Perekat Beton: Solusi Esensial untuk Daya Tahan Bangunan

Dalam pekerjaan konstruksi modern, beton menjadi salah satu material yang dibutuhkan karena kekuatannya dalam menahan beban tekan. Akan tetapi, material ini punya kelemahan mekanis dalam hal perekatan, khususnya jika digabung dengan beton lama. Jika dibiarkan, hal ini akan membuat terjadinya retakan. Nah, diperlukan perekat beton untuk mengatasinya.

 

Penggunaan perekat beton tentu akan memudahkan tahap renovasi bangunan. Seperti apa penggunaannya? Namun sebelumnya mari pahami pengertian dan fungsinya.

 

Perekat beton merupakan bahan kimia cair yang dirancang dan diformulasikan secara khusus seperti emulsi lateks yang dicampur pada semen untuk menciptakan bahan perekat dan kedap air. Bahan tersebut juga menciptakan ikatan monolitik yang memudahkan merekatkan beton lama dan baru.

 

Baca Juga : Bisnis Distribusi Alat Berat TBG, Ini Prospek dan Tantangannya

 

Cara menggunakan Perekat Beton dengan tepat

 

Fungsi Pemakaian Perekat Beton

 

- Meningkatkan daya rekat menjadi fungsi utama penggunaan bahan ini, apalagi jika ingin melakukan renovasi di mana ada beton lama dan beton baru. Sifat permukaan beton lama yang sudah kaku dengan beton baru yang masih basah dapat merekat dengan bahan ini.

- Cegah terjadinya sambungan dingin. Di mana ketika terjadi pengecoran dilakukan, bahan perekat bisa menyatukan dua lapisan dengan baik.

- Fungsi selanjutnya adalah meningkatkan fleksibilitas dengan sifat elastis beton.

- Sebagai bahan waterproofing dan menutup pori-pori, sehingga mencegah air merembes masuk dalam sambungan dan tulangan baja.

- Mengisi dan memperkuat bagian beton yang retak, sehingga tidak ada celah yang menyebabkan kerusakan berat.

 

Cara menggunakan Perekat Beton dengan tepat

 

Jenis-Jenis Bahan Perekat Beton

 

Untuk memenuhi kebutuhan bangunan sesuai karakteristik beban dan lingkungan yang berbeda. Berikut beberapa jenis bahan perekat yang bisa digunakan :

 

Acrylic Resin

Acrylic jadi jenis paling umum yang hadir dengan bentuk emulsi putih. Keunggulan penggunaannya adalah adanya ketahanan pada sinar UV dan tingkat kelembapan tinggi pada perbaikan dinding luar, plesteran, dan lainnya.

 

Semen polistirena

Bahan perekat ini lebih banyak digunakan untuk bahan pengikat plastik.

 

Epoxy Resin

Jika butuh perekat dengan kekuatan tinggi, bahan ini bisa jadi pilihan karena bahan resin mampu menciptakan ikatan jauh lebih kuat saat diaplikasikan beton tersebut.

Dengan bahan ini, bangunan seperti balok penyangga, jembatan dan bangunan besar bisa memiliki kekuatan tarik, tekan tinggi serta tahan benturan berat.

 

Polivinil Asetat (PVA)

PVA menjadi pilihan ekonomis, dengan bahan bersifat dapat aktif jika terkena air. Walau murah dan mudah digunakan, penggunaannya terbatas hanya di bagian bangunan yang kering dan tidak ada beban struktural.

 

Cara menggunakan Perekat Beton dengan tepat

 

Keuntungan Menggunakan Perekat Beton

 

Tingkatkan Durabilitas Bangunan

Perekat beton tentu digunakan untuk mendukung struktur tangguh. Tanpa adanya pori-pori yang terbuka, risiko oksidasi pada besi tulangan bisa dicegah dan memperpanjang usia pakai bangunan.

 

Daya Rekat yang Tinggi

Perekat khusus ini bisa memberikan hasil yang lebih tahan lama, seperti pada pemasangan ubin, renovasi infrastruktur dan lainnya sebagai pengikat beton dan perekat struktural.

 

Efisiensi Waktu dan Biaya

Tanpa perekat, perbaikan beton tidak bisa bertahan lama. Dengan bahan ini, dapat dilakukan pelapisan ulang tanpa harus melakukan pembongkaran seluruh struktur bangunan lama, namun ini akan lebih menghemat biaya tenaga kerja dan waktu penggunaan.

 

Tahan Air

Perekatan pada bagian bangunan yang basah dapat dilakukan karena perekat ini bersifat kedap air, jadi cocok untuk area kamar mandi, kolam renang atau dapur.

 

Kemudahan Aplikasi

Sebagian besar perekat pada beton dapat diaplikasikan dengan pemakaian alat sederhana seperti alat semprot. Sehingga pengerjaan dilakukan dengan cepat walau di area yang sulit dijangkau.

 

Ketahanan Termal

Jenis perekat juga bisa digunakan di area yang mudah terkena panas atau di area suhu tinggi, sehingga tercipta ketahanan termal.

 

Hasil Akhir Lebih Halus

Dalam pekerjaan plesteran, penggunaan campuran perekat dapat mencegah crazing pada permukaan beton. Sehingga hasil lebih halus dan menarik secara visual.

 

Pengaplikasian Bahan Perekat

 

Untuk memulai perekatan dengan material ini, Anda harus melakukan pembersihan pada bagian yang akan direkatkan. Pastikan beton tidak terkena debu, jamur, titik keretakan dan lainnya.

Setelah persiapan permukaan, sebagian besar perekat perlu permukaan kering, namun dengan tingkat kelembapan beton yang tepat. Anda bisa gunakan air secukupnya dan lakukan pelapisan dengan mengoleskan perekat secara merata.

Berikan 'waktu tunggu' untuk hasil perekat sempurna pada beton, namun tetap sesuaikan dengan jenis perekat yang dibutuhkan. Jadi, baca petunjuk produk sebelum pemakaian.

 

Kesimpulan

 

Perekat beton bukan sekadar pelengkap, melainkan komponen vital dalam memastikan keamanan sebuah konstruksi. Gunakan jenis perekat yang tepat untuk menentukan keberhasilan proyek Anda. 

Ingin memiliki beton berkualitas tinggi kuat dan tahan lama? PT. Sobute Global Indonesia siap mewujudkannya!

Produk dan penyediaan admixture Sobute memiliki kualitas tinggi. Cocok untuk berbagai proyek konstruksi di Indonesia. Inovasi terkininya menciptakan beton yang lebih kuat dan sesuai kebutuhan proyek Anda!

Klik hubungi kami sekarang juga.


Share

Your Message Has Been Sent..