Sedang Bangun Pondasi Beton Kuat? Perhatikan Faktor-faktor Berikut ini

Beton bisa dibilang jadi tulang punggung banyak proyek pembangunan di dunia. Hal ini karena kualitas beton yang menjamin keamanan infrastruktur dan daya tahan bangunan tidak perlu diragukan lagi. 

 

Namun, untuk memastikan beton yang benar-benar berkualitas, kita perlu memahami faktor-faktor penunjang dalam menjadikan menciptakan beton berkualitas tinggi.

 

Apa saja?

 

Kekuatan dan Umur Beton

 

penunjang kekuatan betona

istockphoto.com

 

Beton merupakan material yang memiliki tekanan tinggi, namun sayangnya memiliki kuat tarik yang rendah. Kuat tarik beton umumnya sekitar 8% - 15 % dari kuat tekan beton. Kuat desak material ini juga tercipta dari pengaruh dari bahan yang digunakan, seperti nilai kepadatan, jumlah semen dan kandungan pada agregat.

 

Faktor-faktor tersebut akan meningkatkan nilai kuat desak. Faktor air semen yang naik akan memperlambat naiknya kuat desak beton, begitu juga sebaliknya. Hal ini sangat berpengaruh pada umur pakai beton. Walau begitu, kekuatan beton didasarkan atas kekuatan pada umur 28 hari.

 

Faktor Penunjang Kekuatan Beton

 

penunjang kekuatan betona

istockphoto.com

 

Bahan Baku yang Berkualitas

 

Faktor pertama yang sangat mempengaruhi kualitas beton terletak pada bahan bakunya. Bahan baku utama dari pembuatan beton, yakni semen, pasir, kerikil, dan air. 

 

Kualitas semen harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan, sehingga menghasilkan pasta semen yang berkualitas tinggi. Selain itu, pasir serta kerikil harus bebas dari kandungan bahan organik atau kotoran yang dapat mengurangi kekuatan beton. Air juga harus bersih dan bebas dari kontaminan yang dapat mengganggu reaksi kimia dalam proses pengerasan beton.

 

Proporsi Campuran yang Tepat

 

Perbandingan campuran bahan pembuat beton yang tepat menjadi kunci dalam menciptakan beton berkualitas tinggi. Campuran yang terlalu banyak air atau semen malah akan mengurangi kekuatan beton dan mudah mengalami keretakan. Begitu juga dengan campuran semen yang terlalu sedikit akan membuat beton tidak memiliki daya tahan terhadap beban. 

 

Biasanya campuran semen yang pas adalah sekitar 10 sampai 15 % dari semua bahan pembuat beton, walau semuanya juga tergantung bahan yang digunakan sesuai kebutuhan. 

 

Hal ini juga diterapkan pada penggunaan agregat, yang menjadi bahan tambahan pada semen. Campuran bahan ini sangat mempengaruhi kuat tekan beton. Campuran pasta semen dan agregat yang pas akan menghasilkan struktur bangunan yang tepat. 

 

Cara Pengadukan 

 

Adukan beton yang dicampur dengan bantuan tangan tidak akan efektif dilakukan, kecuali jenis beton mutu non-strukturil. Campuran beton yang baik adalah jika campuran secara merata dan untuk mendapatkannya campuran yang baik, Anda dapat menggunakan beton molen atau mesin pengaduk, dengan tambahan slump tiap campuran baru dan diawasi dengan baik. 

 

penunjang kekuatan betona

istockphoto.com

 

Suhu dan Kelembaban yang Terkontrol

 

Proses pengeringan dan pengerasan beton akan dipengaruhi suhu dan kelembaban lingkungan. Suhu dan kelembaban yang ekstrim akan membuat beton mudah retak. Jadi, perlu dilakukan kontrol yang cermat terhadap kondisi lingkungan selama proses pengeringan dan pengerasan.

 

Pengawasan Mutu yang Ketat

 

Pengawasan mutu adalah tahap penting dalam pembuatan beton berkualitas tinggi. Setiap batch beton harus diuji secara ketat untuk memastikan bahwa ia memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Pengujian dapat mencakup pengukuran kuat tekan, ketahanan terhadap cuaca, dan berbagai parameter lainnya.

 

Penggunaan Aditif yang Tepat

 

Aditif adalah bahan tambahan yang dapat digunakan dalam pembuatan beton untuk meningkatkan sifat-sifatnya. Seperti penggunaan aditif superplasticizer yang bisa mengurangi jumlah air yang dibutuhkan dalam campuran beton tanpa mengurangi kekuatannya. Bahan tambahan lainnya, seperti serat untuk meningkatkan ketahanan terhadap retakan. Pemilihan aditif yang tepat sesuai dengan kebutuhan proyek dapat sangat meningkatkan kualitas beton.

 

Penanganan dan Pengangkutan yang Benar

 

Beton yang telah dicampur harus ditangani dan diangkut dengan hati-hati. Selama pengangkutan, getaran yang berlebihan atau guncangan dapat merusak struktur internal beton. Itu sebabnya, kendaraan pengangkut beton harus dirancang untuk menghindari kerusakan semacam ini.

 

Perawatan Setelah Pengecoran

 

Setelah beton dicor, perawatan yang baik sangat penting. Proses pengeringan dan pengerasan harus dikendalikan dengan baik, dan perlindungan fisik harus diberikan untuk mencegah kerusakan akibat cuaca atau aktivitas manusia. Perawatan yang tepat setelah pengecoran dapat menghasilkan beton yang lebih kuat dan tahan lama.



 

Penutup

 

Menciptakan beton berkualitas tinggi adalah hal yang sangat penting dalam dunia konstruksi. Faktor-faktor seperti bahan baku, perbandingan campuran, proses pencampuran, dan pengawasan mutu sangat mempengaruhi kualitas akhir beton. 

 

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini dan melakukan perencanaan yang baik, kita dapat memastikan bahwa beton yang digunakan dalam proyek konstruksi memiliki kekuatan dan ketahanan yang tinggi, sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang aman dan tahan lama dapat menjadi kenyataan.

 

Butuh material beton terbaik? PT. Sobute Global Indonesia menyediakan segala kebutuhan beton dan pondasi. 

 

Percayakan suplai produk pengeras beton berkualitas, bersama kami.

 

Butuh info lengkap? Hubungi Kami 


Share

Your Message Has Been Sent..