendukung bangunan di tanah lunak dengan kapasitas daya tahan rendah. 

 

Pondasi Tapak

Pondasi Tapak diperlukan untuk penggunaan titik individual. Biasanya, pondasi ini berbentuk persegi, lingkaran, dan lainnya, yang terdiri dari lapisan beton yang sama. 

 

b. Pondasi Dalam (Deep Foundation)

jenis pondasi bangunan

 

Pondasi dalam diaplikasikan untuk bangunan besar dan bertingkat. Berdiri pada tanah dengan ukuran dan kedalaman tertentu dengan pemasangan sesuai beban struktur bangunan untuk mendukung daya tahannya. Bisa disebut jika pondasi ini dibuat untuk kondisi permukaan tanah yang tidak mampu menopang beban bangunan. 

 

Beberapa jenis pondasi dalam 

 

Pondasi Tiang Pancang 

Digunakan ketika tanah permukaan tidak cukup kuat dan perlu menembus lapisan tanah yang lebih kuat di bawahnya. Beton biasanya menjadi bahan dasar pondasi ini yang ditancapkan pada tanah dengan mesin pemancang. 

 

Pondasi Tiang Bore Pile 

Jenis pondasi berbentuk tabung panjang ini langsung dibuat pada tanah dengan menancapkan tiang pancang yang dibor ke dalam tanah hingga mencapai lapisan yang lebih kuat dan kemudian diisi dengan beton.

 

Pondasi Tiang Piers 

Pondasi ini dipasang dengan menggali tanah pada kedalaman tertentu, lalu ditancapkan ke dalam tanah yang digali dan dipasang balok beton diafragma sesuai ukuran. 

 

Pondasi Sumuran

Pondasi sumuran merupakan penggabungan dua jenis pondasi, dangkal dan dalam. Jenis pondasi ini dibuat dengan menciptakan beberapa sumuran, dengan kondisi dasar tanah yang agak dalam dan terdapat gangguan saat pembuatan pondasi. 

 

Sumuran juga bisa difungsikan pada tanah penggerusan tanah di bawah dasar pondasi oleh arus air. Jenis pondasi ini banyak digunakan untuk bangunan di Indonesia, khususnya struktur tanah yang keras. 

 

 

Kesimpulan

 

Pondasi jadi elemen kunci menciptakan konstruksi bangunan dengan struktur yang kokoh. Paham pondasi dan jenis-jenisnya sangat penting untuk Anda merencanakan dan membangun bangunan tahan lama. 

 

Pihak terkait dalam pembangunan konstruksi harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang pondasi dan kemampuan untuk merancang dan membangun pondasi sesuai kebutuhan. 

 

Semoga bermanfaat ya!

 

***

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
240123vuoJpOQqC2IBAcMwjWKFg5eY7iPhTfz1Un4GdsmkXr8xbaNVySHD9E06LlZR.jpg

Beton Jadi Lebih Kuat, Ini Dia 5 Jenis Aditif Beton

15 January 2024

 

Ingin membangun rumah dengan bahan beton sebagai pondasi yang kokoh? Anda bisa mengaplikasikannya dengan bahan aditif yang dapat menambah kekuatan, daya tahan, dan fleksibilitas beton. 

 

 

Baca Juga: Mengenal Struktur Beton pada Bangunan

 

 

Untuk memaksimalkan potensi beton, zat aditif beton memang sudah umum ditambahkan. Aditif beton merupakan bahan tambahan berupa cair atau serbuk yang dicampurkan ke dalam campuran beton untuk meningkatkan performanya. 

 

 

Fungsi Zat Aditif

 

Aditif Beton

 

Zat aditif sering digunakan untuk mempermudah pengerjaan atau mempercepat pengikatan beton dengan tujuan mempersingkat waktu pengerjaan konstruksi di lapangan. 

 

 

Jenis - Jenis Aditif Beton 

 

Aditif Beton

 

Menurut ASTM C494, jenis aditif beton terdiri dari : 

 

- Tipe A atau water-reducing admixture merupakan bahan tambahan yang memiliki sifat sebagai pengurang jumlah air dalam campuran beton yang konsistensinya dalam ukuran tertentu. 

- Tipe B atau retarding admixture yakni bahan tambahan yang bersifat menghambat pengikatan beton. 

- Tipe C atau accelerating admixture yaitu bahan tambah yang bersifat untuk mengurangi lamanya waktu hidrasi serta mempercepat pencapaian kekuatan beton. 

- Tipe D atau water-reducing and retarding admixture, sebagai bahan tambahan dengan sifat pengurang jumlah air dalam campuran beton dengan konsistensi tertentu dan menghambat pengikatan beton. 

- Tipe E atau water-reducing and accelerating admixture, yakni bahan tambahan pengurang jumlah air untuk campuran beton dan mempercepat pengikatan beton. 

 

 

Fungsi Aditif Beton

 

Aditif Beton

 

Percepatan Pengerasan Beton

Dalam berbagai proyek konstruksi, waktu menjadi faktor penting. Aditif percepatan pengerasan beton dapat digunakan sebagai fungsi mengurangi waktu yang dibutuhkan agar beton mencapai kualitas untuk mendukung beban. Ini dapat berpengaruh pada kemungkinan kontraktor lebih hemat dari sisi waktu dan biaya. 

 

Aditif ini bekerja dengan meningkatkan reaksi kimia yang terjadi selama pengerasan beton, memungkinkan beton untuk mencapai kekuatan yang lebih cepat tanpa mengorbankan kualitasnya.

 

Perlambatan Pengerasan Beton

Untuk beberapa proyek yang butuh  percepatan pengerasan beton, ada juga yang butuh perlambatan pengerasan beton. Aditif perlambatan pengerasan pada beton digunakan untuk memperlambat waktu yang dibutuhkan demi beton mendapat kekuatan penuh. Hal ini berguna dalam proyek pemancangan beton pratekan atau pekerjaan cetak yang butuh waktu lebih lama dalam proses pemasangannya.

 

Peningkatan Ketahanan Pada Bahan Kimia

Beton begitu rentan terhadap bahan kimia, terutama di lingkungan yang mengandung garam atau bahan kimia korosif. Aditif yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan beton terhadap bahan kimia disebut aditif tahan kimia. Bahan ini akan melindungi beton dari kerusakan, seperti air laut, bahan kimia industri, atau lingkungan yang agresif.

 

Peningkatan Ketahanan Terhadap Suhu Ekstrem

Pada proyek-proyek di mana beton akan terpapar suhu ekstrem, seperti konstruksi bangunan di iklim yang sangat panas atau sangat dingin, aditif beton digunakan untuk meningkatkan ketahanan beton terhadap fluktuasi suhu ekstrem. Bahan aditif akan membantu mengurangi risiko retak atau pecahnya beton karena perubahan suhu yang mendadak. 

 

Reduksi Retakan Plastis

Ketika beton mengering, biasanya mengalami retakan plastis. Aditif pengurang retakan plastis digunakan untuk mengendalikan dan mengurangi retakan ini, yang dapat mempengaruhi penampilan dan kekuatan akhir beton. Mereka membantu menjaga integritas struktural beton selama proses pengeringan.

 

Pengurangan Penyusutan dan Pengekangan

Aditif dengan bahan khusus juga bisa mengurangi penyusutan dan pengekangan beton. Zat ini akan meminimalkan keretakan pada beton saat mengering dan mengekang.

 

 

Kesimpulan

 

Dalam konstruksi bangunan, aditif beton memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas, daya tahan, dan performa beton. 

 

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang jenis-jenis aditif beton yang tersedia dan peran bahan ini dalam konstruksi bangunan, Anda dapat memastikan bahwa infrastruktur kita menjadi lebih kuat, tahan lama, dan efisien.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
240123kQSZyOMWdURqKt0IoAg95iHfaB3chC4pLb2e6nrEGPDlTYFxmJ7NjsVu81vX.jpg

Elemen Penting! Kenali Definisi Dan Fungsi Dari Sloof

13 January 2024

 

Setiap proyek pembangunan pasti menginginkan hasil bangunan dengan pondasi dan konstruksi yang kuat dan kokoh. Banyak sekali komponen penting yang umum digunakan untuk mencapai tujuan pembangunan yang kuat serta memiliki masa pakai yang panjang. 

 

Tak hanya itu, bangunan yang kokoh dibutuhkan untuk menghadapi perubahan iklim, cuaca ekstrim, bahkan bencana alam. Dari banyaknya komponen penting pada konstruksi bangunan, salah satu komponen yang penting untuk digunakan yaitu sloof. Sloof menjadi umum digunakan untuk kebutuhan beban pondasi yang merata.

 

Lalu apa definisi dari sloof? Apa Fungsi dari sloof? Artikel ini akan membahas penjelasan seputar definisi dan fungsi dari sloof dalam dunia konstruksi. Oleh karena itu, simak sampai tuntas ya!


 

Definisi Sloof

 

sloof

 

Sloof merupakan sebuah struktur yang digunakan dan diletakan di atas pondasi dan difungsikan untuk meratakan beban pondasi. 

 

Dibawah struktur bangunan, sloof akan diletakkan sebagai pengunci dinding sehingga apabila terjadi pergeseran pada tanah, bangunan tidak akan mudah untuk roboh. Jadi dengan adanya sloof, dinding bangunan tidak akan mudah untuk bergeser dan resiko keretakan dapat diminimalisir.

 

Umumnya, sloof digunakan untuk bagian bangunan yang ada di bagian lantai dasar karena difungsikan sebagai penahan beban untuk struktur bangunan lainnya. Sloof akan ditempatkan diatas tanah yang padat atau juga dapat dipasangkan di atas batu pondasi. 


 

Baca Juga: Atasi Keretakan Beton dengan Tips-Tips Efektif Ini

 

 

Fungsi Penggunaan Sloof

 

sloof

 

Fungsi utama dari penggunaan sloof adalah sebagai penguat struktur pada bangunan. Sloof difungsikan sebagai penguat struktur yang mana beban dari dinding atau kolom akan disalurkan ke pondasi. Dengan adanya sloof, resiko dari pergerakan yang menyebabkan retak pada dinding dan kolom dapat dihindari.

 

Selain itu, fungsi lain dari sloof yaitu penghubung antara dinding dengan pondasi. Sloof akan mendistribusikan beban dinding atau kolom dengan merata menuju pondasi. Sehingga kerusakan pada struktur bangunan dapat dihindari.

 

Sloof juga dapat difungsikan untuk menyerap guncangan dan getaran yang mungkin timbul seperti guncangan gempa bumi, ataupun getaran apabila adanya aktivitas eksternal di sekitar bangunan.

 

 

Jenis-Jenis Sloof

 

sloof

 

Dengan adanya sloof, jika terjadi getaran dan guncangan maka dinding bangunan tidak akan mudah roboh terutama pada bangunan yang bertingkat. Terdapat beberapa jenis sloof berdasarkan materialnya. Simak penjelasannya berikut ini.

 

Sloof Prategang

Sloof prategang merupakan jenis sloof yang menggunakan material kabel baja prategang dan berfungsi untuk menghasilkan kekuatan tambahan pada struktur bangunan. Pada umumnya, soof prategang digunakan untuk proyek-proyek konstruksi dengan beban yang lebih besar.

 

Sloof Precast

Salah satu jenis sloof lain yang umum digunakan adalah sloof precast atau pracetak. Sloof jenis precast merupakan sebuah elemen jadi yang sudah diproduksi pabrik dan dapat langsung digunakan. Sloof precast umumnya terbuat dari campuran beton yang dapat dirancang atau dibentuk dengan berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan.

 

Sloof Batu Bata

Sloof batu bata adalah jenis sloof yang proses pembangunannya menggunakan bata merah atau bahan batu bata lainnya. Pada umumnya, penggunaan sloof batu bata diperuntukan untuk bangunan dengan beban yang lebih rendah seperti rumah.

 

Sloof Beton Bertulang

Pada umumnya, konstruksi modern pasti menggunakan sloof berjenis sloof beton bertulang. Sloof beton bertulang merupakan jenis sloof yang terbuat dari bahan baton yang kemudian diperkuat dengan tulangan baja. 

 

Sloof beton bertulang dinilai menjadi jenis sloof yang paling kuat karena mampu menahan beban yang lebih besar serta mampu menghasilkan struktur bangunan yang lebih kuat.

 

 

Kesimpulan

 

Sloof merupakan sebuah elemen penting pada pondasi bangunan yang difungsikan untuk  menahan beban, memperkuat struktur, dan mencegah terjadinya resiko roboh akibat adanya pergeseran tanah. Sloof mendistribusikan beban dinding atau kolom dengan merata menuju pondasi. Dengan begitu, kerusakan pada struktur bangunan dapat dihindari.

 

Terdapat beberapa variasi jenis sloof yang dapat Anda gunakan tergantung dari kebutuhan dan jenis bangunan yang akan Anda bangun. 


 

***

Jika Anda membutuhkan beton dengan kualitas tinggi, Sobute hadir untuk membantu.

 

PT. Sobute Global Indonesia siap membantu Anda dengan menyuplai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.


Butuh info lebih lanjut? Segera Hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
240123542QTOa7Fml0JEoPdKYBgxXwjqNUbuvSeMAfZL1zstyRH6WIhcpGVn9r3C8i.jpg

Memahami Jenis & Fungsi Penting Struktur Beton Pada Bangunan

11 January 2024

 

Dalam proses pembangunan, struktur bangunan tentu menjadi perhatian utama agar mendapatkan bangunan kokoh dan kuat. Untuk mendapatkannya, Anda dapat menggunakan jenis material beton yang sudah terkenal sebagai material serbaguna. 

 

Yuk kenali lebih dalam mengenai struktur beton dari jenis, fungsi, hingga plus minus penggunaannya. 

 

 

Pengertian Struktur Beton

 

struktur beton

 

Beton merupakan campuran berbagai bahan seperti semen, air, kerikil, pasir, dan aditif kimia yang diaduk bersama untuk membentuk suatu massa padat yang kuat dan tahan lama. Proses pengeringan dan pengerasan yang tepat dan sesuai standar menjadi penentu kualitas beton. 

 

 

Baca Juga: Kenali Definisi dan Fungsi dari Sloof

 

 

Struktur beton sendiri adalah sistem konstruksi dengan beton sebagai bahan utamanya. Dalam hal ini, beton dapat digunakan untuk bahan batu, blok beton bertulang, hingga bagian struktur bangunan lainnya. 

 

 

Jenis-jenis Struktur Beton

 

struktur beton

 

Beton Bertulang

 

Beton bertulang merupakan jenis struktur beton yang diperkuat dengan penambahan tulangan baja. Biasanya digunakan untuk berbagai proyek yang membutuhkan kekuatan tambahan, seperti jembatan dan gedung bertingkat tinggi. Beton jenis ini memiliki kemampuan menahan tekanan dan tarikan yang lebih baik.

 

Beton Pracetak

 

Beton pracetak atau precast ini merupakan jenis struktur yang dibuat di tempat yang berbeda dari lokasi konstruksi. Biasanya dipakai untuk bagian-bagian seperti panel dinding, balok, dan kolom. Kelebihan lainnya adalah waktu konstruksi yang lebih singkat dan kualitas yang lebih terjamin.

 

Beton Prategang

 

Struktur ini adalah jenis struktur yang mempunyai tegangan pra-beban untuk meningkatkan kekuatannya. Terdiri dari balok dan kutub beton yang kemudian dipasang dengan paku baut. Ini digunakan dalam berbagai proyek pembangunan, seperti jembatan gantung dan struktur berat lainnya yang membutuhkan kekuatan yang ekstra.

 

 

Fungsi Struktur Beton

 

struktur beton

 

Tentunya fungsi dari struktur beton pada bangunan adalah untuk mendapatkan kekuatan dan ketahanan pada elemen-elemen struktural, seperti dalam pembuatan pondasi, lantai, dinding, hingga kolom bangunan. Apalagi kekuatan kompresi yang tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam struktur-struktur yang harus menahan beban berat.

 

Selain itu, material ini sangat fleksibel digunakan dalam berbagai bentuk dan elemen struktural, sehingga memudahkan arsitek atau kontraktor mengaplikasikannya. 

 

 

Kelebihan dan Kekurangan Struktur Beton

 

struktur beton

 

a. Kelebihan 

 

Ketahanan Terhadap Api

Beton memiliki ketahanan terhadap api yang baik, sehingga digunakan dalam bangunan untuk meningkatkan keselamatan.

 

Ketahanan Terhadap Cuaca

Beton tahan terhadap perubahan cuaca dan kerusakan yang disebabkan oleh cuaca ekstrem.

 

Kemudahan Pemodelan

Beton mudah dibentuk dan dicor menjadi berbagai bentuk, sehingga dapat digunakan dalam berbagai desain arsitektur.

 

Proses Pengerjaan Aman

Proses pengerjaan struktur dengan bahan bangunan ini dinilai lebih mudah dan aman, dibandingkan dengan jenis material lainnya. Selain itu, memungkinkan lebih hemat dalam hal waktu. 

 

 

b. Kekurangan 

 

Bobot

Beton memiliki bobot yang cukup besar, sehingga perlu struktur penyangga yang kuat.

 

Keretakan 

Beton juga bisa mengalami keretakan jika tidak dikelola dengan baik selama proses pengeringan dan pengerasan.

 

Biaya

Produksi beton yang berkualitas tinggi dapat mahal, khususnya jika digunakan dalam jumlah besar.

 

Pemanasan Global

Produksi semen, bahan utama dalam beton, menghasilkan emisi karbon tinggi, yang berkontribusi pada pemanasan global, sehingga kurang ramah lingkungan. 

 

 

Kesimpulan

 

Dalam memilih beton sebagai struktur proyek konstruksi, perlu mempertimbangkan persyaratan spesifik proyek dan mengelola proses produksi dengan baik untuk memastikan kualitas yang tinggi. 

 

Meskipun beton memiliki beberapa kekurangan, ketahanan dan daya tahanannya menjadikannya salah satu bahan konstruksi yang paling umum digunakan di seluruh dunia.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
240123yTmXdscNvI6P3JjnO1ZWrax8VGzCe5AiE2hDtFwHU0kbKSlQRo7B4LuYgMpq.jpg

Mau Pasang Lisplang Beton Minimalis? Ini Keuntungannya!

9 January 2024

 

Rumah menjadi tempat kita menghabiskan sebagian besar waktu, itu sebabnya sangat penting untuk menjaga rumah tetap indah dan fungsional dengan struktur bangunan yang kuat dan aman. Salah satu caranya melalui pemasangan lisplang beton minimalis. 

 

Lisplang beton minimalis menjadi satu dari sekian banyak jenis lisplang dilihat dari jenis pembuatnya. Tak hanya sekedar menambah kekuatan, lisplang juga jadi elemen dekoratif keseluruhan bangunan. 

 

 

Baca Juga: Ini Jenis dan Manfaat Pondasi

 

 

Yuk kita bahas lebih lanjut tentang lisplang beton minimalis hingga kelebihan penggunaannya. 

 

 

Mengenal Apa Itu Lisplang 

 

lisplang beton minimalis

 

Lisplang bisa dikatakan sebagai bagian bangunan yang berguna menutup sisi atas bangunan. Pemasangannya dapat membuat rumah lebih rapi dan teduh dari berbagai cuaca, serta indah dan tampak mewah dipandang mata. 

 

Umumnya, ukuran lisplang sekitar 15 sampai 30 cm, yang dipasang dengan sekrup dan sudut panel berukuran 75 mm. Jakar sekrup dari sisi panel berjarak 15 mm hingga 200 mm. Pemasangannya berbentuk zig zag dengan tujuan agar kekuatan sambungan bertambah dengan baik. 

 

Salah satu yang banyak digunakan adalah lisplang beton, pilihan yang minimalis untuk berbagai desain bangunan dengan berbagai pilihan desain yang menarik, seperti geometris dan berbagai pola unik. 

 

 

Fungsi Lisplang Beton Minimalis

 

lisplang beton minimalis

 

 

Pelindung dari Perubahan Cuaca

Lisplang beton berguna untuk melindungi dinding rumah dari paparan cuaca, seperti hujan, dan sinar matahari atau angin kencang. Bagian ini menjadi tameng yang melindungi bangunan dari kerusakan yang dapat disebabkan oleh air hujan yang mengalir ke bawah atau sinar matahari yang berkepanjangan, sehingga ruangan lebih teduh dan nyaman. 

 

Kekuatan Konstruksi 

Dari segi konstruksi, fungsi penghalang atau papan ini menambah kekuatan susunan kaso yang bisa bergeser, termasuk rangka dan reng. Dengan begitu, struktur bangunan lebih kuat. 

 

Pengaliran Air

Lisplang beton minimalis dirancang dengan permukaan yang cekung sehingga mereka mampu mengalirkan air hujan jauh dari dinding rumah. Ini membantu mencegah terjadinya kelembaban yang dapat merusak struktur dinding.

 

Elemen Dekoratif

Selain fungsi pelindungnya, lisplang jenis ini juga memberikan elemen dekoratif yang signifikan. Sehingga akan menambah aksen estetika yang menarik bagi rumah dan menambahkan sentuhan elegan dan modern ke fasad bangunan.

 

 

Keuntungan Menggunakan Lisplang Beton 

 

lisplang beton minimalis

 

Estetika Modern

Lisplang beton akan menambah sisi estetika modern pada bangunan. Dengan tampilan yang menawan dan elegan, bagian ini dapat cocok dengan berbagai gaya arsitektur, mulai dari rumah minimalis hingga rumah kontemporer modern.

 

Tahan Lama

Beton merupakan bahan kuat, tahan lama dan tidak mudah karatan, jadi lisplang jenis ini akan menawarkan keawetan dalam jangka waktu yang lama, tanpa perlu perawatan khusus. Hal ini menghemat waktu dan uang Anda dalam jangka panjang.

 

Perlindungan Bangunan

Salah satu keuntungan dari penggunaan lisplang beton adalah kemampuannya untuk melindungi rumah Anda. Dengan mencegah air hujan meresap ke dalam dinding, akan mengurangi risiko kelembaban dan kerusakan struktural.

 

Penghematan Energi

Pemasangan lisplang juga dapat membantu meningkatkan efisiensi energi rumah Anda. Mereka dapat membantu mengatur suhu dalam ruangan saat musim panas atau dingin. 

 

Pilihan Warna dan Desain

Lisplang juga memiliki berbagai pilihan warna dan desain, jadi Anda bisa menyesuaikan pemasangannya dengan gaya dan warna eksterior rumah Anda.

 

Perawatan Minimal

Perawatan pada lisplang beton dinilai sangat simpel. Cukup membersihkannya secara berkala untuk menjaga penampilannya yang bersih dan segar.

 

lisplang beton minimalis

 

 

 

Penutup

 

Lisplang beton minimalis menjadi pilihan untuk melindungi bangunan sekaligus menambah elemen dekoratif. 

 

Jadi, jika Anda berencana merenovasi atau membangun rumah baru, pertimbangkan untuk memasang lisplang beton minimalis, yang menambah keindahan rumah dan menjadi pelindung rumah agar tetap indah dan berfungsi dengan baik.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
240123cO1lPkz5gtawsR9ByQG6bSZTMfNjnKHD3IoW472CiLmdvuUrAeF0EY8xqJXp.jpg

Penyebab Keretakan Pada Lantai Beton Dan Solusinya

5 January 2024

 

Memiliki ketahanan yang kuat dan kokoh, tidak menjadi jaminan jika struktur dengan material beton tidak mengalami keretakan atau kerusakan, salah satunya lantai beton.

 

Bagian penting dalam suatu bangunan ini kerap diaplikasikan dengan bahan beton demi menjaga kekuatan dan ketahanannya. Akan tetapi, seringkali lantai beton mengalami keretakan yang mempengaruhi keamanan, dan fungsi keseluruhan struktur tersebut. 

 

 

Baca Juga: Mortar Instan vs Mortar Konvensional, Ini Perbedaannya

 

 

Untuk lebih memahaminya, yuk kita bahas apa saja penyebab umum keretakan pada lantai beton dan solusi yang bisa Anda terapkan. 

 

 

Penyebab Keretakan pada Lantai Beton

 

keretakan pada lantai beton

 

Pengeringan Cepat

Salah satu penyebab yang umum adalah terjadinya pengeringan yang terlalu cepat dari standar waktu yang ditetapkan. Saat beton mengering dengan cepat, akan ada penyusutan yang bisa membuat material mudah rapuh dan retak. Dalam hal ini iklim dan cuaca yang ekstrim bisa menjadi pemicu percepatan pengeringan beton.

 

Campuran Beton yang Salah

Campuran beton yang tidak tepat juga bisa menjadi penyebab terjadinya keretakan. Bahan-bahan yang tidak bisa tercampur dengan baik atau takaran yang tidak seimbang sesuai kebutuhan akan menimbulkan ketidakstabilan pada kualitas beton.

 

keretakan pada lantai beton

 

Penggunaan Bahan Kurang Berkualitas

Bahan baku juga menentukan kualitas dan hasil akhir dari material tersebut. Jika beton diolah dengan bahan kurang berkualitas dan diaplikasikan pada lantai, bisa jadi lantai beton Anda akan mudah retak, karena daya tahannya yang kurang baik. Jadi, pastikan semen, pasir,agregat halus dan kasar yang digunakan merupakan bahan dengan kualitas tinggi. 

 

Pemanasan dan Pemuaian

Perubahan suhu ekstrem yang berasal dari cuaca dan lingkungan sekitar akan menyebabkan pemuaian dan pemanasan pada lantai beton. Pemuaian dan pemanasan berulang menyebabkan terjadinya keretakan. 

 

Beban Berlebihan

Apapun yang mengalami kelebihan beban, pastinya akan melemah. Sama halnya dengan lantai. Jika sudah mencapai batas maksimal beban, lantai dengan bahan beton ini akan mendapat tekanan berlebihan dan berujung pada keretakan dan kerusakan. 

 

Kurangnya Perawatan

Perawatan yang buruk atau kurangnya pemeliharaan rutin pada lantai dapat memperburuk kondisinya. Lantai yang kotor, retak, atau rusak cenderung lebih rentan terhadap keretakan.

 

 

Mengatasi Keretakan pada Lantai Beton

 

keretakan pada lantai beton

 

Penggunaan Campuran Beton yang Tepat

Mencegah terjadinya kerusakan dan keretakan pada lantai berbahan beton, Anda dapat menggunakan campuran beton yang sesuai dengan spesifikasi proyek. Pastikan proporsi antara air dan semen sesuai dengan yang disarankan.

 

Penggunaan Joint Ekspansi

Joint ekspansi merupakan celah yang sengaja dibuat untuk lantai demi mengakomodasi perubahan suhu dan pemuaian. Dengan joint ekspansi yang tepat, bagian lantai akan bisa terjaga dari keretakan karena perubahan suhu.

 

Perawatan Rutin

Pemeliharaan rutin adalah kunci untuk mencegah keretakan pada lantai beton. Ini mencakup pembersihan teratur, perbaikan cepat ketika diperlukan, dan perlindungan permukaan dengan lapisan pelindung atau segel beton.

 

Penggunaan Aditif

Beberapa aditif beton, seperti serat dan bahan pengurangan retak, dapat digunakan untuk menambah kekuatan lantai. Bahan-bahan ini dapat dicampurkan ke dalam campuran beton untuk mengurangi risiko keretakan.

 

Perbaikan yang Tepat

Jika sudah terlanjur mengalami keretakan pada lantai, Anda dapat segera memperbaiki lantai dengan bahan perekat bebas pelarut. Namun, tentunya penggunaan bahan perekat ini sesuai dengan tingkat kerusakan pada lantai Anda. 

 

Konsultasi dengan Ahli

Jika lantai beton mengalami keretakan yang serius, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli atau insinyur sipil. Dengan begitu, evaluasi dan solusi yang tepat akan membantu mengatasi masalah ini. 

 

keretakan pada lantai beton

 

 

Kesimpulan

 

Keretakan pada lantai beton bisa jadi masalah yang serius dan mengganggu estetika dan keamanan sebuah struktur. Dengan pemahaman penyebab keretakan dan penerapan solusi yang tepat, masalah ini dapat dicegah atau diperbaiki. 

 

Dengan demikian, lantai beton dapat tetap kokoh dan berfungsi dengan baik selama bertahun-tahun.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
24012319ysuJZS8dBnPoeEI2QlLaRTxU6qzCWK73gVFv5tpNhkmXf0riH4YGMbwjcD.jpg

Rata Dan Halus! Ini Definisi Dan Fungsi Dari Screed Lantai

3 January 2024

 

Lantai beton merupakan jenis lantai yang umum dipilih dan digunakan untuk berbagai jenis bangunan seperti rumah, gedung komersial, gudang, fasilitas industri, bahkan jalanan pada basement.
 

Lantai beton umum dipilih karena memiliki kelebihan tersendiri, diantaranya yaitu kuat dan tahan lama, perawatan yang mudah, serta penggunaan biaya yang efisien. Namun terdapat tantangan yang harus dihadapi dalam membuat lantai beton.

 

Meskipun lantai beton memiliki daya tahan yang lebih kuat serta memiliki umur yang cenderung panjang, namun faktanya lantai beton tetap memiliki permasalahan seperti hasil yang terlihat kurang indah, dan kerap terjadi keretakan. 
 

Solusi untuk menghindari masalah-masalah pada pembuatan lantai beton yaitu penggunaan pelapis lantai atau bisa disebut juga screed lantai.
 

Apa itu screed lantai? Apa fungsinya? Berikut ini adalah penjelasan lengkap seputar penggunaan screed lantai. Simak sampai selesai ya!



 

Definisi Screed Lantai

 

Screed Lantai
 

Screed lantai merupakan komponen yang digunakan pada konstruksi atau pembuatan lantai yang diletakan diatas permukaan lantai beton dan memiliki karakteristik yang halus. Screed lantai merupakan bagian penting untuk menghasilkan permukaan yang rata serta tampilan halus pada permukaan lantai beton.
 

Umumnya, Screed lantai memiliki ketebalan mulai dari 50 mm hingga 100 mm. Dengan menggunakan screed ketinggian lantai dapat dinaikan dan difungsikan menjadi lantai kerja sebelum pemasangan keramik dilakukan.


 

Baca Juga: Atasi Keretakan Balok Beton dengan Tips-Tips Efektif Ini


 

Fungsi Screed Lantai
 

Screed lantai memiliki fungsi yang membuatnya umum digunakan pada proses pembuatan lantai beton. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari pengaplikasian screed pada lantai beton.
 

Meningkatkan Kekuatan Lantai Beton

 

Screed Lantai

 

Screed umum digunakan pada proses pembuatan lantai beton karena dapat difungsikan sebagai penambah kekuatan untuk lantai beton. Screed dibutuhkan karena lantai beton harus memiliki daya tahan yang kuat untuk menerima beban yang akan diberikan. 

 

Membuat Lantai Beton Mengkilap

 

Screed Lantai

 

Dengan menggunakan screed pada permukaannya, lantai beton akan terlihat lebih mengkilap dan terlihat lebih halus. Pada umumnya, untuk menghasilkan lantai beton yang mengkilap diperlukan jenis screed lantai berupa screed lantai epoxy dan screed lantai anhidrit. 
 

Lantai beton yang mengkilap umumnya cocok digunakan dan kerap ditemui di hotel, mall, rumah, bahkan bandara.
 

Penambah Ketinggian pada Lantai Beton

 

Screed Lantai

 

Selanjutnya, fungsi dari penggunaan screed lantai beton yaitu sebagai penambah volume ketinggian pada permukaan sebelum proses pemasangan keramik dilakukan. 

 

Untuk menambah ketinggian pada lantai beton, Anda dapat menggunakan jenis screed lantai campuran yang berbahan dasar campuran semen, filler, pasir silika, dan additif.

 

Menciptakan Permukaan yang Rata

 

Screed Lantai

 

Salah satu fungsi utama penggunaan screed lantai yaitu menciptakan permukaan yang rata pada lantai beton. Hal ini dikarenakan screed berwujud lapisan yang kemudian diletakkan diatas permukaan lantai. Dengan pengaplikasian screed permukaan pada lantai beton akan menjadi lebih rata dan lebih halus.


 

Jenis-Jenis Screed Lantai

 

Pada poin sebelumnya, sudah disebutkan beberapa jenis dari screed lantai beton. Berikut ini adalah penjelasan yang lebih detail dari jenis-jenis screed lantai beton.

 

Screed Epoxy

 

Screed Lantai

 

Screed epoxy merupakan jenis screed lantai yang umum digunakan untuk menghasilkan permukaan lantai beton yang mengkilap. Jenis screed ini memiliki beberapa kelebihan yaitu berbahan dasar material yang kuat, menambah keindahan pada lantai bangunan, serta pemasangannya yang cukup mudah.
 

Screed Lantai Polimer

 

Screed Lantai
 

Screed lantai polimer merupakan salah satu jenis screed yang terbuat dari bahan dasar campuran semen, pasir, dan polimer sintetik. Jenis screed ini umum digunakan untuk menghasilkan kekuatan lantai yang lebih baik. Jenis screed ini sering digunakan di pabrik-pabrik atau gudang yang membutuhkan permukaan yang lebih keras dan kuat.

 

Screed Anhidrit
 

Screed anhidrit merupakan salah satu jenis screed yang memiliki kelebihan yang dapat mempercantik lantai bangunan. Jenis screed ini umum diterapkan pada bangunan seperti hotel, bandara, mall, dan lain-lain. 

 

Screed Campuran

 

Screed campuran merupakan salah satu jenis screed yang digunakan untuk menghasilkan permukaan lantai yang datar, rata, serta keras. Umumnya, diaplikasikan sebelum proses pemasangan keramik dilakukan.


 

Kesimpulan
 

Screed lantai beton menjadi solusi untuk menghindari resiko permukaan lantai yang kerap kali retak dan terlihat kurang rapi dan menawan. Dengan menggunakan screed, lantai beton yang dihasilkan akan memiliki daya tahan yang lebih kuat serta lebih rata dan lebih rapi untuk dilihat.
 

Namun perlu diingat bahwa untuk menghasilkan beton dengan kualitas yang baik, Anda juga harus menggunakan bahan-bahan campuran beton yang berkualitas.

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda ya!

 

***

Jika Anda membutuhkan beton berkualitas tinggi dan memiliki daya tahan yang kuat, Anda dapat menggunakan cairan pengeras beton berkualitas dari Sobute.
 

PT. Sobute Global Indonesia siap menyuplai kebutuhan cairan pengeras beton berkualitas untuk memenuhi kebutuhan beton berkualitas Anda ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Butuh Informasi lebih lanjut? Silakan Hubungi kami.

 

Baca selengkapnya...
2401024Z0vBMzj8tKDpabx9kOILmHEXicuewfr1NylU2ThPgAJ3RQ5SFWqY7GV6oCd.jpg

Penting! Ini Fungsi Dan Jenis Steger Bangunan Dalam Konstruksi

31 December 2023

Pernahkah kamu melihat pekerja bangunan sedang memanjat atau berpijak pada susunan rangka dalam proses konstruksi bangunan? Jika iya, Anda sedang melihat penggunaan work platform yang dinamakan Steger Bangunan. 

 

Steger Bangunan digunakan untuk memastikan dan mempertimbangkan kekuatan bangunan secara cermat agar berdiri dengan kokoh dan aman. 

 

Walau begitu, peranan penting steger kerap dianggap remah, bahkan penggunaannya tidak sesuai standar keamanan yang berlaku. 

 

Untuk itu, yuk kita bahas secara lengkap apa itu steger bangunan, fungsi hingga berbagai jenisnya. 

 

 

Apa Itu Steger Bangunan?

 

steger bangunan

Freepik.com

 

Steger atau scaffolding adalah elemen struktural sementara yang umumnya terbuat dari beton, baja, atau material lainnya dengan kekuatan yang tinggi. Steger berfungsi sebagai penopang, pengatur beban, dan penghubung antar bagian struktural bangunan.

 

Susunan rangka ini digunakan sebagai penyangga pekerja atau material konstruksi dalam kegiatan pembangunan atau perbaikan rumah, jembatan, gedung dan jenis lainnya. Selain itu, diperlukan juga untuk menghubungkan dan mendukung berbagai komponen bangunan seperti kolom, balok, dinding, dan lantai. 

 

 

Fungsi Steger dalam Bangunan

 

steger bangunan

istockphoto.com

 

Penopang Beban

 

Steger menjadi penopang beban vertikal dari lantai, dinding, dan atap bangunan. Komponen ini dapat menyalurkan beban dari bagian atas bangunan ke pondasi atau struktur bawah tanah yang mendukung bangunan tersebut. Tanpa adanya steger, beban ini dapat menyebabkan keruntuhan struktural.

 

Mengatur Beban

 

Selanjutnya, Steger juga dapat mengatur beban di dalam bangunan. Elemen ini membantu mendistribusikan beban secara merata ke seluruh komponen struktural, mencegah ketidakseimbangan yang bisa mengancam kestabilan bangunan.

 

Penghubung Struktural

 

Fungsi lainnya adalah sebagai penghubung antar bagian struktural bangunan, yang dapat mengintegrasikan kolom dengan balok, dinding dengan lantai, dan berbagai elemen lainnya. Hal tersebut penting untuk menjaga kekokohan keseluruhan bangunan.

 

Memudahkan Akses Material

 

Pada pekerjaan konstruksi tentunya butuh akses sementara untuk menaikkan atau menurunkan barang. Penggunaan perancah ini dapat berfungsi menjadi akses di area tinggi.

 

Jika dipasang pada posisi yang tepat, steger secara signifikan akan mengurangi jarak tempuh pekerja. Apalagi karena saling terhubung sehingga pekerja mendapatkan akses di tiap area bangunan dan memudahkan kegiatan pembangunan lainnya. 

 

 

Jenis-Jenis Steger Bangunan

 

steger bangunan

Freepik.com

 

Steger Access Tower

 

Jenis ini umum digunakan karena sebagai akses pekerja konstruksi. Biasanya, steger ini terdiri dari kayu atau alumunium yang berfungsi menjadi pijakan.

 

Steger Cantilever

 

Berbahan dasar pipa dan fittings, dengan bagian bawahnya terdapat penopang beban dari bracing. 

 

Steger Independent

 

Steger jenis ini mempunyai daya dukung yang terdiri dari dua baris, berjarak antar baris sekitar 1,2 meter. 

 

Steger Birdcage

 

Steger birdcage sama dengan jenis independent, terdiri dari dua baris tiang. Namun, perbedaannya terletak pada bagian penghubung braces, ledgers, dan transform. Biasanya digunakan saat melakukan perbaikan plafon gedung atau pengecatan.


 

Kesimpulan

 

Steger bangunan menjadi bagian yang memastikan konstruksi bangunan berjalan dengan baik dan menghasilkan bangunan yang kokoh. Jadi, tak hanya menjadi penopang beban dan penghubung struktural. 

 

Dalam setiap proyek konstruksi, pemilihan jenis steger yang tepat dan instalasi yang benar sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami. 

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 

Baca selengkapnya...
240207F9qHO0gzK5XchUjYNIsP6uTpf4nRvBSCr1Q7ZoAaJbeEkmdwVxi8ltW3LM2y.jpg

Definisi Dan Fungsi Formwork Dalam Dunia Konstruksi

29 December 2023

Kebutuhan akan penggunaan beton saat ini terus meningkat. Bahkan beton menjadi salah satu bahan bangunan yang paling umum digunakan karena kekuatan dan ketahanannya yang baik serta memiliki umur pakai yang lebih lama.

 

Dalam dunia konstruksi ada sebuah struktur yang umum dikenal dengan istilah Formwork. Formwork sendiri umumnya digunakan untuk media atau pendukung pada pembuatan bentuk beton ketika beton sedang melewati proses pengerasan.

 

Artikel ini akan membahas seputar definisi, fungsi, serta jenis-jenis dari formwork dalam dunia konstruksi. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

 

 

Definisi Formwork

 

formwork

Vecteezy.com

 

Formwork merupakan sebuah konstruksi yang dibuat dan digunakan dalam proses pembuatan beton. Formwork juga umum disebut dengan bekisting. Formwork umumnya berbentuk cetakan yang penggunaanya bersifat sementara ataupun juga permanen. 

 

Media formwork atau bekisting dapat dibuat menggunakan plastik, kayu, ataupun baja. Selain itu, formwork juga dapat dibuat menggunakan lempeng beton pracetak. Formwork umum digunakan dalam proses pembuatan struktur-struktur pada lantai, dinding, atap, maupun kolam. 

 

Tak hanya itu, formwork juga umum digunakan dalam membuat struktur-struktur bangunan besar seperti gedung-gedung tinggi ataupun jembatan.

 

Fungsi Formwork

 

formwork

Vecteezy.com

 

Formwork dibuat dan digunakan untuk membuat bentuk pada beton ketika beton sedang mengalami proses pengerasan. Dengan menggunakan formwork, bentuk beton yang dihasilkan akan sesuai dengan bentuk yang sudah direncanakan serta dimensi yang dibutuhkan juga lebih akurat.

 

Selain itu, formwork juga berperan sebagai pendukung struktural sementara. Penggunaan formwork menjadi penting agar beton tidak mengalami pergeseran atau deformasi pada elemen-elemenya.

 

Tak hanya itu, penggunaan formwork juga mendukung pekerjaan beton yang lebih rapi. Beton yang dihasilkan akan memiliki permukaan yang halus dan rata. 

 

Jenis-Jenis Formwork

 

Terdapat beberapa jenis-jenis dari formwork atau bekisting berdasarkan kegunaanya. Ada lima jenis formwork yang paling umum digunakan dalam proses pembuatan struktur beton. Berikut adalah jenis-jenisnya.

 

Formwork Tradisional (Plywood Formwork)

 

Formwork berjenis tradisional merupakan jenis formwork yang pembuatannya menggunakan bahan dasar kayu seperti triplek atau plywood. Jenis formwork ini memiliki ketahanan pada kelembaban udara yang ada disekitar beton. 

 

Formwork tradisional atau plywood formwork cocok dan umum digunakan pada konstruksi dengan skala yang lebih kecil. Namun formwork tradisional juga dinilai fleksibel dan mampu diaplikasikan pada konstruksi yang rumit. 

 

Formwork dengan Sistem Rekayasa

 

Formwork berjenis sistem rekayasa berbeda dengan formwork tradisional. Jenis formwork ini menggunakan bahan dasar logam, baja atau aluminium pada proses pembuatannya. Dengan menggunakan sistem rekayasa, proses pengerjaan konstruksi yang dilakukan akan lebih efisien dan lebih tahan lama.

 

Formwork Reusable

 

Formwork reusable merupakan jenis formwork atau bekisting yang menggunakan sistem dengan bentuk modular dan saling terkait. Jenis formwork ini sesuai untuk pembuatan struktur beton yang lebih sederhana dan cocok digunakan pada konstruksi yang membutuhkan biaya rendah

 

Formwork Insulated

 

Formwork insulated juga umum disebut dengan formwork atau bekisting permanen terisolasi. Jenis formwork ini dipasang untuk isolasi beton dan dibiarkan hingga beton benar-benar mengering sempurna.

 

Formwork Struktural Stay In-Place

 

Formwork atau bekisting berjenis struktural stay in-place merupakan jenis formwork yang dibuat dan dirakit di tempat. Seperti jenis formwork insulated, jenis formwork ini akan dibiarkan hingga beton benar-benar sudah mengeras dengan sempurna. Formwork struktural stay in-place diperkuat dengan menambahkan serta dari bahan plastik pada sisi-sisinya.


 

Konsep Desain Pengerjaan Formwork

formwork

Vecteezy.com

 

Desain formwork mengintegrasikan elemen-elemen yang dibutuhkan dan dicampurkan untuk menghasilkan suatu struktur beton yang halus dan rata namun memiliki kekuatan yang baik. 

 

Secara umum, formwork terdiri dari beberapa komponen utama. Diantaranya seperti plat kayu, plat besi, serta bahan-bahan lain seperti serat dari plastik yang digunakan untuk mendukung proses pembentukan beton.

 

Syarat Pengerjaan Formwork

 

formwork

Vecteezy.com

 

Pekerjaan formwork atau bekisting pada beton harus memperhatikan aspek yang lebih luas. Bukan hanya cara menggunakan berdasarkan proporsinya saja, tetapi harus meliputi bentuk ukuran yang sesuai dengan perencanaan. Hal ini juga termasuk posisi dan bentuk demi menghindari resiko keropos.

 

Selain itu, pengerjaan formwork harus mempertimbangkan aspek keamanan posisi yang stabil serta dapat dipastikan mampu menahan beban gaya atau pergeseran vertikal dan horizontal yang mungkin terjadi. Hal ini bertujuan agar beton tidak berpindah posisi dari yang seharusnya. 

 

Pembuatan formwork dilakukan untuk mencapai efisiensi dan tidak membutuhkan banyak tenaga. Namun formwork harus mampu digunakan dalam waktu yang lama, serta dapat disimpan dan dipergunakan beberapa kali.


 

Kesimpulan

 

Formwork atau umum disebut dengan bekisting memiliki fungsi penting dalam proses pembentukan dan pengerasan pada beton. Selain mendukung pembuatan struktur beton yang lebih kuat, formwork juga dapat menghasilkan permukaan beton yang rata dan halus.

 

Selain itu, terdapat beberapa jenis pengerjaan formwork atau bekisting yang perlu Anda pertimbangkan. Tak hanya itu konsep desain serta syarat pada pengerjaan formwork juga perlu Anda pahami apabila ingin menggunakan formwork atau bekisting.

 

Anda juga perlu mempertimbangkan dan mempersiapkan bahan beton dengan kualitas terbaik.

 

***

 

Jika Anda membutuhkan beton dengan kualitas tinggi, percayakan saja pada Sobute.

 

PT. Sobute Global Indonesia siap membantu menyuplai produk pengeras beton berkualitas untuk seluruh konsumen di seluruh wilayah Indonesia.


Butuh informasi lebih lanjut? Silakan Hubungi kami.

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..