Isu lingkungan kini sudah merambah ke berbagai bidang, termasuk industri konstruksi. Cara membangun dan penggunaan material hari ini akan sangat menentukan kualitas hidup di masa mendatang. Atas dasar ini, konsep struktur bangunan ramah lingkungan jadi kian diminati.
Tak hanya jadi “bangunan hijau”, namun bagaimana struktur, bahan yang digunakan, hingga desainnya dibuat selaras dengan alam, tanpa mengurangi kekuatan dan fungsi.
Mari kita bahas mendalam, seperti apa struktur bangunan ramah lingkungan dan fitur pendukungnya.
Memahami Struktur Bangunan Ramah Lingkungan
Sederhananya, struktur bangunan jenis ini didefinisikan sebagai sistem konstruksi yang dibuat secara efisien untuk mengurangi
dampak negatif pada lingkungan, dari tahap perencanaan, proses pembangunan, hingga bangunan dapat ditempati.
Jadi, dalam struktur bangunan tidak hanya berfokus pada desain luar, namun lebih mengutamakan bagian dalam, seperti pondasi, rangka, hingga balok.
Beberapa kelebihannya :
- Hemat bahan bangunan
- Lebih efisien energi
- Tahan lama dan minim perawatan
- Mengurangi emisi dan limbah konstruksi
(GAMBAR)
Berbagai Jenis Material Bangunan Ramah Lingkungan
Beton Ramah Lingkungan
Beton saat ini masih menjadi primadona untuk material bangunan di dunia konstruksi, namun saat ini hadir inovasi versi yang berkelanjutan, seperti beton fly ash dan low carbon concrete yang bisa menghasilkan emisi lebih rendah dan durabilitas lebih baik pada struktur bangunan.
Baja Daur Ulang
Baja ternyata bisa menjadi bahan bangunan yang didaur ulang dengan tetap menjaga kualitasnya. Penggunaan baja tersebut bisa diaplikasikan pada struktur bangunan.
Penggunaan material ini, mampu mengurangi bahan baku baru, sehingga lebih hemat dan efisien pada energi.
Engineered Wood
Kayu jenis ini, seperti glulam atau cross laminated timber memiliki kekuatan mirip beton dan baja, yang biasanya digunakan bangunan jenis hunian. Kayu ini berasal dari hutan yang diproses dengan baik dan ramah lingkungan.
(GAMBAR)
Desain Struktur Bangunan Keberlanjutan
Bangunan ramah lingkungan tidak harus mahal atau rumit. Banyak solusi justru datang dari desain struktur yang cerdas.
- Efisien pada material dan desain struktur bangunan dapat mengurangi volume material, tanpa menurunkan daya tahan dan kekuatan bahan bangunan.
- Lebih adaptif pada iklim dan kondisi alam. Bangunan memiliki bangunan yang tepat, struktur atap dengan ventilasi tepat hingga menjaga bangunan dari cuaca ekstrem, seperti panas, angin kencang dan hujan deras.
- Struktur lebih fleksibel dan bisa diubah sesuai kebutuhan atau diperluas di masa depan.
- Adanya ruang terbuka atau area hijau, seperti taman.
Fitur pada Bangunan Ramah Lingkungan
- Memiliki sistem drainase dan resapan air yang berfungsi untuk mengurangi rembesan air hujan, banjir atau genangan hingga keseimbangan air tanah.
- Adanya integrasi energi terbarukan, seperti panel surya pada struktur rangka dan atap, sistem penampungan air hujan, atau hijau dan lainnya.
- Isolasi dan peredaman panas alami di bagian dinding dan atap untuk menjaga keseimbangan suhu tetap stabil dan hemat konsumsi energi untuk pendinginan.
(GAMBAR)
Kenapa Struktur Ramah Lingkungan Penting?
Pembuatan bangunan dengan konsep hijau, tak hanya untuk menjaga keadaan lingkungan, namun berguna untuk pemilik dan pengguna bangunan.
Beberapa fungsinya adalah :
- Biaya operasional jauh lebih hemat
- Nilai bangunan lebih tinggi
- Kenyamanan penghuni, khususnya untuk kesehatan
- Penggunaan bangunan dalam jangka panjang
Penutup
Struktur bangunan yang ramah lingkungan terdiri dari kombinasi material tepat, desain dan fitur efisien menciptakan bangunan kokoh dan selaras dengan lingkungan.
Untuk segala kebutuhan beton
Butuh pengeras beton instan dengan kualitas terbaik? Sobute Global Indonesia jawabannya!
Kami siap membantu memenuhi kebutuhan Anda dalam menghasilkan suatu bangunan yang kuat dan kokoh.
Info selengkapnya? Hubungi kami segera.