Artikel

230818e6xnskI9HCAZwgXSFvEdYclyJRuoa4pzr1bBt32mVPqQ8GjfWON5h7MKDUTi.jpg

Bekisting Kolom: Pengertian, Fungsi, Dan Cara Pemasangannya

2 August 2023

 

Dalam suatu bangunan, bekisting kolom sangat diperlukan sebagai bagian perancangan bangunan. Biasanya pemasangan bekisting ditandai dengan adanya kayu atau papan yang dipasang pada kolom struktur bangunan. 

 

Untuk lebih memahami apa sebenarnya bekisting kolom, mari kita bahas hingga fungsi dan bagian-bagiannya. 

 

 

Apa Itu Bekisting Kolom? 

 

 

bekisting kolom

 

strong-indonesia.com

 

 

Bekisting kolom merupakan bagian dalam proses konstruksi bangunan yang berbentuk cetakan beton atau pendukung mencetak beton sesuai dengan ukuran, bentuk hingga posisi dalam struktur bangunan. 

 

Bekisting dapat diartikan sebagai struktur penyangga yang berfungsi menahan berat pada kolom beton serta memberikan bentuk dan ukuran yang tepat pada kolom beton, sehingga hasilnya sesuai dengan desain yang diinginkan. 

 

 

Baca Juga: Mengenal Apa itu Setting Time Beton

 

 

Pada umumnya, bekisting terbuat dari bahan kayu atau besi yang diletakkan di sekeliling kolom beton dan dipasang dengan bantuan sistem penyambung.

 

 

Fungsi Bekisting Kolom

 

 

bekisting kolom

 

ohdecasaa.com

 

 

Fungsi utama dari bagian struktur bangunan ini adalah untuk membantu menopang beban beton yang ditempatkan di dalamnya selama proses pengecoran. 

 

Bekisting kolom juga digunakan untuk memudahkan proses pengecoran dan membentuk permukaan yang rata pada kolom beton. Selain itu, bekisting juga membantu mempercepat proses konstruksi dan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien.

 

 

Bahan - bahan Pembuatan Bekisting Kolom

 

Bekisting kolom umumnya terbuat dari bahan kayu atau besi. Kayu yang digunakan untuk proyek kecil atau skala kecil, sementara besi untuk banguan dan skala besar. 

 

Bahan kayu yang dipakai tentunya yang berkualitas tinggi, seperti kayu meranti atau kayu jati. Sedangkan dari bahan besi, umumnya terbuat dari baja ringan atau baja galvanis.

 

 

Jenis - Jenis Bekisting 

 

 

bekisting kolom

 

pinterest.com

 

 

 

Bekisting Konvensional

 

Bekisting jenis ini merupakan bekisting dengan material dari kayu. Pemasangan dan pembongkaran bekisting dilakukan secara bertahap dan tidak bisa diulang. 

 

 

Bekisting Semi Sistem 

 

Jenis ini juga disebut Knock Down yang dibanguan dengan material pelat baja dan besi hollow. Penggunaan jenis ini pastinya memiliki kelebihan dari daya tahan dalam menahan beban, mudah diperbaiki jika ada kerusakan, serta ideal dalam ukuran. 

 

 

Bekisting Fiberglass

 

Material fiber pada bekisting menjadi pilihan untuk struktur bangunan yang lebih kompleks dan tanpa mengubah desain rumah tersebut. Namun, penggunaan bekisting ini cukup mahal. 

 

 

Cara Pemasangan 

 

Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan dalam pemasangan bekisting kolom:

 

- Menyiapkan bahan-bahan dan alat-alat yang dibutuhkan

 

Sebelum memulai pemasangan, pastikan semua bahan dan alat yang diperlukan sudah tersedia. Bahan tersebut seperti kayu atau besi sebagai bahan bekisting, paku atau sekrup sebagai alat pengikat, dan sistem penyambung bekisting.

 

 

- Menandai titik awal pemasangan

 

Titik pemasangan pada lantai harus ditandai dengan tepat, agar bekisting dipasang dengan tepat dan sesuai dengan desain. Setelah itu, bahan yang akan digunakan sebagai bahan bekisting akan dipotong sesuai ukuran dan bentuk yang sesuai dengan desain.

 

 

- Memasang kayu atau besi 

 

Setelah itu, kayu atau besi yang sudah dipotong harus dipasang pada titik yang sudah ditandai sebelumnya, dengan menggunakan paku atau sekrup. Pastikan kayu atau besi dipasang dengan kuat dan rapat.

 

 

- Memasang sistem penyambung pada bekisting

 

Setelah dipasang, langkah selanjutnya adalah memasang sistem penyambung pada bekisting. Tujuannya untuk mengunci kayu atau besi yang dipasang pada titik tersebut, sehingga bekisting kolom menjadi lebih kokoh dan stabil.

 

 

- Memasang pelat pada bagian atas bekisting

 

Setelah sistem penyambung dipasang, pelat harus dipasang pada bagian atas bekisting untuk menutupi lubang. Pelat ini harus dipasang dengan rapat, agar beton yang dicor tidak mengalir keluar dari bekisting.

 

 

- Memasang pengikat pada bekisting

 

Setelah semua bagian dipasang, pengikat harus dipasang pada bagian samping bekisting. Pengikat ini berguna untuk menjaga agar bekisting tidak bergerak dan tetap pada posisinya selama proses pengecoran.

 

 

- Menyiapkan kolom beton untuk pengecoran

 

Setelah bekisting kolom dipasang, kolom beton harus disiapkan untuk pengecoran. Pastikan kolom beton disiapkan dengan baik dan permukaannya rata.

 

 

- Mulai melakukan pengecoran

 

Setelah kolom beton disiapkan, pengecoran dapat dilakukan dengan mengisi bekisting kolom secara perlahan dan bertahap. Pastikan beton terisi dengan sempurna dan periksa kembali agar tidak terjadi kebocoran. 

 

 

- Proses pengecoran selesai

 

Setelah melakukan pengecoran, tugas Anda adalah menjaga agar beton mengeras dengan waktu yang sesuai dengan ketentuan spesifikasi beton yang digunakan. Setelah mengeras, bekisting bisa dibuka dan siap untuk dipindahkan ke kolom selanjutnya.

 

 

Kesimpulan

 

Bekisting kolom merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembangunan yang berfungsi menjaga ketahanan beban beton selama proses pengecoran. 

 

Dengan pemasangan yang tepat dan penggunaan bahan yang berkualitas, bekisting kolom akan membantu meningkatkan kualitas bangunan yang dibangun.

 

***

Butuh produk pengeras beton berkualitas tinggi? PT. Sobute Global Indonesia siap membantu.  

 

Sebagai perusahaan manufaktur yang memproduksi produk pengeras beton berkualitas, Sobute hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan Anda.

 

Hubungi Kami untuk konsultasi lengkapnya. 

 

Baca selengkapnya...
230728tDznZar5VeFoSwGBjYcCflPLTHuXUdN1iqvK604R38y2hAEbpWgsIOJkQ9Mm.jpg

Setting Time Beton, Perlukah Dilakukan? Ini Penjelasannya!

28 July 2023

 

Setting time beton bisa dikatakan sebagai waktu pengerasan pada beton adalah salah satu faktor penting dalam proses pengolahan beton. 

 

Setting time pada beton merujuk pada waktu yang diperlukan campuran beton untuk mencapai kekakuan atau kekerasan yang memadai dan diambil dari cetakan atau pengadukan. Bagian ini sangat penting diperhatikan agar tepat untuk memulai proses curing atau perawatan beton. 

 

Yuk kita bahas lebih lanjut faktor hingga metode setting time pada beton. 

 

 

Faktor-faktor pada Setting Time Beton

 

setting time beton

 

familyhandyman.com

 

 

Proporsi campuran beton

 

Proporsi campuran pada material, seperti jumlah air dalam campuran beton menjadi faktor yang mempengaruhi setting time. Semakin banyak air yang ada dalam campuran beton, semakin lambat waktu setting. Alasannya karena air memperlambat proses hidrasi yang membuat beton kaku dan keras sempurna. 

 

 

Jenis semen

 

Jenis semen dalam adukan beton juga dapat mempengaruhi waktu setting beton. Semen yang lebih cepat mengeras akan membuat waktu setting lebih cepat. Sebaliknya, semen dengan proses pengerasan yang lebih lama akan membuat waktu setting pada beton lebih panjang. 

 

 

Suhu dan Kelembaban 

 

Faktor yang mempengaruhi selanjutnya adalah suhu dan kelembaban lingkungan. Pada suhu yang lebih tinggi, waktu setting akan lebih cepat, dan pada suhu yang lebih rendah membuat waktu setting lebih lama. Hal ini terjadi karena suhu mempengaruhi laju reaksi kimia dalam proses hidrasi beton.

 

Sama dengan suhu, kelembaban juga bisa memberi pengaruh pada waktu setting beton. Di lingkungan yang lebih kering, waktu setting beton akan lebih cepat, Sementara di lingkungan yang lembab, waktu setting akan lebih lambat. 

 

 

Metode Mengukur Setting Time Beton

 

setting time beton

 

manmadediy.com

 

 

Vicat Test

 

Metode Vicat Test adalah metode yang paling sering digunakan dalam pengukuran setting time karena lebih umum digunakan dan lebih terstandarisasi. Metode ini melibatkan pengukuran kedalaman penetrasi jarum Vicat dalam campuran beton. 

 

Penetrasi jarum Vicat dilakukan saat campuran beton mulai diaduk dan dihentikan saat campuran beton mulai keras dalam ukuran tertentu. 

 

 

Penetration Resistance Test

 

Metode selanjutnya adalah Penetration Resistance Test melibatkan pengukuran resistansi penetrasi dengan alat uji khusus. Penetrasi dilakukan pada permukaan beton yang telah dipadatkan dan diukur kedalamannya. 

 

Setiap kali, pengukuran dilakukan pada waktu tertentu untuk menentukan waktu setting beton. Metode ini biasanya digunakan untuk beton yang mustahil diukur dengan metode Vicat Test.

 

 

Pentingnya Mengetahui Setting Time Beton

 

setting time beton

 

medium.com

 

Mengetahui proses setting time beton harus akurat karena berkaitan dengan proses pembentukan struktur bangunan yang kuat dan tahan lama. 

 

Saat memulai proses curing, perhatikan setting time beton demi tindakan tepat jika waktu setting tidak sesuai. Jika waktu setting terlalu cepat, campuran beton bisa saja tidak keras sesuai standar yang dibutuhkan.

 

Hal ini akan membuat kegagalan struktur beton dan tidak dapat menahan beban atau tekanan. Maka perlu penanganan seperti menambahkan air atau menggunakan aditif retarder untuk memperlambat waktu setting. 

 

 

Baca Juga: Buis Beton, Ini Pengertian & Fungsinya

 

 

Sebaliknya, jika waktu setting terlalu lambat, proses curing akan bermasalah dan membuat beton mudah retak. Itu sebabnya, perlu dilakukan penanganan dengan menambahkan aditif akselerator untuk mempercepat waktu setting pada beton.

 

Untuk menghindari kesalahan dalam menentukan waktu setting, sangat wajib memilih bahan berkualitas dan mengikuti prosedur yang benar dalam pembuatan beton. Perlu juga dilakukan pengujian secara rutin demi memastikan waktu setting sudah sesuai dengan standar yang dibutuhkan. 


 

Kesimpulan

 

Setting time pada beton berperan penting dalam menentukan waktu yang tepat untuk memulai proses perawatan beton. Waktu setting yang salah pada beton akan mempengaruhi kekuatan beton dalam bangunan. 

 

Oleh karena itu, setting time beton harus diperhatikan dengan seksama dalam setiap proses pembuatan struktur beton.

 

***

Jika Anda membutuhkan pengeras beton dengan kualitas terbaik? Anda bisa dapatkan di PT. Sobute Global Indonesia. 

 

Sobute dengan tim yang berpengalaman, siap menghadirkan suplai produk pengeras beton terbaik, untuk semua kebutuhan konsumen yang berada di Indonesia.

 

Baca selengkapnya...
230822VKkDtxvF9Hgp35LmRAbqN4lCMB6Qs80EIiefynUXuzShcGJdjZP2Ooaw71YW.jpg

Mengenal Buis Beton, Mulai Dari Pengertian Dan Fungsinya!

26 July 2023

 

Buis beton adalah salah satu jenis produk beton pracetak yang sering digunakan dalam proyek-proyek konstruksi. Buis biasanya digunakan untuk membangun saluran air, saluran pembuangan, dan sistem drainase lainnya. 

 

Produk beton ini juga sering digunakan sebagai pondasi tiang atau bangunan berat lainnya. Disebut juga sebagai gorong-gorong beton, fungsi utama penggunaan buis terletak pada kekuatan dan daya tahan yang tinggi, serta kemampuan untuk bertahan dari kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia dan cuaca.

 

Lalu, apa sebenarnya buis beton, jenis dan fungsinya? Berikut penjelasan lengkapnya!

 

Buis beton merupakan sejenis material beton yang terbuat dari campuran beton yang dipadatkan dalam bentuk silinder. Campuran beton ini terdiri dari air, semen, pasir, dan agregat yang diaduk bersama-sama hingga mencapai konsistensi yang tepat. 

 

 

Baca Juga: Setting Time pada Beton, Perlukah Dilakukan?

 

 

Setelah itu, campuran beton ini ditempatkan dalam cetakan silinder dan dikompresi hingga mencapai kepadatan yang diinginkan. Buis beton kemudian dikeringkan dan siap digunakan dalam konstruksi.

 

 

Keunggulan Buis Beton

 

Kelebihan dari penggunaan material ini adalah : 

 

 

Kemampuan untuk menahan tekanan tinggi

 

Salah satu kelebihan lainnya adalah tahan terhadap tekanan. Produk beton ini sangat kuat dan tahan lama, sehingga ideal digunakan dalam situasi di mana saluran air atau saluran pembuangan mungkin mengalami tekanan yang tinggi. 


 

Kemampuan menahan kerusakan 

 

Buis juga memiliki kemampuan untuk menahan kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia dan cuaca. Produk beton ini dapat bertahan dari korosi, kerusakan akibat pengaruh sinar matahari, dan kerusakan yang disebabkan oleh air yang mengandung bahan kimia.

 

 

Mudah dalam pemeliharaan 

 

Selain kokoh, juga mudah dipasang dan dirawat. Produk beton ini dapat dipasang dengan cepat, dan tidak memerlukan perawatan khusus selama masa pakainya. Selain itu, tidak memerlukan perawatan khusus dalam menjaga kekuatan dan daya tahannya, hanya memerlukan pemeriksaan rutin untuk menjaga kualitasnya.

 

 

Mudah dalam instalasi

 

Buis beton juga sangat mudah dalam instalasi. Material ini memiliki ukuran yang bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, mudah dipasang dan dihubungkan dengan pipa lainnya. 

 

 

Mengurangi biaya perbaikan

 

Salah satu keuntungan lainnya adalah mengurangi biaya perbaikan. Produk ini memiliki umur pakai yang sangat panjang dan tahan terhadap cuaca yang ekstrem, juga tidak mudah rusak karena benda keras atau terkena panas. Jadi, biaya perbaikan akan lebih rendah daripada pipa dari bahan lain.

 

 

Ramah lingkungan

 

Material ini juga termasuk produk yang ramah lingkungan. Terbuat dari bahan-bahan yang alami dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya, seperti air, semen, pasir, dan agregat. Selain itu, dapat didaur ulang setelah umur pakainya habis. Hal ini membantu mengurangi jumlah limbah konstruksi yang dihasilkan dan membantu menjaga keberlanjutan lingkungan.


 

Memiliki daya tahan yang tinggi

 

Jenis beton ini memiliki daya tahan yang sangat tinggi terhadap segala jenis kondisi lingkungan. Produk ini tahan terhadap suhu yang ekstrem, seperti panas dan dingin. Selain itu, juga tahan terhadap tekanan dan beban yang besar, jadi sangat cocok dijadikan pembuatan pipa saluran pembuangan. 

 

 

Keamanan yang tinggi

 

Maksud dari keamanan tinggi adalah bahwa material ini tidak mudah terbakar dan tidak mudah meledak. Selain itu, tidak mudah terpengaruh oleh getaran dan goyangan, sehingga tahan terhadap gempa bumi. 

 

 

Kelemahan Buis Beton

 

Namun pada penggunaannya, buis beton juga memiliki beberapa kelemahan, seperti : 

 

 

Ukuran dan bobot

 

Bobotnya yang besar cukup besar dapat menjadi beton ini sangat berat dan sulit untuk dipindahkan dan dipasang. Hal ini membuat proses pengerjaan akan memakan waktu yang lebih banyak, termasuk dalam penggunaan sumber daya manusia dan peralatan untuk memasangnya.

 

 

Biaya 

 

Selain itu, biaya dan transportasi saat pemasangan akan lebih mahal. Walau memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih tinggi, biaya pembuatan dan transportasi yang digunakan cukup menguras dompet. 

 

 

Penggunaan Peralatan Khusus 

 

Salah satu yang perlu dipertimbangkan adalah dalam pemasangan buis beton,  Anda perlu keterampilan khusus dan peralatan yang spesifik untuk memasangnya dengan benar. Jika tidak, akan menyebabkan kerusakan pada buis dan kegagalan pada konstruksi secara keseluruhan. Jadi, gunakan kontraktor yang berpengalaman dan memiliki keahlian khusus. 

 

 

Fungsi Buis Beton 

 

Mengalirkan air

 

Fungsi utamanya adalah mengalirkan air. Buis beton biasanya digunakan untuk membuat pipa pembuangan air, pipa saluran air, dan pipa saluran air hujan. Dirancang dengan bentuk yang khas dan memiliki kemampuan untuk menyalurkan air dengan lancar. 

 

 

Mencegah banjir

 

Salah satu masalah yang sering terjadi di daerah perkotaan adalah banjir. Banjir terjadi karena air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar ke saluran air. Dengan memasang buis, air hujan dapat mengalir dengan lancar ke saluran air dan mencegah banjir. 

 

 

Menjaga kualitas air

 

Selain untuk mengalirkan air, buis beton juga dapat menjaga kualitas air. Dalam hal ini, biasanya digunakan untuk membuat pipa saluran air minum dan pipa saluran air limbah. Material ini bersifat tidak mudah berkarat, sehingga air yang mengalir tetap bersih dan aman untuk dikonsumsi.

 

 

Membangun pondasi tiang 

 

Buis beton juga dapat digunakan untuk membangun pondasi tiang atau bangunan berat lainnya. Karena kekuatan yang cukup dalam menahan beban berat, sehingga ideal digunakan sebagai pondasi untuk bangunan berat seperti jembatan atau gedung bertingkat.

 

Apalagi sifatnya yang tahan terhadap bahan kimia, dapat membuat bangunan lebih kokoh tanpa perlu perawatan khusus.


 

Cocok untuk berbagai jenis bangunan

 

Buis juga cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis bangunan, diantaranya dalam pembuatan pipa saluran air, pipa pembuangan air, dan pipa saluran air hujan untuk bangunan komersial, industri, maupun perumahan. Selain itu, juga dapat digunakan dalam pembuatan jembatan, terowongan, dan bangunan infrastruktur lainnya.

 

 

Jenis Buis Beton

 

Dari Bentuk

 

Material ini memiliki dua bentuk, yakni lingkaran yang berfungsi sebagai pembangunan sumur resapan. Selain itu, setengah lingkaran dengan fungsi drainase. Keduanya memiliki ukuran dan ketebalan dinding yang beragam, yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan. 

 

 

Dari bahan 

 

Bahan pembuatan buis terdiri dari semen dan pasir kualitas tinggi. Buis dengan bahan pasir akan digunakan untuk pembuatan sumur resapan. Sementara tanpa tambahan pasir, sering digunakan untuk pengairan dan pembangunan gorong-gorong. 

 

 

Dari penggunaan rangka dan tulangan

 

Keduanya memiliki kekuatan yang tahan lama, namun jika dengan tambahan tulangan akan lebih awet dan kuat, itu sebabnya sering digunakan untuk proyek bangunan besar. 

 

 

Kesimpulan

 

Secara keseluruhan, buis beton menjadi salah satu produk beton pracetak dengan kekuatan dan daya tahan yang tinggi serta kemampuan untuk bertahan dari berbagai kondisi, menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai jenis bangunan. 

 

Di masa depan, material ini diprediksi menjadi salah satu produk beton pracetak yang paling sering digunakan. Oleh karena itu, bagi para pembangun dan arsitek, pemilihan buis beton sebagai bahan konstruksi bangunan dapat menjadi pilihan yang tepat. 

 

Untuk itu, perhatikan jenis mutu beton yang akan diaplikasikan pada jenis bangunan Anda.  

 

Butuh material beton terbaik? Serahkan pada ahlinya. Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, Anda dapat menghubungi PT. Sobute Global Indonesia

 

Bersama tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman, kami siap melayani suplai produk pengeras beton berkualitas, untuk semua kebutuhan konsumen di Indonesia.

 

Hubungi Kami untuk info lengkapnya!

 

Baca selengkapnya...
230822Gb7U29zSkditwAH0Y58NLDy3ZxlWhqBuVocvsnrI4Of1QepJKjFXP6gREmCM.jpg

Mengenal Decking Beton: Pengertian, Fungsi Dan Perawatan

21 July 2023

 

Decking beton menjadi alternatif yang semakin populer digunakan sebagai pengganti kayu dalam pembuatan lantai teras dan balkon. Bentuk material ini silinder atau kubus. 

 

Memiliki ketebalan dan ukuran yang beragam sesuai dengan kebutuhan, dan umumnya posisinya berada di antara besi dan bekisting. Tentunya penggunaan decking sangat penting, karena tanpa pemasangan akan membuat posisi besi turun yang dapat membuat besi mengembang dan beton retak. 

 

 

Baca Juga: Curing Beton: Pentingnya Perawatan Beton Setelah Pengecoran

 

 

Berikut penjelasan terkait pengertian, fungsi dan kelebihan serta kekurangan penggunaan decking beton. 

 

 

Apa Itu Decking Beton? 

 

decking beton

 

terrasse-nature.com

 

Decking beton adalah jenis beton yang terbuat dari campuran beton, pasir, dan agregat yang ditekan dengan cetakan untuk membentuk lembaran beton yang terlihat dan terasa seperti kayu. Umumnya berbentuk kubus dengan ketebalan sekitar 5 cm sampai 10 cm. 

 

Jenis beton ini menjadi salah satu material penting yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan karena memiliki daya tahan dan keawetan yang lebih kuat daripada bahan kayu tradisional. Bahkan terdapat kekuatan hingga 40 Mpa sehingga sangat kokoh. 

 

Material ini biasanya digunakan untuk berbagai aplikasi seperti pembangunan teras, balkon, kolam renang, dan bahkan jalan setapak. Tersedia dalam berbagai ukuran dan warna serta dapat dicetak dengan berbagai pola atau tekstur untuk menambahkan efek visual dan tampilan yang lebih menarik, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. 

 

Untuk penggunaan di luar ruangan, pastikan memilih decking yang tahan terhadap cuaca dan sinar UV, agar tahan terhadap aus, patah, dan retak. Pastikan memilih decking beton yang diproduksi dengan standar tinggi dan dipasang tenaga ahli yang profesional. 

 

 

Kelebihan Decking Beton

 

decking beton

 

icreatables.com

 

 

Kelebihan utama decking adalah daya tahan dan keawetannya. Decking jenis beton tahan terhadap cuaca, rayap, dan api. Selain itu, tidak memerlukan perawatan khusus seperti kayu yang harus dipelihara berkala untuk mencegah kerusakan oleh rayap dan jamur. Decking beton juga lebih tahan terhadap goresan dan noda dibandingkan kayu, sehingga dapat bertahan lebih lama dalam kondisi baik.

 

Selain itu, lebih tahan terhadap beban yang berat dibandingkan kayu, karena dapat menahan beban hingga beberapa ton, jadi cocok untuk pemasangan lantai balkon atau teras atas. Decking beton juga tidak terpengaruh pada serangan cuaca ekstrem seperti angin dan gempa bumi. 

 

 

Kelemahan Decking Beton

 

decking beton

 

lulukisroiyah.files.wordpress.com 

 

Meskipun memiliki kelebihan dalam hal daya tahan dan keawetan, decking beton juga memiliki beberapa kelemahan. Diantaranya biaya yang lebih tinggi daripada pemasangan jenis kayu. Biaya produksi dan instalasinya lebih tinggi. 

 

Selain itu, jenis beton ini tidak memiliki tekstur yang sama dengan kayu, lebih halus dan terasa lebih dingin daripada kayu, sehingga dapat kurang nyaman untuk digunakan dalam kondisi dingin atau basah.

 

 

Fungsi Decking Beton 

 

decking beton

 

tokopedia.net

 

Jenis beton ini berfungsi untuk memastikan jarak antara pembesian dan selimut beton sudah sesuai dengan standar atau kebutuhan bangunan. Tanpa melakukan pemasangan decking beton, posisi besi bisa mengalami penurunan, bahkan bisa jadi terlalu rapat dengan bagian kulit luar dari selimut beton.

 

Hal ini menjadikan besi mengembang dan membuat selimut beton retak. Hal ini akan berpotensi merusak hasil proyek konstruksi.

 

Pemasangannya dilakukan untuk menjaga agar tulangan suatu konstruksi sesuai dengan aturan syarat penulangan pada beton precast. Sehingga selain bangunan kuat, tulangan terlindungi dari pontesi karat.

 

 

Cara Merawat Decking Beton

 

Bersihkan Decking dengan Rutin

 

Merawat decking beton cukup sederhana. Pastikan untuk membersihkan decking secara teratur untuk menghilangkan kotoran dan debu. Gunakan sabun ringan dan air saat membersihkannya. Hindari penggunaan alat pembersih yang keras seperti sikat logam atau semprotan bertekanan tinggi, karena dapat merusak permukaannya. 

 

 

Lakukan Pemeriksaan 

 

Selain membersihkan, pastikan juga selalu memeriksa decking beton secara teratur agar terhindari dari kerusakan atau retak. Jika ada kerusakan, segera lakukan perbaiki tentunya dengan bantuan tenaga ahli berpengalaman. 

 

 

Dilarang Menggunakan Bahan Kimia

 

Hindari penggunaan garam atau bahan kimia yang keras untuk membersihkan decking beton, karena dapat dipastikan akan merusak permukaannya. 


 

 

Kesimpulan

 

Decking beton memiliki kelebihan dalam hal daya tahan dan keawetan, serta kemampuan menahan beban yang berat. Penggunaannya juga dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi dan dapat disesuaikan dengan berbagai ukuran dan warna. 

 

Pastikan memilih decking beton yang tahan dan berkualitas agar mendapat hasil terbaik dan aman untuk bangunan Anda.

 

***

Butuh material beton terbaik dan berkualitas? Hanya di PT. Sobute Global Indonesia

 

Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, Sobute bersama tenaga ahli yang profesional, siap melayani suplai produk pengeras beton terbaik, untuk semua kebutuhan konsumen yang berada di Indonesia.

 

Baca selengkapnya...
230718aUfLFiQ4XpV6dgOm9It0MouTnlRkr1Pwh7HYCsWvyG8eSqNbJ3cDBKxEzZ5j.jpg

Pondasi Sumuran: Pengertian, Fungsi Dan Kelebihannya

18 July 2023

 

Pondasi caisson atau dalam bahasa Indonesia disebut pondasi sumuran menjadi salah satu jenis teknik pondasi yang kerap diaplikasikan pada bangunan besar seperti jembatan, menara, dan gedung bertingkat tinggi. Pondasi sumuran juga sangat cocok diterapkan pada pembangunan di atas struktur tanah yang kurang stabil dan tidak rata. 

 

Lebih lanjut, mari kita bahas apa itu pondasi sumuran, fungsi dan plus minusnya dalam konstruksi bangunan. 

 

 

Pengertian Pondasi Sumuran

 

pondasi sumuran

 

prntscr.com

 

Pondasi sumuran atau caisson merupakan suatu sistem pondasi yang terdiri dari susunan pipa beton silinder dan ditanamkan ke dalam lubang tanah yang dalam untuk menopang struktur bangunan di atasnya. 

 

 

Baca Juga: Mengenal Rebar Beton, Manfaat & Plus Minusnya

 

 

Struktur pondasi ini menyerupai sumur, sesuai namanya, yang dibuat dari beton bertulang atau baja. Pada bagian bawah struktur caisson biasanya terdapat plat baja yang berfungsi untuk menyebar beban dari bangunan ke tanah di bawahnya.

 

Pondasi ini memiliki diameter lubang berukuran 250 cm, 300 cm, dan 400 cm, serta dipasang di kedalaman 2 sampai 6 meter. Berfungsi memperkokoh bangunan dan menahan tekanan tanah yang rentan longsor, sehingga cocok untuk menahan bangunan di wilayah rawan gempa. 

 

 

Jenis-jenis Pondasi Sumuran

 

Ada dua jenis pondasi caisson yang paling umum digunakan dalam konstruksi bangunan, yaitu caisson tertanam dan caisson apung.

 

 

a. Caisson Tertanam

 

Caisson tertanam adalah jenis pondasi yang ditanamkan langsung ke dalam tanah. Pada umumnya, caisson tertanam digunakan pada bangunan yang memiliki beban yang sangat berat atau pada tanah yang kurang stabil. 

 

Untuk memasukkan caisson tertanam ke dalam tanah, biasanya dilakukan dengan menggunakan alat berat seperti crane atau excavator. Setelah dimasukkan ke dalam lubang, pondasi ini diisi dengan beton atau campuran lainnya untuk membuatnya lebih kokoh.

 

 

b. Caisson Apung

 

Jenis apung merupakan jenis pondasi caisson yang dipasang di atas permukaan air dan kemudian ditempatkan ke dalam tanah di bawahnya. Caisson apung digunakan untuk bangunan yang berada di atas air seperti jembatan atau dermaga. 

 

Struktur pondasi sumuran ini berbentuk kotak dan dilengkapi dengan ruang kering di dalamnya sehingga dapat mengapung di atas air. Setelah diisi dengan beton atau campuran lainnya, hingga pondasi ini tertanam dengan stabil. 

 

 

Kelebihan Pondasi Sumuran 

 

pondasi sumuran

 

noltaconsulting.com

 

a. Kuat dan tahan lama dalam menahan beban yang cukup besar. Selain itu, pondasi caisson juga mampu menopang beban secara merata sehingga tidak terjadi pergeseran pada bangunan.

 

b. Tidak tergantung pada kedalaman tanah yang dimiliki. Hal ini menjadikan pondasi ini dapat dibangun di tanah yang memiliki kedalaman rendah atau di atas permukaan air. Selain itu, pondasi caisson juga tahan terhadap gempa bumi dan cuaca ekstrem seperti badai dan angin topan.

 

c. Pembuatan dan pemasangannya cukup simpel, tidak membutuhkan peralatan yang rumit. 

 

d. Saat dipasang, tidak menimbulkan getaran dan minim suara bising sehingga tidak akan mengganggu sekitar. 

 

e. Kedalaman tiang dan ukurannya beragam sesuai kebutuhan, sehingga cocok untuk tanah berlumpur, berbatu atau terlalu lembek. 


 

Kekurangan Pondasi Sumur 

 

pondasi sumuran

 

cdn.britannica.com 

 

 

a. Biaya yang cukup mahal dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya. 

 

b. Selain itu, butuh tenaga ahli yang memahami proses pembuatan dan penggunaan pondasi jenis ini agar tidak terjadi kesalahan pada konstruksi pondasi. 

 

c. Proses pengerjaan pondasi sumuran jauh lebih rumit saat diaplikasikan pada air, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk mengeringkan semen dengan sempurna. 

 

d. Semakin dalam tanah untuk pemasangan pondasi ini, pengerjaannya akan semakin sulit dan membutuhkan alat berat khusus serta pelindung untuk para pekerja. 

 

e. Pengerjaan sesuai dengan cuaca. Cuaca dengan curah hujan tinggi atau ekstrim akan membuat proses pengerjaan terhambat. 



 

Proses Konstruksi Pondasi Sumuran 

 

pondasi sumuran

 

civilengineeringbible.com 

 

a. Proses konstruksi pondasi ini sendiri harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Perlu dilakukan survei tanah untuk mengetahui kondisi tanah yang akan dijadikan pondasi. 

 

b. Selanjutnya, dilakukan perencanaan konstruksi dan desain caisson yang akan digunakan. Setelah itu, dilanjutkan dengan penggalian lubang dengan ukuran dan kedalaman yang pas. Lubang tersebut harus dibuat dengan ukuran yang cukup besar agar caisson dapat terpasang dengan stabil dan menopang beban yang cukup besar.

 

c. Setelah lubang digali, caisson ditempatkan di dalam lubang dan diisi dengan beton. Proses pengisian beton dilakukan secara bertahap dan diawasi dengan ketat untuk memastikan bahwa pondasi ini terisi dengan beton secara merata dan tidak ada kebocoran. 

 

d. Setelah proses pengisian beton selesai, caisson akan memadatkan tanah di sekitarnya dan menjadi stabil.

 

Pondasi caisson juga dapat dikombinasikan dengan teknologi pile cap untuk meningkatkan kekuatan pondasi. Pile cap adalah struktur beton yang berada di atas caisson dan berfungsi untuk menyebarkan beban dan mengurangi tekanan dari bangunan ke pondasi ini dengan lebih merata. 

 

 

Kesimpulan

 

Membangun pondasi sumuran bukanlah hal yang mudah, namun dengan persiapan yang matang dan memperhatikan hal-hal yang penting dalam proses pembangunan, Anda dapat memastikan pondasi sumuran yang kuat dan stabil. 

 

Jadi, jika Anda ingin mencoba menerapkan pondasi sumuran pada bangunan Anda, lakukan perencanaan dan perhitungan yang tepat ya! 

 

Butuh pengeras beton terbaik? Serahkan pada ahlinya.

 

PT. Sobute Global Indonesia atau Sobute merupakan perusahaan manufaktur bahan kimia yang berfokus pada pengeras beton berstandar Internasional.

 

Baca selengkapnya...
230822j1xnBavMKohgr6dD2T5FNpqzGuIHkWZiVCtLYmP47EyeSblRcfUXs8Qw0AJ3.jpg

Mengenal Rebar Beton, Fungsi Dan Plus Minusnya

14 July 2023

 

Rebar beton atau biasa juga disebut sebagai besi tulangan beton, adalah bahan konstruksi yang penting dalam proses pembangunan struktur beton bertulang. 

 

Reinforced bar terbuat dari baja yang dikeraskan, dengan bentuk dan ukuran tertentu, dan digunakan sebagai tulangan atau penguat dalam beton, sehingga memberikan peningkatan kekuatan tarik struktur suatu bangunan. 

 

 

Baca Juga: Apa Itu Beton Fiber? Ini Pengertian & Keunggulannya

 

 

Mari kita bahas lebih lanjut jenis, manfaat hingga cara pemasangan rebar beton. 

 

 

Jenis-Jenis Rebar Beton

 

rebar beton

 

theconstructor.org

 

Ada beberapa jenis rebar beton yang umum digunakan sesuai kebutuhan dan keperluan penggunaannya. Ini dia beberapa jenisnya : 

 

 

Rebar Beton Datar (Plain Bar)

 

Rebar beton datar merupakan jenis yang paling umum digunakan. Seperti namanya, material ini berbentuk datar tanpa adanya goresan atau tonjolan pada permukaannya. Bahannya yang fleksibel sehingga memudahkan pemasangan. Jenis rebar ini berfungsi sebagai pengikat beberapa besi beton ulir pada bangunan. 

 

Plain bar digunakan dalam proyek-proyek konstruksi yang sederhana dan tidak memerlukan daya dukung yang tinggi.

 

 

Rebar Beton Berulir (Deformed Bar)

 

Rebar beton berulir berbentuk tonjolan atau goresan pada permukaannya yang berguna untuk meningkatkan daya cengkram dan daya tahan pada beton. Berbeda dengan jenis datar, rebar berulir tidak memiliki sifat lentur, sehingga tidak mudah dalam pemasangannya. 

 

Jenis rebar yang satu ini sangat efektif untuk digunakan dalam proyek-proyek konstruksi yang memerlukan daya dukung yang lebih tinggi, seperti gedung bertingkat, jembatan, dan sebagainya.


 

Rebar Beton Khusus

 

Selain dua jenis rebar beton di atas, ada juga rebar beton khusus yang digunakan untuk proyek-proyek konstruksi tertentu. Misalnya, rebar beton berlapis epoxy digunakan untuk proyek-proyek konstruksi yang butuh ketahanan korosi yang tinggi. Ada juga rebar beton yang dilapisi dengan bahan anti api atau anti gempa bumi.

 

 

Manfaat Rebar Beton

 

rebar beton

 

concretecutting.miami

 

 

Meningkatkan Daya Tahan Struktur

 

Rebar beton digunakan sebagai tulangan dalam beton, sehingga membantu meningkatkan daya tahan struktur beton. Ketika beban diterapkan pada beton, rebar akan menahan beban tersebut dan mencegah struktur beton runtuh.

 

 

Meningkatkan Kekuatan Struktur

 

Rebar beton juga dapat meningkatkan kekuatan struktur beton. Rebar yang dipasang pada beton akan membantu meningkatkan daya dukung beton dan mencegah terjadinya retak atau keretakan pada beton.

 

 

Tahan Terhadap Gempa Bumi

 

Material ini juga berperan penting dalam meningkatkan ketahanan struktur terhadap bencana alam, seperti gempa bumi. Dalam beberapa proyek konstruksi, penggunaan rebar beton harus dirancang dengan teliti, sehingga dapat menahan guncangan dari gempa.

 

Rebar beton dilengkapi dengan teknologi anti-gempa dapat membantu mengurangi kerusakan pada struktur beton. 

 

 

Menghemat Biaya

 

Untuk penggunaan jangka panjang, material ini sangat awet sehingga bisa menghemat biaya. Material ini juga dapat membuat struktur beton lebih tahan lama dan hanya perlu perawatan yang lebih sedikit. Sehingga biaya pemeliharaan dan perbaikan dapat dikurangi. 

 

 

Meningkatkan Keamanan

 

Dalam proyek-proyek konstruksi yang memerlukan tingkat keamanan yang tinggi, penggunaan material ini sesuai dengan standar dan spesifikasi akan membantu mengurangi risiko kegagalan struktur.

 

 

Langkah Pemasangan Rebar Beton

 

rebar beton

 

farmhousefromscratch.com

 

 

 

Merencanakan Desain Struktur

 

Langkah pertama dalam pemasangan Reinforced bar adalah merencanakan desain struktur beton yang akan dibangun. Desain ini harus memperhitungkan beban yang akan diterima oleh struktur beton, jenis rebar beton yang akan digunakan, serta bagaimana proses pemasangannya. 

 

 

Memotong Besi Tulangan 

 

Setelah desain struktur beton selesai dirancang, selanjutnya adalah memotong rebar beton sesuai ukuran dan bentuk yang dibutuhkan. Pemotongan rebar dapat dilakukan dengan alat potong khusus yang sesuai dengan jenis material ini. 

 

 

Melakukan Pembersihan 

 

Setelah dipotong, rebar beton dibersihkan dari kotoran dan karat agar tidak mempengaruhi pemasangan. Selain itu, rebar yang bersih akan menambah fungsi dengan baik dalam struktur bangunan. 

 

 

Pemasangan

 

Material yang sudah dibersihkan, rebar beton kemudian dipasang pada struktur beton dan sesuai desain yang sudah dipersiapkan. Pemasangannya harus dilakukan dengan teliti agar posisinya tidak bergeser atau tidak tepat.

 

 

Jepit Rebar Beton

 

Setelah terpasang pada struktur beton, Anda dapat menjepit rebar beton demi menjaga kestabilannya. Jepit besi tulangan tersebut dengan alat khusus yang disebut jepitan rebar.

 

 

Sambung Besi Tulangan 

 

Jika besi ini dipasang terlalu pendek, maka harus dilakukan penyambungan pada rebar. Penyambungan ini menggunakan alat khusus yang disebut coupler atau dengan cara overlap. Penyambungan juga harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai standar dan spesifikasi yang berlaku.

 

 

Menyusun Rebar Beton

 

Setelah terpasang, Kemudian besi tulangan disusun dengan desain yang telah dirancang. Pada tahap ini, besi tulangan harus diposisikan dan diikat agar dapat membentuk struktur beton yang kuat dan tahan lama.

 

 

Lakukan Penyiraman 

 

Langkah selanjutnya adalah menyiram beton pada struktur beton. Di tahap ini, beton dicampur dengan proporsi yang tepat kemudian dituangkan pada struktur beton dan diratakan.

 

 

Menunggu Beton Mengeras

 

Setelah dituangkan pada struktur beton, tunggu beton mengeras. Proses pengerasan memang membutuhkan waktu yang cukup lama, namun tergantung jenis beton yang digunakan dan kondisi lingkungan sekitar bangunan. 

 

 

Cek Kualitas

 

Setelah beton mengeras, tips terakhir pada pemasangan rebar beton adalah memeriksa kualitas struktur beton. Pemeriksaan kualitas, diantaranya pengukuran dimensi, kekuatan, dan daya tahan struktur beton.

 

Lakukan pemeriksaan pada aspek-aspek tersebut demi struktur beton yang aman dan efektif.

 

 

Kesimpulan

 

Penggunaan rebar beton yang tepat dapat membantu meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan keamanan struktur beton yang diaplikasikan pada bangunan. Itu sebabnya, pemasangan rebar beton harus dilakukan dengan teliti dan sesuai standar dan spesifikasi yang berlaku. 

 

Dengan penggunaan rebar beton yang tepat, struktur beton dapat dibangun akan lebih kuat, tahan lama, dan aman.

 

 Untuk segala kebutuhan pengeras beton instan, PT Sobute Global Indonesia adalah ahlinya. Sobute siap melayani suplai produk pengeras beton instan terbaik, untuk semua kebutuhan para konsumennya.

 

Butuh info lebih lanjut? Segera untuk Hubungi Kami.

 

Baca selengkapnya...
23081820fecSoTkhq9wHsYN1XQRdr5ZGLKxO3VIbjUmCpyagDlPAMJiz78tuBE4nFW.jpg

Balok Girder Beton: Definisi, Manfaat & Pemasangannya

11 July 2023

 

Balok girder beton menjadi salah satu jenis balok yang sering digunakan dalam konstruksi bangunan. Balok girder berbentuk balok namun memiliki kekuatan yang lebih besar karena terbuat dari bahan beton. 

 

Balok girder memiliki dimensi yang besar, sehingga mampu menahan beban yang lebih berat dibandingkan dengan jenis balok lainnya. Selain itu, memiliki keunggulan dalam hal daya tahan terhadap kelembaban, api, dan gempa bumi.

 

 

Baca Juga: Mana yang Lebih Baik, Jalan Aspal atau Beton?

 

 

Untuk memahami lebih lanjut, berikut penjelasan mulai dari definisi, jenis-jenis, kelebihan, hingga kekurangan balok girder beton. 

 

 

Definisi Balok Girder Beton

 

balok girder beton

 

constructionheadline.com

 

Balok girder beton merupakan balok yang terbuat dari bahan beton bertulang dengan dimensi yang lebih besar dan lebih panjang dibandingkan dengan balok beton konvensional.

 

Balok girder biasanya diaplikasikan dalam pembangunan jembatan, waduk, dan konstruksi bangunan bertingkat tinggi karena dirancang untuk menahan beban dan mempertahankan kestabilan struktur bangunan.

 

 

Jenis-Jenis Balok Girder Beton

 

 

balok girder beton

 

constrofacilitator.com

 

Post- tensioning bridge girder.

 

 

Ada beberapa jenis balok girder yang digunakan dalam pembangunan struktur bangunan, yaitu:

 

 

Balok U 

 

Mirip dengan namanya, balok ini berbentuk U dan menjadi jenis yang jarang digunakan. Bentuknya yang tipis, kerap diaplikasikan untuk pembangunan jembatan  pada lahan yang terbatas, atau sempit. 

 

 

Balok T

 

Balok T merupakan jenis balok girder yang memiliki bentuk huruf T. Balok ini dibuat dari baja komposit, beton bertulang dan prategang. Balok bentuk T memiliki dua jenis, yakni T girder tunggal dan ganda. 

 

Bentuk balok ini fleksibel karena dapat dibuat sesuai kebutuhan, dengan bentang 40-60 ft. Penggunaan balok ini diaplikasikan sebagai struktur pengikat dalam pembangunan jembatan, terutama pada bagian atasnya.

 

 

Balok I

 

Balok I merupakan jenis balok girder berbentuk huruf I dari bahan komposit dan non komposit. Balok yang juga dinamakan PCI girder berbentuk ramping dengan kelebihan pada daya tahan dan harganya yang terjangkau. 

 

Jenis ini umum digunakan sebagai struktur pengikat dalam pembangunan gedung bertingkat.

 

 

Balok Box

 

Balok Box adalah jenis balok beton baja berbentuk kotak dan berfungsi sebagai struktur pengikat dalam pembangunan jembatan panjang, jembatan layang, hingga jembatan melengkung. 

 

Balok box terdiri dari balok baja, penyangga kabel dan balok komposit, dengan ukuran sangat besar, yakni mencapai 2 sampai 4 meter dan lebar mencapai 4 lajur. Namun, ukuran dapat dibuat sesuai kebutuhan penggunaan.  

 

 

Balok Plate

 

Jenis yang satu ini terdiri dari balok berukuran besar yang terdiri dari susunan pelat yang disambungkan. Proses penyambungan dilakukan dengan baut khusus atau di las dengan baik. Dengan kekuatannya yang besar, jenis ini digunakan untuk pembangunan jembatan kereta api dan lainnya. 

 

 

Proses Pembuatan 

 

 

balok girder beton

 

 

Proses pembuatan balok girder dilakukan dengan menggunakan teknologi yang canggih. Bahan dasar beton yang digunakan dalam pembuatan balok girder wajib harus memenuhi standar yang ditetapkan pihak konstruksi. 

 

Proses pembuatan dimulai dengan mencampurkan bahan dasar beton seperti semen, pasir, dan air. Selanjutnya, campuran bahan dasar beton tersebut diaduk hingga merata dan dicetak dalam bentuk balok girder beton.

 

Setelah selesai dicetak, balok girder akan dikeringkan dalam waktu yang cukup lama untuk memastikan bahwa beton dalam balok sudah mengering dengan baik. Selanjutnya, balok ini akan diuji kekuatannya dengan menggunakan alat uji khusus. Jika dinyatakan kuat dan memenuhi standar, maka balok girder dapat digunakan dalam konstruksi bangunan.

 

 

Proses Pemasangan 

 

Dalam pembangunan jembatan atau waduk, balok girder digunakan sebagai penopang utama. Balok ditempatkan secara bertumpuk pada kolom atau pilar beton yang sudah dibangun sebelumnya. Kemudian, balok akan dipasang pada bagian atas kolom atau pilar beton dengan crane atau alat berat lainnya.

 

Sementara untuk bangunan bertingkat tinggi, balok girder menjadi elemen struktural pada bagian atas bangunan. Balok ditempatkan di atas tiang atau kolom beton lalu disambungkan dengan elemen struktural, seperti dinding beton, lantai beton, dan atap beton.

 

Tentunya, penggunaan balok girder harus disertai dengan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan bahwa kekuatannya memenuhi standar. Pemeriksaan juga dilakukan dengan alat uji khusus seperti rebound hammer atau ultrasonic testing.


 

Dalam hal desain, balok girder dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan konstruksi bangunan. Misalnya, balok girder dibuat dengan bentuk melengkung atau dicetak dengan bentuk yang berbeda.

 

 

Kelebihan Balok Girder Beton

 

 

 

Tahan Terhadap Beban Berat

 

Balok girder beton dirancang untuk menahan beban berat dan mempertahankan kestabilan struktur bangunan. Hal ini membuat balok girder beton lebih tahan terhadap beban berat dan mampu mengatasi gaya lentur dan geser.

 

 

Lebih Kuat dan Tahan Lama

 

Balok girder memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan balok beton konvensional. Daya tahan yang baik membuatnya dapat menahan beban berat, kelembaban, api, dan gempa bumi. 

 

 

Lebih Mudah Dibentuk dan Dipasang

 

Girder beton mudah dibentuk dan dipasang. Hal ini membuat proses pembangunan struktur bangunan menjadi lebih cepat dan efisien.

 

 

Lebih Ekonomis dalam Jangka Panjang

 

Walau biaya pembuatan balok girder lebih mahal dari jenis lainnya, tapi penggunaan jangka panjang balok girder ini membuatnya lebih ekonomis, karena kekuatan yang besar akan membuatnya tahan lama, dan membantu mengurangi biaya perawatan dan perbaikan pada struktur bangunan.

 

 

Dapat Dibuat dengan Dimensi yang Lebih Besar

 

Girder beton juga dapat dibuat dengan dimensi yang lebih besar. Selain itu, balok ini juga dapat diproduksi dalam jumlah yang besar dan dapat dipesan sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

 

 

Lebih Aman

 

Balok girder lebih aman digunakan karena memiliki daya tahan yang lebih tinggi dan tahan terhadap gempa bumi, jadi akan lebih aman bagi pekerja dan pengguna bangunan.

 

 

Kekurangan Balok Girder Beton

 

Berat

 

Memiliki bobot yang berat dari balok beton konvensional, sehingga butuh alat berat dan tenaga yang kuat untuk memindahkan dan memasangnya. 

 

 

Biaya Produksi yang Lebih Tinggi

 

Balok girder memerlukan biaya produksi yang lebih tinggi karena penggunaan bahan-bahan yang lebih berkualitas dan proses produksi yang lebih rumit.

 

 

Kurang Fleksibel

 

Girder beton juga dinilai kurang fleksibel dalam penyesuaian dengan desain struktur bangunan. Hal ini membuat balok girder kurang cocok untuk digunakan pada proyek-pro

 

 

Memerlukan Peralatan Khusus untuk Pemasangan

 

Pemasangan balok girder memerlukan peralatan khusus seperti crane atau alat angkat lainnya. Sehingga proses pemasangan balok girder jadi lebih sulit dan memerlukan biaya yang lebih tinggi.

 

 

Memerlukan Perencanaan yang Lebih Teliti

 

Dalam proses pemasangannya, perlu dilakukan perencanaan yang lebih teliti dan berhati-hati, karena ukuran dan dimensinya yang lebih besar. 


 

Kesimpulan

 

Balok girder beton merupakan salah satu jenis balok yang sering digunakan dalam pembangunan struktur bangunan besar dan tinggi. 

 

Penggunaannya yang luas pada konstruksi jembatan, waduk dan jenis bangunan bertingkat tinggi menunjukkan bahwa balok girder mempunyai keunggulan dalam kekuatan dan daya tahan dibandingkan dengan jenis balok lainnya.

 

Jika membutuhkan material beton terbaik, serahkan pada ahlinya. Untuk segala kebutuhan beton maupun pondasi, Anda bisa menghubungi Sobute.

 

Sobute atau PT. Sobute Global Indonesia siap memproduksi pengeras beton terbaik dengan mutu dan kualitas yang tidak perlu Anda ragukan lagi.

 

Segera Hubungi Kami untuk info lengkapnya!

 

Baca selengkapnya...
230713HAFrBxve0XPjDoEyfqnVNuCaw1gT2IL3pkbGszMQlYRdStU4hc9mKOWJi685.jpg

Beton Fiber: Kenali Pengertian Hingga Keunggulannya Disini!

7 July 2023

 

 

Beton fiber merupakan salah satu jenis beton yang memiliki kekuatan dan ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan beton konvensional. 

 

Beton jenis ini di desain dengan menambahkan serat-serat tertentu ke dalam campuran beton. Serat tersebut berasal dari berbagai jenis material, seperti serat baja, serat plastik, atau serat karbon hingga serat alami dari tumbuh-tumbuhan. 

 

 

Baca Juga: Cari Tahu Cara Meningkatkan Kekuatan Beton

 

 

Penggunaan beton ini kini semakin populer karena kelebihannya yang menguntungkan dibandingkan jenis konvensional. Simak penjelasan lengkap dari jenis fiber, serta kelebihan hingga proyek bangunan yang menggunakan material ini. 

 

 

Pengertian Beton Fiber

 

beton fiber

 

thebalance.com

 

Secara umum, fiber pada beton merupakan material yang dibuat dari campuran semen, agregat halus, agregat kasar, air, dengan tambahan beberapa fiber yang disebar secara random dalam adukan.

 

Penggunaan serat atau fiber dalam adonan beton memang menjadi salah satu solusi, karena penambahan fiber dalam campuran beton, dapat mengurangi adanyaa keretakan pada material karena pengaruh beban struktur bangunan. 

 

 

Jenis-Jenis Beton Fiber

 

 

Fiber metal 

 

Umumnya jenis ini terbuat dari serat besi dan serat dari stainless stell. Penggunaan fiber ini dapat meningkatkan daya tahan dan tekan pada beton. 

 

 

Fiber polymeric

 

Disebut juga serat polimer. Bahan ini digunakan merupakan serat sintetis yang diproses dengan campuran bahan kimia. Memiliki banyak jenis, serat ini terbagi sesuai dengan material pembuatnya, diantaranya serat nylon, carbon, acrylic dan lainnya. 

 

 

Fiber mineral 

 

Berupa serat kaca atau fiberglass yang berbentuk bulat kecil. Penggunaannya juga dicampur dengan material agregat kasar. 

 

 

Fiber natural 

 

Terdiri dari serat alam atau fiber alam diantaranya meliputi, serat kelapa dan serat nanas. Disebut juga naturally occurring fiber yang bisa juga berasal dari kandungan hewan, seperti bulu atau kulit hewan. 

 

 

Keunggulan Beton Fiber

 

Kekuatan Mekanik yang Lebih Baik

 

Beton ini memiliki kekuatan mekanik yang lebih baik dibandingkan dengan beton konvensional. Serat yang ditambahkan ke dalam fiber dapat membantu menguatkan struktur beton dan meningkatkan kemampuan material ini untuk menahan tekanan dan beban.

 

Selain itu, juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap retak dan keretakan pada permukaan.

 

 

Meningkatkan Durabilitas

 

Ketahanan material fiber ini terhadap korosi dan serangan kimia lebih baik daripada beton konvensional. Serat yang ditambahkan ke dalam campuran beton fiber dapat membantu mencegah timbulnya keretakan dan retak pada permukaan beton. 

 

 

Penghematan Biaya

 

Penggunaan beton ini juga menghemat biaya konstruksi karena dapat mengurangi kebutuhan akan bahan tambahan, seperti besi tulangan dan aditif kimia.

 

Dalam jangka panjang, penggunaan beton serat juga dapat mengurangi biaya pemeliharaan dan perbaikan bangunan karena fiber memiliki ketahanan dan umur yang lebih baik daripada jenis konvensional.

 

 

Kemudahan Pemasangan

 

Beton serat dapat dipasang dengan lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan jenis konvensional. Serat yang ditambahkan ke dalam campuran beton serat dapat membantu mengurangi risiko retak ketika pemasangan.

 

 

Penampilan yang Lebih Baik

 

Dari segi tampilan juga lebih baik daripada jenis konvensional karena permukaan beton lebih halus dan rata. Hal ini membuat beton fiber cocok digunakan pada jenis bangunan dengan tampilan estetik yang tinggi.

 

 

Tahan Gempa

 

Keuntungan lainnya adalah ketahanannya terhadap gempa bumi. Ketika terjadi gempa, struktur bangunan dari beton fiber akan menahan getaran tanah lebih kuat dari jenis konvensional. Alasannya karena serat fiber pada beton ini dapat menyerap dan mendistribusikan energi gempa sehingga mengurangi adanya kerusakan. 

 

 

Tahan Korosi 

 

Beton konvensional lebih rentan terkena karat dalam waktu yang lama. Namun, jenis fiber memiliki ketahanan terhadap korosi yang lebih tinggi karena serat fiber tidak teroksidasi oleh air atau udara. Jadi, sangat cocok untuk bangunan yang berada di area dengan kelembaban yang tinggi seperti gedung parkir, bangunan industri, dan lainnya.

 

Selain itu, beton fiber juga memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi. Ini berarti bahwa struktur bangunan yang terbuat dari beton fiber dapat menahan beban yang lebih berat tanpa mengalami keretakan atau kerusakan struktural. Keuntungan ini membuat beton fiber menjadi pilihan yang lebih baik untuk pembangunan jembatan, dermaga, dan bangunan lain yang membutuhkan kekuatan tarik yang tinggi.


 

Kelemahan Beton Fiber

 

beton fiber

 

stylepark.com

 

 

Biaya yang tinggi

 

Penggunaan beton jenis fiber juga memiliki kelemahan, seperti biaya yang lebih mahal daripada jenis lainnya. Biaya pembelian serat fiber dan biaya tenaga kerja cukup tinggi sehingga membuat harga beton lebih mahal. 

 

 

Proses produksi rumit

 

Kelemahan lainnya adalah proses produksi yang lebih rumit, karena melibatkan campuran bahan-bahan khusus, seperti serat fiber, aditif, dan bahan pengisi. Proses ini pastinya butuh ahli yang terampil dan berpengalaman di bidangnya. 

 

 

Contoh Proyek Konstruksi dengan Beton Fiber

 

Pembangunan Jembatan

 

Jembatan menjadi salah satu jenis struktur bangunan yang membutuhkan kekuatan tarik yang tinggi. Penggunaan beton ini dalam pembangunan jembatan akan menambah kekuatan dan ketahanan jembatan terhadap beban yang lebih berat. 

 

 

Pembangunan Dermaga

 

Dermaga jadi salah satu infrastruktur yang terpapar langsung oleh air dan udara. Jadi, pembangunan dermaga membutuhkan bahan konstruksi yang tahan terhadap korosi. Penggunaan beton jenis fiber menjadi pilihan yang tepat.

 

 

Pembangunan Gedung Parkir

 

Gedung parkir juga jadi bangunan yang memerlukan kekuatan tarik yang tinggi karena beratnya beban mobil yang diparkir di dalamnya. Penggunaan beton jens ini akan menambah daya kuat dan ketahanan struktural gedung parkir.

 

 

Pembangunan Bangunan Industri

 

Bangunan industri kerap terpapar bahan kimia yang dapat merusak struktur bangunan. Penggunaan beton jenis fiber akan meningkatkan ketahanan terhadap bahan kimia dan mengurangi biaya pemeliharaan.

 

 

Tips Perawatan Beton Jenis Fiber

 

beton fiber

 

 

howtobuildahouseblog.com

 

 

Hindari pemakaian bahan kimia yang keras

 

Beton serat sangat sensitif terhadap bahan kimia seperti asam dan basa yang dapat merusak struktur beton. Oleh karena itu, hindari pemakaian bahan kimia yang keras pada beton fiber.

 

 

Lakukan perawatan rutin

 

Lakukan perawatan teratur demi menjaga kekuatan dan ketahanan beton. Perawatan yang tepat akan membuat beton awet dan mengurangi biaya pemeliharaan.

 

 

Gunakan bahan pembersih yang tepat

 

Hindari penggunaan bahan pembersih yang keras dan berbahaya saat membersihkan beton jenis ini. 

 

 

Hindari benturan yang keras

 

Beton serat cukup sensitif benturan yang keras, seperti gempa bumi atau tumbukan benda berat. Hindari benturan yang keras pada beton untuk menjaga kekuatan dan ketahanannya.

 

 

Jaga kelembaban

 

Pastikan kelembaban di sekitar beton tetap stabil untuk menjaga kekuatan dan ketahanannya.

 

 

Kesimpulan

 

Penggunaan beton fiber yang semakin populer menunjukkan bahwa teknologi dan inovasi terus berkembang dalam industri konstruksi. Dalam upaya untuk menciptakan bangunan yang lebih kuat, tahan lama, dan ramah lingkungan, para ahli terus mencari bahan konstruksi yang lebih baik dan lebih efisien. 

 

Beton fiber menjadi salah satu hasil inovasi teknologi yang berhasil meningkatkan kualitas bangunan dan ketahanan bangunan. Namun, perlu diingat penggunaan beton ini juga memiliki kelemahan. Jadi, pertimbangkan sesuai kebutuhan Anda ya! 

 

Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, Anda bisa menghubungi PT. Sobute Global Indonesia. Dengan tenaga ahli profesional yang sudah berpengalaman, Sobute hadir untuk melayani suplai produk pengeras beton terbaik.

 

Hubungi kami segera untuk informasi lebih lanjut!

 

Baca selengkapnya...
230703MqBcv5dIPslyhAo0fgmewRN1DxWzKuO2j3CSpE67nJtYLF9Gk8TZiaVbrQ4U.jpg

Pengeras Beton: Cara Efektif Meningkatkan Kekuatan Beton

3 July 2023

 

Beton menjadi bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam pembangunan infrastruktur, seperti jembatan, gedung, jalan, dan lain-lain. Namun, beton juga memiliki kelemahan yakni mudah retak dan rapuh. Disinilah fungsi pengeras beton berlaku. 

 

Pengeras beton digunakan untuk meningkatkan kekuatan beton dan membuatnya awet. Selain itu, cairan pengeras dapat mempercepat waktu pengeringan pada material ini. 

 

 

Baca Juga: Ini Kelebihan & Manfaat Pagar Panel Beton untuk Bangunan

 

 

Yuk kita kenal lebih dalam apa itu pengeras beton dan cara meningkatkan kekuatan beton secara efektif.

 

 

Apa Itu Pengeras Beton?

 

pengeras beton

 

Pengeras beton merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan beton. Pengeras beton bekerja dengan cara memperkuat ikatan antara butiran-butiran agregat dan semen pada beton. Ada banyak jenis pengeras beton yang tersedia di pasaran, mulai dari yang berbahan kimia hingga organik.

 

 

Jenis Pengeras Beton 

 

pengeras beton

 

 

Aditif Kimia

 

Aditif kimia adalah bahan tambahan yang dicampurkan ke dalam beton untuk meningkatkan sifat-sifat beton seperti kekuatan, kekakuan, keawetan, dan lain-lain. Ada banyak jenis aditif kimia yang digunakan sebagai pengeras beton, seperti superplasticizer, retarder, accelerator, dan lainnya.

 

 

Bahan Alami

 

Bahan alami seperti fly ash, silica fume, dan slag digunakan sebagai pengeras material beton karena bersifat kimia yang dapat meningkatkan kekuatan beton. Bahan-bahan ini dapat mengisi pori-pori di dalam beton dan meningkatkan kepadatan beton sehingga meningkatkan kekuatannya.

 

 

Bahan Organik

 

Bahan organik seperti serat dan resin juga dapat digunakan sebagai pengeras material ini. Serat-serat ini dapat menambah kekakuan dan kepadatan beton. Sedangkan resin dapat menambah ketahanan beton terhadap korosi dan goresan.

 

 

Cara Meningkatkan Kekuatan Beton dengan Obat Pengeras 

 

pengeras beton

 

 

Pilih bahan obat pengeras 

 

  • Mengandung zat kimia

Aditif kimia seperti superplasticizer dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan beton. Superplasticizer dapat meningkatkan workability beton sehingga mudah dicor dan membentuknya lebih halus dan rapat. Selain itu, superplasticizer juga bisa menambah kekuatan tekan beton terhadap beban yang diterima.

 

Jenis retarder dan accelerator juga dapat digunakan. Retarder dipakai untuk mengurangi kecepatan pengerasan beton sehingga waktu pemadatan material ini  dapat diperpanjang dan beton jadi lebih halus dan rapat. Sementara accelerator digunakan untuk mempercepat pengerasan beton sehingga waktu pemadatan beton juga lebih cepat. 

 

  • Menggunakan bahan alami 

Bahan alami seperti fly ash, silica fume, dan slag digunakan sebagai obat pengeras. Fly ash merupakan bahan limbah hasil pembakaran batu bara yang memiliki kandungan silika dan alumina yang tinggi. Fly ash mengisi pori-pori di dalam beton dan menambah kepadatan beton sehingga meningkatkan kekuatannya.

 

Silica fume menjadi bahan abu dari pengolahan silikon. Silica mempunyai ukuran partikel yang sangat kecil sehingga dapat menembus pori-pori beton dan mengisi celah-celah yang kosong. Silica juga menambah ketahanan beton terhadap korosi dan serangan bahan kimia.

 

Sementara, Slag merupakan bahan limbah hasil pengolahan baja dengan kandungan silika dan alumina yang tinggi. Slag juga bisa mengisi pori-pori dan menambah kekuatan beton. Slag juga tahan pada suhu tinggi dan perubahan suhu tiba-tiba.

 

  • Menggunakan bahan organik

Bahan serat baja, serat polipropilena, dan serat karbon dapat meningkatkan kekakuan dan kepadatan beton serta kekuatan tarik beton.

 

Resin juga bisa meningkatkan ketahanan beton terhadap korosi dan goresan, karena dapat membentuk lapisan pelindung di atas permukaan beton yang dapat melindungi beton dari bahan kimia dan goresan.

 

 

Menerapkan Metode Curing 

 

Metode curing merupakan proses perawatan beton setelah dicor agar beton dapat mengeras dengan baik dan memiliki kekuatan terbaik. Pilih metode curing yang tepat, seperti dengan media air, bahan kimia, dan plastik.

 

 

Fungsi Pengeras Material Beton 

 

 

Percepat proses pengeringan

 

Fungsi yang terutama dalam penggunaan produk ini adalah mempercepat proses pengeringan beton. Bahan kimia yang terkandung di dalamnya akan mempermudah proses pengeringan dan pengerasan bahan ini. 

 

 

Mencegah kebocoran 

 

Jenis pengeras beton juga dapat menjaga kandungan air dan mencegah terjadinya kebocoran pada beton. Biasanya digunakan untuk pondasi mesin atau bendungan. 

 

 

Penyambung beton yang rusak 

 

Selanjutnya adalah sebagai penyambung jika ada bagian beton yang patah atau rusak, bisa juga menggantikan beton lama yang sudah rapuh. Sebagai bahan perekat, jelas saja obat pengeras ini dapat digunakan memperbaiki konstruksi bangunan. campurkan dengan semen sesuai ukuran dan standar bangunan, lalu aplikasikan ke permukaan cor. 

 

 

Jangan lakukan ini pada obat 

 

Akan tetapi, penggunaan obat pengeras harus diperhatikan dengan cermat. Jangan gunakan pengeras terlalu banyak agar beton tidak mudah retak. Selain itu, sesuaikan dengan kebutuhan beton. Jadi, sebelum memakai pengeras beton, analisis terlebih dahulu sesuai jenis dan jumlah pengeras beton yang tepat sebelum dicor. 

 

Dalam analisis penggunaan pengeras, perhatikan kondisi lingkungan, metode pemeliharaan yang baik, seperti menjaga beton agar tidak memiliki beban terlalu berat, menjaga kelembaban beton, dan melakukan perbaikan jika adanya kerusakan pada beton.

 

 

Kesimpulan

 

Pengeras beton menjadi bahan tambahan yang ternyata penting untuk meningkatkan kekuatan beton. Penggunaan obat pengeras yang tepat akan membuat beton awet dan aman pada konstruksi bangunan. 

 

Namun, sebelum menggunakan obat pengeras, analisis terlebih dahulu sesuai kebutuhan Anda. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

 

Untuk segala kebutuhan pengeras beton, Anda dapat menghubungi PT. Sobute Global Indonesia. Sobute bersama tenaga ahli yang berpengalaman, siap melayani dalam menyuplai produk pengeras beton bermutu tinggi, untuk semua kebutuhan para konsumen yang berada di Indonesia.

 

Hubungi Kami untuk info lengkapnya!

 

Baca selengkapnya...
230627vBFOhg8TrEWZGIac0zyQHNSlRJuYn9eq71f5i2X4sbDVjkAxKo3C6wtMpmPL.jpg

Jalan Aspal Vs Beton: Mana Yang Lebih Baik?

29 June 2023

 

Salah satu aspek penting dalam pembangunan infrastruktur adalah pemilihan bahan untuk pembuatan jalan. Saat ini, dua jenis bahan yang paling umum digunakan adalah aspal dan beton. 

 

Meskipun keduanya berfungsi sebagai lapisan permukaan jalan, tetapi terdapat perbedaan dalam sifat-sifatnya yang dapat mempengaruhi kinerja, biaya, dan keamanan jalan. 

 

Kali ini, kita akan membahas perbedaan antara jalan aspal dan beton, kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan jenis jalan yang tepat.

 

Yuk simak sampai selesai! 

 

 

Perbedaan Antara Jalan Aspal dan Beton

 

jalan aspal vs beton

 

Jalan aspal atau yang sering disebut hot mix asphalt (HMA), merupakan jenis jalan dengan bahan campuran aspal, agregat, dan filler. Aspal berfungsi sebagai pengikat agregat dan filler menjadi satu kesatuan. 

 

 

Baca Juga: Mau Pasang Dak Beton? Ini Cara Pasang & Plus Minusnya

 

 

Bahan Aspal hitam biasnya memberikan kesan yang teduh untuk jalanan, serta memiliki tekstur yang halus sehingga baik digunakan untuk permukaan jalan tol. 

 

Sementara itu, jalan beton terbuat dari campuran semen, air, dan agregat, yang dicor di atas subgrade jalan. Dengan campuran tersebut, bahan beton menjadi pilihan yang kuat dan awet digunakan sebagai material pembuatan jalan. 


 

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Aspal

 

 

jalan aspal vs beton

 

 

Salah satu kelebihan jalan aspal adalah fleksibilitasnya yang lebih baik dibandingkan dengan jalan beton. Jalan aspal dapat menyesuaikan diri dengan perubahan suhu dan kondisi cuaca, sehingga mengurangi kemungkinan retak dan kerusakan akibat perubahan suhu dan tekanan. 

 

Selain itu, jalan aspal memiliki kemampuan yang lebih baik dalam meredam suara, sehingga dapat mengurangi kebisingan lalu lintas. Harga konstruksi juga dinilai lebih murah daripada beton. Jika mengalami kerusakan, jalanan aspal juga lebih mudah diperbaiki. 

 

Namun, jalan aspal juga memiliki kekurangan. Karena fleksibilitasnya yang tinggi, jalan aspal lebih rentan terhadap kerusakan akibat beban berat, seperti truk dan bus. Selain itu, jalan aspal juga memerlukan perawatan yang lebih sering, seperti pengaspalan ulang setiap beberapa tahun, karena permukaannya dapat aus akibat paparan sinar matahari, air hujan, dan minyak kendaraan.

 

 

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton

 

jalan aspal vs beton

 

 

Jalan beton memiliki kelebihan dalam hal daya tahan dan kemampuan untuk menahan beban berat. Jalan beton dapat bertahan lebih lama dari jalan aspal, karena permukaannya lebih keras dan tahan aus. Selain itu, tidak memerlukan perawatan yang sering seperti jalan aspal. Material ini juga cocok untuk dibangun di atas kondisi tanah yang kurang stabil. 

 

Akan tetapi, material ini juga memiliki kekurangan. Karena permukaannya yang keras, jalan beton cenderung lebih berisiko menyebabkan kerusakan pada kendaraan, seperti ban yang lebih cepat aus. Selain itu, beton juga dapat menyebabkan kebisingan yang lebih tinggi karena suaranya yang keras. Jika terjadi kerusakan, perbaikan pada jalan dengan bahan beton akan lebih rumit dilakukan. 


 

Faktor Penting dalam Pemilihan Jenis Jalan

 

Pemilihan material dalam pembuatan jalan yang tepat harus dipertimbangkan dari berbagai faktor, diantaranya kondisi cuaca, lalu lintas kendaraan, biaya, dan lingkungan. 

 

 

Faktor Cuaca

 

Jalan aspal biasanya lebih cocok untuk kondisi cuaca yang bervariasi, seperti di daerah yang sering mengalami perubahan suhu dan curah hujan yang tinggi. Bahan aspal juga lebih lebih baik digunakan untuk lalu lintas kendaraan yang ringan hingga sedang, seperti jalan lingkungan atau jalan perkotaan. Sementara itu, jalan beton cocok untuk lalu lintas kendaraan yang berat, seperti jalan tol atau jalan utama. 

 

 

Faktor Biaya 

 

Pemilihan jenis jalan juga harus mempertimbangkan faktor biaya, karena biaya pembangunan dan perawatan jalan aspal lebih murah daripada jalan beton. Namun, jika jalan yang dibangun harus bertahan lama dan menahan beban berat, maka bahan beton mungkin lebih efektif digunakan. 

 

 

Faktor Lingkungan 

 

Dari sisi lingkungan juga harus dipertimbangkan. Jalan aspal membutuhkan bahan bakar fosil dalam pembuatannya, yang berdampak negatif pada lingkungan. Selain itu, penggunaan aspal juga dapat menyebabkan pencemaran udara dan air. Berbeda dengan jalan beton dengan bahan baku yang lebih sedikit, namun proses produksinya memerlukan konsumsi energi yang lebih tinggi.

 

 

Faktor Teknologi

 

Akan tetapi, dalam beberapa tahun belakangan ini, teknologi turut memberikan pengaruh besar pada pembuatan jalan. Baik material aspal dan beton sudah mengalami peningkatan, sehingga keduanya menjadi lebih efektif dan tahan lama. Seperti hadirnya jenis beton polimer dan aspal daur ulang yang dinilai dapat meningkatkan keberlanjutan lingkungan dan keekonomian dalam jangka panjang.

 

Jalan beton polimer merupakan teknologi baru dalam pembuatan jalan beton. Dengan bahan ini, jalan beton memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap retak dan korosi, sehingga akan lebih awet. Selain itu, penggunaan bahan polimer dapat mengurangi konsumsi bahan baku dan energi dalam pembuatannya.

 

Untuk jenis aspal daur ulang, merupakan teknologi dengan menggiling aspal bekas ditambah dengan bahan baku lainnya, sehingga menghasilkan aspal baru yang lebih murah dan ramah lingkungan. Penggunaan aspal daur ulang ini dapat mengurangi dampak lingkungan dan biaya pembangunan jalan.

 

 

Kesimpulan

 

Baik jalan dengan bahan aspal atau beton, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pemilihan jenis jalan yang tepat akan meminimalkan biaya perawatan dan memperpanjang umur jalan.

 

Jika membutuhkan material beton terbaik, serahkan pada ahlinya. Untuk segala kebutuhan beton maupun pondasi, Anda dapat mempercayakannya kepada PT. Sobute Global Indonesia

 

Dengan tenaga ahli profesional dan berpengalaman dibidangnya, Sobute siap melayani Anda dalam menyuplai produk pengeras beton terbaik yang sudah terjamin mutu dan juga kualitasnya.

 

Baca selengkapnya...
230622NG0tTZ7YEirxjncpCVDPfedHB3RoayIkQmAlK9vLuz1X2MgOb5wqsU8Sh4WF.jpg

Apa Itu Turap Penahan Tanah? Ini Penjelasannya!

22 June 2023

 

Turap penahan tanah adalah struktur yang digunakan untuk mengontrol erosi dan menghindari longsoran tanah di area yang rawan terhadap hal tersebut. Sistem konstruksi ini biasanya terbuat dari bahan beton, batu, kayu, atau material alami lainnya yang memiliki daya tahan yang baik terhadap erosi dan tekanan tanah.

 

Fungsi turap penahan tanah dapat mencegah terjadinya bencana tanah longsor yang bisa merugikan banyak pihak. Terlebih lagi, semakin banyaknya pembangunan di daerah yang rawan longsoran tanah, melakukan konstruksi turap jadi bagian penting.

 

 

Penggunaan Turap Penahan Tanah

 

Konstruksi turap sering digunakan dalam proyek-proyek pembangunan seperti, jalan raya, bangunan, bendungan, tanggul sungai, dan proyek-proyek pembangunan dengan ukuran besar atau berada di atas area tanah di dataran tinggi yang rawan tanah longsor.

 

 

Baca Juga: Curing Beton, Pentingnya Perawatan Beton Setelah Pengecoran

 

 

Selain itu, turap digunakan untuk bangunan dengan struktur yang dapat menahan tanah galian, tanah belerang dan jenis tanah kurang stabil. 

 

Pada umumnya, turap dibangun dengan material kuat, seperti beton atau batu. Namun, Anda juga bisa menggunakan bahan kayu, gabion, atau bahkan dengan tanaman untuk jenis yang lebih ramah lingkungan.

 

 

Jenis Turap dari Materialnya

 

Turap dari kayu

 

Jenis turap dari kayu biasanya terbuat dari kayu keras yang tahan terhadap tekanan dan cuaca. Kayu yang digunakan adalah kayu jati atau meranti. Turap dari kayu biasanya dibuat dengan struktur penopang dari kayu besar yang dibenamkan ke dalam tanah sebagai pondasi. Kemudian, kayu-kayu kecil diikatkan dengan kawat ditempatkan di atas struktur penopang tersebut.

 

 

Turap batu

 

Turap batu merupakan turap penahan tanah yang lebih tahan lama dan kuat dibandingkan turap kayu. Turap batu dapat memberikan tampilan yang alami dan kokoh pada area sekitarnya. Namun, pembuatan turap batu membutuhkan biaya yang lebih tinggi dan dapat memakan waktu yang lama.

 

 

Turap dari gabion

 

turap penahan tanah

 

Turap dari gabion merupakan konstruksi turap yang dibuat dari bahan kotak-kotak kawat dari baja yang diisi dengan batu-batu kecil. Gabion umumnya digunakan untuk memperkuat dinding atau struktur bangunan lainnya. 

 

 

Turap beton

 

Turap jenis beton menjadi turap tanah yang tahan lama dan kuat. Bahan beton dapat dibuat dengan bentuk dan ukuran sesuai dengan kebutuhan, sehingga dapat memberikan dukungan struktural yang kuat pada bangunan atau infrastruktur di sekitarnya. Namun, pembuatan turap ini butuh biaya tinggi dan waktu yang tidak sebentar. 

 

 

Turap dari Geotekstil

 

Bahan Geotekstil adalah bahan material dari serat sintetik atau alami sebagai pengganti tanah pada konstruksi turap. Geotekstil mempunyai kemampuan dalam menahan erosi dan longsor tanah, serta menambah drainase air. 

 

 

Turap dari tanaman

 

Turap dari tanaman merupakan jenis turap yang ramah lingkungan karena menggunakan material yang tidak merusak lingkungan. Selain itu, dapat menyerap air dan peningkatan keanekaragaman hayati. Jenis tanaman yang sering digunakan adalah bambu, tanaman endemik atau tanaman tumbuh merambat, seperti kelapa, palem, atau bambu.

 

Namun, perlu diperhatikan bahwa turap tanaman membutuhkan perawatan yang cukup dan tidak dapat memberikan dukungan struktural yang kuat.

 


 

Kelebihan turap penahan tanah

 

 

turap penahan tanah

 

pinterest.com

 

 

Aman dari longsor tanah

 

Turap penahan tanah berguna dalam mengontrol erosi dan menghindari terjadinya longsor tanah. Konstruksi ini akan menjadikan struktur tanah lebih terkontrol dan tidak menimbulkan kerus pada infrastruktur atau lingkungan sekitar.

 

 

Mencegah adanya erosi

 

Turap tanah juga dapat mencegah erosi. Erosi adalah proses pengikisan tanah dan mineral dari permukaan tanah karena air, angin, atau aktivitas manusia. Dengan turap tanah, air tidak akan mengalir dengan intensitas cepat dan menyebabkan erosi. 

 

 

Meningkatkan estetika

 

Pembuatan turap juga akan meningkatkan estetika di sekitar bangunannya. Dengan bahan material dan struktur tanah yang sesuai, akan menjadikan bagian rumah lebih indah dan menarik.

 

 

Nilai properti yang meningkat

 

turap penahan tanah

 

Pinterest

 

Pembangunan turap tanah juga dapat meningkatkan nilai properti bangunan tersebut. Area yang aman dari longsor tanah dan erosi, akan menjadi incaran banyak orang. Itu sebabnya, properti di sekitar area tersebut akan lebih mahal. 

 

 

Ramah lingkungan

 

Turap tanah dengan bahan material ramah lingkungan, seperti kayu atau tanaman, akan berdampak positif pada lingkungan serta tahan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

 

 

Kesimpulan

 

Turap penahan tanah menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah erosi dan longsor tanah dalam pembangunan di wilayah miring atau berkontur. Konstruksi ini dapat digunakan untuk skala pembangunan kecil maupun besar, dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan yang ada. 

 

Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan turap penahan tanah harus memperhatikan aspek lingkungan dan sosial yang ada, serta memenuhi standar dan persyaratan yang diperlukan.

 

Jika membutuhkan pengeras beton terbaik, serahkan pada ahlinya. Untuk segala kebutuhan beton dan juga pondasi, Anda dapat menghubungi PT. Sobute Global Indonesia

 

Bersama dengan tenaga ahli yang profesional, Sobute siap untuk melayani dalam menyuplai produk pengeras beton berkualitas yang sudah terjamin mutunya.

 

Baca selengkapnya...
230615nHrWGyOs0CUEqX3mdBuoiRP5SD4IZATpxzlft7eNh26Yg9MJQ1aFVwKjb8cL.jpg

Bak Kontrol Air, Solusi Penggunaan Air Yang Efisien

15 June 2023

 

 

Pasokan air menjadi salah satu sumber daya yang paling penting untuk kehidupan manusia. Tanpa air, manusia akan kesulitan bertahan hidup. Walau demikian, penggunaan air yang tidak efisien dan berlebihan bisa menjadi masalah serius.

 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mencari cara dalam menghemat penggunaan air. Salah satu dengan menggunakan bak kontrol air.

 

 

Apa itu Bak Kontrol Air?

 

bak kontrol air

 

engineer.decorexpro.com

 

Bak kontrol air atau disebut juga bak kontrol drainase dari kebocoran yang menjadi salah satu elemen penting dalam sistem drainase. Bak kontrol air merupakan sebuah sistem yang dirancang untuk mengontrol penggunaan air dalam suatu bangunan.

 

Bak kontrol ini dirancang untuk mengatasi masalah kebocoran pada sistem drainase yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan sekitar, khususnya air tanah.

 

Bak kontrol drainase terdiri dari sebuah bak yang berfungsi sebagai tempat penampungan air, katup kontrol air serta dilengkapi dengan mekanisme kontrol kebocoran yang dapat mengurangi tekanan air dan mencegah kebocoran pada saluran drainase.

 

Bak kontrol drainase juga dilengkapi dengan filter yang berfungsi untuk menyaring kotoran dan sampah dari air yang masuk ke dalam bak kontrol.

 

 

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Tentang Curing Beton

 

 

Penggunaan bak kontrol ini sangat penting karena jika terjadi kebocoran pada sistem drainase, dapat mengakibatkan air limbah yang terbuang dan merusak lingkungan sekitar.

 

Selain itu, penggunaan bak kontrol drainase juga dapat membantu mencegah terjadinya banjir. Pada saat musim hujan, volume air yang mengalir pada sistem drainase akan meningkat. Bak kontrol drainase akan membantu mengurangi volume air yang mengalir dan mencegah terjadinya banjir.

 

Dalam pemasangannya, teknologi bak kontrol ini kini dilengkapi dengan penggunaan sensor. Sensor ini dapat membantu mengontrol volume air yang masuk ke dalam bak kontrol dan memberikan sinyal jika terjadi kebocoran pada sistem drainase.

 

Namun, penggunaan teknologi ini berbiaya mahal dan perlu biaya pemeliharaan yang cukup besar. Selain itu, penggunaan sensor ini juga membutuhkan sumber daya listrik yang cukup besar.

 

 

Faktor Pemilihan Bak Kontrol Air

 

bak kontrol air

 

sportsedge.com

 

Dalam pemilihan bak kontrol drainase yang tepat, sangat penting untuk memperlihatkan beberapa faktor ini, yaitu kapasitas, ukuran, dan jenis material.

 

Kapasitas bak kontrol harus disesuaikan dengan kebutuhan volume air yang akan diatur oleh sistem drainase. Ukurannya sendiri juga harus disesuaikan dengan kapasitas sistem drainase. Sementara untuk jenis material yang digunakan, harus tahan terhadap korosi dan bahan kimia yang ada pada air limbah.

 

 

Bahan Material Pembuatan Bak Kontrol Saluran Air

 

Bahan bangunan pembuatan saluran air ini adalah beton dengan menerapkan beton bertulang. Untuk penutupnya, disesuaikan dengan ukuran dan jenisnya. Biasanya akan menggunakan tutup bak kontrol dari besi dan precast.

 

 

Kelebihan Menggunakan Bak Kontrol Air

 

bak kontrol air

 

beritajakarta.id 

 

 

Menghemat Penggunaan Air

 

Dengan menggunakan bak kontrol air, penggunaan air bisa dihemat sampai 50%. Hal ini karena sistem ini dapat mengontrol aliran air dengan efektif dan efisien. Selain itu, bak ini juga dapat membantu mencegah adanya kebocoran air yang menyebabkan pemborosan air.

 

 

Hemat Biaya

 

Dengan menghemat air, biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar tagihan air juga lebih hemat. Selain itu, penggunaan bak air juga dapat membantu mengurangi biaya pemeliharaan pipa air dan peralatan yang digunakan untuk mengontrol aliran air.

 

 

Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Air

 

Dengan memakai sistem kontrol air, penggunaan air juga lebih efisien. Hal ini karena sistem dapat mengontrol aliran air dengan lebih baik dan memastikan penggunaan air lebih efektif. Selain itu, juga dapat membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam pengisian bak air.

 

 

Menjaga Kualitas Air

 

Kualitas air dengan sistem ini akan terjaga dengan baik. Hal ini karena sistem ini dapat membantu mencegah terjadinya pencemaran air karena kebocoran pipa atau aliran air yang berlebihan.

 

 

Keamanan Bak Kontrol Air

 

Bak kontrol air dinilai sangat aman digunakan karena dilengkapi dengan fitur keamanan seperti sensor kebocoran air dan katup kontrol air yang dapat menahan tekanan air tinggi. Sistem ini juga dapat digunakan untuk mengontrol aliran air dengan baik sehingga tidak akan ada pemborosan air.

 

 

Perawatan Bak Kontrol Drainase

 

Bak kontrol drainase juga harus dirawat secara teratur agar dapat berfungsi dengan baik. Pembersihannya harus dilakukan secara rutin untuk menghindari terjadinya penyumbatan dan kebocoran pada sistem drainase. Selain itu, filter pada bak kontrol juga harus diperiksa dan dibersihkan secara berkala.

 

 

Kesimpulan

 

Pengembangan sistem bak kontrol ini akan dapat membantu mengatasi masalah kebocoran pada sistem drainase dan mencegah terjadinya kerusakan pada lingkungan sekitar. Pemilihan bak kontrol drainase juga harus tepat sesuai kebutuhan.

 

Ingin membuat sistem bak kontrol untuk air di rumah Anda? Gunakan material terbaik dari PT. Sobute Global Indonesia

 

Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, Sobute Global Indonesia bersama dengan tenaga ahli profesional dan berpengalaman, siap membantu dan melayani suplai produk pengeras beton berkualitas yang diperuntukan untuk konsumen di seluruh Indonesia.

 

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..