Dinding Kamprot: Ini Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya

 

Dinding adalah suatu elemen dalam desain dan konstruksi bangunan yang patut diperhatikan. Selain sebagai pembatas ruang, dinding tak hanya berperan penting dalam menopang beban struktural bangunan. Namun, juga menambah daya tarik eksterior atau interior bangunan. 

 

Salah satu jenis dinding yang bisa Anda aplikasikan untuk mendapatkan fungsi di atas yakni dinding kamprot, dinding dengan tampilan unik karena bertekstur kasar. 

 

 

Baca Juga: Kenali Cara untuk Mengatasi Keretakan pada Beton

 

 

Ini detail soal dinding kamprot dari fungsi, hingga kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya. 

 

 

Apa Itu Dinding Kamprot? 

 

partisi kamprot, adalah jenis dinding yang terbuat dari bahan bata, beton ringan, atau panel khusus. Pembuatan dinding jenis ini diterapkan dengan teknik finishing dengan adukan plesteran dari pasir, kerikil halus dan adukan semen, yang membuat lapisan dinding tidak merata dan timbul. 

 

Dinding ini memiliki tekstur kasar, dari bentuk dan coraknya. Sehingga tampilannya memang terkesan tidak rapi, namun menghasilkan tampilan yang unik dan menarik. 

 

 

Fungsi Dinding Kamprot

 

Sama halnya dengan fungsi dinding pada bangunan, selain menjadi pembatas ruang dan penopang beban struktural bangunan, penggunaan dinding kamprot menjadikan hunian lebih menarik dengan tampilannya yang tak biasa. 

 

Memiliki daya tarik finishing yang kasar, dinding kamprot menjadi bagian indah dengan efek shadow di permukaannya saat matahari muncul. Bangunan terlihat lebih estetik, bukan?

 

Itu sebabnya, dinding kamprot sering menjadi dijadikan untuk menambah desain eksterior rumah. 

 

 

Kelebihan Penggunaan Dinding Kamprot

 

Penggunaan dinding kamprot memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya populer dalam konstruksi bangunan. 

 

- Dinding jenis ini menampilkan sisi estetik pada bangunan. 

- Cocok untuk konsep atau desain industrial pada hunian atau bangunan.  

- Teknik pembuatannya tidak serepot pengaplikasian dinding konvensional. 

 

 

Kekurangan Penggunaan Dinding Kamprot

 

- Dibandingkan dengan dinding konvensional, dinding kamprot lebih rentan terhadap goresan dan benturan karena bagian permukaannya yang tidak rata dan halus. 

- Lebih cocok untuk dinding eksterior daripada ruangan interior rumah. 

- Perawatan dan perbaikan lebih ekstra dari jenis dinding permukaan halus. 

 

 

Kesimpulan

 

Dinding kamprot menjadi jenis dinding yang unik karena tampilan tekstur yang kasar. Jenis dinding ini juga cocok untuk berbagai jenis bangunan, seperti perkantoran, rumah tinggal, hotel, dan studio rekaman. 

 

Tentunya, keputusan untuk menggunakan dinding kamprot harus dipertimbangkan dengan baik, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik bangunan yang akan dibangun. Dengan memahami definisi, fungsi, serta kelebihan dan kekurangan dinding kamprot, diharapkan dapat membantu dalam merencanakan dan merancang bangunan dengan lebih efisien dan efektif.

 

Walau begitu, dalam pembuatannya Anda harus mempersiapkan banyak hal, termasuk penggunaan bahan berkualitas. 

 

Untuk segala kebutuhan beton dan pondasi, Anda dapat menghubungi PT. Sobute Global Indonesia

 

Bersama tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman, kami siap melayani suplai produk pengeras beton terbaik, untuk semua kebutuhan konsumen di Indonesia.

 

Hubungi kami untuk info lengkapnya!

 


Share

Your Message Has Been Sent..