Artikel

250526Hnlg2Bhj9Wk07zauGqsVd1LYKy3vJPAXI4femZFDEQ8oC5rSb6pitxTRNUOw.jpg

Apa Itu Aditif Vs Admixture Dan Fungsinya Dalam Beton?

24 May 2025

Selama beberapa tahun terakhir ini, kegiatan konstruksi sudah berkembang dengan luar biasa. Hal ini memicu penggunaan berbagai bahan campuran atau admixture dan aditif modern. 

Aditif dan admixture merupakan komponen kimia yang ditambahkan dalam material lain untuk meningkatkan sifat kimia dan fisiknya. Walau keduanya hampir sama, ada perbedaan signifikan pada aditif dan campuran dalam hal campuran semen dan beton. 

Apa saja? Mari simak ulasan berikut ini. 

Aditif dan admixture untuk beton dapat diartikan sebagai zat kimia yang ditambahkan dalam beton untuk meningkatkan sifat fisik dan kimianya. 

 

Apa itu Aditif?

Aditif merupakan zat kimia yang ditambahkan ke semen selama pembuatan untuk meningkatkan sifat baru bagi semen. Biasanya, bahan baku yang terlibat dalam pembuatan semen, seperti meliputi alumina, kapur, oksida besi, dan silika. Bahan-bahan ini digiling menjadi bubuk halus dan dicampur lalu dipanggang. Pemanasan campuran ini hingga sekitar 1500℃ akan memicu sejumlah reaksi kimia yang menghasilkan komposisi kimia akhir semen.

Beberapa sifat pada aditif yang ditambahkan ke semen : 

 

Akselerator

Akselerator ditambahkan untuk mengurangi waktu pengerasan semen dan mempercepat penambahan kekuatan tekan.

Retarder

Retarder memperpanjang waktu pengerasan pada semen. Ini membantu semen punya waktu yang cukup untuk digunakan dengan tepat. 

 

Dispersan

Dispersan ditambahkan untuk mengurangi viskositas pada semen dan memastikan pembuangan lumpur yang baik selama penempatan semen.

 

Pengendali Kehilangan Fluida

Sifat ini akan membantu mengendalikan kehilangan air dari semen ke dalam formasi.

 

Apa itu Admixture?

 

Admixture adalah komponen kimia yang ditambahkan ke campuran beton saat pencampuran untuk mendapatkan sifat baru. Admixture menjadi komponen dalam beton, selain semen, air, dan agregat. Bahan ini akan ditambahkan pada semen segera sebelum atau selama dilakukan pencampuran beton. Bahan ini terdiri dari dua jenis, yakni senyawa organik dan anorganik. 

 

Campuran pada admixture dapat diklasifikasikan menjadi:

 

Water Reducing Admixtures

Ini adalah senyawa yang berfungsi sebagai plasticizer, yang mengurangi kadar air dari campuran beton sebanyak 5% tanpa mengubah konsistensinya. 

Campuran pengurang air biasanya berupa polisiklik atau fosfat. Saat ditambahkan, campuran ini meningkatkan kekuatan tekan campuran beton sehingga lebih elastis. Jenis campuran ini umumnya digunakan dengan beton lantai dan jalan.

High Range Water Reducers

Ini adalah superplasticizer, sebagian besar campuran beton polimer yang dapat mengurangi kadar air sebanyak 40%. Dengan campuran ini, porositas campuran akan berkurang, sehingga menambah kekuatan dan ketahanannya. Campuran ini umumnya digunakan untuk beton yang bisa memadat sendiri atau beton yang disemprotkan.

 

Accelerating Admixtures

Beton membutuhkan waktu untuk berubah dari adonan lembek menjadi keras. Polietilen glikol, klorida, nitrat, dan fluorida logam digunakan untuk membuat campuran ini. Zat-zat ini dapat ditambahkan dalam adonan beton untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk mengikat dan mengeras.

 

Air-Entraining Admixtures

Bahan ini juga digunakan untuk membuat campuran beton yang mengikat udara. Dengan memasukkan gelembung udara dalam campuran beton, sehingga menambah daya tahan dan kekuatan dengan mengubah pembekuan-pencairan semen.

 

Retarding Admixtures

Bahan admixtures ini tidak mengubah rasio air-semen, namun menggunakan oksida logam dan gula untuk menghalangi proses pengikatan.

 

Aditif vs Admixture 

Perbedaan utama antara kedua bahan ini adalah tahap-tahap saat zat tersebut ditambahkan ke beton atau semen. Aditif ditambahkan dalam proses pembuatan semen, sementara penambahan pada bahan admixture  dilakukan saat membuat campuran beton.

 

Di sisi lain, dari bahan baku, bahan aditif juga ditambahkan semuanya dalam proses pembuatan semen. Sementara admixture dengan berbagai bahannya ditambahkan saat pengadukan di beton.

Kedua jenis ini juga memiliki jenis dan klasifikasi yang jelas berbeda. Aditif diklasifikasikan sebagai akselerator, retarder, dispersan, agen pengendali kehilangan cairan, dan lainnya. 

Sementara, admixture diklasifikasikan sebagai admixture penahan udara, plasticizer, pengurang air, dan lainnya.

 

****

 

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
250527TPU9uXk0BKZHWYL3IaFmd1CJ8otpqEw7giDfhVs24OGvNRnryAMSQlxcbe65.jpg

Plasticizer Untuk Beton, Apa Fungsi Dan Jenisnya?

22 May 2025

Untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dengan material beton sekaligus meningkatkan mutu material ini, diperlukan kemudahan pengerjaan dan proses beton yang lebih cepat mengering. 

Salah satu cara yang dapat digunakan adalah penambahan bahan kimia atau non kimia atau jenis serat, seperti plasticizer. 

Ada banyak keuntungan dalam penggunaan bahan tambahan ini untuk meningkatkan kualitas beton. Apa saja? Mari pahami selengkapnya dalam artikel ini.

 

 

Plasticizer Adalah

 

 

Plasticizer dapat diartikan sebagai zat organik atau anorganik yang ditambahkan ke campuran beton untuk membuatnya lebih lunak, meningkatkan kemampuan kerja dan kekuatan, serta mengurangi kebutuhan air. 

Dengan penambahan bahan ini dapat mengurangi kadar air pada tingkat pengerjaan proyek tertentu. Plasticizer tersedia dalam dua bentuk, yakni campuran mineral dan campuran kimia, seperti Superplasticizer.

Bahan ini dicampurkan dari 0,1% sampai 0,4% berat semen, dan efektif mengurangi 5% sampai 15% air. Dalam campuran beton, butiran semen menyerap molekul plasticizer. Proses ini menyebabkan perubahan muatan permukaan dan meningkatkan plastisitas sehingga mudah dikerjakan. 

 

 

Fungsi Penggunaan Plasticizer 

 

Fungsi pemakaian bahan ini adalah untuk meningkatkan kualitas campuran semen dan membuatnya sesuai untuk konstruksi. 

Bisa dikatakan jika bahan ini berfungsi untuk :

- Mengurangi rasio air pada semen tanpa menghambat kemampuan kerja.

- Mencegah penyusutan dan retakan pada beton.

- Meningkatkan waktu pengerasan, sehingga operator dapat mengangkut beton dalam jarak jauh.

 

 

Jenis-Jenis Plasticizer

 

 

Campuran Mineral 

Campuran mineral merupakan zat yang ditambahkan dalam campuran beton untuk meningkatkan sifat material tersebut. Jenis yang paling umum adalah campuran semen, dengan sifat seperti terak tanur sembur yang digranulasi.

 

Campuran Pozzolan

Jenis yang kedua adalah campuran pozzolan. Saat dicampur bersamaan dengan kalsium hidroksida akan menampilkan sifat semen. Bahan ini biasanya ditambahkan dalam campuran semen Portland dengan tujuan untuk menambah kekuatan daya pakai. 

 

Campuran Kimia

Jenis bahan campuran kimia merupakan untuk mengubah sifat beton. Sama dengan jenis mineral, bahan ini tersedia dalam berbagai bentuk. Campuran ini akan membantu mencapai kekuatan lebih tinggi dengan mengurangi rasio air-semen dan mencapai kemampuan kerja yang berkualitas yang membantu mengurangi panas hidrasi dalam beton massa. Mereka dapat mengurangi kadar air dari lima persen namun kurang dari dua belas persen. 

Bahan ini dikenal juga sebagai pereduksi air, yakni superplasticizer menjadi jenis campuran kimia paling sering digunakan. Karena dapat meningkatkan fluiditas melalui beton dan memadat sendiri,sehingga menghasilkan kekuatan tinggi, mengurangi penyusutan, dan meningkatkan daya tahan dengan menghilangkan air untuk mengurangi difusi dan permeabilitas.

 

 

Manfaat Plasticizer dalam Beton

 

 

Karena dibuat untuk meningkatkan kekuatan beton, sehingga bisa diaplikasikan pada berbagai proyek. Selain itu, dapat meningkatkan kemampuan kerja agar beton dapat digunakan dengan mudah, sehingga lebih menghemat waktu kerja dan kebutuhan SDM.

Bahan ini juga dapat menambah permeabilitas beton dan membantu mengurangi penyerapan air, transmisi uap, dan retak termal.

Dengan mengurangi kadar air, plasticizer dapat membantu mencapai beton berdaya tahan tinggi dan efektif mengurangi jumlah penyusutan dalam beton sehingga tidak terjadi keretakan.

 

***

 

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
250523kHuRtdXJj194UPbS2npx8mIClOaQZhA6zY0FeDriVoyL5WEgvfKNTM3qGscw.jpg

Cara Membuat Lantai Beton Anti-Selip Yang Benar

20 May 2025

Permukaan atau lantai beton yang dibuat dengan benar dapat menambah keindahan lingkungan di sekitarnya. Sayangnya, lantai beton bisa saja licin apalagi saat terpapar air. Karenanya, sangat penting untuk mengetahui cara membuat lantai beton anti-selip agar tidak berbahaya bagi orang yang melintas.

 

Penasaran bagaimana cara membuat lantai beton antiselip? Cek penjelasan selengkapnya di bawah ini, ya!


 

Cara Membuat Lantai Beton Antiselip

 

 

Agar tetap bisa dilintasi dengan nyaman ketika terpapar air, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait cara membuat lantai beton antiselip:

 

1. Sealant Antiselip

 

Terdapat sealant antiselip yang bisa digunakan untuk menciptakan beton yang tidak terlalu licin ketika terpapar air. Anda bisa mencoba sealant penetratif yang bekerja secara ajaib di bawah permukaan beton daripada mengubah struktur atau tekstur bagian atasnya.

Meski tidak mengubah bagian permukaan beton, jenis penyegel ini terbukti bisa membuat beton memiliki fitur antiselip. Dengan penggunaan sealer coating yang tepat, Anda tidak perlu khawatir terpeleset saat melintas di atas permukaan beton tersebut.

 

2. Pasir Silika

 

Pasir silika atau silica sand dapat membuat permukaan beton menjadi bersifat antiselip. Proses ini melibatkan pengaplikasian lapisan pasir silika pada bagian terluar beton yang masih baru.

Setelah mengering sempurna, Anda bisa mengaplikasikan lapisan kedua di atasnya. Hal ini akan membuat penampilan permukaan beton sedikit lebih keruh, namun bersifat antiselip.

 

3. Memberi Tekstur pada Permukaan Beton

 

Pada beton yang belum terlalu kering, Anda bisa menciptakan tekstur di atasnya dengan bantuan sapu beton khusus. Tekstur ini bertujuan agar beton dapat dengan mudah dilewati, tak terkecuali di saat terpapar air.

Pada permukaan beton yang miring dan memiliki saluran pembuangan, Anda mesti membuat tekstur yang searah dengan saluran pembuangan tersebut. 

 

4. Cat dan Primer

 

Anda dapat membuat permukaan beton menjadi tidak licin dengan melapisinya dengan cat antiselip dan cat dasar yang dicampur aditif grit (pasir dengan partikel besar).

Anda juga bisa menggunakan pasir dan serbuk gergaji sebagai aditif grit. Kombinasi ini bersifat lebih ringan dan mudah dicampur dengan cat antiselip.

 

5. Strip Antiselip

 

Ingin yang lebih simpel? Anda bisa menggunakan strip antiselip untuk ditempelkan di bagian-bagian tertentu pada permukaan beton. Strip ini menempel pada beton dan memberikan daya cengkeram yang sangat baik untuk mencegah selip.

Meski begitu, strip antiselip menimbulkan kesan kurang estetik. Benda ini juga tidak cocok untuk digunakan pada permukaan beton yang ada di dalam ruangan.


 

Penutup

 

Itu dia beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat permukaan beton antiselip, tak terkecuali di saat basah. Apabila dalam praktiknya Anda merasa kesulitan, tidak perlu ragu untuk meminta bantuan dari ahlinya.

Selain itu, Anda pun sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada kontraktor yang membuat permukaan beton. Hal ini bertujuan untuk mengetahui metode yang paling sesuai untuk menciptakan permukaan beton antiselip yang estetik dan efektif. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tergelincir saat melintasinya!

 

***

 

Memerlukan beton dengan kualitas tinggi yang terbukti tahan lama dan terjamin mutunya? Percayakan saja kepada PT. Sobute Global Indonesia!

Kami adalah perusahaan admixture dengan tenaga profesional yang berpengalaman dalam produksi serta suplai berbagai proyek di penjuru Indonesia. Wujudkan proyek impian Anda bersama PT Sobute Global Indonesia!

Klik hubungi kami untuk info selengkapnya.

Baca selengkapnya...
250519ax9OsCAUbj0M85hQXpRf4mtelyWJzdiZNnDv72H3LoKFVc1kwYB6qSIPTrEg.jpg

Alat Pengaduk Beton: Ini Jenis Dan Manfaatnya

18 May 2025

Demi menghasilkan beton berkualitas dan sesuai standar yang dibutuhkan untuk pekerjaan konstruksi, perlu melewati berbagai proses. Diantaranya adalah mengaduk beton sebelum pengecoran. 

Dalam pengadukan, dibutuhkan alat pengaduk beton khusus, atau sering disebut concrete mixer. 

Penggunaan mixer pada beton digunakan untuk mencapai kondisi homogenitas pada material ini. Namun, ada beberapa jenis mixer yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan konstruksi. 

Mari kita bahas jenis dan manfaat alat pengaduk beton dalam berbagai kegiatan konstruksi.

 

 

Alat Pengaduk Beton

 

 

Alat ini dapat diartikan sebagai mesin yang berfungsi untuk mencampur bahan-bahan pembuatan beton, diantaranya semen, pasir, kerikil, dan air, hingga menghasilkan adukan beton yang homogen dan merata dengan baik. 

Proses pengadukan ini sangat penting dalam konstruksi, baik untuk pembangunan skala kecil atau proyek besar, karena kualitas campuran beton akan menentukan kekuatan dan daya tahan struktur yang dibangun. 

 

 

Jenis-Jenis Alat Pengaduk Beton

 

 

Concrete Mixer Portable

Concrete mixer portable adalah alat pengaduk beton kecil yang mudah dipindahkan. Alat ini terdiri dari drum yang dipasang di bagian roda dan digerakkan dengan mesin. 

Concrete mixer portable cocok digunakan pada proyek kecil atau pembuatan beton di lokasi terbatas atau sempit untuk alat pengaduk besar. 

 

Truck Mixer 

Truck mixer merupakan alat pengaduk yang dipasang pada truk, memungkinkan pengangkutan beton lebih mudah dilakukan. Truk ini dilengkapi drum yang terus berputar selama perjalanan agar campuran tetap homogen. Truck mixer berfungsi untuk proyek yang butuh pengiriman dalam volume besar, seperti pembangunan gedung bertingkat dan infrastruktur besar lainnya.

 

Drum Mixer 

Jenis selanjutnya adalah drum mixer yang menggunakan drum berputar saat mencampur bahan-bahan pembuat beton. Drum ini punya mekanisme berputar yang menjadikan bahan tercampur dengan baik. Drum mixer diperuntukkan untuk proyek skala menengah sampai besar. 

 

Tilting Drum Mixer

Mixer ini berbentuk drum dengan cara kerja yang sama dengan mixer drum. Pengadukan dilakukan dengan cara diputar dan bekerja pada posisi sumbu mixer dalam posisi horizontal. Setelahnya, material ini akan dikeluarkan dengan memiringkan sumbu. 

 

Vertical Shaft Mixer

Jenis ini disebut juga dengan mixer turbin dan bekerja dengan memutar baling-baling pada sumbu vertikal. 

 

Pan Mixer 

Pan mixer dengan wadah bentuk piringan atau pan sebagai tempat pengadukan dan ada alat pengaduk di bagian tengahnya. Alat ini efektif dalam menghasilkan campuran beton yang konsisten dan kerap digunakan dalam pembuatan balok beton dan material pratekan.

 

Paddle Mixer

Jenis mixer ini menggunakan pisau untuk mengaduk secara horizontal. Mixer ini cocok digunakan untuk campuran beton yang kering dan kerap diproduksi beton pracetak. 

 

 

Manfaat Alat Pengaduk Beton

 

 

Berikut beberapa manfaat utama menggunakan alat pengaduk beton :

 

Kualitas Beton Terbaik 

Alat khusus ini digunakan untuk memastikan campuran beton agar lebih merata dan berkualitas tinggi. Campuran yang merata sangat penting untuk memperoleh kekuatan beton yang optimal. Dengan alat yang tepat, campuran beton lebih padat dan dapat digunakan dalam perencanaan konstruksi.

 

Hemat Waktu dan Tenaga

Mengaduk beton secara manual tentu membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih besar. Dengan adanya alat ini, proses pencampuran bisa dilakukan lebih cepat, sehingga meningkatkan produktivitas. 

 

Efisiensi Bahan Baku

Penggunaan alat pengaduk memungkinkan perhitungan bahan lebih presisi, sehingga meminimalkan risiko penggunaan bahan lebih boros atau tidak sesuai. 

 

Lebih Fleksibel 

Beberapa jenis mixer beton memudahkan pengguna karena lebih fleksibel dalam mobilitasnya. Hal ini memungkinkan beton siap pakai diangkut langsung ke lokasi pengadukan. Kemudahan ini memberikan fleksibilitas dan memenuhi kebutuhan beton di berbagai lokasi.

 

Meningkatkan Keselamatan Kerja

Proses pengadukan beton dengan alat khusus tak hanya memudahkan pengerjaan dan pengecoran beton, tapi meningkatkan sisi aman bagi pekerja dan sekitar dibanding pengadukan manual. Alat pengaduk juga dapat terhindari dari debu semen dan material berbahaya lainnya dan mengurangi risiko cedera kerja.

 

 

Tips Memilih Alat Pengaduk Beton yang Tepat

 

 

 

Sebelum memilih menggunakan alat mixer beton, Anda bisa menyesuaikan dengan skala proyek yang akan dikerjakan, baik untuk proyek kecil, menengah dan besar. Perhatikan juga kualitas dan kecepatan pengadukan. 

Selain itu, pertimbangkan kemudahan perawatan alat agar tetap berfungsi optimal. Pilih alat yang perawatannya mudah dan suku cadang yang tersedia di pasaran. 

Tips lainnya yang tak kalah penting adalah mengatur anggaran sesuai kebutuhan dan kesanggupan pengguna. 

 

 

Penutup

Alat pengaduk beton jadi bagian esensial untuk pengadukan dan pengecoran beton. Ada beragam jenis yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. 

Pahami jenis dan manfaatnya, dan memaksimalkan penggunaan alat dengan optimal untuk hasil sempurna.

 

***

 

Memiliki proyek yang membutuhkan beton dan pondasi berkualitas? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
250605MqfLkYBZ785XdJQ3nIOampSbCrzuxPGe64w1KjiTgoAVtsvDl0RUWh2FcN9H.jpg

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Pemadatan Beton

16 May 2025

Pemadatan beton merupakan tindakan penting untuk mewujudkan bangunan yang lebih kuat dan tahan lama. Sebaliknya, beton yang tidak padat sempurna akan lebih mudah mengalami kebocoran, yang pada akhirnya bisa meningkatkan risiko korosi, keretakan, hingga pecah dan kehilangan fungsinya sama sekali.

Anda tentu tidak ingin mengalami kondisi merugikan tersebut, bukan? Atas dasar itu, pemadatan beton mesti dilakukan, khususnya di bagian-bagian krusial yang menunjang bangunan.


 

Apa itu Pemadatan Beton?

 

Pemadatan beton adalah proses yang dilakukan untuk mengeluarkan sisa-sisa udara yang terperangkap pada beton setelah selesai dibuat. Proses tersebut dilakukan untuk menghilangkan bagian berongga sehingga beton mencapai nilai kepadatan massa seoptimal mungkin.

Pemadatan beton juga bisa membantu bagian baja tulangan untuk lebih terlindungi. Hal tersebut membuat bagian tulangan tidak akan mudah mengalami korosi. Karena bagian tulangan terhindar dari korosi, beton pun akan lebih tahan lama, juga minim risiko untuk pecah dan/atau hancur.

 

Baca Juga: Apa Itu Beton Berpori? Pahami Penjelasannya Berikut Ini!


 

Apa yang Terjadi Jika Pemadatan Beton Tidak Dilakukan?

 

Faktanya, gelembung udara bisa saja menempati 5 sampai dengan 20% dari total volume beton. Keberadaan gelembung udara tersebut dapat mengurangi ikatan antara beton dan tulangan atau bagian lain yang tertanam di dalamnya.

Bukannya menguntungkan, hal tersebut justru merugikan beton itu sendiri. Pasalnya, udara terperangkap yang tidak dikeluarkan dari bagian dalam beton bisa mengganggu dan menghancurkan struktur, serta menghilangkan kekuatannya secara keseluruhan. 

Parahnya lagi, rongga yang ada di dalam beton bisa membuatnya lebih mudah neyerap air. Hal ini meningkatkan risiko korosi. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, korosi bisa menyebabkan bagian tulangan baja di dalam beton kehilangan fungsinya.

Cepat atau lambat, tulangan yang mengalami korosi akan membuat beton memiliki tekanan dari dalam sehingga membuatnya lebih riskan untuk pecah, hancur, hingga kehilangan fungsinya sama sekali,


 

Proses Pemadatan Beton

 

Pemadatan beton dilakukan sebanyak dua tahap. Pada tahap pertama, partikel agregat dipindahkan sehingga beton mengisi cetakan dengan sempurna dan menghasilkan permukaan yang rata. Tahap selanjutnya, udara yang terperangkap di dalam beton akan dikeluarkan.

Alat yang bernama concrete vibrator adalah yang paling sering dipilih untuk memadatkan beton. Penggunaan alat ini mesti berhati-hati dan teliti, agar udara yang terperangkap di dalam beton bisa benar-benar keluar.


 

Penutup

 

Pemadatan beton merupakan proses yang penting untuk memastikan beton menjadi kuat dan tahan lama, dengan menghilangkan udara yang terperangkap di dalamnya. 

Jika pemadatan tidak dilakukan, rongga udara yang terperangkap di dalam beton dapat mengurangi ikatannya dengan bagian tulangan baja. Hal ini akan meningkatkan risiko korosi, retak, pecah, bahkan kerusakan struktur secara keseluruhan, lho.

Jadi, pastikan untuk tidak luput memperhatikan kepadatan beton yang Anda buat, ya! Jangan sampai beton tersebut kurang padat sehingga mudah rusak dan malah membuat bangunan yang ditopangnya menjadi tak tahan lama.

 

***

 

Menginginkan beton dengan keliatas tinggi yang tahan lama dan terjamin mutunya? Jika ya, Anda hanya perlu mempercayakannya kepada PT. Sobute Global Indonesia!

Sobute merupakan perusahaan admixture terbaik dengan profesional yang berpengalaman dalam memproduksi serta menyuplai berbagai proyek yang ada di penjuru Indonesia. Wujudkan proyek impian Anda bersama PT Sobute Global Indonesia! 

Cari tahu selengkapnya dengan klik hubungi kami!

Baca selengkapnya...
250527SE6KVCQztheRmWaTYP3pXix1Dyujf7s24lB9vLqUrnJMb5ZFc8AOgIoNHwG0.jpg

Ingin Dekorasi Rumah Beton? Ini Tips Dan Inspirasinya

14 May 2025

Ada banyak jenis desain hunian, namun dewasa ini, pilihan rumah bermaterial beton jadi salah satu yang populer. Tak hanya karena daya tahan bahannya, tapi desainnya menjadi lambang hunian modern masa kini. 

Material beton dapat menciptakan kesan industrial dan elegan secara bersamaan. Ditambah kemudahan dalam perawatan. Tapi, masih banyak yang merasa kesulitan untuk mendekorasi rumah model beton agar tetap nyaman dan indah secara visual. 

Bagaimana cara dekorasi rumah beton? Mari kita bahas bersama-sama. 

 

 

Ekspos Dinding Beton 

 

 

Dinding beton tanpa dicat atau hanya dengan lapisan pelindung ternyata bisa menjadi cara efektif untuk menciptakan desain industrial. Sentuhan alami dari beton kasar dan nuansa abu-abu menciptakan kesan unik dan berkarakter. 

Akan tetapi, agar tidak terkesan monoton, bisa menambahkan elemen kayu atau tanaman hijau sebagai dekorasinya. Tempatkan furnitur dengan tekstur lembut, seperti sofa yang nyaman. 

 

 

Furnitur Kayu dan Logam

Rumah beton juga kerap bernuansa warna netral, sehingga furnitur kayu dan logam bisa memenuhi dalam ruangan. Kayu akan menciptakan kesan hangat, sementara logam meningkatkan sisi industrial. 

Tempatkan furnitur, seperti meja kayu, kursi kayu, rak besi dan furnitur sejenis. Kombinasi ini akan menampilkan sisi modern yang elegan.

 

 

Permainan Warna Kontras

 

 

Selain warna netral, Anda jangan takut mengaplikasikan warna kontras untuk meningkatkan tampilan rumah Anda. Pada dinding beton, Anda bisa padukan warna abu-abu dengan warna hitam pada kusen pintu atau jendela. Warna putih juga bisa Anda tambahkan untuk memberikan kesan terang dan luas. 

 

 

Tambahkan Karpet 

 

Karpet bisa jadi elemen dekorasi untuk menambah kenyamanan. Pilih karpet warna cerah atau dengan motif unik atau berbulu di area ruang tamu atau ruang keluarga. Karpet juga dapat membantu mengurangi kebisingan di dalam rumah beton.

 

 

Tanaman Segar

Tanaman hijau akan memberikan warna dan nuansa segar pada hunian beton yang umumnya lebih industrial. Tempatkan tanaman besar, seperti monstera atau pohon palem di sudut ruangan. Jika ruangan lebih kecil, ganti dengan tanaman gantung atau rak tanaman. Tanaman memang selalu berhasil menambah sisi visual sekaligus menambah udara lebih segar dalam rumah.

 

Pencahayaan dan Lampu 

 

 

Beton memang punya kesan lebih gelap, itu sebabnya butuh pencahayaan cukup. Pastikan memaksimalkan cahaya alami dengan membuatkan jendela besar atau penggunaan material kaca yang memudahkan sinar matahari lebih leluasa masuk ke ruangan. 

Selain itu, tambahkan lampu gantung industri atau lampu dinding demi efek visual menarik di malam hari.

 

 

Hiasan pada Dinding 

Dinding beton bisa dihias lebih minimalis. Anda bisa menempatkan karya seni dengan frame hitam atau foto monokrom. Bisa juga menghias dinding dengan bentuk geometris modern. 

 

 

Permainan Tekstur 

Rumah bermaterial beton identik dengan permukaan keras. Aplikasikan dengan permainan tekstur dan gunakan aksen ruangan seperti pada sofa, tirai linen dan lainnya. Dengan permainan tekstur ini menciptakan dimensi yang nyaman dan hangat.

 

 

Marmer pada Dapur 

Dapur bermaterial ini bisa juga lebih modern dan stylish dengan penambahan material marmer atau kayu. Meja dapur dengan finishing marmer bisa membuat suasana dapur lebih mewah. Material kayu pada kabinet juga meningkatkan keindahan alami dapur. Pilihan ini membuat dapur lebih fungsional dan tetap estetis.

 

 

Gaya Rustik Kamar Mandi 

Kamar mandi bisa lebih terkesan alami. Gunakan beton ekspos pada dinding dan lantai, padukan dengan aksesori logam hitam. Tempel cermin dengan bingkai unik, wastafel dan furnitur unfinished. Dengan begitu, kamar mandi lebih bernuansa modern.

 

 

Ruang Terbuka 

 

 

Jika memungkinkan, Anda bisa memaksimalkan pembuatan rooftop atau ruang terbuka pada hunian. Letakkan kursi dan meja rotan dengan pot tanaman hijau. 


 

***

 

Dekorasi rumah beton perlu perencanaan yang matang agar tidak salah pilih. Padukan material kayu dan tekstur bervariasi, rumah beton akan lebih nyaman dan menarik.

Butuh beton berkualitas untuk pondasi terbaik? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
250514xkRD6oyVzEOLJN8Gm2XU4FwsjQ5KanZdPMceTIAt9C1HhYflquiSB0grpv73.jpg

Korosi Tulangan Baja Pada Beton: Ini Penyebab Dan Cara Mencegahnya

12 May 2025

Korosi tulangan baja pada beton merupakan kondisi yang wajib dicegah. Pasalnya, kondisi tersebut bisa membuat beton pecah hingga runtuh, sehingga kehilangan fungsinya sama sekali.

Tentu saja, beton yang runtuh akibat korosi tulangan baja bisa menyebabkan hal-hal sangat berbahaya. Oleh karena itu, akan lebih baik jika kondisi tersebut dicegah sedini mungkin.


 

Penyebab Korosi Tulangan Baja pada Beton

 

Beton memang bisa memberikan perlindungan terhadap korosi pada tulangan baja yang tertanam di dalamnya. Meski begitu, perlindungan tersebut terkadang bisa ‘kalah’ karena satu dan lain hal sehingga menyebabkan korosi pada tulangan baja yang tertanam di dalam beton.

Faktanya, perlindungan beton terhadap tulangan yang ada di dalamnya bisa kian terkikis apabila sering terpapar klorida. Senyawa tersebut bisa menyusup ke dalam tubuh beton dalam bentuk ion, dan menyebabkan karat pada bagian tulangan.

Mengapa klorida bisa menyusup ke dalam beton dan menyebabkan karat pada tulangan? Hal ini karena klorida itu sendiri bisa terbentuk dari:

- Agregat yang digunakan sebagai bahan dasar beton

- Penggunaan air sebagai bahan campuran beton

- Paparan air laut (jika beton terdapat di (lingkungan pesisir)

Pada beton yang mengeras, korosi baja tulangan bisa terjadi ketika klorida memasuki celah-celah kecil pada bagian tubuh beton. Hal tersebut menyebabkan pori-pori beton terisi dengan klorida, yang lama-kelamaan bisa terus menyusup hingga menyebabkan karat pada bagian tulangan.

 

Baca Juga: Lengkap! Ini Fungsi, Jenis & Keunggulan Besi Tulangan Beton


 

Cara Mencegah Korosi Tulangan Baja pada Beton

 

Korosi tulangan baja pada beton bisa menyebabkan hal-hal yang merugikan, bahkan hingga mengancam keselamatan. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah karat pada tulangan baja pada beton, antara lain:

 

1. Gunakan Komposit Semen-Polimer

 

Komposit yang terbuat dari semen-polimer bisa diaplikasikan pada tulangan baja untuk menciptakan media alkali di sekitarnya. Hal ini dapat menurunkan risiko terjadinya korosi. Dengan begitu, beton akan tetap kuat dan lebih tahan lama.

 

2. Kalkulasi Rasio Air dan Semen

 

Kalkulasi rasio air dan semen yang tepat saat proses pembuatan beton bisa membantu menurunkan risiko korosi pada bagian tulangan. Bagaimana pun, beton bisa berpori jika campurannya menggunakan lebih banyak air.

 

3. Gunakan Baja Tulangan Berlapis Epoksi-Fusi

 

Anda bisa menggunakan tulangan yang sebelumnya telah diberikan lapisan bubuk epoksi. Pelapisan ini dapat menurunkan risiko kimia tertentu, hingga pada akhirnya mampu mencegah terjadinya korosi.

 

4. Penggunaan Baja Tulangan Antikarat

 

Tahukah Anda bahwa terdapat baja tulangan yang memang didesain khusus untuk memiliki sifat antikorosi? Tulangan baja tersebut dibuat secara khusus menggunakan campuran kromium, yang pada gilirannya mampu mencegah proses oksidasi besi – penyebab korosi.


 

Penutup

 

Korosi pada tulangan baja dapat memperpendek umur beton. Hal tersebut bisa mengancam keselamatan bangunan beserta orang-orang yang ada di dalamnya. 

Agar tidak terjadi musibah, tindakan preventif harus dilakukan sejak dini. Jangan tunggu hingga beton kebanggaan Anda pecah atau rusak akibat korosi pada bagian tulangan baja di dalamnya, ya!

 

***

Memerlukan beton berkualitas tinggi yang tahan di segala situasi? Percayakan saja kepada PT. Sobute Global Indonesia!

Sobute adalah perusahaan admixture yang ditenagai profesional terlatih, yang telah berhasil menyuplai berbagai proyek yang ada di penjuru Indonesia. Wujudkan proyek impian Anda bersama Sobute!

Klik hubungi kami untuk info selengkapnya.

Baca selengkapnya...
250513kIYua7Gp8OtqAHmPKizo1gdhDXfvw509yTUBZsMClRQEWbeVFNj63r2LJSxn.jpg

Mesin Penggiling Beton: Apa Fungsi Dan Manfaatnya?

10 May 2025

Apakah Anda sedang mengerjakan pekerjaan konstruksi yang membutuhkan pelapisan ulang pada lantai beton? Penggiling beton jadi alat yang dibutuhkan.

Dengan alat ini, residu, noda, dan bagian cacat pada lantai dapat diperbaiki. Mesin penggiling juga bisa untuk meratakan permukaan atau menyiapkan beton untuk pelapisan akhir.

Untuk menambah informasi terkait penggunaan mesin penggiling beton, mari simak penjelasan berikut ini. 

 

 

Apa Itu Mesin Penggilingan Beton?

 

 

Mesin penggilingan beton merupakan proses menghaluskan permukaan beton yang kasar. Selama proses penggilingan, alat abrasif mampu menghaluskan permukaan yang kasar, noda, dan retakan permukaan.

Retakan yang lebih dalam bisa diupayakan untuk ditambal, atau sesuai kebutuhan. Beton dapat digiling baik basah maupun kering. Namun, sering digunakan saat basah untuk mencegah debu beton menyebar ke mana-mana sehingga dapat menjaga kebersihan dan kesehatan pengguna.

 

 

Manfaat Penggilingan Beton 

 

 

- Penggilingan beton bisa menghemat waktu dan uang daripada harus memperbaiki lantai. 

- Penggerindaan ini juga bisa mengubah permukaan yang kasar dan rusak menjadi lebih halus dan keras. Ini akan meningkatkan keamanan bagi penghuni rumah saat berjalan tanpa risiko jatuh atau terpeleset. 

- Manfaat lainnya adalah memaksimalkan beton lama, apalagi jika ingin memasang lantai bermaterial berbeda di atas lantai beton. 

- Penggilingan beton jadi cara yang baik untuk mempersiapkan lantai yang akan dilapisi bahan epoksi. 

- Penggilingan menghasilkan lebih sedikit polusi dan limbah karena menggunakan lebih sedikit bahan baku dan tidak ada bahan kimia berbahaya. 

 

 

Peralatan Keselamatan Saat Menggunakan Penggiling Beton

 

- Kenakan pelindung mata seperti kacamata pengaman, pelindung mata, dan bahan yang bisa menutup mata dengan aman dari debu atau material di udara yang bisa melukai mata.

- Gunakan pelindung kaki dengan bahan khusus dan tebal yang siap melindungi kaki dari benda tajam atau berat.

- Lindungi tangan dengan sarung tangan untuk melindungi tangan dari debu atau material berbahaya, termasuk memudahkan penggunaan mesin. 

- Jangan lupa menggunakan penutup telinga karena mesin ini cukup bising dan bisa merusak pendengaran Anda.

- Pasang alat pelindung pernapasan karena proses penggilingan beton akan menciptakan debu dan partikel lainnya yang bisa membahayakan sistem pernapasan. 

 

 

Proses Penggilingan Beton 

 

 

Persiapkan Lantai

Langkah awal dapat dilakukan dengan membersihkan lantai. Pastikan permukaan lantai bersih dari benda-benda pengganggu, seperti paku, sekrup, atau lainnya.

Selanjutnya, perhatikan kondisi lantai. Apakah ada goresan, atau retakan yang dalam? Jika ada, perbaiki terlebih dahulu kerusakan pada lantai sebelum menggunakan mesin. 

 

Persiapkan Mesin

Pastikan mesin dipakai sesuai petunjuk penggunaan. Setelah memahami penggunaannya, pilih grit yang tepat. Grit rendah ideal untuk menghilangkan lapisan perekat dan bahan keras lainnya, sementara grit tinggi banyak digunakan untuk pemolesan. 

 

Gunakan Mesin Penggiling Dengan Aman 

Sebelum menyalakan mesin, sesuaikan pengaturan pengoperasian dan pastikan diamond shoe mengenai permukaan beton agar permukaan diasah dengan merata.

Kemudian pegang gagang saat mesin dinyalakan dan gunakan dengan hati-hati. Gunakan dengan kecepatan yang dibutuhkan. Anda bisa mengayunkan mesin dari satu sisi ke sisi lain atau berjalan maju dan mundur perlahan agar mesin bekerja dengan baik. 

 

***

 

Butuh beton berkualitas untuk pondasi terbaik? Semua ada di PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Drone pertanian membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi petani. Simak apa saja manfaat drone pertanian dan tips memilihnya dengan benar!

Baca selengkapnya...
2505099P8m4WKnyIwxldEHDASLOhzuFsk062TN5bopXMaveZt7CrjVGf1YBJiUcgQq.jpg

Ingin Menuang Beton Saat Hujan? Ini Persiapannya

8 May 2025

Pengecoran beton adalah tahap krusial dalam pekerjaan konstruksi.  Hal ini perlu perhatian ekstra karena proses ini yang menentukan apakah beton bisa digunakan atau tidak. 

Salah satu yang paling diperhatikan adalah cuaca saat hujan. Hujan berdampak langsung pada kualitas dan kekuatan beton ketika dituang dan diolah. Namun, jangan khawatir, dengan persiapan dan metode tepat, penuangan beton dapat dilakukan tanpa mengurangi mutu. 

Apa saja yang perlu dipersiapkan saat menuang beton ketika musim  hujan? Mari pahami selengkapnya dalam artikel ini. 

 

Persiapan Sebelum Proses Pengecoran

Sebelum mulai pengecoran dan penuangan beton, Anda perlu persiapan lengkap untuk persiapan bahan dan perlindungannya. 

 

a. Perencanaan pada Cuaca

Langkah awal adalah memperkirakan cuaca di area pengecoran. Dengan begitu, jika cuaca mendung atau hujan, Anda bisa membantu merencanakan waktu pengecoran yakni saat curah hujan diprediksi paling rendah. 

b. Pasang Pelindung

Terpal bisa jadi alat yang dipasang untuk melindungi pengadukan beton saat hujan turun. Bahan terpal dapat membantu menjaga area pengecoran dari serangan air hujan. 

c. Buat Drainase 

Di wilayah penuangan beton, buat sistem drainase sederhana sebagai jalan air yang masuk, apalagi saat hujan deras terjadi tiba-tiba. Genangan air jika dibiarkan akan merusak bahan beton dan menurunkan kualitasnya.

d. Persiapan Bahan Tambahan

Ketika hujan turun tiba-tiba, takaran air dalam campuran beton bisa berubah. Jadi, siapkan bahan aditif untuk dapat mereducer air agar komposisi beton terjaga. 

 

Proses Menuang Beton Ketika Hujan

Saat hujan turun ketika proses pengecoran dilakukan, jangan panik, ini beberapa langkah yang dapat dilakukan. 

 

a. Pasang Pelindung

Ketika akan menuang beton, lalu hujan turun, persiapkan pelindung anti air agar air hujan tidak merusak beton yang baru saja dituang. Pasang pelindung dengan tepat dan arahkan pada drainase agar tidak ada genangannya. 

 

b. Jaga Konsistensi Material

Ketika proses pengecoran berlangsung, jaga konsistensi beton saat dituang. Jangan sampai beton lebih encer, tambahkan bahan aditif agar menyesuaikan kekentalannya dan kekakuannya.

 

c. Gunakan Vibrator 

Alat vibrator digunakan untuk menghilangkan gelembung udara dalam beton. Ketika hujan, proses ini wajib dilakukan hati-hati. Pastikan vibrator dilakukan secara merata dan jaga agar air tidak masuk dalam campuran struktur beton.

 

d. Penutupan Bertahap

Selain membuat atap pelindung, sistem penutupan bertahap juga harus dilakukan setelah selesai dicor. Bisa dengan papan kayu untuk menutupi bagian yang selesai, dan lanjutkan ke bagian selanjutnya sambil menutup semua area.

 

Tahapan Setelah Pengecoran

 

Pengecoran beton yang kena air hujan perlu perawatan khusus untuk menjaga kualitas beton. 

 

a. Hindari Aktivitas di Area yang Baru Dicor

Area beton yang baru dicor harus dijaga. Usahakan jangan banyak aktivitas di area pengecoran sampai beton kering dan bisa digunakan. Hal ini menjaga supaya proses pemadatan pada struktur beton tidak terganggu.

 

Perawatan (Curing) yang Tepat

Curing merupakan proses perawatan beton agar berkualitas maksimal. Proses ini harus dilakukan apalagi dalam kondisi hujan. 

 

a. Lembabkan Permukaan Beton

Saat penuangan dilakukan pada cuaca panas, basahi permukaan beton dengan teratur agar tidak ada retakan. Namun, jika dalam keadaan lembab, perhatikan proses curing.

 

b. Gunakan Selimut Beton

Selimut beton berfungsi untuk menjaga suhu beton yang dibutuhkan. Penggunaan selimut sangat cocok saat cuaca berangin atau adanya perubahan cuaca setelah hujan.

 

c. Pengecekan Ulang 

Beton yang sudah dituangkan saat cuaca hujan punya risiko tinggi dari segi masalah kualitas. Setelah material kering, cek visual dan uji kekuatan. Jika ada keretakan, lakukan perbaikan.

 

****

 

Memang kurang ideal saat menuangkan beton di musim penghujan. Lakukan persiapan matang dan ikuti prosedur serta perawatan setelahnya. 

Perencanaan yang matang dan detail akan mampu menjaga mutu konstruksi, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

Jangan lupa untuk menggunakan gunakan beton berkualitas untuk pondasi terbaik dan kebutuhan lainnya dari PT. Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
250507nZQs1grvyNJjP5K3Yf09lzc7dDomqIA8w6GeFBkpuOMWb2VTUiRhtSC4HELa.jpg

Mengenal Reactive Powder Concrete, Fungsi & Keunggulannya

6 May 2025

Reactive Powder Concrete (RPC) merupakan bagian dari material beton berkekuatan sangat tinggi dengan kekuatan, daya tahan, dan struktur luar biasa.

Bahannya terdiri dari campuran semen, asap silika, bubuk kuarsa, superplasticizer, dan serat baja yang dirancang dengan tepat. 

Beton ini memiliki matriks padat karena rasio air-semen yang sangat rendah, yang meningkatkan kerapuhannya. Oleh karena itu, RPC diproduksi dengan volume tulangan serat tinggi untuk mencapai ketahanan.

 

Baca Juga: Beton Fiber, Kenali Pengertian & Keunggulannya

 

Formulasi beton inovatif ini, tentu dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan beton tradisional dan menawarkan daya tahan tinggi. Walau komposisinya rumit, RPC jadi solusi inovatif dalam konstruksi modern. 

Mari kita bahas RPC selengkapnya. 

 

 

Apa itu Reactive Powder Concrete?

 

 

Material ini pertama kali ditemukan oleh Richard dan Cheyrezy di tahun 1995. Kekuatan tekan dan kedap air RPC sangat tinggi daripada beton jenis biasa. 

RPC adalah beton berkekuatan tinggi yang mencapai kinerja luar biasa dengan mengganti agregat konvensional dengan material, seperti bubuk kuarsa, asap silika, dan serat baja. Selain itu, RPC menunjukkan daya tahan luar biasa, dengan kekuatan tekan berkisar antara 200 MPa hingga 800 MPa dan keuletan tinggi.

Kisaran kekuatan tekan pada beton ini membuatnya cocok untuk pembuatan jembatan, gedung tinggi, dan konstruksi kuat lainnya. 

 

 

Komposisi Beton Serbuk Reaktif

 

 

Beton reaktif ini terdiri dari serbuk halus, seperti semen, pasir halus, serbuk kuarsa dengan ukuran partikel kurang dari 300 mikron, asap silika, serat baja berukuran 180 mikron serta superplasticizer. 

Serat dalam jenis beton ini diperuntukkan menambah keuletan dan meningkatkan kekuatan tarik serta ketangguhan retak. Penggunaan serat baja atau NSF menjadi bahan pembuat umum untuk menambah kekuatan tarik beton polos. Namun, biaya pembuatan dengan NSF sangat mahal.

Itu sebabnya, serat lain seperti serat kaca, karbon, dan polivinil alkohol menjadi bahan pengganti. Selain karena lebih terjangkau, jenis 3 serat ini lebih ringan dan mampu mengurangi korosi pada RPC. 

 

 

Keunggulan RPC 

 

 

- Kekuatan tekan berkisar antara 200 MPa hingga 800 MPa.

- Duktilitas beton yang tinggi dan memberikan ketahanan pada elemen struktural.

- Permeabilitas berkurang. 

- Lebih tahan zat kimia dan lingkungan yang agresif.

- Tahan panas dan api.

- Memungkinkan desain elemen struktural ringan dan simpel.

 

 

Keterbatasan RPC

 

- Biaya lebih tinggi daripada beton konvensional.

- Tantangan dalam pencampuran dan penanganan bahan karena partikel sangat halus.

- Perlu keahlian khusus untuk mencampur bahan pembuat dengan tepat.

- Ketersediaan dan aksesibilitas bahan baku terbatas.

- Rawan retakan penyusutan.

- Keberlanjutan sehubungan konsumsi sumber daya.

 

 

Aplikasi RPC 

 

- Elemen infrastruktur berkinerja tinggi, seperti jembatan dan bendungan.

- Komponen arsitektur khusus.

- Produk beton pracetak untuk kebutuhan daya tahan.

- Struktur pelindung di lingkungan yang agresif.

- Panel pracetak berkekuatan tinggi dan tahan lama untuk konstruksi.

 

 

 

Kesimpulan

 

Butuh beton berkualitas untuk pondasi terbaik? Semua ada di PT Sobute Global Indonesia

Bersama tenaga ahli berpengalaman dalam memproduksi dan menyuplai admixture untuk berbagai proyek di seluruh Indonesia, PT Sobute Global Indonesia siap melayani kebutuhan Anda.

Baca selengkapnya...
250507S8ntiVHMcP7ZOgQjANdrRYmh9EkUpsGxL3XWfJl61u2zC45eaKy0BbovwDqF.jpg

Ini Pengertian, Fungsi, Dan Tebal Selimut Beton Sesuai Sni

4 May 2025

Salah satu hal penting yang tidak boleh luput dari perhatian dalam sebuah proyek konstruksi, yaitu tebal selimut beton. Pasalnya, komponen tersebut nantinya akan digunakan untuk ‘menyelimuti’ bangunan yang sedang Anda bangun.

Faktanya, selimut beton dapat meningkatkan kekuatan serta kestabilan bangunan agar lebih kokoh dan awet. Tanpa selimut beton yang dibuat dengan benar, kekokohan bangunan tidak akan sesuai standar.

Cari tahu penjelasan lengkap mengenai tebal selimut beton yang ideal lewat ulasan di bawah ini, ya!


 

Pengertian Selimut Beton

 

 

Apa itu selimut beton? Ini merupakan bagian terluar yang menutupi atau melindungi bagian besi tulangan. Ketebalan selimut beton akan bervariasi, tergantung kebutuhan serta fungsi dari beton yang sedang dibuat.

Anda perlu memasang decking di sela-sela bekisting dan bagian terluar tualangan saat pengecoran untuk mendapatkan selimut beton dengan kualitas yang tinggi.

 

Baca Juga: Kenali Pengertian dan Fungsi Penting Selimut Beton


 

Fungsi Selimut Beton

 

 

Terdapat beberapa fungsi selimut beton yang sebaiknya Anda ketahui, antara lain:

 

1. Melindungi tulangang baja dari paparan langsung udara atau cairan dari luar. Pada gilirannya, selimut beton bisa membantu menurunkan risiko korosi.

2. Pilar bangunan lebih kuat berkat adanya selimut beton yang melindungi tulangan-tulangan pada pondasinya.

3. Selimut beton yang dibuat dengan benar dapat membantu meningkatkan stabilitas dan integritas struktur beton pada bangunan.


 

Tebal Selimut Beton Sesuai SNI

 

 

Faktanya, tebal selimut beton dapat mempengaruhi keawetan dari beton itu sendiri. Komponen tersebut juga berkaitan dengan keamanan dari struktur beton.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tebal selimut beton yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Berikut ini penjelasannya:

 

1. Syarat SNI Struktur Beton Bangunan untuk Komponen Nonprategang

 

Jenis Paparan

Komponen Struktur

Jenis Tulangan

Ketebalan Selimut Beton (MM)

Dicor dan berkontak tanah secara permanen

Semua

Semua

75

Terpapar cuaca atau berkontak dengan tanah

 

Semua

Batang D19–D57

50

Batang D16, Kawat O13 atau D13 dan yang lebih kecil

40

 

Tidak terpapar cuaca atau berkontak dengan tanah

 

Pelat berusuk dan dinding

Batang D43–D57

40

Batang D36 atau lebih kecil

20

Balok, kolom, pedestal, dan batang tarik

Tulangan utama, sengkang biasa/ikat/pengekang, spiral.

 

40

 

2. Syarat SNI Struktur Beton Bangunan untuk Komponen Beton Prategang 

 

Jenis Paparan

Komponen Struktur

Jenis Tulangan

Ketebalan Selimut Beton (MM)











 

Terpapar Cuaca atau berkontak dengan tanah





 

Dinding

Batang  D43–D57, tendon berdiameter lebih dari 40 mm

40

Batang D36 atau lebih kecil, kawat O13 dan D13 atau lebih kecil, tendon dan strand berdiameter 40 mm atau lebih kecil

20



 

Lain-lain

Batang D45–D57, tenton dengan diameter lebih dari 40

50

Batang D19–D36, tendon dan stand berdiameter 16 mm–40 mm

40

Batang D16, kawat O13 atau D13 dan lebih kecil, tendon dan strand dengan diameter 16 atau lebih kecil.

30






 

Tidak terpapar cuaca atau kontak dengan tanah




 

Pelat biasa dan berusuk, serta dinding

Batang D45 dan D57, tendon berdiameter lebih dari 40 mm

30

Tendon dan strand berdiameter 40 mm atau lebih kecil

20

Batang D36, kawat O13 atau D13 dan yang lebih kecil

16

Balok, kolom, pedestal, dan batang tarik

Sengkang biasa/ikat/spiral/pengekang

10


 

3. Tebal Selimut Beton Menurut SNI untuk Rumah Tinggal

- Beton yang dicetak di atas tanah, ketebalan selimut beton tersebut berdasarkan SNI adalah 75 mm.

- Beton yang tidak terekspos tanah atau cuaca, ketebalan selimut beton tersebut berdasarkan SNI adalah 20 mm.


 

Penutup

 

Secara keseluruhan, tebal selimut beton merupakan elemen yang penting dalam konstruksi. Pasalnya, komponen tersebut berperan dalam melindungi tulangan baja dari faktor eksternal yang bersifat merusak, seperti udara, kelembapan, dan iklim.

Mengingat akan pentingnya fungsi ketebalan selimut beton, Anda mesti berpatokan dengan standar SNI apabila hendak membuat komponen konstruksi tersebut. Hal ini guna menjaga fungsinya agar tetap optimal.

 

***

 

Membutuhkan beton bermutu tinggi yang tahan cuaca dan iklim ekstrem? PT. Sobute Global Indonesia jawabannya!

Kami adalah perusahaan admixture dengan sumber daya profesional yang telah memberikan suplai kepada proyek-proyek di seluruh penjuru Indonesia. Apa pun proyeknya, PT Sobute Global Indonesia menjadi betonnya!

Klik hubungi kami untuk mencari tahu informasi selengkapnya.

Baca selengkapnya...
250507I67w2E5jOrQW1ve4MpqXRUmdokF93yBHfShlbaiYJsKu8ZCA0DPNGznLcVTg.jpg

Beton Fs: Pengertian Dan Spesifikasi Tabel Mutu Beton

2 May 2025

Tahukah Anda bahwa beton yang yang tampak kokoh, kuat, dan keras juga memiliki jenis yang punya kekuatan lentur? Jenis ini dikenal dengan sebutan beton FS atau Flexural Strength, yang berarti kekuatan tekan yang bisa dicapai ketika beton sedang ditekuk.

Secara garis besar, beton FS terbuat dari susunan bahan dasar yang mirip dengan jenis lainnya, yaitu semen, pasir, kerikil, dan air. Namun, pada jenis beton ini, mutunya disesuaikan agar bisa menerima tekanan lebih baik.

Cari tahu selengkapnya mengenai beton FS lewat penjelasan di bawah ini, ya!

 

 

Pengertian Beton FS

 

 

Beton FS adalah jenis beton yang memiliki kuat lentur atau flexural strength dengan tingkatan tertentu. Contohnya adalah beton FS45, yang berarti bahwa beton tersebut memiliki kuat lentur sebesar 45 kg/cm2.

Perlu Anda ketahui, beton FS cenderung lebih kokoh sehingga mampu menahan beban dan bobot gravitasi yang bervariasi dari segala arah. Misalnya, beton FS mendapatkan perubahan suhu dan gaya gravitasi yang cukup ekstrem, maka bagian flexural strength yang pada beton akan bertugas sebagai penyeimbang untuk mempertahankan kekuatan dan keutuhan beton secara keseluruhan.

 

Baca Juga: Mengenal Jenis Mutu Beton dan Kegunaannya

 

Namun, fungsi tersebut hanya bisa didapatkan apabila pembuatan beton FS dilakukan dengan hitungan yang benar. Apabila meleset, bahkan sedikit saja, tetap berpotensi mengganggu fungsi beton secara keseluruhan.

Jadi, beton FS45 yang seharusnya memiliki kuat lentur sebesar 45 kg/cm2 bahkan tidak akan mampu menahan beban 40 kg/cm2 apabila dibuat dengan perhitungan yang keliru.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan dan memperhatikan perbandingan bahan dasar saat pembuatan struktur beton FS. 

 

 

Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait Beton FS

 

 

Beton FS biasanya digunakan pada bagian yang membutuhkan kelenturan tinggi, seperti trotoar, jalan raya, dan sejenisnya. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kemampuan lentur benton yang optimal hanya bisa diwujudkan dengan campuran yang sesuai. 

Faktanya, jenis agregat kasar yang digunakan dalam campuran pembuatan beton FS dapat secara signifikan mempengaruhi kekuatannya untuk melentur. 

Biasanya, campuran yang menggunakan agregat kasar berbentuk bulat memiliki kekuatan tarik yang lebih rendah. Selain itu, kekuatan tarik dapat ditingkatkan dengan menambahkan baja tulangan yang memiliki kemampuan untuk ditekuk tanpa patah.

Baja tulangan diberi tegangan terlebih dahulu sebelum campuran beton dituangkan di sekitarnya. Setelah beton mengeras, tegangan pada baja harus dilepaskan. Tujuannya adalah agar baja kembali seperti semula. Dengan demikian, baja tersebut bisa memberikan tegangan balik yang pada gilirannya akan memperkuat struktur beton.

 

 

 

Penutup

 

Secara keseluruhan, beton FS adalah pilihan material yang mengedepankan kekuatan lentur. Hal ini membuatnya lebih ideal untuk struktur yang membutuhkan fleksibilitas tinggi, seperti jalan raya dan trotoar. 

Namun, agar bisa mencapai kemampuan tersebut, beton FS memerlukan perhitungan yang cermat dalam komposisi bahan, jenis agregat, dan penggunaan baja tulangan. 

Ketepatan dalam proses pembuatannya akan menentukan kekuatan dan ketahanan beton, memungkinkan beton FS untuk berfungsi maksimal sesuai tujuan penggunaannya.

 

***

 

Memerlukan beton berkualitas tinggi yang kuat, fleksibel, dan terjamin mutunya? Anda bisa memercayakannya kepada PT. Sobute Global Indonesia!

Kami adalah perusahaan admixture dengan sumber daya profesional dan berpengalaman dalam memproduksi serta menyuplai proyek-proyek yang ada di seluruh penjuru Indonesia. PT Sobute Global Indonesia siap mewujudkan proyek impian Anda. 

Klik hubungi kami untuk info selengkapnya.

 

Baca selengkapnya...
Your Message Has Been Sent..