Anti Licin! Kenalan Dengan Garis Sersan Ramp Beton

Pada umumnya, tempat parkir bertingkat atau basement pada sebuah gedung memiliki permukaan beton yang halus dan rata. Tentu saja hal ini merupakan hal yang positif karena hal ini membuat tampilan tempat parkir menjadi lebih indah dan rapi.

Namun terkadang, permukaan beton pada lahan parkir ini terbilang licin bahkan ketika dalam kondisi basah. Tak hanya itu, resiko selip pada lahan parkir juga dapat meningkat terutama pada permukaan yang menanjak atau menurun serta berkelok-kelok.

Oleh karena itu, pada masalah ini dibutuhkan solusi yang dapat meningkatkan cengkraman roda kendaraan ketika sedang melintasi area parkir tersebut. Solusi tersebut dapat berupa pembuatan garis sersan ramp pada permukaan beton.

Lalu apa itu garis sersan ramp beton? Apa Fungsinya? Bagaimana cara membuatnya? Dalam pembahasan kali ini, kita akan mengulas lebih jauh seputar garis sersan ramp beton terutama pada area parkiran suatu gedung.


 

Definisi Garis Sersan Ramp Beton

garis sersan ramp beton

Istockphoto.com

 

Istilah ramp sendiri merujuk pada bidang miring yang digunakan untuk menghubungkan area parkir dari satu lantai ke lantai lainnya. 

Definisi dari garis sersan ramp beton yaitu sebuah wujud permukaan beton dengan motif menyerupai huruf “V” atau tarikan garis lurus yang dibuat untuk meningkatkan daya cengkram roda kendaraan pada saat melintas di area yang menanjak ataupun menurun serta berkelok-kelok. 

Garis sersan ramp beton juga umum disebut dengan groove line atau cutting concrete. Hal ini merupakan metode yang dinilai efektif dan umum dilakukan dalam menghasilkan jalur air pada area permukaan beton yang basah dan berpotensi slip ketika dilalui kendaraan.

 

Fungsi Garis Sersan Ramp Beton

garis sersan ramp beton

Istockphoto.com
 

Seperti yang sudah sedikit dibahas pada poin sebelumnya. Fungsi dibuatnya garis sersan ramp beton yaitu meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko kecelakaan. 

Hal ini demikian, karena garis ini mampu mengalirkan genangan air melalui jalur-jalur air pada setiap garisnya. Sehingga garis sersan ramp beton dapat mengurangi dan mencegah adanya genangan yang membuat permukaan jalanan area parkir menjadi licin.


 

Perhitungan Garis Sersan Ramp Beton

garis sersan ramp beton

Istockphoto.com

 

Dalam membuat garis sersan ramp beton, terdapat perhitungan tersendiri untuk membuat pola-pola yang akan dipotong. Perhitungan pola garis sersan ramp beton dapat menggunakan satuan panjang meter atau satuan luas meter persegi.


 

Cara Membuat Garis Sersan Ramp Beton

Pada umumnya, ada dua metode atau cara yang digunakan dalam membuat garis sersan ramp beton pada area parkir gedung. Diantaranya yaitu penggunaan besi siku dan tanpa menggunakan besi siku.

Jika metode yang digunakan adalah penggunaan besi siku, maka besi tersebut nantinya akan dikaitkan dengan besi tulangan beton sebelum akhirnya proses pengecoran dilakukan.

Namun, jika metode yang digunakan adalah tanpa menggunakan besi siku, Anda dapat menggunakan cara manual dengan memotong permukaan beton yang sudah jadi. 

Dari segi biaya, metode ini dinilai lebih hemat biaya dan ekonomis serta juga lebih mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, terkadang garis sersan ramp beton juga disebut dengan cutting concrete.

Berikut ini adalah cara membuat garis sersan ramp beton dengan cara cutting. 

 

Menyiapkan Alat-Alat

Untuk melakukan pekerjaan ini, disarankan setiap alat-alat yang mendukung proses pengerjaan harus tersedia lengkap. Alat-alat tersebut dapat berupa:

  • Masker dan Kacamata

  • Mesin pemotong beton

  • Pahat dan Palu

  • Sendok Semen

 

Membuat Marking Garis

Setelah mempersiapkan alat-alat yang digunakan, langkah selanjutnya yaitu membuat marking garis dan disesuaikan dengan perencanaan yang telah ditentukan. Pembuatan marking garis ini sebaiknya dilakukan dengan perhitungan yang benar dan serapi mungkin agar memaksimalkan bentuk pola garis pada hasil akhir nanti.

 

Mulai Memotong Beton

Setelah marking garis sudah selesai dibuat, langkah selanjutnya mulai melakukan pemotongan sesuai dengan marking atau pola yang sudah dibuat sebelumnya dengan mesin pemotong beton. Proses ini harus dilakukan dengan menggunakan masker dan kacamata agar tidak membahayakan keselamatan pekerja.

 

Mencungkil Potongan Beton

Setelah beton selesai dipotong, maka proses selanjutnya yaitu mengangkat hasil potongan beton dengan cara mencungkil atau diketrik. Gunakan palu dan alat pahat untuk menghasilkan pola berbentuk huruf “V” dengan rapi. Jika terdapat kerusakan, segera lakukan perbaikan kecil.

 

Membersihkan Area Kerja

Langkah terakhir dalam pembuatan garis sersan ramp beton adalah membersihkan area kerja dari sisa-sisa potongan beton dan debu-debu yang tersebar di sekitar. Tentu saja hal ini menjadi perlu untuk menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan bekas pekerjaan yang dapat mengotori area lainnya.

 

 

Kesimpulan

Garis sersan ramp beton atau groove line atau juga bisa disebut cutting concrete merupakan sebuah solusi untuk meningkatkan keamanan pada kendaraan yang melintas di area parkiran dengan permukaan beton pada suatu gedung. Garis sersan ramp beton umumnya diaplikasikan pada bagian jalan yang menghubungkan satu lantai area parkir dengan lantai lainnya.

Dengan adanya garis sersan ramp beton, resiko licin atau selip dapat diminimalisir karena mampu membantu roda kendaraan untuk mencengkram permukaan jalan pada saat menanjak ataupun menurun.
 

***

 

Jika Anda membutuhkan beton dengan kualitas tinggi, Sobute hadir untuk membantu.

PT. Sobute Global Indonesia siap membantu Anda dengan menyuplai produk pengeras beton berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia.

Butuh info lebih lanjut? Segera Hubungi kami.


Share

Your Message Has Been Sent..